l- dengan baik sesuai tanggal, sehingga dapat meminimalkan terjadinya kehilangan buku/tidak...

Click here to load reader

Post on 30-Oct-2020

1 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • L-1

  • L-2

  • i

    DAFTAR ISI

    Daftar Isi …………………………………………………………………………….. i

    Ringkasan ……………………………………………………………………………. ii

    BAB 1 PENDAHULUAN ………………………………………………………….. 1

    1.1. Analisis Situasi …………………………………………………………. 1

    1.2. Permasalahan Mitra …………………………………………………….. 4

    A. Identifikasi Permasalahan yang dihadapi Mitra …………………. 4

    B. Prioritas yang harus ditangani …………………………………… 4

    BAB 2 TARGET DAN LUARAN …………………………………...……………. 6

    2.1. Luaran yang Dihasilkan ………………………………………………… 6

    2.2. Spesifikasi atau Fitur Hasil ……………………………………………… 6

    BAB 3 METODE PELAKSANAAN ………………………………..…………….. 10

    3.1. Metode Pendekatan yang Ditawarkan ………………………………….. 10

    3.2. Rencana Kegiatan ……………………………………………………….. 10

    3.3. Partisipasi Mitra dalam Pelaksanaan Program ………………………….. 12

    BAB 4 KELAYAKAN PERGURUAN TINGGI ………………………………... 13

    4.1. Kelayakan Perguruan Tinggi ……………………………………………. 13

    4.2. Kualifikasi Tim Pelaksana ………………………………………………. 15

    BAB 5 PELAKSANAAN PROGRAM …..……………………....……..………… 17

    BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN ……………………………………..………. 32

    DAFTAR PUSTAKA ………………………………………………………………… 33

    LAMPIRAN – LAMPIRAN .................................................................................... 34

  • ii

    IbM Sistem Informasi Perpustakaan Sekolah Di Kabupaten Ngawi Jawa Timur

    Ringkasan

    Kegiatan IbM ini diperuntukkan bagi Sekolah Menengah di Kabupaten Ngawi, Jawa

    Timur. Sekolah Menengah yang dijadikan mitra pertama adalah Sekolah Menengah Kejuruan

    Al Jauhar yang terletak di Desa Mojo, Kecamatan Bringin, Ngawi.Sedangkan mitra sekolah

    kedua adalah Madrasah Aliyah Al Karomah yang terletak di Jl. Pondok Winong, Krompol,

    Kecamatan Bringin, Ngawi.Kedua mitra tersebut telah memiliki masing-masing 1 (satu)

    Ruang Perpustakaan.Pada ruang perpustakaan tersebut terdapat beberapa koleksi buku bacaan

    yang disediakan sekolah bagi siswa-siswa yang membutuhkan buku pendukung untuk proses

    belajar di kelas. Namun pencatatan keluar masuknya buku (peminjaman dan pengembalian)

    masih dilakukan secara manual, dicatat dibuku laporan dan tanpa nomor buku atau nomor

    rak.Sehingga tidak jarang ada buku perpustakaan yang tidak kembali atau hilang.

    Dengan adanya kegiatan IbM ini, proses kegiatan peminjaman dan pengembalian

    buku dapat tercatat pada sistem komputer secara up to date. Adapun proses kegiatan yang

    dilakukan sebagai bentuk pembinaan dan pendampingan pada kedua Sekolah Menengah

    tersebut yaitu, (1) Memberikan wawasan pentingnya melakukan Manajemen Buku

    Perpustakaan, (2) Meningkatkan pemahaman pihak sekolah mitra dalam hal Sirkulasi dan

    Inventarisasi Buku Perpustakaan, (3) Membantu Pembuatan Sistem Informasi Buku

    Perpustakaan sebagai Basis Data yang terkomputerisasi, (4) Meningkatkan kemampuan SDM

    dalam penggunaan Sistem Informasi Buku Perpustakaan, dan (5) Mengembangkan

    perpustakaan sebagai wadah keilmuan yang menumbuhkan minat baca siswa dengan

    melakukan penambahan koleksi buku, dalam rangka menghadapi persaingan global di dunia

    pendidikan.

    Kata Kunci :IbM, Sistem Informasi, Perpustakaan.

  • 1

    BAB I

    PENDAHULUAN

    1.1.Analisis Situasi

    Perpustakaan memiliki peran yang sangat penting di suatu sekolah. Ibarat tubuh

    manusia, perpustakaan adalah organ jantung yang bertugas memompa darah ke seluruh

    tubuh. Bahkan karena sangat pentingnya keberadaan perpustakaan sekolah ini,

    pemerintah mencanangkan bulan September sebagai bulan gemar membaca dan hari

    kunjung perpustakaan.Menurut Lasa (2009:14) tujuan dari perpustakaan sekolah

    adalah: 1) menumbuhkembangkan minat baca tulis guru dan siswa, 2)

    mengenalkanteknologi informasi, perkembangan teknologi informasi harus terus diikuti

    oleh guru dan siswa, 3) membiasakan akses informasi secara mandiri, 4) memupuk

    bakat dan minat.Sekolah dapat menumbuhkan minat baca peserta didik dengan

    menjadikan perpustakaan bersifat aktif dan kondusif.

    SMK Al Jauhar dan Madrasah Aliyah (MA) Al Karomah merupakan Sekolah

    Menengah yang berlokasi di wilayah kecamatan Bringin, Kabupaten Ngawi Jawa

    Timur.Kedua sekolah tersebut merupakan satu-satunya sekolah tingkat menengah atas

    yang ada di kecamatan Bringin.SMK Al Jauhar dan MA Al Karomah ini dipilih sebagai

    mitra dikarenakan kedua mitra tersebut berada di pedesaan, dimana kedua sekolah

    tersebut sangat dibutuhkan oleh penduduk sekitar yang mayoritas perekonomiannya

    menengah ke bawah. Sebelum kedua sekolah tersebut berdiri, banyak masyarakat

    sekitar yang tidak menyekolahkan anaknya ke sekolah tingkat menengah atas

    dikarenakan keterbatasan biaya dan jarak yang jauh ke kota.

    Gambar 1.1. Gedung SMK Al Jauhar Bringin

  • 2

    Gambar1.2. Gedung MA Al Karomah Bringin

    Kedua sekolah tersebut bahkan memberikan beasiswa 100% untuk siswa yang

    kurang mampu. Dengan menggandeng kedua mitra tersebut, diharapkan program IbM

    ini dapat memberikan manfaat yang lebih kepada masyarakat yang membutuhkan

    SMK Al Jauhar merupakan satu-satunya Sekolah Menengah Kejuruan jurusan

    Agribisnis Ternak Ruminansia di Kabupaten Ngawi.SMK ini didirikan oleh Yayasan

    Wakaf Maukita Al Jauharpada tahun 2007 (gedung mulai dibangun), tetapi baru mulai

    menerima siswa baru pada tahun ajaran 2012/2013.SMK ini didirikan dengan harapan

    dapat membantu anak-anak dari petani dan peternakdi sekitar SMK yang mayoritas

    perekonomiannya menengah ke bawah,supaya bisa melanjutkan sekolah tingkat

    menengah atas.SMK Al Jauhar mendidik siswa secara profesional dalam teknologi

    pengolahan ternak secara tepat guna, membuat pakan sendiri, memelihara dengan

    teknologi pengolahan hasil: daging, kulit, limbah,sehingga siswa diajari untuk mandiri

    dan wirausaha. Harapan lainnya adalahmencetak SDM dalam mendukung upaya

    pemerintah mencapai swasembada pangan, dan juga swasembada daging.

    Kedua Sekolah Menengah tersebut telah memiliki 1 ruang

    perpustakaan.Terdapat seorang tenaga pustakawan di masing-masing sekolah yang

    menangani sirkulasi.Menurut Sinaga (2011:33) pelayanan sirkulasi meliputi pelayanan

    peminjaman, pengembalian, pemberian sanksi, penagihan, pemberian informasi tentang

    peraturan perpustakaan, dan pelayanan pernyataan bebas pinjam.Tetapi, saat ini

    pencatatan keluar masuknya buku (peminjaman dan pengembalian) di kedua

    perpustakaan sekolah mitra masih dilakukan secara manual.Buku dicatat dibuku laporan

    dan tanpa diberi nomor buku, sehingga tidak jarang ada buku perpustakaan yang tidak

    kembali atau hilang.

  • 3

    Berikut gambar ruang perpustakaan di kedua sekolah tersebut.

    Gambar 1.3.Koleksi buku dan beberapa komputer PC untuk siswa di Perpustakaan

    SMK Al Jauhar

    Gambar 1.4.Koleksi buku dan ruang Perpustakaan Madrasah Aliyah Al Karomah

    Adapun data jumlah siswa, jumlah buku, jumlah rak dan jumlah transaksi

    peminjaman pada kedua sekolah tersebut dapat diperlihatkan pada Tabel 1.

    Tabel 1.1 Data jumlah siswa, jumlah buku, dan jumlah transaksi per minggu di SMK

    Al Jauhar dan MA Al Karomah

    No Nama SD Alamat

    Jumlah

    Siswa Buku Transaksi/

    Minggu

    1. SMK Al

    Jauhar

    Desa Mojo, Kec.

    Bringin, Kab. Ngawi 68 420 50

    2. Madrasah

    Aliyah Al

    Karomah

    Desa Krompol, Kec.

    Bringin, Kab. Ngawi 124 512 60

    Kendala lain yang dialami oleh kedua sekolah menengah tersebut yaitu

    keterbatasan koleksi buku.Sebagai satu-satunya Sekolah Menengah Kejuruan jurusan

    Agribisnis Ternak Ruminansia di Kabupaten Ngawi, SMK Al Jauharmemiliki

  • 4

    keterbatasan koleksi buku yang berkaitan dengan peternakan dan pertanian. Padahal

    buku-buku tersebut diharapkan dapat menambah pengetahuan siswa-siswi SMK Al

    Jauhar mengenai agribisnis ternak ruminansia.Dengan adanya kegiatan IbM ini,

    diharapkan kegiatan peminjaman dan pengembalian buku dapat tercatat pada sistem

    komputer secara up to date, dan koleksi buku perpustakaan bisa bertambah.

    1.2.Permasalahan Mitra

    A. Identifikasi permasalahan yang dihadapi mitra

    Dengan uraian di muka, dapat diidentifikasi permasalahan yang dihadapi mitra,

    antara lain adalah sebagai berikut:

    1. Pencatatan keluar masuknya buku (peminjaman dan pengembalian) di

    perpustakaan kedua mitra tersebut masih dilakukan secara manual.

    Peminjaman buku dicatat di bu