Kelompok 5 pencemaran lingkungan

Download Kelompok 5 pencemaran lingkungan

Post on 26-Jun-2015

2.116 views

Category:

Education

4 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

PGSD UNS

TRANSCRIPT

<ul><li> 1. Pengertian Lingkungan Pengertian Pencemaran Lingkungan Jenis Pencemaran Faktor Penyebab Pencemaran Lingkungan Indikator Pencemaran Lingkungan Pencemaran Udara Pencemaran Air Pencemaran Tanah Pencemaran Bunyi Pencemaran radioaktif Kasus Pencemaran </li></ul><p> 2. PENGERTIAN LINGKUNGAN Lingkungan hidup adalah kesatuan ruang dengan semua benda dan kesatuan makhluk hidup termasuk manusia dan perilakunya yang melangsungkan peri kehidupan dan kesejahteraan manusia dan makhluk hidup lainnya. 3. Pengertian Pencemaran Lingkungan Pencemaran lingkungan hidup yaitu masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup, zat, energi dan atau komponen lain ke dalam lingkungan hidup, oleh kegiatan manusia sehingga kualitasnya turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan lingkungan hidup tidak dapat berfungsi sesuai dengan peruntukkannya. 4. Jenis Pencemaran Menurut Tempat Udara Air Tanah Bunyi Menurut Zat Kimia Fisik Biologi Menurut Intensitas Ringan Kronis Akut 5. Faktor Penyebab Pencemaran Industrialisasi Urbanisasi Kepadatan Penduduk Cara Hidup Perkembangan Ekonomi 6. PERKEMBANGAN EKONOMI Meningkatnya sisa-sisa buangan sebagai hasil sampingan produksi barang-barang kepentingan dalam pabrik dan meningkatnya bahan pencemar. 7. Pencemaran Udara 8. Pencemaran Udara 1. Pengertian Udara Udara merupakan komponen kehidupan yang sangat penting untuk kelangsungan hidup manusia maupun makhluk hidup lainnya seperti tumbuhan dan hewan. Komposisi terbanyak dalam udara adalah Nitrogen, bukan oksigen atau karbondioksida. Nitrogen Tumbuhan O2 Manusia &amp; Hewan CO2 9. Pengertian Pencemaran udara Peristiwa masuknya, atau tercampurnya, polutan (unsur-unsur berbahaya) ke dalam lapisan udara (atmosfer) yang dapat mengakibatkan menurunnya kualitas udara (lingkungan) 10. Komposisi udara bersih di bumi 11. a. Indikator Fisik Sifat-sifat udara yang dapat diamati, udara yang bersih seharusnya tidak berwarna dan tidak berbau,udanya warna atau bau pada udara menunjukkan adanya polutan. b. Indikator Kimia 1) Indeks Standar Pengukuran Udara Kualitas udara disampaikan ke masyarakat dalam bentuk indeks standar pencemar udara atau disingkat ISPU Berikut rentang warna penjelasan ISPU: Baik 0 50 Hijau Sedang 51 100 Biru Tidak Sehat 101 199 Merah Sangat Tidak Sehat 200 299 Kuning Berbahaya 300 lebih Hitam Indikator Pencemaran Udara 12. 2) Kromatografi Gas 3) Metode Kalorimeter 13. 3) Metode Sampling Polutan Udara Metode sampling polutan udara dibagi dalam dua jenis yang umum yaitu dengan sampling udara ambien dan sampling sumber. a. Sampling udara ambien bertujuan untuk: Mengetahui tingkat pencemaran suatu lokasi Keperluan pengumpulan data Mengamati kecendrungan tingkat pencemaran Mengaktifkan dan menentukan prosedur pengendalian. 14. b. Sampling udara Sumber (Emisi) bertujuan untuk: Mengetahui dipenuhi atau tidaknya peraturan emisi pencemar udara yang dihasilkan oleh suatu sumber. Mengukur tingkat emisi yang dihubungkan dengan laju produksi untuk kebutuhan industri dan lingkungan Mengevaluasi keefektifan teknik pengendalian dan peralatan pengendalian pencemaran udara. Pengukuran sumber (emisi) ini dapat berupa titik (point source), ataupun garis (line source). 15. Indikator Biologi No. Nama Gambar Tingkat Polusi 1 Fruticose Tidak ada polusi udara, udara bersih 2 Foliose Polusi udara rendah 3 Crustose Polusi udara sedang 4 Tidak ada lumut Polusi udara 16. Pencemar Udara Berbentuk Gas CFC (Khloro Fluoro Karbon) akan menyebabkan lubang ozon di atmosfer. Peningkatan kadar CO2 disebabkan oleh pembakaran kayu, batu bara, gas alam, di dalam hutan berakibat terjadinya efek rumah kaca (green house eff ect). 17. Pencemar Udara Berbentuk Partikulat Cair Padat 1. Titik-titik air atau kabut 2. Pembakaran bensin dicampur dengan senyawa timbal bereaksi dengan klor dan brom membentuk partikel PbClBr 1.Debu atau abu vulkanik 2.Makhluk hidup seperti bakteri, spora, virus, serbuk sari, atau serangga yang telah mati. 18. Dampak Pencemaran Udara 1. Terganggunya kesehatan manusia 2. Rusaknya bangunan karena pelapukan, korosi pada logam, dan memudarnya warna cat. 3. Terganggunya pertumbuhan tanaman 4. Adanya peristiwa efek rumah kaca yang menebabkan global warming 5. Terjadinya hujan asam 19. PROSES TERJADINYA GLOBAL WARNMING 20. Penanggulangan Pencemaran Udara 1. Membuat dan menggunakan alat pengendalian emisi, berbagai alat pengendalian emisi antara lain: a. Filter Udara b. Pengendap Sistem Gravitasi 21. 2. Mengganti bahan bakar kendaraan bermotor dengan bahan bakar yang tidak menghasilkan gas karbon monoksida. 3. Penghijauan dan reboisasi atau penanaman kembali pohon-pohon pengganti 4. Mencegah penebangan hutan secara liar (illegal loging) dan mencegah terjadinya pembakaran hutan. 5. Mengembangkan teknologi yang ramah lingkungan dan dapat diperbaharui diantaranya Fuel Cell dan Solar Cell, atau misalnya mengunakan bahan bakar tenaga surya. 22. INDIKATOR 1. Oksigen terlarut (DO) Kadar oksigen terlarut dalam air yang alami berkisar 5 7 ppm (part per million atau satu per sejuta; 1 ml oksigen yang larut dalam 1 liter air dikatakan memiliki kadar oksigen 1 ppm), 23. 2. KebutuhanOksigenBiokimia(BOD) kadar maksimum BOD5 yang diperkenankan untuk kepentingan air minum dan menopang kehidupan organisme akuatik adalah 3,06,0 mg/L berdasarkan UNESCO/WHO/UNEP,1992,Sedan gkan berdasarkan Kep.51/MENKLH/10/1995 nilai BOD5 untuk baku mutu limbah cair bagi kegiatan industri golongan I adalah 50 mg/L dan golongan II adalah 150 mg/L. 24. KebutuhanOksigenKimiawi(COD) Nilai COD pada perairan yang tidak tercemar biasanya kurang dari 20 mg/L, sedangkan pada perairan tercemar dapat lebih dari 200 mg/L dan pada limbah industri dapat mencapai 60.000 mg/L . 25. 1. LIMBAH PERTANIAN. Penggunaan pupuk yang berlebihan akan mengakibatkan terjadinya penimbunan NO di air sehingga terjadi eutrofikasi. 2. LIMBAH RUMAH TANGGA Sampah organik yang dibuang ke sungai menyebabkan berkurangnya jumlah oksigen terlarut, karena sebagian besar digunakan bakteri untuk proses pembusukannya. 26. 4. Limbah Pertambangan Limbah pertambangan yang bersifat asam bisa menyebabkan korosi dan melarutkan logam-logam sehingga air yang dicemari bersifat racun dan dapat memusnahkan kehidupan akuatik. 27. Terganggunya kehidupan organisme air karena berkurangnya kandungan oksigen. Terjadinya ledakan populasi ganggang dan tumbuhan air (eutrofikasi). Pendangkalan dasar perairan. Punahnya biota air, misal ikan, yuyu, udang, dan serangga air. Munculnya banjir akibat got tersumbat sampah. Menjalarnya wabah muntaber. 28. 1. Menetralkas sisa buangan air pabrik sebelum dibuang di sungai 2. Pembuangan air limbah pabrik tidak boleh melalui daerah pemukiman penduduk. Hal ini bertujuan untuk menghindari keracunan yang mungkin terjadi karena penggunaan air sungai oleh penduduk. 3. Setiap rumah hendaknya membuat septi tank yang baik. 4. Cara pemakaian pestisida sesuai aturan yang ada. 29. Komponen Tanah 30. Pencemaran tanah merupakan keadaan dimana bahan kimia buatan manusia masuk dan merubah lingkungan tanah alami Demikian pula bahan pencemar dalam air permukaan tanah (air sungai, air selokan, air danau dan air payau) dapat masuk ke dalam tanah dan dapat menyebabkan Pencemaran Tanah 31. Mangapul/Pencemaran_Tanah PENYEBABPENCEMARAN TANAH TANAH SUBUR LIMBAH INDUSTRY LIMBAH PERTANIAN LIMBAH DOMESTIK TANAH TERCEMAR 32. Mangapul/Pencemaran_Tanah Penggolongan Pencemaran Tanah PENCEMARAN TANAH POLUSI SEDIMEN POLUSI KIMIA PUPUK PESTISIDA HERBISIDA 33. Mangapul/Pencemaran_Tanah Polusi Sedimen Adalah akibat pengendapan bahan tanah yang tererosi ketempat lain. Dampak (-): Pendangkalan Sungai Tanah Tercemar B3 Kualitas Air Kotor Biota Mati Dampak (+): Tanah Subur (alluvial soil) Penambahan Horison Tanah 34. Mangapul/Pencemaran_Tanah POLUSI KIMIA Adalah tanah yang tercemar oleh karena masuknya (misal run off atau perkolasi) zat kimia ke dalam lapisan tanah berupa kelebihan unsur hara tanaman dan intensifikasi pertanian (misal pemupukan, pengapuran dan pestisida/herbisida),sehingga produktivitas tanah menurun nilainya. 35. Mangapul/Pencemaran_Tanah Dampak Polusi Kimia terhadap Tanah Polusi unsur hara N dan P pada air irigasi dapat menyuburkan tanaman; Polusi N pada air minum dapat membahayakan kesehatan, misal Nitrat pada bayi = Metahemoglobinema; Polusi unsur di danau,mengganggu keseimbangan biologi, misal Danau miskin unsur hara = oligotrofik, Danau sedang unsur hara = mesotrofik, Danau subur unsur hara = eutrofik Proses ini disebut eutrofikasi 36. Mangapul/Pencemaran_Tanah Polusi Kimia pestisida Pestisida dapat digolongkan menjadi dua golongan besar, yaitu: 1. Mudah larut (hancur); 2. Sukar larut/hancur. Proses biomagnification melalui food chain cycle, seperti DDT yang dapat diserap oleh jaringan tubuh. Misal DDD sejenis DDT dalam air 0,015 ppm, DDD plankton 5 ppm, DDD ikan 10 ppm, DDD ikan besar 100 ppm dan DDD burung 1600 ppm 37. 1. Remediasi Dibedakan menjadi 2 yaitu : a. remediasi in-situ (on-site) Pembersihan on-site adalah pembersihan di lokasi. Pembersihan ini lebih murah dan lebih mudah, terdiri dari pembersihan, venting (injeksi), dan bioremediasi b. remediasi ex-situ (off-site) meliputi penggalian tanah yang tercemar dan kemudian dibawa kedaerah yang aman. Seteleh dibawa kedaerah yang aman, tanah tersebut dibersihkan dari zat pencemar. Caranya yaitu, tanah tersebut disimpan di bak/tanki yang kedap, kemudian zat pembersih dipompakan keluar dari bak yang kemudian diolah dengan instalasi pengolah air limbah 38. 2. Bioremidiasi Bioremediasi adalah proses pembersihan pencemaran tanah dengan menggunakan mikroorganisme (jamur,bakteri). Bioremediasi bertujuan untuk memecah atau mendegradasi zat pencemar menjadi bahan yang kurang beracun atau tidak beracun. 39. Pencemaran Suara Pencemaran suara adalah keadaan dimana masuknya suara yang masuk terlalu banyak sehingga mengganggu kenyamanan lingkungan manusia. 40. Penyebab Pencemaran Suara Sumber kebisingan dapat di klasifikasikan menjadi 3 macam, yaitu : 1. Mesin Kebisingan yang ditimbulkan oleh aktifitas mesin. Seperti suara yang ditimbulkan oleh kendaraan bermotor, suara pabrik, dll. 2. Pergerakan udara, gas dan cairan Kebisingan ini di timbulkan akibat pergerakan udara, gas, dan cairan dalam kegiatan proses kerja industri misalnya pada pipa penyalur cairan gas, gas buang, jet dan lain- lain. 1. Kendaraan bermotor 2. Pesawat terbang 41. Penyebab Pencemaran Suara Sumber kebisingan dapat di klasifikasikan menjadi 3 macam, yaitu : 1. Mesin Kebisingan yang ditimbulkan oleh aktifitas mesin. Seperti suara yang ditimbulkan oleh kendaraan bermotor, suara pabrik, dll. 2. Pergerakan udara, gas dan cairan Kebisingan ini di timbulkan akibat pergerakan udara, gas, dan cairan dalam kegiatan proses kerja industri misalnya pada pipa penyalur cairan gas, gas buang, jet dan lain- lain. 3. Kereta api 4. Suara orang yang berteriak 5. Suara petir 42. Jenis-Jenis Kebisingan Kebisingan yang terus-menerus dengan jangkauan frekuensi yang sempit Misalnya : mesin gergaji Kebisingan yang terputus-putus Misalnya : suara pesawat terbang 43. Jenis-Jenis Kebisingan Kebisingan impulsif Misalnya : tembakan bom atau suara ledakan Kebisingan impulsif berulang Misalnya : suara mesin tempa 44. Tingkat Kebisingan Tingkat kebisingan dapat diukur dengan satuan unit pengukur DESIBEL (DB). Semakin besar desibelnya, semakin besar juga resiko kerusakan yang ditimbulkan suara tersebut. Tingkat kebisingan dB Contoh 0 (batas ambang dengar) Amat sangat tenang 10-20 Suara daun bergesek Sangat tenang 30-50 Suara orang bercakap normal Bising 60-70 Suara orang berteriak, suara pembersih vakum Sangat bising 80-90 Suara sirene, suara mesin diesel, suara mesin pengolah kapas, suara blender Menulikan 100-120 Suara pesawat jet, suara halilintar, suara mesin traktor, suara mesin tekstil, suara mesin pabrik baja Amat sangat menulikan &gt;120 Suara mesin roket 45. Indikator Polusi Suara Manusia mempunyai batas kemampuan untuk mendengar suara mulai dari 20 - 20.000 hertz (140db) Ambang batas maksimum yang aman bagi manusia adalah 80 desibel. Jadi suara dapat dikatakan sebagai polusi jika melebihi 80 desibel. 46. Sumber Pencemaran Suara Menurut lokasinya : 1. Dalam ruangan (keramaian di dalam kelas) 2. Dalam bangunan, luar ruangan (keramaian di sekitar ruangan kelas) 3. Luar bangunan, dalam kawasan (suara kendaraan yang parkir dalam kawasan) 4. Luar kawasan (suara kendaraan yang lewat di depan bangunan) 47. Dampak Pencemaran Suara 1. Gangguan Fisiologis Gangguan dapat berupa peningkatan tekanan darah, peningkatan nadi, serta dapat menyebabkan gangguan sensoris. Bising dengan intensitas tinggi dapat menyebabkan pusing/sakit kepala, mual, dll. 2. Gangguan Psikologis Gangguan psikologis dapat berupa rasa tidak nyaman, kurang konsentrasi, susah tidur, dan cepat marah. Bila kebisingan diterima dalam waktu lama dapat menyebabkan penyakit psikosomatik berupa gastritis, jantung, stres, kelelahan dan lain-lain. 3. Efek pada pendengaran Pengaruh utama pada kesehatan adalah kerusakan pada indera pendengaran, yang menyebabkan tuli. Mula-mula efek bising pada pendengaran adalah sementara dan pemulihan terjadi secara cepat sesudah pekerjaan di area bising dihentikan. Akan tetapi apabila bekerja terus-menerus di area bising maka akan terjadi tuli menetap dan tidak dapat normal kembali, biasanya dimulai pada frekuensi 4000 Hz. 48. Cara menanggulangi Pencemaran Suara 1. Penggunaan alat dan bangunan peredam suara. 2. Menggunakan penutup telinga untuk mengurangi intensitas suara yang masuk ke telinga. 3. Kesadaran diri sendiri serta membentuk sikap positif terhadap alam sekitar. 4. Tanggung jawab bersama. 5. Pameran dan kampanye lingkungan tentang bahaya dari polusi suara. 6. Penyiaran di media massa terkait lingkungan agar masyarakat peka dan berhati-hati untuk melindungi lingkungan dari pencemaran. 49. Pengendalian Pencemaran Suara 1. Uji kebisingan kendaraan bertujuan untuk mengurangi pencemaran suara yang ditimbulkan oleh kendaraan bermotor. 2. Pengawasan kebisingan melalui pengawasan mesin dilakukan sebagai perlindungan terhadap pendengaran. Pengurangan kebisingan pada sumber polusi dapat dilakukan seperti dengan menempatkan peredaman pada sumber getaran. 3. Tutup telinga biasanya lebih efektif dari pada penyumbatan telinga. Pada umumnya, alat-alat ini dapat mengurangi intensitas kebisingan sekitar 20- 25dB. 50. Dampak Dampak sesaat atau jangka pendek Dampak yang baru muncul setelah terpapar radiasi nuklir selama beberapa hari dampak mematikan akibat paparan radiasi nuklir jangka panjang 51. Ada tujuh efek yang merugikan tubuh manusia bila terkena kebocoran radioaktif dari pembangkit listrik tenaga nuklir: Rambut Otak Kelenjar Gondok Sistem pere daran darah Hati Gastrointes tinal Saluran Reproduksi 52. Cara mengelola limbah Radioaktif Cara pengelolaannya dengan mengisolasi limbah tersebut dalam suatu wadah yang dirancang tahan lama yang ditempatkan dalam suatu gedung penyimpanan seme...</p>