jurnal neuro fix

Click here to load reader

Post on 05-Jan-2016

3 views

Category:

Documents

2 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

journal neurologi

TRANSCRIPT

Alpha-Dihydroergocryptine vs pramipexole sebagai tambahan pengobatan gejala Parkinson idiopatik. Ulises Rodrguez Ortiz1, Daniel San-Juan1, Francesco Scarci2

1Movement Disorders Clinic and Neurophysiology Department, Instituto Nacional de Neurologa y Neurociruga,

Mexico City, Mexico

2Scientific Department, Polichem S.A., Lugano, Switzerland

Email: [email protected] penelitian acak, double blind, dan studi referensi dikendalikan aktif yang dilakukan pada 116 pasien menderita penyakit Parkinson idiopatik (PD). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan keamanan dan manfaat alpha-dihydroergocryptine (DHEC) vs pramipexole (PRAM) sebagai tambahan terapi simtomatik levodopa pada pasien PD. Gejala motorik, dinilai oleh Unified Parkinsons disease Rating Scale (UPDRS) III dengan skala, diidentifikasi sebagai target keberhasilan. Secara acak 56 pasien untuk DHEC dan 60 untuk PRAM. Pasien termasuk penderita yang sedang dalam pemberian levodopa dosis tetap setidaknya 3 bulan sebelum masuk kedalam penelitian, dengan dasar UPDRS III 14. Mereka menjalani pengobatan 16 minggu. Dari 116 pasien yang dilibatkan, 85 (39 dalam kelompok DHEC dan 46 di Kelompok PRAM,) menyelesaikan proses penelitian. Dalam kelompok DHEC, UPDRS III menurun 24,2% dari nilai awal pada minggu 10 dan 28,1% pada minggu 16. Dalam kelompok PRAM, UPDRS III menurun 27,1% dari baseline pada minggu 10 dan 29,2% pada minggu 16. Data yang sangat signifikan (p