kebijakan pemerintah tentang kesehatan anak

Download Kebijakan Pemerintah Tentang Kesehatan Anak

Post on 06-Mar-2016

21 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Kebijakan Pemerintah Tentang Kesehatan Anak

TRANSCRIPT

  • I. PROGRAM KIAPelayanan kesehatan ibu hamilPertolongan persalinanPerawatan nifasDeteksi dini resiko dan faktor resiko bumilPelayanan keluarga berencana A. Pelayanan Kesehatan Ibu

  • Pelayanan kesehatan neonatal essential dan tata laksana neonatal sakitPola asuh anakPelayanan kesehatan balita melalui program Manajemen Terpadu Balita Sakit (MTBS) dan immunisasiPelayanan kesehatan anak usia pra sekolahPelayana kesehatan anak usia sekolah melalui program Usaha Kesehatan Sekolah (UKS)Pelayanan kesehatan remaja melalui pelayanan kesehatan peduli remaja (Program Penyuluhan Kesehatan)B. Pelayanan Kesehatan Anak

  • Dalam pelaksanaan beragam program KIA ini pemerintah banyak mendapat bantuan dari badan sosial luar negeriUnited Nation Childrens Ford (UNICEF) memberikan bantuan pelayanan kesehatan berupa peralatan medis bagi poliklinik desa dan puskesmas, juga melakukan penyuluhan, lokakarya dan pelatihan kesehatan.US Agency for International Developmental (US AID) memberikan bantuan hibah US $ 27 juta (Rp. 226.800 milyar) bagi perlindungan kesehatan ibu dan anak di Indonesia dan disalurkan melalui Strategi Objective Grant Agreement (SOAC)Word Health Organization (WHO) memberikan bantuan vaksin polio untuk mendukung program immunisasi polio gratis

  • II. PERLINDUNGAN TERHADAP ANAKUU No. 39/99 pasal 52 ayat 1 dan 2 : hak anak adalah hak asasi manusia dan untuk kepentingan hak anak itu diakui dan dilindungi oleh hukum sejak anak dalam kandunganA. Hak dan Tanggung Jawab Anak

  • Hak untuk hidup berkembangHak untuk mendapat identitasHak untuk mendapat standar hidup yang layakHak untuk perlindungan khusus jika mengalami konflik hukumHak untuk hidup dengan orang tuaHak untuk mendapatkan perlindungan dari perlakuan kejam, hukuman dan perlakuan tidak manusiawiHak untuk mendapatkan pendidikan dasar secara CUMA-CUMAHak untuk bermaindllHak anak dalam Konvensi Hak Anak (5 Oktober 1990)

  • Menghormati orang tua, wali, guruMencintai keluarga, masyarakat dan menyayangi temanMencintai tanah air, bangsa dan negaraMenunaikan ibadah sesuai dengan ajaran agamanyaMelaksanakan etika dan ahlaq yang muliaDll.B. Tanggung Jawab Anak

  • Perwalian akibat perceraianBila ada perceraian, menurut hukum perlu ditentukan siapa yang berhak menjadi wali bagi anak mereka. Karena ada ketentuan : Bila terjadi perceraian maka hilanglah kekuasaan orang tua terhadap anak dan kekuasaan tersebut diganti dengan perwalianMenurut UU No. 1 tahun 1974 Apabila putus perkawinan karena perceraian maka bapak atau ibu mempunyai kewajiban memelihara mendidik anak, berdasarkan kepentingan anak bila terjadi perselisihan mengenai penguasaan anak maka pengadilan yang akan memberikan keputusannya yang bertanggung jawab atas semua biaya pemeliharaan dan pendidikan adalah Bapak/Ayah, bila Bapak/Ayah tidak dapat memberikan kewajiban maka pengadilan dapat menentukan bahwa Ibu ikut memikul biaya tersebut.

    C. Perwalian Pada Anak

  • Perwalian pada anak adopsisejak putusan diucapkan pengadilan maka orang tua angkat menjadi wali anak angkat. Sejak saat itu segala hak dan kewajiban orang tua kandung beralih pada orang tua angkat. Kecuali bagi anak angkat perempuan beragama islam, bila akan menikah maka yang bisa menjadi wali nikahnya hanyalah orang tua kandung atau saudara kandungnya.

  • Makin tingginya kenakalan yang menjurus pada perilaku kriminal dikalangan anak menjadi alasan mendesak perlunya dibentuk UU dan lembaga yang bisa menyelesaikan permasalahan anak dengan hukumRencana Undang-Undang Perlindungan anak (RUUPA) akan ditetapkan sebagai UU akan menjadi landasan hukum guna melindungi kepentingan dan hak anak. Materi RUUPA menyangkut : pemenuhan hak dan kewajiban anak, tanggung jawab negara, pemerintah, masyarakat, keluarga dan orang tua, perwalian anak, kuasa anak dan pengangkatan anak, ketentuan pidana dan perlindungan anak yang meliputi bidang kesehatan, agama, pendidikan dan sosial.C. Advocate Anak

  • RUUPA juga memberikan perlindungan khusus yaitu anak yang berhadapan dengan hukum kelompok minoritas, anak korban eksploitasi ekonomi dan seksual, anak yang diperdagangkan, anak korban kerusuhan, bencana alam, anak menjadi pengungsi serta dalam situasi konflik bersenjataLanjutan

  • Perlindungan pada anak berdasarkan prinsipNondiskriminasiKepentingan bagi anakPenghargaan terhadap pendapat anakHak untuk hidupKelangsungan hidupperkembangan

  • Kementrian Pemberdayaan Perempuan menetapkan UU No. 23 tahun 2002 :Perlindungan anakHarmonisasi hukum dan perundanganMengembangkan data dan profil anakMengembangkan model intervensiMengembangkan pusat kajian bagi kesejahteraan dan perlindungan anak di perguruan tinggiMeningkatkan kemitraan dengan seluruh pemangku kepentingan anak menjadi upaya yang dapat mempercepat peningkatan kesejahteraan dan perlindungan anak

  • III. ORGANISASI PERLINDUNGAN ANAKPerlindungan anak di Indonesia dilakukan melalui :Undang-Undang No. 23 tahun 2002Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI)Penyusunan perturan pemerintah tentang tata cara perwalian anakBimbingan dan pengawasan terhadap pengangkatan anak dan sosialisasi terhadap penegak hukumUpaya penyelenggaraan perlindungan anak di bidang agama, kesehatan dan pendidilan

  • Lembaga Advokasi Anak Indonesia (LAAI), terdiri dari komisi :Tenaga kerjaGuidance dan ConselingLitigasiHak-hak azasi anakPendidikan dan latihanPenelitian dan pengembanganHukum wanitaLingkungan hidup

  • Program kerja :InvestigasiMonitoringLobi dan dialogPenerbitan publikasiPenelitianPenanganan kasus anak di pengadilan

  • Mitra dari LAAI :NGO, lokal, nasional dan internasionalInstansi pemerintahPraktisi hukumJurnalisPenelitiPemerhati masalah anakBadan-badan United Nation (UN)

  • IV. POLA KESEHATAN ANAKA. Penyakit yang lazim terjadi :Kelainan kongenitalPneumoniaInfluenzaVaricellaMorbilliTBCDPTDBDMalariaISPAParotitisGakyKVAMalnutrisiDiare

  • B. Usaha PromotifPenyuluhan Kesehatan Masyarakat (UKS)Promosi kesehatan melalui media komunikasiPembinaan peran serta masyarakatPembinaan gizi masyarakatC. Usaha PreventifMengurangi penyebab atau peranan penyebabMengatasi dan memodifikasi lingkunganMeningkatkan daya tahan tubuh

  • Tindakan pencegahan :ImmunisasiKontrol lingkungan atau sanitasi lingkunganKonsultasi genetikaPemberantasan vektor penyakitPemberantasan penyakit menular dan tidak menularPengawasan obat dan makananPelayanan kesehatan ibu dan anakPerbaikan pemukimanPeningkatan kesehatan pribadidll

  • D. Usaha KuratifMencegah meluasnya penyakit atau terjadinya wabah pada penyakit menularMenghentikan proses penyakit lebih lanjut dan mencegah komplikasiTindakan meliputi :Pemberian chemoprophylaxisPencarian penderita secara dini dan aktifScreeningPengobatan dan perawatan

  • E. Usaha RehabilitatifSasaran terhadap penyakit tertentu jangan sampai bertambah berat penyakitnya atau terjadi kecacatan, kematian karena penyakit tertentu serta usaha rehabilitatif

  • V. Home CareKebutuhan perkembangan anak di rumahProses penyakitObat-obatanPerawatan kulit dan tindakan pencegahan perdarahanNutrisiPencegahan infeksiTerapi dialisa di rumahPerawatan tindak lanjut dan perencanan jangka panjang

View more