komunitas 3 anggi

Click here to load reader

Post on 16-Sep-2015

215 views

Category:

Documents

1 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

osteomielitis 2

TRANSCRIPT

BAB IPENDAHULUANA. Latar BelakangMasalah kesehatan adalah suatu masalah yang sangat kompleks, yang saling berkaitan dengan masalah-masalah lain diluar kesehatan sendiri. Demikian pula pemecahan masalah kesehatan, tidak hanya dilihat dari segi kesehatannya sendiri, tapi harus dilihat dari segi-segi yang ada pengaruhnya terhadap masalah kesehatan tersebut.Tujuan utama pembangunan nasioal adalah peningkatan SDM yang dilakukan secara berkelanjutan. Berdasarkan visi pembangunan nasional melalui pembangunan kesehatan yang ingin dicapai untuk mewujudkan Indonesia sehat 2025. Gambaran masyarakat Indonesia di masa depan yang ingin dicapai melalui pembangunan kesehatan adalah masyarakat bangsa, negara yang ditandai oleh penduduknya hidup dalam lingkungan dan dengan perilaku hidup sehat, memiliki kemampuan untuk menjangkau pelayanan kesehatan yang bermutu secara adil dan merata serta memiliki derajat kesehatan yang tinggi (Potter dan Perry, 2005).Keperawatan komunitas merupakan bentuk pelayanan atau asuhan langsung yang berfokus kepada kebutuhan dasar komunitas, yang berkaitan dengan kebiasaan atau pola perilaku masyarakat yang tidak sehat, ketidakmampuan masyarakat untuk beradaptasi dengan lingkungan (biologis, psikologis, sosial, kultural, maupun spiritual).Masalah kesehatan masyarakat dapat bermula dari perilaku individu, keluarga, kelompok dan masyrakat diantaranya berkaitan dengan masalah lingkungan, kesehatan ibu dan anak, kesehatan remaja serta kesehatan lanjut usia (lansia), maupun pemanfaatan fasilitas pelayanan kesehatan yang masih sangat rendah seperti pemeriksaan kesehatan, kehamilan,imunisasi, posyandu dan lain sebagainya.Berdasarkan latar belakang diatas, maka mahasiswa program studi ilmu keperawatan Sekolah tinggi ilmu kesehatan bina putera banjar tahun akademik 2014-2015 melaksanakan pengambilan data keperawatan komunitas di wilayah .............. dalam rangka melakukan pembinaan, mengatasi masalah kesehatan serta meningkatakan derajat kesehatan yang optimal secara mandiri, dimana dalam pelaksaan praktek asuhan keperawatan komunitas menggunakan pendekatan proses keperawatan komunitas yang diawali dari pengkajian dengan cara mengumpulkan data, analisa, menentukan diagnosa atau permasalahan dan menyusun rencana sesuai permasalahan yang ditemukan, kemudian pelaksanaan dan yang terakhir adalah melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan tindakan yang telah dilakukan.

B. Rumusan MasalahBerdasarkan uraian dalam latar belakang tersebut diatas, maka dapat diasumsikan bahwa perlunya untuk mengetahui Asuhan Keperawatan Komunitas di ................

C. Tujuan1. Tujuan UmumSetelah melakukan praktek asuhan keperawatan komunitas, mahasiswa akan dapat meningkatkan kemampuan komunitas dalam mengenali masalah kesehatan, mengorganisasikan potensi dan sumber daya yang dimiliki untuk mnegatasi masalah kesehatan yang dihadapinya.2. Tujuan Khususa) Mampu melakukan pengkajuan dan memberikan gambaran tentang situasi masyarakat di wilayah ................b) Mampu membuat perencanaan untuk memecahkan masalah kesehatan yang terdapat di wilayah ................c) Mampu melaksanakan implementasi asuhan keperawatan komunitas yang dilakukan untuk mengatasi masalah kesehatan masyarakat khususnya di wilayah ..................d) Mampu mengevaluasi terhadap kegiatan yang dilakukan untuk mengatasi masalah kesehatan di wilayah ...............D. Manfaat1. MasyarakatDiharapkan dapat membantu masyarakat guna mengerti gambaran status kesehatannya dan menyadari permasalahan kesehatan yang ada serta mau menyelesaikan permasalahan tersebut.2. MahasiswaMembina pengalaman belajar mahasiswa untuk peka dalam mengenali masalah kesehatan dalam masyarakat serta menemukan langkah penyelesaiannya denan mengaplikasikan ilmu yang didapatkan pada masyarakat khususnya tentang kesehatan.

E. Metode Pengumpulan Data1. Data PrimerData primer dalam makalah ini dikumpulkan melalui pendataan yaitu melalui wawancara, observasi dan pemeriksaan fisik pada masyarakat khususnya di wilayah ..................2. Data SekunderData sekunder dalam makalah ini diperoleh dari studi kepustakaan dan data-data yang menunjang dari pihak ketua RT serta Kader ...............

BAB IIPENGKAJIAN KOMUNITAS1. KependudukanJumlah KK : 32 KKJumlah KK inti: 30 KKJumlah KK tumpang: 2 KKJumlah warga: 82 jiwaTabel 2.1.1 Kependudukan berdasarkan jenis kelaminNo.Jenis KelaminJumlah%

1Laki-laki36 jiwa44%

2Perempuan46 jiwa56%

Jumlah82 jiwa100 %

Diagram 2.1.1 Kependudukan berdasarkan jenis kelamin

Interpretasi DataDari tabel diatas terlihat bahwa sebagian besar penduduk ............ adalah jumlah laki-laki yaitu sebanyak 36 jiwa (44%) sedangkan perempuan berjumlah 46 jiwa (56%).Analisa DataDapat dilihat bahwa perempuan memiliki frekuensi yang lebih besar dari laki-laki tetapi perbedaannya tidak terlalu signifikan. Laki-laki sebagai pengambil keputusan dalam keluarga, pemikul tanggung jawab rumah tangga dan sebagai pendidik generasi muda, masih dapat menunjang berbagai aspek kehidupan terutama bagi anak-anaknya yang akan menjadi generasi penerus untuk keluarganya. Adapun perempuan sebagai pengasuh dan pendidik bagi anak-anaknya untuk menciptakan suatu lingkungan keluarga yang sehat dan dapat meningkatkan derajat kesehatannya.

Tabel 2.1.2 Kependudukan berdasarkan umurNo.UmurJumlah%

10-11 bulan

21-4 tahun

35-12 tahun

413-20 tahun

521-45 tahun

646-60 tahun

761 tahun ke atas

jumlah

Diagram 2.1.2 Kependudukan berdasarkan umur

Interpretasi DataDari tabel diatas terlihat bahwa sebagian besar penduduk RT 06 RW 02 Dusun Priagung Desa Binangun Kecamatan Pataruman Kota Banjar berada pada usia produktif (15-49 tahun) yaitu sebanyak 18 jiwa (56%).Analisa DataPenduduk usia produktif merupakan sumber daya manusia potensial yang dapat dikembangkan untuk memecahkan masalah yang ada dan memenuhi kebutuhan keluarga dan kesehatan bagi anggota keluarganya. Adapun masalah kesehatan yang biasanya timbul adalah jika jenis pekerjaan yang dilakukannya beresiko terhadap keamanan dan keselamatan dalam kerja, sehingga perlu adanya pemahaman tentang pentingnya keselamatan kerja.Tabel 2.1.3 Kependudukan berdasarkan tingkat pendidikanNoTingkat pendidikanjumlah%

1Belum sekolah

2Tidak tamat SD

3Tamat SD

4Tamat SMP

5Tamat SMA

6Perguruan Tinggi

jumlah

Interpretasi DataDari diagram diatas dapat dilihat bahwa penduduk di RT 06 pendidikan terbanyak adalah tamat SD yaitu 17 orang ( 53%) dan yang paling rendah ialah tidak sekolah 1 orang (3%).Analisa DataTingkat pendidikan dapat mempengaruhi dua hal yang saling terkait yaitu adanya perasaan terhadap masalah kesehatan dan pengambilan keputusan keluarga terhadap masalah tersebut (Dyer, 1973). Pendidikan juga berpengaruh dalam pemahaman dan penerimaan keluarga terhadap pelayanan kesehatan. Selain itu pendidikan juga memegang peranan penting dalam meningkatkan kesehatan keluarga atau menghilangkan factor yang tidak sehat seperti pola makan, cara penyajian makanan dan budaya yang tidak mendukung kesehatan (Turner, 1989). Pengetahuan seseorang dipengaruhi oleh tingkat pendidikan bila tingkat pendidikan tinggi maka pengetahuan pun tinggi.Tabel 2.1.4 Kpendudukan berdasarkan pekerjaanNo.PekerjaanJumlah%

1Belum bekerja

2Tidak bekerja

3IRT

4Berdagang

5Petani/pekebun

6wiraswasta

7buruh

8PNS

jumlah

Interpretasi DataDari diagram diatas dapat diketahui bahwa pada umumnya di antara ... orang dalam ... KK di ................... adalah belum bekerja ... orang (...%). Akan tetapi pekerjaan yang dilakukan ialah Petani/Pekebun dan wiraswasta sebanyak 5 orang petani/pekebun (16%) dan 5 orang bekerja wiraswasta (16%). Jenis pekerjaan seseorang menentukan tingkat penghasilan sehingga mempengaruhi pemenuhan kebutuhan dasar keluarga yang dapat berpengaruh terhadap pemeliharaan kesehatan (Lukman M, 2003).Analisa DataMisalnya pekerjaan yang menghasilkan dana yang tergolong sedikit akan mempengaruhi terhadap nilai pemenuhan gizi yang dikonsumsi oleh masyarakat. Dengan ini dapat diketahui penghasilan dapat mempengaruhi derajat kesehatan masyarakat dimana jika penghasilan yang didapatkan sedikit maka akan menyebabkan keengganan berobat jika sakit, dan Jenis pekerjaan tertentu juga dapat mempengaruhi tingkat kesehatan seseorang.

2. Status Kesehatana. Kesakitan Hasil pengkajian terhadap warga masyarakat berikut menggambarkan keadaan kesehatan masyarakat yang dilihat dari jenis penyakit yang di derita.1) Jumlah orang sakit 1 bulan yang lalu : 5 orang (6,09%)2) Kondisi kesehatan pendudukTabel 2.2.1 status kesehatan penduduk berdasarkan data kesakitanJumlah %

Sakit 5 orang6,09%

Tidak sakit77 orang93,01%

Diagram 2.2.1 status kesehatan penduduk berdasarkan data kesakitan

Tabel 2.2.2 status kesehatan penduduk berdasarkan pemanfaatan pelayanan kesehatanNoJenis Yan KesJumlah%

1RSU240%

2Puskesmas120%

3Mantri120%

4Bidan120%

Jumlah5100%

Diagram 2.2.2 Status Kesehatan berdasarkan Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan

Interpretasi dataBerdasarkan tabel di atas jumlah pelayanan kesehatan yang dapat di jangkau oleh Penduduk .................... yaitu : Puskesmas, Bidan Desa, Praktek Dokter/Mantri, RSUD Kabupaten Ciamis.b. KematianHasil pengkajian kematian dalam 1 tahun terakhir di ............... yaitu tidak ada kasus kematian dalam kurun waktu 1 tahun terahir.

3. Upaya Pelayanan Kesehatana. Kesehatan Ibu dan AnakHasil pengkajian kesehatan ibu dan anak mengenai kehamilan dan persalinan yaitu di ................. tidak ada warga yang sedang mengandung maupun melahirkan. Akan tetapi pada bulan April terjadi 1 kejadian abostus pada usia kehamilan 4 bulan.b. Keluarga BerencanaHasil pengkajian mengenai program keluarga berencana di ............... yait