kebijakan publik

of 14/14
SUATU PENGATURAN YANG SUATU PENGATURAN YANG DIPERLUKAN UNTUK MERENCANAKAN DIPERLUKAN UNTUK MERENCANAKAN KEGIATAN KEGIATAN TUJUAN YANG DITETAPKAN FORMULASI KP FORMULASI KP IMPLEMENTASI IMPLEMENTASI EVALUASI KK EVALUASI KK MEMANFAATKAN MEMANFAATKAN SUMBER DAYA SUMBER DAYA MEMANFAATKAN MEMANFAATKAN LINGKUNGAN LINGKUNGAN EFEKTIIVITAS EFEKTIIVITAS EFISIENSI EFISIENSI MANAJEMEN MANAJEMEN KEBIJAKAN KEBIJAKAN PUBLIK PUBLIK - INTERNAL INTERNAL - EKSTERNAL EKSTERNAL Alur Manajemen Kebijakan Publik Alur Manajemen Kebijakan Publik AFRIZAL.SP.MM AFRIZAL.SP.MM

Post on 25-May-2015

3.816 views

Category:

Education

6 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

MANAJEMEN KEBIJAKAN PUBLIK

TRANSCRIPT

  • 1. Alur Manajemen Kebijakan Publik AFRIZAL.SP.MMMANAJEMENKEBIJAKANPUBLIKSUATU PENGATURAN YANGTUJUAN YANG DIPERLUKAN UNTUKDITETAPKANMERENCANAKAN KEGIATANFORMULASI KP MEMANFAATKAN EFEKTIIVITASSUMBER DAYA EFISIENSIIMPLEMENTASI MEMANFAATKAN-INTERNALLINGKUNGAN -EKSTERNAL EVALUASI KK

2. THE ICE BERG THEORY ISSUESIFAT TINDAKAN YANG DILAKUKANINFORMASI MELALUI Reactive, cepatMASS MEDIA MERUPAKAN mengambil tindakan SUATU PERISTIWA YANG EVENT untuk menyelesaikanTERLIHAT DIPERMUKAAN masalah.BILA PERISTIWA KEJADIANResponsif, bertindakBERULANG AKAN TIMBUL PATTERNdengan melihat polaPOLA PRILAKUOF tingkah laku kejadian BEHAVIORyang berulang PEMIKIRAN MENDALAMGeneratif, bertindakYG TAMPAK DIPERMUKAA SYSTEMICsetelah melihat struktur SBG HASIL PERAN DARI permasalahan danSTRUCTUREdiselesaikan secaraPOLA PERILAKUterstruktur pula.DARI TKT PEMIKIRAN YGFundamental, dari tingkatPALING DLM KITA TEMUKANpemikiranyangpalingSTRUKTUR SISTEMIKdalam, ditemukan sistemikPERMASALAHAN MODEL2 MENTAL MODEL permasalahan dan modelMENTAL INDIVIDU DAN ORGmental indivudu. TEORI GUNUNG ES INI MENJADI DASAR UNTUK MEMAHAMI DINAMIKA PROSESKEBIJAKAN PUBLIK, KHUSUSNYA DINAMIKA LINGKUNGANKEBIJAKAN. 3. PROSES AGENDA SETTING Public ProblemIssue-issuePrivate ProblemMasalah-masalah ygPerbedaan pendapatMasalah-masalah ygmempunyai akibatmempunyai akibat yg masyarakat tentanglebih luas termasukterbatas, atau hanyasolusi dlmakibat-akibat ygmenyangkut pada menangani masalahmengenai orang-org ygsatu atau sejumlahkecil orang ygsecara tdk langsung (policy solution)terlibatterlibat secaralangsung InstitusionalSystem Agenda AgendaIsu dirasakan oleh Serangkaian isu yg semua warga secara tegas masyarakat politik yg membutuhkanpatut mendapat pertimbangan- pertimbangan yg aktifperhatian publik dan dan serius dariisu berada dlm pembuat keputusan yg judikasi kewenangan syah/otomotifpemerintah 4. PROSES AGENDA SETTINGPublic ProblemIssue-issuePrivate ProblemTINGGINYA PENDUDUK TERUS TINGK PRODKURANG BAHANMISKIN , HARGAMAKANAN RUMAHPANGAN, IMPORTBAHAN MAKANANTANGGA ; RENDAHSAJA, STOP IMPORTRELATIF MAHAL, TIDAKKONSUMSI ENERGI -PANG, TURUNKANSEIMBANG PRODUKSIPROTEIN; KURANGBAHAN PANGAN DIDAN KEBUTUHANHARGA, SUBSIDIPASAR; ADA KASUSPANGAN,PETANI, BEBASKANGIZI BURUK (DLMHARGA GABAHSKALA TERBATAS)/BERASInstitusionalSystem AgendaAgenda HANYA BILA KURANGAGENDAKAN BERDSR IMPOR,SWA SMBADAKEMAMPUAN EKONOMIJUTKAN, JAMINSOSIAL,POLITIK, LAHAN PROD, AIR,PENDANAAN,PERUBAHAN MIND SET LINGK ,JAMINAN AIR ,MAKAN, DIVERSI DISIPLIN TATAPANGAN POKOK RUANG, SAPRAS,(BERAS DAN TERIGU) INFRA STURTUR. 5. Whatever governments choose to do or not to do (Thomas R. Dye) Policy making processDimensi : Sosial Politik dan Ekonomi Dimensi : Teknis MMManajemen Kebijakan Publik PMDMDinamika Proses Kebijakan Publik: SMMS1. Lingkup KebijakanPMSM Iceberg theory MF Global interferencePKTujuh Langkah Policy Analysis:Uji persoalan, tentukan tujuan, rumuskan alternatif, susun model,tentukan kriteria, nilai alternatif, rumuskan rekomendasiLKKP F IEKP Feed back KS RekomendasiPolicy CyclekebijakanPolicy System Teknik 2. Agenda SettingSosialisasi kebijakanPembentukan organisasi PengukuranPrivate Problem Public problem Issue Basic Produc-Susun program kerja Institusional Agenda Systmic Agendation ModelRinci program kerja 3. Faktor sosial ekonomi politik Laporan berkalaBalanced ScoreCard 6. TAHAPAN PERUMUSAN MASALAH(FORMULASI KEBIJAKAN) Meta MasalahTumpukan masalah yang PencarianPendefinisianMasalah belum terstrukturMasalahPendefinisian dari metamasalah yakni memilih /mengelompokkanMasalah :Merupakan SITUASI1EkonomiissueMASALAH MASALAH2.SOSIAL BUDAYApublikSUBSTANTIF 3. POLITIK4. LAIN-LAIN - MASALAH FORMALPengenalanSpesifikasi Masalah substantif Masalah Yang segera akanMasalahDitangani sesuaiKemampuan Pemerintah 7. TAHAPAN PERUMUSAN MASALAH (FORMULASI KEBIJAKAN) Meta Masalah TERBATAS LAHAN PROD ,ALIH FUNGSI LAHAN, TEKNOLOGI BUDI Pencarian DAYA, TEKNOLOGI PendefinisianMasalah OLAHAN, SAPRODI, MasalahFAS IRIGASI,INFRA STRUKTUR, KONSUMSIPANGAN MASY ,KREDFIT, HARGAPANGAN, DAYA BELIBLM MANTAPNYA KETAHANAN PANGPendefinisian dari metaPANGAN TERSEDIAmasalah yakni memilih /DLM JMLH YGmengelompokkanCUKUP ,SETIAPSAAT, DI SEMUA SITUASI Masalah :WIL DG HARGA MASALAHMASALAH1Ekonomi SUBSTANTIFTERJANGKAU MASY2.SOSIAL BUDAYAMASY MAMPU3. POLITIKMENGAKSESPANGAN (3 B )4. LAIN-LAIN- MASALAH FORMALPengnalanSpesifikasi Masalah substantif Masalah Yang segera akan Masalah,Ditangani sesuaiCLDPRIORITAS DAN KEMAMPUAN PEMERINTAH 8. HUBUNGAN TEORI GN ES DENGAN SISTEM KP 9. ALUR PEMBENTUKAN REKOMENDASI KEBIJAKANFundamentalMental ModelICEBERGProses Agenda Setting Singkron antara SistemInstitutionalPrivatePublic Fundamental Issue AgendaAgendaProblemProblem daninstitutional agendaPKSingkron antaraFundamental LK Sistem KPdan Kebijakaninstitutional agenda dg KebijakanKS PublikMeta MasalahSingkron antaraFundamental,institutional agenda,Kebijakan Publik dan SituasiMasalah MasalahMasalah Formal MasalahPerumusan MasalahSubstantif Formal selanjutnyadigunakan untuk menentukanRekomendasi Masalah FormalCLD 10. ALUR PEMBENTUKAN REKOMENDASI KEBIJAKAN Mental Model FundamentalIcebergInstitutSYSTEM Sinkron antaraPrivatePUBLICISSUIC AG ionalAgenda Fundamental dan E institutional agendaPKSinkron antaraFundamenta,InsLKKPAgenda dengan KPKSSinkron antara , Fundamental, instAgd, KP, dan MasalahFormal ; selanjutnya Masalah Formal digunakan untukmenentukanRekomendasiREKOMENDASI 11. KERANGKA WILLIAM N. DUN PERUMUSANPERAMALANREKOMENDASI PEMANTAUAN EVALUASI MASALAHProyeksi, PrediksiLakdal:Evaluasi:Perkiraan SosialisasiBSCOrganisasi BPM Tujuh LangkahProgramCBAIce berg Policy Analysis: Rinci Program Uji persoalan, tentukan tujuan,PelaporanPrivate Problem, Public problem , IssueInstitusional Agenda , Systmic Agendarumuskan alternatif, susun PKmodel, tentukan kriteria, nilai alternatif,LKKP rumuskan rekomendasi KS 12. PENYUSUNAN MODEL INPUTPROCESSOUTPUTDavid Easton :Model Sistem DEMAND & CLAIMS POLICY OUTPUTPOLICY PROCESSPolitik FeedbackRational Comprehensive Impact Problem Objectives & Best IdentificationCriteria AnalysisAlternative Alternatives 13. PELAKSANAAN DAN PENGENDALIANSOSIALISASI DAN Rakyat mengetahui tentang adanya kebijakan tersebutDESIMINASI Pembagian tugas dan fungsi BENTUK ORGANISASI Penyusunan lembaga/unit kerja PELAKSANA Tata kerja dan juklak koordinasi LANGKAHLAKDAL HirarkhiKEBIJAKANKategori SUSUN PROGRAM Sistem dan proses LOLA KERJA Faktor pengaruh Pemahaman masalah Volume targetRINCIAN PROGRAMSumber daya dan biaya Waktu dan networking KERJA Sarana dan prasarana Pengendalian LAPORAN HASIL EvaluasiBERKALAPertanggungjawaban 14. PENGENALAN STRUKTUR KETATANEGARAAN5LEMBAGA-LEMBAGA DALAM SISTEM KETATANEGARAANmenurut UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945UUD 1945 PUSATBPKPresiden DPR MPRDPDMA MKkpu bank sentral kementerian badan-badan lain KY negarayang fungsinya dewan berkaitan denganpertimbangankekuasaanTNI/POLRI kehakiman Perwakilan Pemerintahan DaerahLingkunganBPK ProvinsiProvinsiPeradilan Umum GubernurDPRD LingkunganPeradilan Agama LingkunganPeradilan MiliterPemerintahan DaerahKabupaten/Kota LingkunganBupati/ Peradilan TUN DPRDWalikotaDAERAH