laporan kegiatan eksplorasi · 2020. 3. 11. · laporan kegiatan eksplorasi bulan februari 2020...

12
PERIODE ~ FEBRUARI 2020 TIM GEOLOGY PT KIDECO JAYA AGUNG MARET 8, 2020 LAPORAN KEGIATAN EKSPLORASI Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan Februari 2020

Upload: others

Post on 02-Sep-2020

31 views

Category:

Documents


0 download

TRANSCRIPT

Page 1: LAPORAN KEGIATAN EKSPLORASI · 2020. 3. 11. · Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan Februari 2020 Page 8 4.5. Hasil Pemboran Kegiatan pemboran eksplorasi pada bulan Februari 2020 dilakukan

PERIODE ~ FEBRUARI 2020

TIM GEOLOGY

PT KIDECO JAYA AGUNG

MARET 8, 2020

LAPORAN KEGIATAN EKSPLORASI

Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan Februari 2020

Page 2: LAPORAN KEGIATAN EKSPLORASI · 2020. 3. 11. · Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan Februari 2020 Page 8 4.5. Hasil Pemboran Kegiatan pemboran eksplorasi pada bulan Februari 2020 dilakukan

LEMBAR PERSETUJUAN

Tabel 1 Ringkasan Biaya dan Aktivitas Eksplorasi Kideco pada bulan FEBRUARI 2020

Nama

Perusahaan /

Anak

Perusahaan

Area yang

Dilakukan

Aktivitas

Eksplorasi

Biaya yang

Dikeluarkan

Pihak yang

Melakukan

Eksplorasi

Metode

Pengujian dan

Pemilihan

Areal

Hasil Aktivitas

Eksplorasi

hingga Periode

Pelaporan ini

Rencana Tindak

Lanjut

Roto Selatan -

WUP Roto

Samurangau,

Susubang - WUP

Susubang & Samu

Biu - WUP Samu

Biu

2,475,465,675Rp PT Mintec Abadi

Roto Utara -

WUP Roto

Samurangau, &

Susubang - WUP

Susubang

1,445,486,896Rp PT Sumagud Sapta

Sinar

PT KIDECO JAYA

AGUNG (KIDECO)

Pemboran lubang

terbuka (open

hole) dan

pemboran inti

(coring),

dilengkapi

dengan logging

geofisika dan

pengujian sample

batubara serta

batuan

pengapitnya

Total Lubang : 16

Lubang

Coring :1,583.05 m

Open Hole

:4,046.05 m

Total Kedalaman :

5,629.10 meter

Melanjutkan

aktifitas

pemboran

Page 3: LAPORAN KEGIATAN EKSPLORASI · 2020. 3. 11. · Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan Februari 2020 Page 8 4.5. Hasil Pemboran Kegiatan pemboran eksplorasi pada bulan Februari 2020 dilakukan

PT KIDECO JAYA AGUNG

Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan Februari 2020 Page 1

1. LATAR BELAKANG

PT Kideco Jaya Agung (Kideco) merupakan salah satu kontraktor

pemerintah Republik Indonesia yang bergerak di bidang pertambangan batubara

melalui Perjanjian Kerjasama Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B)

generasi pertama yang ditandatangani pada tanggal 14 September 1982, dengan

nomor perjanjian Kerja sama J2/Ji.DU/40/82, yang berlaku selama 30 tahun dari

awal produksi komersial pertama di tahun 1993.

Berdasarkan perjanjian tersebut, Kideco beroperasi di wilayah

Kabupaten Paser, Provinsi Kalimantan Timur, tepatnya berada di Desa Batu

Kajang, Kecamatan Batu Sopang. Lokasi Kideco berada sekitar 130 km dari

kota Balikpapan ke arah selatan. Jenis transportasi yang dapat digunakan untuk

mencapai area ini adalah dengan menggunakan speedboat ± 20 menit untuk

menyeberangi Teluk Balikpapan dan dilanjutkan dengan menggunakan

kendaraan roda 2 atau roda 4 dengan waktu tempuh ± 4 jam.

Sesuai dengan perjanjian tersebut, Kideco memiliki 4 Wilayah Izin Usaha

Pertambangan (WIUP) dengan total luasan awal setelah dilakukan Tata Batas

pada tahun 2011 dan berdasarkan surat dari Direktur Jenderal Mineral dan

Batubara No. 175/30/DJB/2015 tertanggal 29 Januari 2015 perihal Perubahan

Lampiran Keputusan No. 959.K/DJB/2014 tertanggal 17 November 2014,

adalah seluas 50.921 Ha. Pada tahun 2017, luasan wilayah Kideco diubah

kembali berdasarkan surat dari Direktur Jenderal Mineral dan Batubara No.

2444/30/DJB/2017 tertanggal 10 November 2017 perihal Revisi Persetujuan

Rencana Kegiatan Pada Seluruh Wilayah PKP2B, dimana total luasan wilayah

PKP2B Kideco menjadi 47,500 Ha, yang terbagi menjadi 4 WUP, antara lain

sebagai berikut:

Page 4: LAPORAN KEGIATAN EKSPLORASI · 2020. 3. 11. · Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan Februari 2020 Page 8 4.5. Hasil Pemboran Kegiatan pemboran eksplorasi pada bulan Februari 2020 dilakukan

PT KIDECO JAYA AGUNG

Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan Februari 2020 Page 2

Nama Wilayah Izin Usaha

Pertambangan (WIUP) Luas Keterangan – Tahapan Kegiatan

WIUP Roto Samurangau 27,460.00 Ha Eksplorasi Detail & Eksploitasi

WIUP Susubang Uko 6,903.00 Ha Eksplorasi Pengembangan

WIUP Samu Biu 6,583.00 Ha Eksplorasi Pendahuluan

WIUP Pinang Jatus 6,554.00 Ha Eksplorasi Pendahuluan

Total 47,500.00 Ha

Laporan ini merupakan penyampaian atau laporan kepada para pihak yang

berkepentingan mengenai hasil kegiatan eksplorasi secara ringkas yang telah

dilakukan pada bulan Januari 2020 dimana pelaporan ini dibuat dan dilaporkan

secara independen pada Wilayah Usaha Penambangan (WUP) Kideco atau

selanjutnya disebut sebagai Ringkasan Pelaporan Hasil Eksplorasi (PHE)

Periode Februari 2020 pada wilayah WUP Kideco.

2. KONDISI UMUM

Pada sebagian lokasi pada WIUP Roto Samurangau dan WIUP Susubang

Uko telah dilakukan operasi penambangan dengan metode tambang terbuka

dengan menggunakan Truck dan Excavator, yang dikerjakan oleh Kideco

dibantu oleh kontraktor pertambangan dengan sistem rental untuk produksi

batubara dan kontrak penggalian tanah penutup, namun pada beberapa lokasi

masih dilakukan kegiatan eksplorasi detail untuk memastikan kemenerusan

perlapisan batubara dan kemungkinan untuk dapat dilakukan penambangan

secara ekonomis. Target produksi batubara yang direncanakan pada tahun ini

sesuai dengan perencanaan adalah sebesar 29 juta ton.

Pemilihan metode penambangan tambang terbuka seperti yang

disebutkan diatas dikarenakan terdapat banyaknya perlapisan batubara (multi

seam) yang dibatasi oleh perlapisan batuan (interburden) yang tidak terlalu

Page 5: LAPORAN KEGIATAN EKSPLORASI · 2020. 3. 11. · Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan Februari 2020 Page 8 4.5. Hasil Pemboran Kegiatan pemboran eksplorasi pada bulan Februari 2020 dilakukan

PT KIDECO JAYA AGUNG

Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan Februari 2020 Page 3

tebal, selain itu perlapisan batubara memiliki kemiringan perlapisan (dip) landai

hingga sangat curam. Dalam operasional tambang terbuka, material interburden

dan overburden atau bisa juga disebut waste sebagian besar diangkut keluar

tambang (pit) dan ditempatkan pada area yang telah direncanakan di luar pit

hingga batas kedalaman pit tercapai. Dalam proses penambangan, tambang atau

pit dibagi menjadi beberapa sector atau area. Setelah batas kedalaman salah

satu sector atau area pit tersebut dapat tertutup kembali seperti yang telah

direncanakan.

Operasi tambang terbuka menggunakan hydraulic excavator dengan

ukuran tepat dan disesuaikan dengan kapasitas angkut truck, sehingga dapat

digunakan untuk menambang batubara dan waste secara efisien. Batubara hasil

penambangan yang diangkut keluar dari pit (ROM) tidak melalui proses

pencucian, tetapi dihancurkan untuk menghasilkan produk batubara yang

nantinya diangkut kepelabuhan untuk dipasarkan.

Area Kideco memiliki struktur geologi mayor yaitu pembentukan lipatan

(antiklin dan sinklin) yang memanjang dari utara - selatan hingga timur laut -

barat daya dengan kemiringan sayap lipatannya berkisar antara 10°~ 60°.

Kemiringan lapisan batubara (seam) di area Kideco berkisar 20°~ 90°

memanjang dari timur ke barat. Struktur lipatan yang terbentuk merupakan

struktur lipatan yang asimetris yang melandai dari perlapisan yang paling muda

(atas). Struktur sesar juga berasosiasi dengan struktur mayor berupa lipatan

ini.

Pada laporan saat ini mencantumkan 3 wilayah penambangan Kideco,

yaitu WIUP Roto Samurangau, WIUP Susubang Uko dan WIUP Samu Biu. WIUP

Roto Samurangau tersusun atas batuan Formasi Warukin, Formasi Pamaluan,

Formasi Berai, Formasi Tanjung, dan Batuan Granit dan Diorit dengan formasi

pembawa batubara adalah Formasi Warukin yang berumur Miosen Tengah –

Miosen Akhir, sedangkan WIUP Susubang tersusun atas batuan Formasi

Page 6: LAPORAN KEGIATAN EKSPLORASI · 2020. 3. 11. · Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan Februari 2020 Page 8 4.5. Hasil Pemboran Kegiatan pemboran eksplorasi pada bulan Februari 2020 dilakukan

PT KIDECO JAYA AGUNG

Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan Februari 2020 Page 4

Warukin, Formasi Berai, Formasi Tanjung, dan Formasi Pitap dengan formasi

pembawa batubara adalah Formasi Warukin yang berumur Miosen Tengah –

Miosen Akhir dan Formasi Tanjung yang berumur Eosen Akhir pada sisi selatan

bagian barat.

Terdapat lebih dari 50 lapisan batubara yang telah teridentifikasi pada

Pit Roto dengan ketebalan sebenarnya mencapai 26.2 meter. Pada Pit

Samurangau, terdapat 85 lapisan batubara dengan ketebalan sebenarnya

mencapai 10.6 meter. Sedangkan pada Pit Susubang, terdapat 41 lapisan

batubara dengan ketebalan sebenarnya mencapai 4.6 meter.

WIUP Susubang-Uko tersusun atas batuan Formasi Warukin, Formasi

Berai, Formasi Tanjung, dan Formasi Pitap dengan formasi pembawa batubara

adalah Formasi Warukin yang berumur Miosen Tengah - Miosen Akhir dan

Formasi Tanjung yang berumur Eosen Akhir.

WIUP Samu-Biu tersusun oleh empat formasi batuan utama yaitu Formasi

Warukin, Formasi Berai, Formasi Pamaluan dan Formasi Tanjung. Formasi

Warukin terdiri dari perselingan batupasir dan batulempung dengan sisipan

batubara. Formasi Berai berumur Oligosen Akhir-Miosen Awal yang mempunyai

hubungan menjari (interfingering) dengan Formasi Pemaluan. Formasi

Pamaluan berumur Oligosen Awal-Akhir yang diendapkan secara selaras di

atas Formasi Kuaro. Formasi Tanjung berumur Eosen Awal diendapkan tidak

selaras di atas satuan batuan berumur Pra-Tersier dari tua ke muda yaitu

komplek batuan ultramafik berumur Jura, terdiri dari perselingan batupasir,

batulempung, konglomerat, batugamping dan napal dengan sisipan batubara.

Page 7: LAPORAN KEGIATAN EKSPLORASI · 2020. 3. 11. · Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan Februari 2020 Page 8 4.5. Hasil Pemboran Kegiatan pemboran eksplorasi pada bulan Februari 2020 dilakukan

PT KIDECO JAYA AGUNG

Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan Februari 2020 Page 5

3. PELAKSANA KEGIATAN EKSPLORASI

Kegiatan eksplorasi dilaksanakan oleh kontraktor kegiatan eksplorasi

Kideco, yaitu PT Mintec Abadi (Mintec) dan PT Sumagud Sapta Sinar (Sumagud)

dibawah pengawasan penuh Competent Person Indonesia (CPI) Kideco. Selain

itu, pada kedua kontraktor tersebut juga terdapat Competent Person Indonesia

(CPI) di bidang kegiatan eksplorasi yang ikut terlibat dalam pengawasan

kegiatan eksplorasi yang sedang berlangsung.

Kegiatan eksplorasi yang dilakukan adalah : pemetaan geologi,

pemboran, logging geofisika, dan analisa kualitas. Peralatan dan perlengkapan

yang digunakan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan untuk masing –

masing tipe kegiatan dan pekerjaan. Pelaksanaan kegiatan eksplorasi tersebut

telah mengikuti standart pekerjaan yang telah ditetapkan dan diawasi secara

langsung oleh Competent Person Indonesia (CPI).

4. HASIL KEGIATAN EKSPLORASI

4.1. Daerah Eksplorasi

Daerah kegiatan pemboran pada bulan Februari 2020 dilakukan di 4 area

berbeda, yaitu area Pit Roto Utara (RTN), Pit Roto Selatan (RTS), Pit Susubang

(SSB) dan area Samu Biu (SBU). Kegiatan pemboran tersebut dikerjakan oleh 2

kontraktor pemboran PT Kideco Jaya Agung yaitu PT Mintec Abadi (Mintec)

dan PT Sumagud Sapta Sinar (Sumagud). Dalam pembagian area kerja, Mintec

mengerjakan kegiatan pemboran pada area RTS dan SBU sedangkan Sumagud

mengerjakan kegiatan pemboran pada area RTN dan SSB.

4.2. Metode Eksplorasi

Pemboran dilakukan baik secara vertikal maupun pemboran miring sesuai

dengan target perlapisan batubara. Pemboran yang dilakukan menggunakan

metoda touch coring dan full coring sesuai target kedalaman perlapisan

Page 8: LAPORAN KEGIATAN EKSPLORASI · 2020. 3. 11. · Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan Februari 2020 Page 8 4.5. Hasil Pemboran Kegiatan pemboran eksplorasi pada bulan Februari 2020 dilakukan

PT KIDECO JAYA AGUNG

Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan Februari 2020 Page 6

batubara dan kebutuhan akan analisa geoteknik terhadap perlapisan batuan

pengapit batubara.

Pemboran open hole menggunakan batang bor NQ (diameter dalam

60.3mm) sedangkan touch coring dengan batang bor HQ (diameter dalam

77.8mm). Pada beberapa titik dilakukan pemboran twin holes untuk

mendapatkan kedalaman batubara yang akurat sebelum dilakukan coring,

maksudnya adalah pemboran pertama dengan menggunakan metode open hole,

kemudian dilanjutkan dengan logging geofisika untuk mendapatkan kedalaman

batubara. Setelah kedalaman batubara diketahui, titik bor digeser sekitar 0.5 ~

1.0 m dari titik sebelumnya dan dilakukan pemboran kedua dengan metode

touch coring untuk mendapatkan sampel batubara pada interval tertentu.

Perolehan conto (core recovery) untuk batubara dipastikan lebih dari atau sama

dengan 95%.

Logging geofisika dilakukan untuk membuktikan dan membandingkan

posisi kedalaman perlapisan batubara target dengan hasil coring yang telah

dilakukan pada kegiatan pemboran. Sehingga didapatkan posisi kedalaman

batubara secara akurat dan diperkuat dengan bukti bukti yang jelas.

Reconcile log geofisika dengan sebagian besar titik bor pemboran dengan

conto batuan ataupun pemboran tanpa conto dapat meningkatkan akurasi data

yang diperoleh. Pada umumnya, data log geofisika yang diperoleh berupa data

gamma ray, density, dan caliper. Data yang diperoleh termasuk kedalaman

litologi batuan penyusun, ketebalan, dan parting.

Page 9: LAPORAN KEGIATAN EKSPLORASI · 2020. 3. 11. · Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan Februari 2020 Page 8 4.5. Hasil Pemboran Kegiatan pemboran eksplorasi pada bulan Februari 2020 dilakukan

PT KIDECO JAYA AGUNG

Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan Februari 2020 Page 7

4.3. Biaya Eksplorasi

Biaya kegiatan pemboran eksplorasi pada periode bulan Februari 2020

untuk setiap kontraktor pemboran PT Kideco Jaya Agung dapat dilihat pada

tabel di bawah ini:

Table 1. Biaya Eksplorasi PT Kideco Jaya Agung Periode Februari 2020

NO KONTRAKTOR EKSPLORASI BIAYA EKSPLORASI

(Februari) KETERANGAN

1 PT. MINTEC ABADI Rp 2,475,465,675 18 Holes ~ 3,431.2 meter

2 PT. SUMAGUD SAPTA SINAR Rp 1,445,486,896 7 Holes ~ 2,197.9 meter

TOTAL Rp 3,920,952,571 25 Holes ~ 5,629.1 meter

4.4. Pengawasan Pemboran

Kegiatan pemboran eksplorasi diprioritaskan pada tiga area WIUP, yaitu

area WIUP Roto Samurangau, WIUP Susubang dan WIUP Samu Biu yang

dilakukan oleh 2 perusahaan kontraktor pemboran PT Kideco Jaya Agung, yaitu

PT Mintec Abadi dan PT Sumagud Sapta Sinar. PT Mintec Abadi

mengoperasikan 4 unit mesin bor yaitu 2 unit Mustang 9-F4 (DM01 dan DM02),

1 unit Jacro 200 (DM03), dan 1 unit Traz V 600 (DM04). Pengawasan kegiatan

eksplorasi oleh PT Mintec Abadi dilakukan langsung oleh PT Mintec Abadi dan

disupervisi oleh PT Kideco Jaya Agung, sedangkan PT Sumagud Sapta Sinar

saat ini mengoperasikan 2 unit mesin bor yaitu Sumatech 500 (Rig 03) dan

Sumatech 250 (Rig 02), dimana kegiatan eksplorasi oleh PT Sumagud Sapta

Sinar diawasi langsung secara penuh oleh PT Kideco Jaya Agung.

Page 10: LAPORAN KEGIATAN EKSPLORASI · 2020. 3. 11. · Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan Februari 2020 Page 8 4.5. Hasil Pemboran Kegiatan pemboran eksplorasi pada bulan Februari 2020 dilakukan

PT KIDECO JAYA AGUNG

Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan Februari 2020 Page 8

4.5. Hasil Pemboran

Kegiatan pemboran eksplorasi pada bulan Februari 2020 dilakukan pada

4 area yaitu area Roto Utara, Roto Selatan, Susubang dan Samu Biu. Detail hasil

kegiatan eksplorasi pada setiap area tersebut dapat dilihat pada tabel di bawah

ini.

Table 2. Hasil Kegiatan Pemboran Eksplorasi PT Kideco Jaya Agung Periode Februari 2020

AREA A/PLAN 2020 FEBRUARY YEAR TO DATE

HOLE DEPTH HOLE DEPTH HOLE DEPTH

ROTO SAMURANGAU

RTN ~ SM6 4 1,200 3 1,209.95 6 2,210.85

RTS-G - - - - - -

RTM - - - - - -

RTS 3 750 3 909.50 5 1,346.00

SM-D1 - - - - - -

SM-D2 - - - - - -

SUWI - - - - - -

SUSUBANG SSB 4 800 5 987.95 15 2,999.65

SAMU BIU BLOCK 3 10 2000 14 2,521.70 15 2,860.80

TOTAL 21 4,750 25 5,629.10 41 9,417.30

Page 11: LAPORAN KEGIATAN EKSPLORASI · 2020. 3. 11. · Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan Februari 2020 Page 8 4.5. Hasil Pemboran Kegiatan pemboran eksplorasi pada bulan Februari 2020 dilakukan

PT KIDECO JAYA AGUNG

Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan Februari 2020 Page 9

Table 3. Detail Hasil Kegiatan Pemboran Eksplorasi PT Kideco Jaya Agung Periode Februari

2020

HOLE ID AREA DRILLING PROGRESS

REMARK O. HOLE CORING T/ DEPTH L/ DEPTH

1 2001RTNSS03

RTN

93.4 196.7 290.1 338.00 Depth Cont. From

Last Month

2 2002RTNSS04 236.0 120.1 356.0 340.00

3 2002RTNSS05 300.8 62.2 363.0 350.00

2002RTNSS06 101.5 99.5 201.0 On Progress

4 2001SSBSS04

SSB

- 34.5 34.5 179.20 Depth Cont. From

Last Month

5 2002SSBSS05 73.2 198.7 271.9 257.00

6 2002SSBSS06 105.3 98.6 203.9 191.00

7 2002SSBSS07 110.6 143.3 253.9 239.00

8 2002SSBSS08 102.0 121.9 223.9 209.30

9 2002SBUMT03

SBU

201.0 - 201.00 192.00

10 2002SBUMT05 201.0 - 201.00 197.00

11 2002SBUMT07 201.0 - 201.00 200.00

12 2002SBUMT09 201.0 - 201.00 197.00

13 2002SBUMT11 201.0 - 201.00 200.00

14 2002SBUMT12 - 131.2 131.20 130.50

15 2002SBUMT14 - 101.2 101.20 100.50

2002SBUMT17 15.0 - 15.00 On Progress

16 2001SBUMT02 63.0 - 63.00 196.60 Depth Cont. From

Last Month

17 2002SBUMT04 201.1 - 201.05 197.00

18 2002SBUMT06 201.1 - 201.05 197.20

19 2002SBUMT08 201.1 - 201.05 197.00

20 2002SBUMT10 201.1 - 201.05 197.00

21 2002SBUMT13 201.1 - 201.05 200.00

22 2002SBUMT15 201.1 - 201.05 197.00

23 2002RTSMT03

RTS

191.0 136.0 327.0 320.0 Depth Cont. From

Last Month

24 2002RTSMT04 124.0 44.0 168.0 167.0

25 2002RTSMT05 198.0 48.5 246.5 239.0

2002RTSMT06 121.0 47.0 168.0 On Progress

TOTAL 4,046.1 1,583.1 5,629.1 5,219.0

Page 12: LAPORAN KEGIATAN EKSPLORASI · 2020. 3. 11. · Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan Februari 2020 Page 8 4.5. Hasil Pemboran Kegiatan pemboran eksplorasi pada bulan Februari 2020 dilakukan

PT KIDECO JAYA AGUNG

Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan Februari 2020 Page 10

4.6. Rencana Pemboran bulan Maret

Kegiatan pemboran pada bulan Maret adalah melanjutkan aktivitas

kegiatan eksplorasi sesuai dengan rencana tahunan yang telah dicanangkan

sebelumnya. Dimana pada bulan Maret direncanakan kegiatan eksplorasi

dilaksanakan pada WIUP Roto Samurangau yang terbagi dalam 2 area kerja

yaitu Roto Utara dan Roto Selatan serta eksplorasi di WIUP Susubang dan WIUP

Samu Biu. Kegiatan pemboran pada bulan Maret, direncanakan dapat

menyelesaikan 22 lubang dengan target kedalaman 4,900 meter.