kaltim dalam angka 2010

Download Kaltim dalam angka 2010

Post on 10-Jul-2015

2.224 views

Category:

Documents

1 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

Penduduk dan Ketenagakerjaan/Population and Employment4.1. JUMLAH, PERTUMBUHAN, PERSEBARAN, KEPADATAN DAN KOMPOSISI PENDUDUK Penduduk Kalimantan Timur dari tahun ke tahun mengalami kenaikan yang cukup berarti. Jumlah penduduk pada tahun 2005 sebesar 2.887.100 jiwa, meningkat menjadi 3.164.800 jiwa pada tahun 2009. Berarti dalam periode tersebut penduduk Kalimantan Timur telah bertambah sekitar 56 ribu jiwa setiap tahunnya. Bahkan berdasarkan hasil sementara Sensus Penduduk 2010 tercatat penduduk Kalimantan Timur mencapai 3.550.586 jiwa Pertumbuhan penduduk Kalimantan Timur sebenarnya tidak merata sepanjang tahun. Sebagai contoh, pertumbuhan penduduk pada periode 2005-2006 sebesar 2,37 persen, periode 2006-2007 sebesar 2,34 persen, periode 2007-2008 sebesar 2,31 persen, sedangkan periode 2008-2009 sebesar 2,27 persen. Pada tahun 2008-2009 pertumbuhan penduduk di setiap kab/ kota mengalami penurunan. Secara persentase, pertumbuhan tertinggi terjadi di Kabupaten Nunukan sebesar 5,89 persen, sedangkan kab/kota lainnya pertumbuhannya berkisar 0,91 5,44 persen. Sebagaimana pertumbuhan penduduk, persebaran penduduk di Kalimantan Timur juga tidak merata. Pada tahun 2009 porsi terbesar penduduk Kalimantan Timur berada di Kota Samarinda (19,25%), yang merupakan ibukota Provinsi di Kalimantan Timur. Selebihnya berada di Kabupaten Kutai Kartanegara (17,02%), Kota Balikpapan (16,32%) dan tersebar di kabupaten/kota lain berkisar 1-6 persen. Pola persebaran penduduk seperti ini sejak tahun 2004 tidak banyak berubah. 4.1. NUMBER OF POPULATION, GROWTH, DISTRIBUTION, DENSITY AND COMPOSITION OF POPULATION Population of Kalimantan Timur from year to year tended to increase significantly. The number of population increased from 2,887,100 people in 2005 to 3,164,800 people in 2009. It means that population of Kalimantan Timur has increased more than 56 thousands people every year.Recently based on the result of Indonesia Population Census, that the total of East Kalimantan population reached 3,550,586 persons. Population growth of Kalimantan Timur is different every years. For example, in the period of 2005-2006 and in the period of 20062007 was 2.37 percents and 2.34 percents respectively, in the period of 2007-2008 was 2.31 percents, and in the period of 2008-2009 was 2.27 percents. During 2008-2009 the population growth for each of regency/City decreased. The highest growtg is happened in Nunukan City with 5.89 percents. The population growth in another regency/City is between 0,91 5,44 percents. Just like population growth, people distribution in Kalimantan Timur is also uneven. In 2009, the biggest portion of Kalimantan Timur population was in Samarinda (19.25%) which is the capital of Kalimantan Timur Povince. While the rest is in Kutai Kartanegara (17.02 %), Balikpapan (16.32 %) and distributed in other regencies/cities between 1-6 percents. The pattern of people distribution above is barely change since 2004.

KALIMANTAN TIMUR DALAM ANGKA 2010

61

Penduduk dan Ketenagakerjaan/Population and Employment

Pola persebaran penduduk Kalimantan Timur menurut luas wilayah sangat timpang, sehingga menyebabkan terjadinya perbedaan tingkat kepadatan penduduk antar daerah yang mencolok, terutama antar daerah kabupaten dengan daerah Kota. Wilayah kabupaten dengan luas 98,87 persen dari wilayah Kalimantan Timur dihuni oleh sekitar 53,83 persen dari total penduduk Kalimantan Timur. Sedangkan selebihnya, yaitu sekitar 46,05 persen menetap di daerah kota dengan luas 1,13 persen dari luas wilayah Kalimantan Timur seluruhnya. Akibatnya kepadatan penduduk di daerah kabupaten hanya berkisar 140 jiwa/km dibanding kepadatan penduduk di Kota Balikpapan sebanyak 921,21 jiwa/km, Kota Samarinda 848,45 jiwa/km, Kota Tarakan 769,47 jiwa/km dan Kota Bontang 844,73 jiwa/km. Sedangkan kepadatan penduduk Kalimantan Timur adalah 15,95 jiwa/km. Ditinjau dari komposisi penduduk menurut jenis kelamin menunjukkan bahwa jumlah penduduk laki-laki di Kalimantan Timur masih lebih banyak dibanding perempuan. Ini terlihat dari rasio jenis kelamin yang lebih besar dari 100.

Due to uneven distribution of Kalimantan Timur people, the difference rate of population density among areas is very high especially between regencies and Cities. Regency area is 98.87 percents of Kalimantan Timur area is occupied by 53,83 percents of the total population of Kalimantan Timur. While the rest, 46,05 percents occupied in the city by area 1.13 percents out of the total area of Kalimantan Timur. The population density in regencies ranging from 1 40 persons per square kilometer while population density in Balikpapan is 921,21 persons per square kilometer, Samarinda is 848,45 persons per square kilometer, city of Tarakan is 769,47 persons per square kilometer and city of Bontang 844,73 persons per square kilometer. Thus, the population density of Kalimantan Timur is 15,95 persons per square kilometer. From the composition of population by sex point of view, the number of male population in Kalimantan Timur is still more than female population. As noted that the sex ratio is more than 100.

Kawasan Samarinda yang semakin padat areal pemukimannya. Sumber Gambar: http://www.skyscrapercit y.com/showthread.php?t =289477&page=14

62

KALIMANTAN TIMUR DALAM ANGKA 2010

Penduduk dan Ketenagakerjaan/Population and Employment4.2. KETENAGAKERJAAN Tenaga kerja adalah modal bagi geraknya roda pembangunan. Jumlah dan posisi tenaga kerja akan terus mengalami perubahan seiring dengan berlangsungnya proses demografi. Bagian dari tenaga kerja yang aktif dalam kegiatan ekonomi disebut angkatan kerja. Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK), merupakan ukuran yang menggambarkan jumlah angkatan kerja untuk setiap 100 tenaga kerja. Selama kurun waktu 20072009, angkatan kerja di Kalimantan Timur meningkat sebanyak 44 ribu orang dari 1.416.963 orang menjadi 1.460.996 orang. TPAK Kalimantan Timur pada tahun 2009 sebesar 64,41 persen, mengalami penurunan sebesar 2,65 persen dibandingkan dengan kondisi tahun 2007. Menurut jenis kelamin terlihat baik laki-laki maupun perempuan cenderung berfluktuasi pada kurun waktu yang sama. Tahun 2007 TPAK laki-laki sebesar 83,63 persen dan 2009 menjadi 85,03 persen. 4.2. EMPLOYMENT Manpower is one capital in the development dynamics. Total number and the composition of manpower will change parallel with demographic proses. Manpower who economically active is called labour force. (Labour Force Participation Rates (LFPRs) is a measurement that illustrates number of population classified as labour force for every 100 workers. During the period of 20072009, the labour in Kalimantan Timur increased 44 thousands labour force from 1,416.963 labour force in 2007 to 1.460.996 labour force. Kalimantan Timur LFPRs in 2009 was 64,41 percent or 2,65 percents lower compared to LFPRs in 2007. By sex, LFPRs of male and female tended to fluxtuate, in 2007, LFPRs of male was 83,63 percents in 2009 has increased to 85,03 percents.

KALIMANTAN TIMUR DALAM ANGKA 2010

63

Penduduk dan Ketenagakerjaan/Population and Employment

PENJELASAN TEKNIS 1. Rata-rata Pertumbuhan Penduduk adalah angka yang menunjukkan tingkat pertambahan penduduk per tahun dalam jangka waktu tertentu. Angka ini dinyatakan sebagai persentase dari penduduk dasar. 2. Kepadatan Penduduk adalah banyaknya penduduk per km persegi. 3. Rasio Jenis Kelamin adalah perbandingan antara banyaknya penduduk laki-laki dengan banyaknya penduduk perempuan pada suatu daerah dan waktu tertentu. Biasanya dinyatakan dengan banyaknya penduduk lakilaki untuk 100 penduduk perempuan. 4. Penduduk Usia Kerja adalah penduduk yang berumur 15 tahun ke atas. 5. Angkatan Kerja adalah penduduk usia kerja (15 tahun ke atas) yang bekerja, atau punya pekerjaan namun sementara tidak bekerja dan pengangguran. 6. Bekerja adalah melakukan pekerjaan dengan maksud memperoleh atau membantu memperoleh pendapatan atau keuntungan dan lamanya bekerja paling sedikit 1 jam secara terus menerus dalam seminggu yang lalu (termasuk pekerja keluarga tanpa upah yang membantu dalam suatu usaha/kegiatan ekonomi). 7. Lapangan Usaha adalah bidang kegiatan dari pekerjaan/tempat bekerja dimana seseorang bekerja. Klasifikasi lapangan usaha mengikuti Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) dalam 1 digit. 1.

TECHNICAL NOTES Average growth of population is the annual population growth rate over a certain period and expressed as percentage of the base population. Population density is the number of persons per square kilometer. Sex ratio is the ratio of the number males to the number of females in a given areas and time year; usually expressed as the number of males for every 100 females. Working age population is the population aged 15 years and over. Labour force are people aged 15 years old and over who, in the previous week, were working, temporarily absent from work but having jobs, and were looking for work. The concept of working means activity intended to earn income by doing work or helping to do work at least one hour continuosly during the reference week (including unpaid family worker/s for any economic activity). Industry is field of work of a p ro es n s a ti cvy it o r establishment. This activity is classified according to Indonesian Standard Industrial Classification (KBLI) in one digit.

2. 3.

4.

5.

6.

7.

64

KALIMANTAN TIMUR DALAM ANGKA 2010

Penduduk dan Ketenagakerjaan/Population and Employment

8.

Status Pekerjaan adalah kedudukan seseorang dalam unit usaha/kegiatan dalam melakukan pekerjaan. 9. Pekerja Tak Dibayar adalah seseorang yang bekerja membantu usaha untuk memperoleh penghasilan/ keuntungan yang dilakukan oleh salah seorang anggota rumah tangga atau bukan anggota rumah tangga tanpa mendapat upah/gaji. 10. Penduduk yang menganggur adalah mereka yang termasuk angkatan ker