kelainan kelainan metabolise tubuh

Download Kelainan kelainan metabolise tubuh

Post on 29-Jun-2015

6.959 views

Category:

Health & Medicine

4 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

gangguan metabolisme tubuh

TRANSCRIPT

  • 1. KELAINAN-KELAINAN METABOLISE TUBUH Ayu Dewi Sekarini Desy Herawati Dewi Lutpa Hilda Vebrina Irfan Heriyadi Kiki Nurin Lisa Lusiana Rahmat Apipi Disusun oleh :

2. RUANGLINGKUP METABOLISME TUBUH PENGERTIAN METABOLISME GANGGUAN METABOLISME GANGGUAN METABOLISME KARBOHIDRAT GANGGUAN METABOLISME PROTEIN GANGGUAN METABOLISME LEMAK 3. DEFINISI METABOLISME Metabolisme berasal dari bahasa yunani yaitu metabole yang artinya berubah Metabolisme adalah proses pengolahan (pembentukan dan penguraian) zat -zat yang diperlukan oleh tubuh agar tubuh dapat menjalankan fungsinya. Metabolisme dibedakan menjadi 2 yaitu: anabolisme katabolisme 4. Anabolisme adalah peristiwa penyusunan senyawa kompleks (organik) dari senyawa sederhana (anorganik) dengan bantuan energy dari luar seperti cahaya (foton) atau pemecahan senyawa kimia (anorganik) serta metabolisme ini bersifat endotermis. Contoh : fotosintesis Anabolisme 5. Katabolisme adalah peristiwa pemecahan senyawa kompleks( organik) menjadi senyawa sederhana (anorganik) yang akan membebaskan energi bersifat eksotermis . Contoh : fermentasi. Katabolisme 6. GANGGUAN METABOLISME Penyakit metabolik sistematik merupakan segolongan penyakit yang berdasarkan gangguan metabolisme dan bersifat sistemik Gangguan metabolisme ini dapat menimbulkan kelebihan atau kekurangan akan zat-zat yang bersangkutan, atau menimbulkan metabolisme yang abnormal. Gangguan metabolisme dibagi atas 3 golongan berhubungan dengan metebolisme karbohidrat, lemak dan protein. 7. GANGGUAN METABOLISME KARBOHIDRAT Diabetes mellitus Glikogenosis Intoleransi Fruktosa Herediter Fruktosuria Pentosuria 8. DIABETES MELLITUS Suatu penyakit metabolik yang ditandai oleh hiperglikemia yang merupakan hasil dari gangguan pada sekresi insulin, kerja insulin atau keduanya. Diabetes dibedakan menjadi 2 yaitu : DM tipe 1 : Peningkatan gula dalam darah akibat ketiadaan absolut insulin, infeksi virus, dan dekstruksi autoimun DM tipe 2 :Disebabkan ketidak mampuan pankreas untuk menghasilkan insulin yang cukup untuk mempertahankan glukosa plasma yang normal. Obesitas, akumulasi lemak pada abdomen, dan Resistensi Insulin. 9. Kategori yang dengan nilai GDP: GDP < 110 mg (6,1 mmol/L) = normal GDP 110 mg (6,1 mmol/L) dan < 126 mg/dL (7,0 mmol/l) = Glukosa Puasa Terganggu (Impaired Fasting Glucose/IFG) GDP 126 mg/dL (7,0 mmol/l) = DM Kategori yang berkaitan dengan TTGO: Glukosa 2 jam sesudah beban glukosa < 140 mg/dL (7,8 mmol/L) = normal toleransi glukosa Glukosa 2 jam sesudah beban glukosa 140 mg/dl (7,8 mmol/L) dan < 200 mg/dL (11,1 mmol/L) = Glukosa Toleransi Terganggu (Impaired Glucose Tolerance/IGT) Glukosa 2 jam sesudah beban glukosa 200 mg/dL (11,1 mmol/L) = DM Kriteria Diagnosis DM 10. Gejala: Poliuria Polidipsia Polifagia Berat Badan turun Penglihatan kabur Komplikasi akut: Hiperglikemia & Ketoasidosis Sindroma hiperosmolar non ketosis Olahraga yang terartur Menjaga Berat Badan Fokus Pada Makanan Nabati Hindari Karbohidrat Olahan Cara mengatasi DM 11. Glikogenosis (Penyakit penimbunan glikogen) yang disebabkan oleh tidak adanya 1 atau beberapa enzim yang diperlukan untuk mengubah gula menjadi glikogen atau mengubah glikogen menjadi glukosa (untuk digunakan sebagai energi). GLIKOGENOSIS 12. Melihat enzim yang hilang pada jaringan hati dan otot penimbunan glikogen ketidakmampuan untuk menghasilkan glukosa yang diperlukan oleh tubuh PENYEBAB 13. GEJALA LEMAS MUDA LELAH BERKURANGNYA KESADARAN GEMETAR TENSI DARAH MENURUN KRAM OTOT KOMPLIKASI ASAM URAT BATU GINJAL 14. Cara mengatasi glikogenosis mengkonsumsi makanan kaya karbohidrat dalam porsi kecil sebanyak beberapa kali dalam sehari diberikan larutan karbohidrat melalui selang yang dimasukkan ke lambung. memberikan tepung jagung aktivitas seseorang harus dibatasi. 15. Intoleransi Fruktosa Herediter Intoleransi Fruktosa Herediter adalah suatu penyakit keturunan dimana tubuh tidak dapat menggunakan fruktosa karena tidak memiliki enzim fosfofruktaldolase. Sehingga menghalangi pembentukan glikogen dan menghalangi perubahan glikogen menjadi glukosa sebagai sumber energi. 16. Gejala hipoglikemia (kadar gula darah yang rendah) disertai keringat dingin tremor (gerakan gemetar diluar kesadaran) linglung mual muntah nyeri perut kejang (kadang-kadang) koma. 17. Jika penderita terus mengkonsumsi fruktosa, bisa terjadi kerusakan ginjal dan hati serta kemunduran mental. menghindari fruktosa (biasanya ditemukan dalam buah- buahan yang manis), sukrosa dan sorbitol (pengganti gula) dalam makanan sehari-hari. Serangan hipoglikemia diatasi dengan pemberian tablet glukosa, 18. Fruktosuria Fruktosuria merupakan suatu keadaan yang tidak berbahaya, dimana fruktosa dibuang ke dalam air kemih. Fruktosuria disebabkan oleh kekurangan enzim fruktokinase yang sifatnya diturunkan. Kemungkinan terkena penyakit ini adalah 1 dari 130.000 penduduk. Fruktosuria tidak menimbulkan gejala, tetapi kadar fruktosa yang tinggi di dalam darah dan air kemih dapat menyebabkan kekeliruan diagnosis dengan diabetes mellitus. 19. Pentosuria adalah suatu keadaan yang tidak berbahaya, yang ditandai dengan ditemukannya gula Xylulosa di dalam air kemih karena tubuh tidak memiliki enzim yang diperlukan untuk mengolah xylulosa. Pentosuria 20. GANGGUAN METABOLISME PROTEIN Defisiensi Protein Hipoproteinemi Hipo dan Agammaglobulinemi Piral (gout) 21. Bila pemasukan protein kurang, maka akan kekurangan kalori disamping defisiensi asam- asam amino yang diperlukan, mineral dan faktor lain-lain, misalnya faktor lipotropik. Akibatnya pertumbuhan tubuh, pemeliharaan jaringan tubuh, pembentukan zat anti, dan serum protein akan terganggu Defisiensi Protein 22. kwashiorkor Adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh kekurangan protein baik dari segi kualitas maupun kuantitasnya. Maramus Kekurangan energy dalam waktu yang lama akan menyebabkan pertumbuhan yang kurang atau terhenti disertai dengan atropi otot dan menghilangnya lemak di bawah kulit. 23. GEJALA Kelelahan mudah diserang penyakit infeksi perjalanan infeksi keras luka sukar menyembuh mudah terkena penyakit hati Cara mengatasi : Perhatikan pola makan, selalu menyertakan makanan yang mengandung protein yg diperlukan oleh tubuh 24. Hipoproteinemi Yaitu kelainan eksresi protein serum darah berupa albumin yang berlebihan melalui air kemih sindrom nefrotik Oesteoporosis Asam urat (endapan urat pada ginjal) infark asam urat pada ginjal Peningkatan lemak plasma berkaitan dengan hipoalbuminemia. Gizi buruk KOMPLIKASI 25. GEJALA protein darah sangat menurun perbandingan albumin globulin menjadi terbalik tekanan osmotic darah turun Udema PENYEBAB penyakit hati absorbs albumin kurang akibat kelaparan atau karena penyakit usus. pembentukan albumin terganggu 26. Meningkatkan pemenuhan kebutuhan status nutrisi Mencegah terjadinya infeksi CARA MENGATASI 27. Hipo dan Agammaglobulinemi Istilah agammaglobulinemi sebenarnya kurang tepat karena dalam darah selalu terdapat gamma globulin, meskipun jumlahnya sangat kecil. Dalam darah biasanya albumin serum dan globulin total normal atau sedikit berubah. Dikenal 3 jenis hipogammaglobulinemi : kongential, didapat, dan sementara (transient). 28. merupakan penyakit herediter, terutama ditemukan pada anak laki-laki berumur antara 9 bulan sampai 2 tahun Hipogammaglobulinemi kongential GEJALA Mudah menderita infeksi plasma darah tidak mengandung gamma globulin. Kelenjar limfe biasanya kecil, kortexnya tipis dan mengandung limfosit kurang daripada normal. 29. Penderita mudah pula kena infeksi. Pada umumnya kadar gamma globulin lebih tinggi daripada penderita dengan Hipogammaglobulinemi kongentinal. Hipogammaglobulinemi didapat (acquired) Hipogammaglobulinemi sementara Hanya ditemukan pada bayi, mungkin merupakan masa peralihan pada waktu gamma globulin yang didapat dari ibu dan anak harus membentuk gamma globulin sendiri. 30. PIRAI (GOUT) Secara klinik penyakit ini merupakan arthritis acuta yang sering kambuh secara menahun. Pada berbagai jaringan ditemukan endapan-endapan urat yang merupakan tonjolan-tonjolan yang disebut tophus, biasanya dalam dan sekitar sendi, bursa sering juga sekitar tulang rawan daun telinga, ginjal serta jantung. 31. Dasar gangguan metabolic ini tidak diketahui, tetapi meningkatnya kadar asam urat darah dapat disebabkan : Destruksi asam urat dalam tubuh berkurang Eksresinya berkurang Pembentukannya berlebihan penyebab 32. Penyakit gout ditandai dengan tingginya kadar asam urat dalam darah (hyperuricemia). Kadar asam urat normal pada pria berkisar 3,5 7 mg/dl sedangkan pada perempuan 2,6 6 mg/dl. Kriteria Diagnosis 33. Cara mengatasi Diet rendah purin Hindarkan alkohol dan makanan tinggi purin (hati, ginjal, ikan sarden, dagingkambing) serta banyak minum. Tirah baring Merupakan suatu keharusan dan di teruskan sampai 24 jam setelah seranganmenghilang. Gout dapat kambuh bila terlalu cepat bergerak Jika Endapan Kristal urat natrium pada ginjal menimbulkan terjadi gouty nephritis Hipertensi arteriosklerosis umum dan arteriosklerosis pembuluh ginjal KOMPLIKASI 34. GANGGUAN METABOLISME LEMAK Obesitas Hiperlipemi Defisiensi lemak 35. OBESITAS Suatu keadaan dimana lemak berlebihan ditimbun pada jaringan subkutis, jaringan retroperitonium dan peritoneum serta komentum. Jaringan lemak juga terdapat pada jumlah berlebihan, 36. o Lutut dan punggung serng sakit o Depresi o sulit berjalan o Susah beraktivitas o Selalu merasa gerah dan panas o Nafas pedek o Mendengkur o Berhenti bernafas Hipertensi Diabetes penyakit jantung adiposis dolorosa (penyakit dercum) GEJALA 37. Makan disesuaikan dengan menu porsi yang cukup Konsumsi buah dan sayuran Rajin minum air putih Berolahraga Mengontrol makanan Diet Cara mengatasi 38. HIPERLIPEMI keadaan patologis akibat kelainan metabolisme lemak darah yang ditandai oleh meningginya kadar kolesterol darah 39. dinding pembuluh