kolesistitis ec kolesistektomi

of 20 /20
Kolesistitis ec Kolesistektomi Nadia Fitrianti RS Bhayangakara Manado

Upload: nadia-fitriantini

Post on 12-Jan-2016

268 views

Category:

Documents


1 download

DESCRIPTION

hoiqyoi

TRANSCRIPT

Page 1: Kolesistitis Ec Kolesistektomi

Kolesistitis ec Kolesistektomi

Nadia Fitrianti RS Bhayangakara Manado

Page 2: Kolesistitis Ec Kolesistektomi

LAPORAN KASUS

Page 3: Kolesistitis Ec Kolesistektomi

Identitas

• Nama : Ny. D• Umur : 36 tahun• Pekerjaan : IRT • No RM : 587044• Tgl masuk RS : 10 Agustus 2015 • Alamat : malalayang• Kebangsaan : Indonesia• Agama : Islam

Page 4: Kolesistitis Ec Kolesistektomi

Anamnesis

KELUHAN UTAMA : Nyeri perut di daerah bagian kanan atas.• RIWAYAT PERJALANAN PENYAKIT : Kisaran 2 bulan yang lalu

pasien merasakan nyeri di perut kanan atas. Dialami sejak ± 2 bulan yang lalu dan memberat sejak ± 2 minggu sebelum masuk RS, nyeri menjalar ke bahu sampai tembus ke belakang . Nyeri ulu hati (+),mual (+), muntah(+), frekuensi 10x isi cairan dan sisa makanan. Demam (+),menggigil (+), batuk (-), sesak (-), nyeri dada (-), nafsu makan menurun (+) sejak sakit, riwayat penurunan berat badan (+) tidak diketahui berapa banyak. BAK lancar, warna kuning. BAB biasa, warna coklat, konsistensi lunak. Riwayat pernah mengalami penyakit ini sebelumnya(-). Riwayat keluarga memiliki penyakit seperti ini (-).

Page 5: Kolesistitis Ec Kolesistektomi

Pemeriksaan Fisik

• Status Generalis • TD : 130/80 mmHg Nadi : 92x/menit.

Pernapasan : 22x/mnt,Suhu : 37.6 oC (axilla). • BB: 44 kg TB : 161 Cm IMT : 20,54 kg/cm2

• kepala : d.b.n • leher : d.b.n • Thorax : d.b.n

Page 6: Kolesistitis Ec Kolesistektomi

Abdomen.• I: cembung• P : Nyeri Tekan (+) epigastrium. Murphy sign

(+-) regio hipokondrium dextra. Hepar dan lien tidak teraba.

• P : Timpani (+).• A : Bsising Usus (+).

Page 7: Kolesistitis Ec Kolesistektomi

Pemeriksaan penunjang

Darah rutin (10 Agustus 2015)• WBC : 9,3x10³/ul • HB : 11,1 g/dl• Trombosit : 288.000 g/dl• Diff count : 0/3/3/56/31/7 Kimia darah. (11 Agustus 2015)• SGOT : 20 u/l• SGPT : 29 u/l• Bilirubin Total : 0,8 g/dl• Bilirubin Direct : 0,4 mg/dl• Bilirubin Indirect: 0,4 mg/dl

Page 8: Kolesistitis Ec Kolesistektomi

USG • GB : dinding menebal, irregular dengan bayangan double layer. • - Hepar : ukuran dan echo parenkim dalam batas normal. Tidak tampak

dilatasi vaskuler, bile duct intra maupun extra tampak nodul metastasis. • - Pancreas : bentuk, ukuran dan echo parenkim dalam batas normal.

Tidak tampak mass/cyst/ lesi fokal patologik lainnya. • - Lien : bentuk, ukuran dan echo parenkim dalam batas normal . Tidak

tampak mass/cyst/lesi fokal patologik lainnya. • - Kedua ginjal : bentuk ukuran, dan echo parenkim dalam batas

normal. Tidak tampak echo batu maupu tanda-tanda bendungan. Tidak tampak mass/cyst maupun lesi fokal patologik lainnya.

• Vesica urinaria : dinding tidak menebal mukosa licin, tidak tampak batu maupun massa didalamnya.

• Kesan : kolesistitis et causa kolelitiasis

Page 9: Kolesistitis Ec Kolesistektomi

Diagnosis dan DD

DIAGNOSIS • Kolesistitis et causa kolelitiasis

DIAGNOSIS BANDING • Angina Pectoris • Pankreatitis Akut • Perforasi Gaster • Appendicitis akut

Page 10: Kolesistitis Ec Kolesistektomi

Penatalaksanaan

• Diet rendah lemak• IVFD NaCl 0,9% 28 tpm• Ceftriaxone 1 amp/12j/IV• Omeprazole 20 mg 1x1• Ketorolac 1 amp/IV • Pro cholisectomy

Page 11: Kolesistitis Ec Kolesistektomi

PEMBAHASAN

Page 12: Kolesistitis Ec Kolesistektomi
Page 13: Kolesistitis Ec Kolesistektomi

• Kolelitiasis adalah pembentukan batu di dalam kandung empedu. Batu kandung empedu merupakan gabungan beberapa unsur yang membentuk suatu material mirip batu yang terbentuk di dalam kandung empedu

Sedangkan kolesistitis adalah peradangan dari kandung empedu.

Page 14: Kolesistitis Ec Kolesistektomi

• Etiologi kolelitiasis masih belum diketahui dengan sempurna namun yang paling penting adalah gangguan metabolisme yang disebabkan oleh perubahan susunan empedu, stasis empedu dan infeksi kandung empedu. Sementara itu, komponen utama dari batu empedu adalah kolesterol yang biasanya tetap berbentuk cairan. Jika cairan empedu menjadi jenuh karena kolesterol, maka kolesterol bisa menjadi tidak larut dan membentuk endapan di luar empedu. etiologi kolesistitis kebanyakan adalah disebabkan oleh batu empedu. Sumbatan batu empedu pada duktus sistikus menyebabkan distensi kandung empedu dan gangguan aliran darah darah dan limfe, bakteri komensal kemudian berkembang biak. Penyebab lain adalah kuman E. Coli, salmonella typhosa, cacing askaris, atau karena pengaruh enzim – enzim pankreas.

Page 15: Kolesistitis Ec Kolesistektomi
Page 16: Kolesistitis Ec Kolesistektomi

– Anamnesis, ditemukannya gejala seperti : • - Gangguan pencernaan, mual muntah• - Nyeri perut kanan atas atau kadang tidak enak

diepigastrium• - Nyeri menjalar kebahu atau skapula• - Demam dan ikterus (bila terdapat batu diduktus

koledokus sistikus)• - Gejala nyeri perut bertambah bila makan banyak

lemak• - Diam karena menahan nyeri

Page 17: Kolesistitis Ec Kolesistektomi

• Tanda Murphy positif apabila nyeri tekan bertambah sewaktu penderita menarik nafas panjang karena kandung empedu yang meradang tersentuh ujung jari tangan pemeriksa dan pasien berhenti menarik nafas.

Page 18: Kolesistitis Ec Kolesistektomi

Tatalaksana

Page 19: Kolesistitis Ec Kolesistektomi

Komplikasi

Page 20: Kolesistitis Ec Kolesistektomi

TERIMAKASIH