laporan praktek kerja

Click here to load reader

Post on 29-Nov-2015

1.085 views

Category:

Documents

17 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Laporan,..

TRANSCRIPT

LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGANPADA PT.SEMEN TONASA UNIT II/III (PERSERO)

Oleh :

ADY CHANDRA SAPUTRA ( 331 11 056 ) MUH AKBAR ( 331 11 045 )ARHAM ( 331 11 042 )

Jurusan Teknik KimiaPoliteknik Negeri Ujung Pandang2013/2014

PENGESAHAN PERUSAHAAN

Direksi PT. SEMEN TONASA menerangkan bahwa:Nama / Stb: 1. Ady Chandra Saputra /331 11 056 2. Muh. Akbar / 331 11 045 3. Arham / 331 11 042Jurusan : Teknik KimiaPerguruan: Politeknik Negeri Ujung Pandang

Telah melaksanakan praktek kerja lapang pada PT. SEMEN TONASA sejak tanggal 01 Agustus s.d 31 Agustus 2013 dan pengesahan pembimbing terlampir.Demikian disampaikan untuk bahan seperlunya.

Pangkep , 31 Agustus 2013

Mengetahui,

Karo Pembelajaran Kasi Perencanaan dan Evaluasi Pembelajaran

A.Sukmawati H. Anwar Palindungi, S.Sos.

Disahkan PT. SEMEN TONASAA.n. direksi

H.M. Amir Thahir,S.E.Kadep Sumber Daya Manusia

PENGESAHAN PEMBIMBING

Yang bertanda tangan di bawah ini :

Nama: Yenny Kasim S.TNIK: 8508077Jabatan: Kepala Regu Laboratorium Bahan Penunjang

Telah membimbig sejak tanggal 01 Agustus s/d 31 agustus 2013 dan telah memeriksa hasil laporan Praktek Kerja Lapangan (PKL) mahasiswa berikut :

Nama / NIM: 1. Ady Chandra Saputra / 331 11 056 2. Muh . Akbar / 331 11 042 3. Arham / 331 11 045Jurusan : Teknik KimiaPerguruan: Politeknik Negeri Ujung Pandang

Demikian disampaikan untuk bahan seperlunya .

Pangkep, Agustus 2013

Mengetahui :Pembimbing

Drs. Nillus P.ThanaYenny kasim S.TKepala Biro Jaminan MutuKaru. Lab Bahan Penunjang

ABSTRAK

PT. Semen Tonasa merupakan Badan Usaha Milik Negara . Pendirian awal PT. Semen Tonasa diawali dengan dikeluarkannya TAP.MPRS RI No. II/MPRS 1960 tentang pola pembangunan Sementara berjangka tahapan 1961_1969 . Pendirian paabrik ini dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan semen untuk pembangunan Indonesia Timur . Dalam tahap perkembangan berikutnya , PT. Semen Tonasa mengalami perkembangan sehingga jumlah pabrik menjadi 5 unit . Akan tetapi pabrik unit I tidak dioperasikan lagi karena dipandang tidak menguntungkan bila terus di opersikan .

Semen adalah perekat hidrolik , dimana senyawa senyawa yang terkandung didalamnya akan membentuk zat baru yang bersifat perekat terhadap batuan bila bereaksi dengan air . Tahap pembuatan semen meliputi : persiapan bahan baku yang diperoleh dari penggalian batuan digunung hingga penyimpanan digudang , pengeringan dan penggilingan bahan baku di raw mill , pembakaran di kiln , penggilingan klinker menjadi semen dimana pada proses ini klinker digiling bersama-sama dengan gypsum dan terkhir proses pengepakan .

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur ke hadirat Allah SWT, yang telah melimpahkan rahmat dan karunia-Nya kepada penulis dalam menyusun laporan Praktik Kerja Lapangan ini.Laporan ini merupakan pertanggungjawaban penulis selama melaksanakan kegiatan Praktik Kerja Lapangan di PT Semen Tonasa . Data laporan ini diambil dari praktik kerja Praktik Kerja Lapangan di PT Semen Tonasa selama 1 bulan, mulai dari 1 Agustus sampai 31 agustus 2013 . Tujuan laporan Praktik Kerja Lapangan adalah untuk memenuhi salah SKS pada jurusan Teknik Kimia di Politeknik Negeri Ujung Pandang .Dalam pembuatan laporan ini, penulis telah berusaha semaksimal mungkin untuk menyajikan data yang selengkap-lengkapnya. Hal ini dimaksudkan agar laporan ini dapat berguna umumnya bagi peserta PKL dan khususnya bagi penulis sendiri untuk bekal di masa yang akan datang.Tersusunnya laporan ini berkat bantuan berbagai pihak yang telah membantu, baik berupa dorongan semangat maupun materil.Pada kesempatan kali ini, penulis ingin mengucapkan terima kasih kepada:1. Kedua orang tua kami yang selalu memberikan perhatian , dukungan , serta doa sehingga laporan ini dapat diselesaikan .2. Bapak Dr. Pirman AP , M.Si., selaku direktur Politeknik Negeri Ujung Pandang .3. Bapak Drs. Abdul Azis , ST., selaku Kerua Jrusan Teknik Kimia Politeknik Negeri Ujung Pandang4. Ibu A. Sukmawati selaku Kepala Biro Pembelajaran PT. Semen Tonasa .5. Bapak Anwar Parlindungi S. Sos., selaku Kasi. Pelatihan Pembelajaran PT. Semen Tonasa .6. Penulis menyadari bahwa penulisan laporan ini masih kurang sempurna dan terdapat kekurangan. Oleh karena itu, penulis sangat mengharapkan adanya masukkan, baik saran maupun kritik yang bersifat membangun dari semua pihak. Semoga laporan ini bisa bermanfaat, khususnya bagi penulis sendiri dan umumnya bagi para pembaca.

Pangkep, agustus 2013Penysun

DAFTAR ISIHalamanHALAMAN JUDULiiLEMBAR PENGESAHANiiiKATA PENGANTAR ivUCAPAN TERIMA KASIHvDAFTAR ISIviBAB I:PENDAHULUAN1.1 Latar Belakang11.2 Tujuan Praktek Kerja Lapangan (PKL)21.3 Tujuan Laporan Praktek Kerja Lapangan (PKL)31.4 Batasan Masalah41.5 Sistematika Laporan4BAB II:TINJAUAN UMUM PT.SEMEN TONASA(PERSERO)2.1 Sejarah Singkat PT.SEMEN TONASA (Persero)62.2 Perkembangan PT.SEMEN TONASA (Persero)82.3 Struktur Organisasi dan Manajemen Perusahaan PT.SEMEN SEMEN TONASA (Persero)10BAB III:TINJAUAN PUSTAKA3.1 TEORI SEMEN113.1.1 Definisi Semen123.1.2 Jenis-jenis Semen dan Kegunaannya143.1.3 Komposisi Kimia Semen133.1.4 Bahan Baku Pembuatan Semen133.1.5 Senyawa-Senyawa Penyusun Utama133.2 Proses Pembuatan Semen Pada PT.Semen Tonasa133.3 OPERASI RAW MILL153.4 PENGGILINGAN BATU BARA(Coal Mill)133.5 OPERASI KILN123.6 PENGGILINGAN SEMEN123.7 PACKING 15BAB IV:METODE ANALISA4.1 ANALISA KIMIA BASAH254.1.1 Volumetri264.1.2 Instrumentasi 27BAB V: PROSEDUR DAN PEMBAHASAN5.1 PROSEDUR275.1.1 Laboratorium Fisika275.1.2Laboratorium kimia285.1.3 Analisa Batu Bara .................................................................. 295.1.4 Analisa Flyash Batu bara ....................................................... 305.2PEMBAHASAN 31BAB VI:PENUTUP6.1 Kesimpulan 326.2 Saran 33DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN

BAB IPENDAHULUAN

1.1. Latar BelakangSemen merupakan suatu perekat anorganik yang dapat merekatkan bahan-bahan padat menjadi satu kesatuan massa yang kokoh dan dapat membentuk suatu bangunan dengan berbagai macam model. Kemampuan semen sebagai perekat ini merupakan contoh konkrit perkembangan ilmu pengetahuan dan tekhnologi yang dengan perlakuan tertentu bahan-bahan dari alam ( tanah liat dan batu serta bahan-bahan pe Saat ini, pembangunan gedung bukan hal yang asing lagi bagi masyarakat. Gedung-gedung yang ada sekarang ini memang berbagai bentuk, ukuran maupun fungsinya, namun gedung-gedung tersebut memiliki persamaan dasar yaitu dibangun menggunakan semen. Sampai saat ini, posisi semen belum tergantikan oleh bahan yang lain. Hal ini menyebabkan semen laku dipasaran dan mendorong berdirinya pabrik-pabrik semen.Seiring dengan bertumbuh kembangnya industri semen yang dipacu oleh pertumbuhan pembangunan maka semakin banyak pula industri semen yang ada di dunia. Tak dapat dihindari pertumbuhan industri semen ini akan berdampak bagi lingkungan, khususnya mengenai limbah-limbah industri yang akhir-akhir ini mendapatkan perhatian pemerintah. Oleh karena itu pemerintah berusaha mengembangkan industri yang ramah lingkungan dan mengembangkan penelitian dalam penggunaan dan peningkatan daya guna limbah industri.Masalah yang ditimbulkan dari adanya industri semen bukan hanya dari emisi karbon dioksida yang dihasilkan dari berbagai proses, juga sumber daya alam yang terbatas. Alam tidak selamanya dapat menyediakan bahan baku yang dibutuhkan. Untuk itu dibutuhkan penghematan tanpa mempengaruhi produktivitas pabrik.Gas karbon dioksida bukanlah suatu masalah. Gas karbon dioksida adalah salah satu yang menunjang kehidupan di atas bumi. Gas karbon dioksida adalah suatu peredam kuat sinar inframerah, dan juga akan menyerap panas yang dipancarkan bumi dan dipantulkan kembali. Ini adalah sebagai efek rumah kaca. Proses tersebut merupakan suatu proses alami yang sangat penting bagi terbentuknya kehidupan di bumi. Bagaimanapun, ketika ada terlalu banyak gas karbon dioksida didalam atmosfer, efek rumah kaca diintensifkan, hal tersebut akan menyebabkan suatu masalah bagi lingkungan seperti pemanasan global maupun kejadian lainnya.Emisi gas CO2 ke atmosfir dapat dihasilkan oleh bermacam kegiatan (Anonim, 2007), diantaranya yaitu adanya proses produksi semen. Proses kegiatan industri semen yang menghasilkan emisi gas CO2 adalah: Kalsinasi CaCO3 menghasilkan emisi 540 kg gas CO2/ ton semen OPC, Pembakaran batubara menghasilkan emisi 340 kg gas CO2/ton semen OPC, Pembangkit listrik pabrik semen menghasilkan emisi 90 kg gas CO2/ton semen OPC, Total 970 kg gas CO2/ton semen OPC.Berdasarkan uraian diatas maka untuk mengurangi emisi CO2 dari pabrik semen, yaitu melalui produksi semen jenis baru yaitu blended hydraulic cement jenis Portland Composite Cement PCC (semen portland komposit). Semen komposit mulai diluncurkan tahun 2005, sejalan dengan mulai dilaksanakannya proyek CDM (Clean Development Mechanism Mekanisme Pembangunan Bersih) PT. Semen Tonasa (Persero) yang disebut sebagai Proyek Blended Cement, dalam rangka partisipasinya sebagai warga dunia untuk menurunkan pemanasan global.Sumber daya alam yang digunakan dalam proses pembuatan semen merupakan sumber daya alam yang tak dapat diperbaharui, untuk itu pengambilan sumber daya alam sebagai bahan baku harus mendapatkan izin dari Pemerintah. Sebagai perusahaan yang bijak, penggunaan sumber daya ini harus secara seefisien tanpa mempengaruhi produktivitas, dan tentu saja tanpa mengurangi kualitas dari hasil produksi yang dihasilkan. 1.2. Tujuan Praktek Kerja LapanganPraktek kerja lapangan yang dilaksanakan pada barbagai instansi, lembaga ataupun perusahaan,selama kurang lebih 1 bulandengan tujuan yaitu:a) Mahasiswa dapat menerapkan teori-teori dan praktek yang diperoleh selama menjalani pendidikan di perguruan tinggi serta melihat keterkaitan antara teori dan prak

View more