jit ppt.ppt

Download JIT PPT.ppt

Post on 13-Jul-2016

67 views

Category:

Documents

36 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • KELOMPOK IIANGGOTA:FIQI DWIPATRIA M(14.641.0279)DENNY REZKY WIJIANTO (14.641.0334)ERIK DWI PURNOMO(14.641.0354)MELINDA SETYA RINI(14.641.0304)

  • SISTEM PRODUKSI TEPAT WAKTU(JUST IN TIME-JIT)

  • A. FILOSOFI & DEFINISI JUST IN TIME (JIT)Dalam pengertian luas, JIT adalah suatu filosofi tepat waktu yang memusatkan pada aktivitas yang diperlukan oleh segmen-segmen internal lainnya dalam suatu organisasi.

    Just In Time (JIT) merupakan keseluruhan filosofi dalam operasi manajemen dimana segenap sumber daya, termasuk bahan baku dan suku cadang, personalia, dan fasilitas dipakai sebatas dibutuhkan. Tujuannya adalah untuk mengangkat produktifitas dan mengurangi pemborosan.

  • 7 (TUJUH) JENIS PEMBOROSAN DISEBABKAN KARENA:Over produksi( OverProduction )Waktu menunggu( Waiting )Transportasi( Transportation )Pemrosesan( Process production )Tingkat persediaan barang( Unnecessary Inventory )Gerak( Unnecessary Motion )Cacat produksi( Defects )

  • JIT MEMPUNYAI EMPAT ASPEK POKOK SEBAGAI BERIKUT:Semua aktivitas yang tidak bernilai tambah terhadap produk atau jasa harus di eliminasi.Adanya komitmen untuk selalu meningkatkan mutu yang lebih tinggi.Selalu diupayakan penyempurnaan yang berkesinambungan (Continuous Improvement)dalam meningkatkan efisiensi kegiatan.Menekankan pada penyederhanaan aktivitas dan meningkatkan pemahaman terhadap aktivitas yang bernilai tambah.

  • EMPAT KONSEP POKOK YANG HARUS DIPENUHI DALAM MELAKSANAKAN JUST IN TIME (JIT):Produksi Just In Time (JIT), adalah memproduksi apa yang dibutuhkan hanya pada saat dibutuhkan dan dalam jumlah yang diperlukan.Autonomasi merupakan suatu unit pengendalian cacat secara otomatis yang tidak memungkinkan unit cacat mengalir ke proses berikutnya.Tenaga kerja fleksibel, maksudnya adalah mengubah-ubah jumlah pekerja sesuai dengan fluktuasi permintaan.Berpikir kreatif dan menampung saran-saran karyawan

  • UNTUK MENCAPAI EMPAT KONSEP TERSEBUT PERLU DITERAPKAN SISTEM DAN METODE SEBAGAI BERIKUT :Sistem kanban.Metode kelancaran dan kecepatan produksi.Optimalisasi waktu penyiapan.Tata letak proses dan pekerja fungsi ganda.Aktifitas perbaikan lewat kelompok kecil (small group) dan sistem saran.Sistem manajemen fungsional.

  • ELEMEN-ELEMEN JUST IN TIME:

    Pengurangan waktu set upAliran produksi lancar (layout)Produksi tanpa kerusakan mesinProduksi tanpa cacatPeranan operatorHubungan yang harmonis dengan pemasokPenjadwalan produksi stabil dan terkendaliSistem Kanban

  • B. PRINSIP DASAR JUST IN TIMEBerproduksi sesuai dengan pesanan Jadual Produksi IndukProduksi dilakukan dalam jumlah lot (Lot Size)Mengurangi pemborosan (Eliminate Waste)Perbaikan aliran produk secara terus menerusPenyempurnaan kualitas produk (Product Quality Perfection)Respek terhadap semua orang/karyawan (Respect to People)Mengurangi segala bentuk ketidak pastian (Seek to Eliminate Contigencies)Penekananan pada pemeliharaan jangka panjang.

  • SELAIN PRINSIP DASAR JUST IN TIME, BERIKUT ADALAH URUTAN PENERAPAN TEKNIK JUST IN TIME:Menerapkan 5S dasar untuk perbaikan: Seiri (Pemilihan), Seiton (Penataan), Seiso (Pembersihan), Seiketsu (Pemantapan), dan Shitsuke (Kebiasaan).Penerapan produksi satu potong untuk mencapai pengimbangan lini.Pelaksanaan produksi ukuran lot kecil dan perbaikan metode penyiapan.Penerapan operasi baku.Produksi lancer dengan merakit produk sesuai dengan kecepatan penjualanAutonomasi (jidoka)Penggunaan kartu kanban.

  • C. KEUNTUNGAN DAN KELEMAHAN JUST IN TIMEKeuntungan JIT antara lain:Seluruh system yang ada dalam perusahaan dapat berjalan lebih efisien.Pabrik mengeluarkan biaya yang lebih sedikit untuk memperkerjakan para stafnya.Barang produksi tidak harus selalu di cek, disimpan atau diretur kembali.Kertas kerja dapat lebih simple.Penghematan yang telah di lakukan dapat digunakan untuk mendapat profit yang lebih tinggi misalnya, dengan mengadakan promosi tambahan.Kelemahan JIT Satu kelemahan sistem JIT adalah tingkatan order ditentukan oleh data permintaan historis. Jika permintaan naik melebihi dari rata-rata perencanaan historis maka inventori akan habis dan akan mempengaruhi tingkat pelayanan konsumen.

  • MANFAAT JITWaktu set-up gudang dapat dikurangi.Aliran barang dari gudang ke produksi akan meningkat.Pekerja yang menguasai berbagai keahlian digunakan secara lebih efisien. Penjadwalan produk dan jam kerja karyawan akan lebih konsisten.Adanya peningkatan hubungan dengan suplyer.Perputaran Persediaan.

  • KRITIK TERHADAP JITSulit suatu perusahaan yang memproduksi secara massal hanya melayani pesanan pelanggan saja dan hanya memproduksi satu jenis produk.Dalam industri sulit sekali suatu tidak memiliki persediaan, khususnya yang bahan bakunya impor.Sulit dilakukan oleh pabrik-pabrik pada umumnya yang hanya memproduksi satu macam komoditi dengan teknologi khusus.Menempatkan karyawan pada keahlian khusus pada satu jenis produk tidak mudah, dan mungkin biayanya mahal.Pada umumnya perusahaan disibukkan oleh kegiatan rutin memproduksi komoditi terus menerus tanpa menghiraukan peningkatan ketrampilan dan pengetahuan karyawan; mereka lebih suka membajak karyawan lain yang sudah ahli sehingga tidak perlu mendidik dan melatih; teknologi dan metode kerja tidak begitu mudah diganti.Karyawan pada umumnya bekerja atas dasar upah; mereka bekerja bukan ingin merealisasikan bakat dan pengetahuannya, jadi mereka pada umumnya kurang peduli terhadap mutu produk.

  • PERSYARATAN PERSYARATAN JUST IN TIME ( JIT )Organisasi PabrikPelatihan/Tim/keterampilanVisibiltas/ pengendalian visualEliminasi KemacetanUkuran Lot Kecil Dan Pengurangan Waktu SetupTotal Productive Maintance (TPM)Kemampuan Proses, Statistical Proses Control (SPC), Dan Perbaikan Berkesinambungan.

  • D.HUBUNGAN JUST IN TIME ( JIT ) DENGAN TQMJIT dan Ketertelusuran Biaya Overhead

    Pengaruh JIT pada Penilaian Persediaan

    Pengaruh JIT pada Harga Pokok Pesanan

    Penentuan Harga Pokok Proses dan JIT

  • E.STRATEGI IMPLEMENTASI JUST IN TIME ( JIT )Startegi Penerapan pembelian Just in Time. Dukungan, yaitu dari semua pihak terutama yang berkaitan dengan kegiatan pembelian, dan khususnya dukungan dari pimpinan.Startegi penerapan Just in Time dalam sistem produksi. Penemuan lini produksi yaitu dalam satu lini produksi harus dibuat bermacam-macam barang, sehingga semua kebutuhanpelanggan yang berbeda-beda itu dapat terpenuhi.

  • JUST IN TIME ( JIT ) PEMBELIANPembelian JIT dapat mengurangi waktu dan biaya yang berhubungan dengan aktivitas pembelian dengan cara:Mengurangi jumlah pemasok.Mengurangi atau mengeliminasi waktu dan biaya negosiasi dengan pemasok.Memiliki pembeli atau pelanggan dengan program pembelian yang mapan.Mengeliminasi atau mengurangi kegiatan dan biaya yang tidak bernilai tambah.Mengurangi waktu dan biaya untuk program-program pemeriksaan mutu.

    Penerapan pembelian JIT dapat mempunyai pengaruh pada sistem akuntansi biaya dan manajemen dalam beberapa cara sebagai berikut:Ketertelusuran langsung sejumlah biaya dapat ditingkatkan.Perubahan cost pools yang digunakan untuk mengumpulkan biaya.Mengubah dasar yang digunakan untuk mengalokasikan biaya.Mengurangi perhitungan dan penyajian informasi mengenai selisih harga beli secara individualMengurangi biaya administrasi penyelenggaraan sistem akuntansi.

  • JUST IN TIME ( JIT ) PRODUKSIProduksi JIT dapat mengurangi waktu dan biaya produksi dengan cara:Mengurangi atau meniadakan barang dalam proses dalam setiap workstation (stasiun kerja) atau tahapan pengolahan produk (konsep persediaan nol).Mengurangi atau meniadakan Lead Time (waktu tunggu) produksi (konsep waktu tunggu nol).Secara berkesinambungan berusaha sekeras-kerasnya untuk mengurangi biaya setup mesin-mesin pada setiap tahapan pengolahan produk (workstation).Menekankan pada penyederhanaan pengolahan produk sehingga aktivitas produksi yang tidak bernilai tambah dapat dieliminasi.

    Perusahaan yang menggunakan produksi JIT dapat meningkatkan efisiensi dalam bidang:Lead time (waktu tunggu) pemanufakturan Persediaan bahan, barang dalam proses, dan produk selesaiWaktu perpindahanTenaga kerja langsung dan tidak langsungRuangan pabrikBiaya mutuPembelian bahan

  • F.PERBANDINGAN SISTEM JIT DENGAN SISTEM TRADISIONAL

    JITTRADISIONALSistem tarikanPersediaan tidak signifikanBasis pemasok sedikitKontrak jangka panjang dengan pemasokPemanufakturan berstruktur selulerKaryawan berkeahlian gandaJasa terdesentralisasiKeterlibatan karyawan tinggiGaya manajemen sebagai penyedia fasilitasTotal quality control (TQC)Sistem doronganPersediaan signifikanBasis pemasok banyakKontrak jangka pendek dengan pemasokPemanufakturan berstruktur departemenKaryawan terspesialisasiJasa tersentralisasiKeterlibatan karyawan rendahGaya manajemen sebagai pemberi perintahAcceptable quality level (AQL)

  • G.PERUMUSAN JUST IN TIME (JIT)Rumusan JIT yang digunakan adalah:Dimana:X1 : Unit produk yang harus dijual untuk mencapai laba tertentu.I : Laba sebelum pajak penghasilan F1 : Total biaya tetapX2 : Jumlah kuantitas berbasis non-unit V2 : Biaya variable berbasis non-unit P : Harga jual perunit V1 : Biaya variable per-unit

  • MANUFACTURING CYCLE EFFICIENCE ( MCE )Persamaan MCE adalah :MCE = waktu proses X 100%Waktu tenggangWaktu tenggang = Waktu proses+Waktu inspeksi+Waktu gerak+Waktu Tunggu+Waktu AntriBesaran MCE adalah : 0 < MCE 1, artinya MCE lebih besar dari nol dan lebih kecil atau sama dengan satu. Jika waktu tidak bernilai tambah semakin mendekati nol maka besaran MCE akan semakin mendekati satu yang berarti semakin efisien, begitupun sebaliknya.Pada beberapa perusahaan manufacturing, MCE umumnya 10 %. Perusahaan manufacturing yang efisien MCE idealnya adalah 100%, artinya tingkat pemborosan pada setiap tahap produksi adalah 0%.

  • *