karakteristik fenotip kambing peranakan etawa (pe) c2% ¢  v karakteristik fenotip kambing

Download KARAKTERISTIK FENOTIP KAMBING PERANAKAN ETAWA (PE) C2% ¢  v KARAKTERISTIK FENOTIP KAMBING

If you can't read please download the document

Post on 09-Dec-2020

2 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • KARAKTERISTIK FENOTIP

    KAMBING PERANAKAN ETAWA (PE)

    DI KABUPATEN MALANG

    SKRIPSI

    Oleh :

    Surya Ariyanda

    NIM. 135050101111111

    PROGRAM STUDI PETERNAKAN

    FAKULTAS PETERNAKAN

    UNIVERSITAS BRAWIJAYA

    2017

  • KARAKTERISTIK FENOTIP

    KAMBING PERANAKAN ETAWA (PE)

    DI KABUPATEN MALANG

    SKRIPSI

    Oleh :

    Surya Ariyanda

    NIM. 135050101111111

    Skripsi ini merupakan salah satu syarat untuk

    memperoleh gelar Sarjana Peternakan pada

    Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya

    PROGRAM STUDI PETERNAKAN

    FAKULTAS PETERNAKAN

    UNIVERSITAS BRAWIJAYA

    2017

  • i

    RIWAYAT HIDUP

    Penulis dilahirkan di Kabupaten Ngawi pada tanggal 27

    juni 1995 sebagai putra pertama dari bapak Nyatno dan ibu Sri

    Indasah. Jenjang pendidikan yang pernah ditempuh yaitu

    penulis lulus SDN Tahunan 1 tahun 2007, penulis lulus SMPN

    3 Tegalombo pada tahun 2010, tahun 2013 penulis lulus dari

    SMAN Tegalombo Kabupaten Pacitan dan pada tahun yang

    sama penulis diterima sebagai mahasiswa Fakultas Peternakan

    Universitas Brawijaya melalui jalur SNMPTN.

    Selama menjadi mahasiswa penulis aktif sebagai

    anggota Unit Kegiatan Mahasiswa MT-FUNA tahun 2014-

    2017. Penulis melaksanakan praktek kerja lapang (PKL)

    sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar sarjana di

    PT. Peternakan Ayam Nusantara dengan judul “Manajemen

    Pemeliharaan Ayam Pedaging di PT. Peternakan Ayam

    Nusantara Kabupaten Sukoharjo”.

  • ii

    KATA PENGANTAR

    Puji syukur kehadirat Allah SWT atas limpahan rahmat

    dan karunia yang diberikan, serta sholawat dan salam pada

    Nabi Muhammad SAW sehingga penulis dapat menyelesaikan

    skripsi dengan judul “Karakteristik Fenotip Kambing

    Peranakan Etawa (PE) Di Kabupaten Malang”. Skripsi ini

    disusun sebagai salah satu syarat memperoleh gelar Sarjana

    Peternakan di Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya.

    Bersama ini penulis menyampaikan rasa terima kasih kepada

    Yth;

    1. Kedua orang tua Bapak Nyatno dan Ibu Sri

    Indasah, adikku Fuad Alviyanda atas doa,

    perhatian, kasih sayang dan dukungannya.

    2. Dr. Ir. Moch. Nasich, MS., selaku Pembimbing

    Utama dan Dr. Ir. Agus Budiarto, MS., selaku

    Pembimbing Pendamping atas saran dan

    bimbingannya.

    3. Prof. Dr. Sc. Agr. Ir. Suyadi, MS., selaku Dekan

    Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya, Dr.

    Agus Susilo, S.Pt, MP., selaku Ketua Program

    Studi Peternakan, dan Ir. Nur Cholis, M.Si.,

    selaku Koordinator Minat Produksi Ternak yang

    telah membina dan membantu dalam kelancaran

    proses studi dan memberikan ijin penelitian.

    4. Dr. Ir. Hary Nugroho, MS., Prof. Dr. Ir. Hartutik,

    MP., dan Dr. Agus Susilo, S.Pt, MP. Selaku

    penguji yang telah memberikan kritik dan saran

    serta bimbingan demi lebih baiknya laporan

    skripsi ini.

  • iii

    5. Anggota tim penelitian kambing Peranakan Etawa

    di Kabupaten Malang yang telah bekerjasama

    selama penelitian.

    Penulis mengharapkan kritik dan saran untuk

    kesempurnaan penulisan skripsi ini dan semoga hasil

    penelitian dapat bermanfaat bagi semua pihak yang

    membutuhkan.

    Malang, April 2017

    Penulis,

  • iv

    THE PHENOTYPE CHARACTERISTICS OF

    GOAT CROSSBREED ETAWA

    IN MALANG REGENCY

    Surya Ariyanda 1)

    , Moch. Nasich 2)

    , A. Budiarto

    2)

    1) Students at Faculty of Animal Husbandry Brawijaya

    University 2)

    Lecturer at the Animal Production Departement, Faculty of

    Animal Husbandry Brawijaya University

    Email: ariyandaes@gmail.com

    ABSTRACT

    The purpose of this research was to evaluate the

    phenotypic characteristics (quantitative and qualitative nature)

    of goats Crossbreed Etawa in Malang. Research conducted in

    the Malang Regency in November to December 2016. The

    material in this research used 286 goats Crossbreed Etawa.

    The number of samples was determined using the Taro

    Yamane formula and taken from areas with high, medium and

    low populations. Age determination of goat was estimated

    based on the position of the Permanent Incicivi (PI) based on

    SNI. Data were analyzed using unpaired comparison t-test and

    analyzed the degree of similarity using dendogram

    reconstruction program NTSYS-PC Exeter Software version

    2.02. Conclusion showed that Crossbreed Etawa goat in

    Malang Regency has black white color pattern 49,3%, convex

    face profile100%, long folded ear shape 52,1%, horned 100%

    and have similarity level toward SNI standard seed criteria of

    100% in terms of quantitative and qualitative nature.

    Keywords: Phenotype, Characteristic, Similarity, Dendogram

    reconstruction

    mailto:ariyandaes@gmail.com

  • v

    KARAKTERISTIK FENOTIP

    KAMBING PERANAKAN ETAWA (PE)

    DI KABUPATEN MALANG

    Surya Ariyanda 1)

    , Moch. Nasich 2)

    , A. Budiarto 2)

    1) Mahasiswa Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya 2)

    Dosen Bagian Produksi Ternak Fakultas Peternakan

    Universitas Brawijaya

    Email: ariyandaes@gmail.com

    RINGKASAN

    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi

    karakteristik fenotip kambing Peranakan Etawa di Kabupaten

    Malang berdasarkan sifat kuantitatif (bobot badan, lingkar

    dada, panjang badan, tinggi badan, panjang telinga dan

    panjang rewos) dan sifat kualitatif (pola warna, bentuk telinga,

    tanduk dan profil muka). Penelitian dilaksanakan pada bulan

    15 November - 29 Desember 2016. Hasil dari penelitian ini

    diharapkan dapat menjadi suatu kajian ilmiah serta referensi

    bagi akademisi serta sebagai sumber informasi dalam

    pengembangan, pelestarian dan pemurnian kambing

    Peranakan Etawa di Kabupaten Malang sebagai sumber daya

    genetik.

    Materi yang digunakan adalah kambing Peranakan

    Etawa (PE) sebanyak 286 ekor yang terdiri dari kelompok PI0

    83 ekor, PI1 62 ekor dan lebih dari PI2 sebanyak 141 ekor.

    Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survey.

    Penentuan umur ternak ditaksir berdasarkan perkembangan

    gigi seri permanen atau Permanent Incicivi (PI) berdasarkan

    standar SNI. Data dianalisis menggunakan uji t tidak

    mailto:ariyandaes@gmail.com

  • vi

    berpasangan dan tingkat kemiripan dianalisis menggunakan

    menggunakan rekonstruksi dendogram dengan program

    NTSYS-pc Exeter Software versi 2.02.

    Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata lingkar

    dada kambing Peranakan Etawa di Kabupaten Malang jenis

    kelamin jantan PI0 sebesar 64,1 ± 5,4 cm, PI1 71,9 ± 5,6 cm,

    lebih dari PI2 80,4 ± 8,8 cm, rata-rata lingkar dada kambing

    betina PI0 sebesar 63,3 ± 6,7 cm, PI1 71,9 ± 6,1 cm, lebih dari

    PI2 78,5 ± 6,9 cm. Rata-rata bobot badan kambing jantan PI0

    sebesar 28,8 ± 7,6 kg, PI1 35,9 ± 6,5 kg, lebih dari PI2 48 ±

    13,8 kg, rata-rata bobot badan kambing betina PI0 sebesar 26,3

    ± 6,8 kg, PI1 36,1 ± 8,1 kg, lebih dari PI2 43 ± 8,7 kg. Rata-

    rata panjang badan kambing jantan PI0 sebesar 63,5 ± 6,3 cm,

    PI1 70,0 ± 7,2 cm, lebih dari PI2 77,9 ± 12,1 cm, rata-rata

    panjang badan kambing betina PI0 sebesar 62,5 ± 6,0 cm, PI1

    68,3 ± 6,3 cm, lebih dari PI2 74,6 ± 6,8 cm. Rata-rata tinggi

    badan kambing jantan PI0 sebesar 64 ± 5,8 cm, PI1 69,8 ± 5,9

    cm, lebih dari PI2 78,6 ± 9,8 cm, rata-rata tinggi badan

    kambing betina PI0 sebesar 62,2 ± 5,3 cm, PI1 67,9 ± 3,8 cm,

    lebih dari PI2 71,9 ± 5,6 cm. Rata-rata panjang telinga

    kambing jantan PI0 sebesar 22,2 ± 3,6 cm, PI1 25,0 ± 3,7 cm,

    lebih dari PI2 27,4 ± 7,0 cm, rata-rata panjang telinga kambing

    betina PI0 sebesar 22,6 ± 3,3 cm, PI1 24 ± 4,1 cm, lebih dari

    PI2 25,1 ± 4,4 cm. Rata-rata panjang rewos kambing jantan PI0

    sebesar 14,4 ± 5,4 cm, PI1 17,2 ± 7,6 cm, lebih dari PI2 21,3 ±

    7,5 cm, rata-rata panjang telinga kambing betina PI0 sebesar

    13,8 ± 4,7 cm, PI1 17,2 ± 6,5 cm, dan lebih dari PI2 16,4 ± 6,2

    cm. Presentase pola warna putih hitam sebesar 49,3 %, putih

    coklat 20% dan warna lain sebesar 30,7 % dengan persentase

    profil muka cembung sebesar 100%. Bentuk telinga panjang

    melipat 52,1%, melebar 47,9% dengan persentase bertanduk

  • vii

    sebesar 100%. Tingkat kemiripan berdasarkan karakterisasi

    fenotip kambing di Kecamatan Wonosari sebesar 100%,

    Kecamatan Singosari 90,01% dan Kecamatan Tumpang 57%.

    Secara umum kambing Peranakan Etawa di Kabupaten

    Malang sebesar 100%.

    Kesimpulan penelitian ini adalah Kambing Peranakan

    Etawa di Kabupaten Malang memiliki pola warna putih hitam,

    profil muka cembung, bentuk telinga panjang melipat dan

    bertanduk serta memiliki tingkat kemiripan terhadap kriteria

    standar bibit SNI sebesar 100 % ditinjau dari sifat kuantitatif

    dan kualitatif. Saran pene

Recommended

View more >