k.25-26 membran dan transport membran

of 50/50
MEMBRAN SEL MEMBRAN SEL

Post on 18-Dec-2015

29 views

Category:

Documents

5 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

fisiologi sel

TRANSCRIPT

  • MEMBRAN SEL

  • PENDAHULUANMembran PlasmaRetikulum EndoplasmaBadan GolgiLisosomMitokondriaSitoplasmaMembran Nukleus

  • Pendahuluan Membran plasmaBatasan yang memisahkan kehidupan sel dari sekeliling yang bukan merupakan kehidupannya.

  • MEMBRANSifat Membran Biologi :Struktur lembaran tipis, 6 10 nmTerdiri dari lipid, protein dan sedikit karbo hidrat yang terikat pada lipid/proteinSebagai larutan dengan dua dimensi yg punya kerja timbal balikStruktur sangat viskus tetapi elastis, tertutup, asimetris dengan dua permukaan (bilayer)

  • MEMBRAN PLASMAMembentuk ruang tertutup di sekeliling protoplasma sel individualitas selPermeabilitas yang selektif adanya saluran dan pompa ion/ substrat serta adanya reseptor spesifiksawar/ barrier untuk mempertahankan perbedaan komposisi fisiologis ion/ substrat di intra dan ekstra sel

  • MEMBRAN PLASMAPertukaran bahan adanya daerah khusus (gap junction)

  • MEMBRAN PLASMAMengadakan internalisasi dan komparte-mentalisasi air di dalam tubuh cairan intra dan ekstra selMemiliki reseptor utk molekul tertentu yg mengatur informasi antar sel dan sekitarnyaMembran mitokondria sbg tempat proses pembentukan energi (energy transducer) yg menghasilkan ATP (proses fosforilasi oksidatif)

  • MEMBRAN SELPengertian membran tidak sebatas sebagai struktur yang membatasi/ memisahkan satu sel dengan sel yang lainnyaMembran juga membentuk ruang/ kompartemen khusus di dalam sel itu sendiri Membran intrasel/ eukariotikmitokondria, retikulum endoplasma, badan golgi, granula sekresi, lisosom dan membran nukleus

  • Struktur SelMembran PlasmaRetikulum EndoplasmaBadan GolgiLisosomMitokondriaSitoplasmaMembran Nukleus

  • STRUKTUR MEMBRAN

  • Klik salah satu dari komponen di atasbSTRUKTUR MEMBRANMembran tersusun dari beberapa unsur :

  • Unsur yg paling banyak, punya rangka gliserin, mengikat dua asam lemak dengan ikatan ester pada C1 dan C2.Bisa juga mengikat alkohol terfosforilasi (serin, etanolamin, kolin, inositol).Klik di sini

  • Klik di sinib Sfingomielinmempunyai rangka sfingosin (derivat amino alkohol, mengikat satu asam lemak dengan ikatan amida unsur dalam selubung mielin

  • Merupakan lipid yg mengandung gula, seperti :- Serebrosida :mengandung ikatan heksosa tunggal, glukosa atau galaktosa - Gangliosida : mengandung ikatan gula yg lebih kompleksKlik di sini

  • Klik di siniSterol yang lazim dijumpai Kolesterol -Komponen utama dalam membran plasma, sedikit di badan golgi, mitokondria dan nukleus. -Tersisip diantara fosfolipid, berperan dalam menentukan tingkat fluiditas membran.Lipid membran mempunyai bagian hidrofob dan hidrofil sifat amfipatik

  • PROTEIN MEMBRANBersifat amfipatikTersisip dalam lapisan bilayer amfipatik fosfolipidLebih dari 100 jenis protein, dengan banyak fungsi : enzym, prot.Carrier, prot.Struktural, reseptor dsb.

  • PROTEIN MEMBRANBerdasarkan posisi pada membranProtein IntegralProtein Perifer1. Prot. Integral : globular, amfipatik dengan dua ujung hidrofil yang dipisahkan regio hidrofob dalam lapisan bilayer lipid2. Prot. Peripher : terikat lemah pada bagian hidrofil prot.Integral

  • MEMBRAN ERITROSITMembran eritrosit tersusun atas beberapa komponen :- protein transmembran band 3- protein glikoforin- spektrin- aktin- protein band 4

  • MEMBRAN ERITROSIT

  • Fluidity of the Lipid Bilayer

  • Membrane Disruption by Detergent

  • TRANSPORTPADA MEMBRAN SEL

  • TRANSPORT MATERI PADA MEMBRAN1. Mekanisme pasif2. Mekanisme aktif3. Endositosis dan EksositosisDifusi sederhanaDifusi difasilitasiTransport aktif/ pump

  • TRANSPORT MATERI PADA MEMBRAN1.Mekanisme passivea. Diffusi sederhana-Mengikuti gradient elektrokimia-Diffusi sederhana dipengaruhi oleh : agitasi thermal molekul spesifik, gradient konsentrasi, dan kelarutan materi tersebut.

  • TRANSPORT MATERI PADA MEMBRANb. Diffusi difasilitasi, memerlukan :-Prot. Carrier (dapat jenuh v-max)-Tempat ikatan spesifik pada solut-Spesifisitas terhadap ion, gula serta asam amino-Konstanta pengikatan solut pada sistem-Molekul serupa menjadi inhibitor kompetitif Diffusi difasilitasi berlangsung dengan mekanisme pingpong

  • Glucose transporter (GLUT)GLUT 1: Brain, Kidney, Colon, Placenta and ErythrocyteGLUT 2: Liver, Pancreatic B cell, Small intestine, KidneyGLUT 3: Brain, Kidney, PlacentaGLUT 4: Heart, Skeletal muscle, adipose tissue (insulin-sensitive)GLUT 5: Small intestineSGLT 1: Small intestine, Kidney ( Na-dependent )

  • TRANSPORT MATERI PADA MEMBRAN2.Mekanisme aktif-Transport aktif/ pump-Menjauhi keseimbangan termodinamika, melawan gradien elektrokimia- Butuh energi (ATP) dan protein carrier

  • Transport aktif primer : Na-K ATP-ase , dllTransport aktif sekunder : symport Na-glukosa , dll.Sistem transport mengatur fungsional jumlah dan arah pergerakan molekul : - uniport - Symport - Antiport

    TRANSPORT MATERI PADA MEMBRAN

  • TRANSPORT MATERI PADA MEMBRAN3.Endositosis dan Eksositosis-Transport makromolekul (polisakarida, protein, polinukleotida, dll)-Menggunakan pembentukan vesikel dari atau dengan membran plasma-Endositosis untuk internalisasi-Eksositosis untuk eksternalisasi

  • ENDOSITOSISPINOSITOSIS : pada semua selFase cairan : non selektif, proporsional dengan konsentrasi.Fase absorptif : selektif, terbatas pada reseptor tertentu, vesikel terbungkus klatrinProses : invaginasi vesikel fusi kemembran organella transfer isi.Butuh energi, ca++, dan sistem mikrofilamentAda dua type : fagositosis dan pinositosisFAGOSITOSIS : untuk sel-sel makrofag dan granulosit.

  • Phagocytosis

  • EKSOSITOSISMolekul yang dilepas digolongkan dalam:Molekul yang terikat pada permukaan selMolekul yang menjadi bagian dari matriks ekstra sel.Molekul yang diekstra sel menjadi sinyal bagi sel lain.

  • Exocytosis Transport

  • MUTASI GEN Akondroplasia : mutasi gen pembentuk fibroblastFibrosis kistik : mutasi gen pengangkut Cl-Penyakit wilson : mutasi gen ATP-ase-CuSferositosis herediter : mutasi gen spektrinHiperkolesterol familial : mutasi gen reseptor LDL