jurnal gilut fix

Click here to load reader

Post on 07-Dec-2015

235 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Jurnal Gilut Fix

TRANSCRIPT

Prevalensi infeksi Candida oral pada pasien periodontitis dengan diabetes mellitus tipe 2Sultan Al Mubaraka,, Asirvatham Alwin Robertb, Jagan Kumar Baskaradossc, Khalid Al-Zomana, Abdulaziz Al Sohail d, Abdulaziz Alsuwyede, Sebastian Cianciof a King Faisal Specialist Hospital & Research Center, Riyadh, Saudi Arabia b Research Center, Sultan Bin Abdulaziz Humanitarian City, Riyadh, Saudi Arabia c Department of Dental Public Health, College of Dentistry, King Saud Bin Abdulaziz University for Health Sciences, Riyadh, Saudi Arabia d Prince Abdulrahman Bin Abdulaziz Institute for Higher Dental Studies, Riyadh, Saudi Arabia e Dental Department, King Abdulaziz Medical City, Riyadh, Saudi Arabia f Department of Periodontics and Endodontics, School of Dental Medicine, State University of New York at Buffalo, NY, USARingkasanTujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui prevalensi Candida spp. pada pasien periodontitis dengan diabetes mellitus tipe 2. Metode: Penelitian cross-sectional ini termasuk 42 pasien diabetes dengan periodontitis (berusia 21-70 tahun; 18 laki-laki dan 24 perempuan). Pengukuran klinis termasuk kedalaman probing pocket (PPD), tingkat perlekatan klinis (CAL) dan kadar hemoglobin A1c (HbA1c). Sampel sub-gingiva dikumpulkan dari aspek mesio-bukal dari gigi 3 untuk analisis jamur. Spesies Candida, termasuk Candida albicans, Candida dubliniensis, Candida tropicalis dan Candida glabrata, diidentifikasi menggunakan pewarnaan Gram, uji tabung kuman, CHROMagar, Staib agar dan API 20C AUX. Hasil: Prevalensi keseluruhan Candida pada pasien diabetes dengan periodontitis yang diamati dalam penelitian adalah 52%. Spesies Candida yang sering ditemukan adalah C. albicans (38%), diikuti oleh C. dubliniensis (9,5%), C. tropicalis (4,7%) dan C. glabrata (4,7%). Dibandingkan dengan wanita, pasien laki-laki yang ditandai dengan peningkatan kadar infeksi Candida. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa individu di atas usia 40 tahun mengalami peningkatan kadar infeksi Candida dibandingkan dengan pasien yang berusia kurang dari 40 tahun. Infeksi Candida lebih tinggi di antara subyek dengan kadar gula darah yang tinggi (HbA1c> 9) dibandingkan dengan individu dengan kadar gula darah yang terkontrol (HbA1c 9) dibandingkan dengan gula darah yang terkendali dengan baik (HbA1c