jurding recurrent aphthous stomatitis

Download Jurding Recurrent Aphthous Stomatitis

Post on 07-Aug-2015

103 views

Category:

Documents

7 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

Recurrent Aphthous Stomatitis: Do We Know What Patients Are Using to Treat the Ulcers? (Stomatitis Aphthosa Berulang: Apakah Kita Tahu Apa Yang Pasien Gunakan Untuk Mengobati Lesi Ulkus?)

IDENTITAS JURNAL

DEFINISIStomatitis aphthous berulang (RAS) ditandai dengan sakit berulang, ulkus kecil, dengan batas eritem. Tingkat prevalensi berkisar antara 5% sampai 60% tergantung pada kelompok etnis dan sosial ekonomi. Penyebab RAS tidak diketahui

TUJUANTujuan penelitian ini adalah untuk menentukan prevalensi dan jenis perawatan yang digunakan oleh pasien dengan stomatitis aphthous berulang (RAS), dan mempelajari sumber-sumber informasi tentang perawatan yang digunakan.

PENDAHULUANRASA SAKIT

SAKIT SEKALI PENDERITAAN BERULANG

KESULITAN

BERBICARA MENGUNYAH MENELAN

KWALITAS HIDUP

MENGALAMI PENURUNAN BELUM ADA PENGOBATAN KURATIF

PENGOBATAN YANG BIASA DILAKUKANDIBIARKAN SAJA Self Limiting Disease

KONVENSIONAL

Pengobatan fisik (operasi, ablasi sinar), anti inflamasi, anti mikroba, analgetik, imunoupresan Tahini (minyak wijen), Glycyrrhiza glabra, kulit merah pohon mangrove, aloe vera, lemon, air garam hangat

ALTERNATIVE

DESIGN DAN METODE Design penelitian ini adalah penelitian observasional dengan metode survei crosssectional. Subjek 530 mahasiswa yang memiliki riwayat RAS dan sedang belajar di Universitas Yordania, Amman.

INKLUSI DAN EKSKLUSI1. Inklusi - Mahasiswa Universitas Yordania di Amman periode bulan Mei dan September 2008 - Pernah mengalami sariawan yang berulang 2. Eksklusi - Tidak disebutkan

TEKNIK SAMPLING1. Tidak melakukan perhitungan besar sampel yang representatif 2. Teknik sampling yang dilakukan cenderung mengarah pada teknik konsekutif sampling (memilih secara acak yang sesuai dengan kriteria inklusi)

UJI STATISTIK SPSS for Windows versi 16.0 (SPSS Inc, Chicago, IL). Frekuensi distribusi, X2 test dan uji t digunakan untuk membandingkan perbedaan antara kelompok

LANGKAH PENELITIAN1. Memilih responden secara acak 2. Wawancara face to face meliputi: - Sudah pernah sariawan? Dicocokan dengan gambar stomatitis apthous - jika ya, apakah diobati? - jika diobati, pakai apa? - dari mana mendapatkan informasi cara pengobatan tersebut? - apakah pengobatan tersebut membawa manfaat? 3. Bertanya tenang data demografi 4. Uji statistik

HASIL Dari 530 pasien, 267 (50,4%) telah mencoba pengobatan RAS. Dari mereka yang mengobati RAS, 86 (32,2%) telah menggunakan pengobatan alternatif (ATs). Topikal anestesi / analgesik, obat kumur antiseptik, dan steroid topikal merupakan 84,5% dari obat-obatan konvensional yang digunakan.

DARI MEREKA YANG MENGGUNAKAN ATS:1. 34 (39,5%) Tahini (minyak cengkeh) 2. 21 (24,4%) garam / garam dan air hangat 3. 7 (8.1%) menggunakan lemon / lemon dan garam

SUMBER INFORMASI PENGOBATAN Kerabat (44,6%) Praktisi medis (22,9%) Dokter gigi (9,4%)

KESIMPULAN1. Adanya prevalensi tinggi penggunaan Ats untuk RAS di Yordania. 2. Perlu edukasi kepada pasien RAS untuk menentukan pilihan pengobatan yang tersedia untuk mengurangi penderitaan mereka dan untuk meningkatkan kualitas hidup mereka. 3. Penyedia layanan kesehatan seperti praktisi medis dan apoteker harus memberikan edukasi yang lebih baik dalam mendiagnosis dan pengobatan penyakit ini. 4. Uji lebih lanjut diperlukan untuk menguji manfaat potensial dari Ats, seperti tahini / minyak wijen dalam pengobatan RAS.

CRITICAL APPRAISAL1. Kata dalam judul sudah < 12 kata, namun kurang representatif 2. Abstrak terdiri dari 4 elemen, namun jumlah kata melebihi 250 kata, yakni 299 kata 3. Latarbelakang terdiri dari 3 paragraf, seharusnya cukup 2 paragraf 4. Design dan metode, populasi penelitian, kriteria inklusi-eksklusi tidak jelas, teknik sampling lemah/tidak representatif 5. Uji statistik tidak jelas untuk uji t 6. Merupakan study observasional yang tidak memenuhi standar, tidak dapat digeneralisasikan pada populasi target

SEKIANTERIMA KASIH MATUR SUWUN