kegawat daruratan respirasi ppt

Download Kegawat Daruratan Respirasi Ppt

Post on 17-Feb-2018

220 views

Category:

Documents

42 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • 7/23/2019 Kegawat Daruratan Respirasi Ppt

    1/41

    GAWATDARURATAN

    R SPIRASI

    DIVISI PULMONOLOGIBAGIAN ILMU PENYAKIT DALAMFK UNHAS

  • 7/23/2019 Kegawat Daruratan Respirasi Ppt

    2/41

    ASMA EKSASERBASI (ASTHMA ATTACK)

    PNEUMONIA ASPIRASI

  • 7/23/2019 Kegawat Daruratan Respirasi Ppt

    3/41

    ASMA EKSASERBASI(ASTHMA ATTACK)

  • 7/23/2019 Kegawat Daruratan Respirasi Ppt

    4/41

    PENDAHULUANPENDAHULUAN Asma penyakit k!nik sa"#an napas

    Penyempitan sa"#an napas

    Dea$at %e&aiasi

    In'"amasi k!nik

    Hipeeakti&iti sa"#an napas

  • 7/23/2019 Kegawat Daruratan Respirasi Ppt

    5/41

    KARAKTERISTIK

    ASMA

    KARAKTERISTIKASMA

    Makin (epat pen)!%atan *im#"ai

    makin m#*a+ men)atasi sean)an

    Makin "ama *an makin %eat

    sean)an makin s#ka pen)!%atannya*an penyem%#+annya $#)a makin "ama

  • 7/23/2019 Kegawat Daruratan Respirasi Ppt

    6/41

    Perburukan gejala dan fungsi paru secara akut

    atau subakut

    Terminologi-Flare updigunakan untuk edukasi

    -Eksaserbasisulit dipahami oleh penderita

    -Seranganmemiliki arti luas-Episodetidak menggambarkan kondisi medis

    Asma yang mengalami perburukan butu

    tatalaksana kompreensi!berkesinambungan "

    -Tatalaksana mandiri dengan rencana aksi

    tertulis-

    Asma akut #INA$%&'

  • 7/23/2019 Kegawat Daruratan Respirasi Ppt

    7/41

    Eksaserbasi Asma

    (serangan asma)

    akut dari gejala dan fungsi aru dibandingkan

    status asien umumn!a"

    GINA ,-./

    Tujuan terai

    Membebaskan #bstruksi jalan naas dan

    $i#ksemia se%eat mungkin

    Men%ega$ kekambu$an

  • 7/23/2019 Kegawat Daruratan Respirasi Ppt

    8/41

  • 7/23/2019 Kegawat Daruratan Respirasi Ppt

    9/41

    D)R(*(T $)R(T+,( (S-(

    ).S(S)R$(SI

    D)R(*(T $)R(T+,( (S-(

    ).S(S)R$(SI MILD

    MODERATE

    SEVERE

    RESPIRATORY ARRESTIMMINENT

  • 7/23/2019 Kegawat Daruratan Respirasi Ppt

    10/41

    ASMA EKSASER*ASI

    RIN#AN

    ASMA EKSASER*ASI

    RIN#AN Sesak napas 0 1 2akt# %e$a"an

    1 Bisa %e%ain)

    Be%i(aa 0 Ka"imat

    Kesa*aan 0 Baik

    Fek#ensi napas 0 3 ,- 45menit

  • 7/23/2019 Kegawat Daruratan Respirasi Ppt

    11/41

    Pemakaian !t!t %ant# napas5etaksi

    s#pastena"0 ti*ak a*a

    Men)i 0 in)an1se*an)6 saat ak+i

    ekspiasi

    Na*i 0 3 .-- ka"i5menit P#"s#s paa*!ks#s0 t*k a*a

    73 .-mmH)8

  • 7/23/2019 Kegawat Daruratan Respirasi Ppt

    12/41

  • 7/23/2019 Kegawat Daruratan Respirasi Ppt

    13/41

    ASMA EKSASER*ASI

    SEDAN#

    ASMA EKSASER*ASI

    SEDAN# Sesak napas 0 1 2akt# %e%i(aa

    1 Le%i+ s#ka *#*#k

    Be%i(aa 0 %e%eapa kata

    Kesa*aan 0 %iasanya a)itasi

    Fek#ensi napas 0 ,- @ - 45menit

  • 7/23/2019 Kegawat Daruratan Respirasi Ppt

    14/41

  • 7/23/2019 Kegawat Daruratan Respirasi Ppt

    15/41

    APE ses#*a+ teapi a9a" 0 C- 1 ;- mmH)

    Sat#asi O, 0 ?. 1 ?> < 7#*aa %iasa8

  • 7/23/2019 Kegawat Daruratan Respirasi Ppt

    16/41

    ASMA EKSASER*ASI*ERAT

    ASMA EKSASER*ASI*ERAT

    Sesak napas 0 1 Saat istia+at

    1 D#*#k mem%#n)k#k

    Be%i(aa 0 kata *emi kata Kesa*aan 0 )e"isa+5a)itasi

    Fek#ensi napas 0 : - 4 5 menit

    Pemakaian !t!t %ant# napas0 a*a Na*i 0 : .,- ka"i5menit

  • 7/23/2019 Kegawat Daruratan Respirasi Ppt

    17/41

  • 7/23/2019 Kegawat Daruratan Respirasi Ppt

    18/41

    ASMA EKSASER*ASI

    MEN#AN+AM ,I-A

    ASMA EKSASER*ASIMEN#AN+AM ,I-A

    Kesa*aan 0 Ti*ak %e)it# sa*a

    Pemakaian !t!t %ant# napas 0 pe)eakant!ak!1a%*!mina" yan) paa*!ksa"

    Men)i 0 Ti*ak a*a Na*i 0 Ba*ika*i P#"s#s paa*!ks#s 0 Ti*ak a*a 7!"e+ kaena

    ke"e"a+an !t!t penapasan8

  • 7/23/2019 Kegawat Daruratan Respirasi Ppt

    19/41

  • 7/23/2019 Kegawat Daruratan Respirasi Ppt

    20/41

    TUJUAN PENGOBATANEKSASERBASI ASMA

    MENGHILANGKAN OBSTRUKSI SALURANNAPAS SECEPAT MUNGKIN

    MENGATASI HIPOKSEMIA MEMULIHKAN FUNGSI PARU SECEPAT

    MUNGKIN MENCEGAH KEKAMBUHAN BERIKUTNYA MENCEGAH PERLANGSUNGAN LEBIH

    BERAT/ MENCEGAH KEMATIAN.

  • 7/23/2019 Kegawat Daruratan Respirasi Ppt

    21/41

  • 7/23/2019 Kegawat Daruratan Respirasi Ppt

    22/41

    Penanganan Asma Eksaserbasi (i .asilitas PenangananAkut /U#D0

    RINGAN atau SEDANGBeta+2+agonis kerja $epat -SABA.

    Kontrol O2untuk %e%pertahankan saturasi

    hingga /4+/01 -pada anak /9+/:1.Kortikosteroid oral

    erti%bangkan ipratropiu% bro%ida

    BERAT

    Beta+2+agonis kerja $epat -SABA.

    erti%bangkan kortikosteroid inhalasi dosis tinggi

    Ipratropiu% bro%ida

    Kontrol O2untuk %e%pertahankan saturasi

    hingga /4+/01 -pada anak /9+/:1.

    Kortikosteroid oral atau I;

    erti%bangkan %agnesiu% I;

    PENILAIAN ULANG ATAS KEMAJUAN KLINIS SECARA BERKALAUKUR O2,

    dan persiapkan intubasi

  • 7/23/2019 Kegawat Daruratan Respirasi Ppt

    23/41

    USIN# NE*ULI1ER

  • 7/23/2019 Kegawat Daruratan Respirasi Ppt

    24/41

    Follow upsetela Eksaserbasi Follow up rutin semua penderita setelah eksaserbasi#

    sampai semua gejala dan fungsi paru kembali normal Penderita masih berisiko selama proses

    penyembuhan setelah eksaserbasi

    Peluang/kesempatan

    )ksaserbasi seringkali merupakan gambaran

    tatalaksana asma kronis yang kurang baik#

    sehingga memberi peluang/kesempatan bagi

    dokter untuk meninjau kembali manajemen

    pengobatannya

    Saat kunjunganollow-up# cek : Penderita memahami penyebab!are-up

    0aktor risiko yang bisa dimodi1kasi# seperti

    merokok

    .epatuhan berobat# dan pemahaman akan tujuanen obatanGINA 2014, Box 4-5 GINA "pda#ed 2014

  • 7/23/2019 Kegawat Daruratan Respirasi Ppt

    25/41

    +E3M*+IA ASIRASI

  • 7/23/2019 Kegawat Daruratan Respirasi Ppt

    26/41

  • 7/23/2019 Kegawat Daruratan Respirasi Ppt

    27/41

    J Risiko spi!si & *n**un $eknis$e#u"u+

    %n* $e)indun*i s)u!n nps ",+( n#! )in&

    J *n**un penu#upn *)o##is(J #e!*n**un% !e-eks "#uk( #uJ $eknis$e pe!$"e!si+n ')e!n'e

    $e'+nis$ )inn%.

    J M#e!i) %n* #e!spi!si p!oses

    in-$si

  • 7/23/2019 Kegawat Daruratan Respirasi Ppt

    28/41

    Fk#o! !isiko&JT!nsien# nes#esi u$u$(in#oksiksi( d!u* "use

    J Pe!sis#en# *n**unneu!o$usku)!/sei0u!e( k)si

    F)o! no!$) !on** $u)u# *in**i1)

    '!e1i'e in2eksi p!u ne!o"

  • 7/23/2019 Kegawat Daruratan Respirasi Ppt

    29/41

    Fu)$in#in* ne!o"i' pneu$oni( 334%e!4o)d ,o$n ,i#+ onse# o2 pneu$oni 5 d%s "e2o!ed$ission. A. Day of admission. Patchy consolidation in right lower lung eld and behind thecardiac silhouette. B. One d% 2#e! d$ission& E6#ensi1e p#'+% )1eo)! in7)#!#es "i)#e!))% ,i#+!es o2 !!e2'#ion on !i*+# su**es#i1e o2 '1i##ion.

  • 7/23/2019 Kegawat Daruratan Respirasi Ppt

    30/41

    88Gn*!ene9 o2 #+e )un* 2#e! spi!#ion(n#e!opos#e!io! A) and lateral (B ) views. Extensivecavitation

    2o))o,in* ne'!o#i0in* pneu$oni.

  • 7/23/2019 Kegawat Daruratan Respirasi Ppt

    31/41

  • 7/23/2019 Kegawat Daruratan Respirasi Ppt

    32/41

  • 7/23/2019 Kegawat Daruratan Respirasi Ppt

    33/41

    Met!'e (e"ega) aspirasi

    . Se$i!e'u$"en# posi#ion #u posisi #e*k.". Men*u!n*i 1o)u$e/isi )$"un*

    $e#ok)op!$ide #u pip nso*s#!ik

    '. Ce*+ #e!:din% !e*u!*i#sid. Ne#!)issi s$ )$"un* den*n H