jenis rangkaian arus ac1

of 14/14
 Jenis Rangkaian Arus AC Reza Erlangga L XII IPA6/ 16

Post on 20-Jul-2015

40 views

Category:

Documents

1 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

Jenis Rangkaian Arus AC Reza Erlangga L XII IPA6/ 16 Padadasarnya,disetiaprangkaianarusACpastimempunyainilai induktansi,hambatandankapasitas.Akantetapinilaihambatan, kapasitasdaninduktansitergantungpadajeniskomponendidalam rangkaiantersebut,yangdalamkeadaantertentunilainyadapat diabaikan sedangkan pada kondisi lain tidak dapat diabaikan. DalamarusAC,terdapathambatanyangdisebutimpedansi(Z)yang terdiri dari : - Hambatan Murni (R) : - Hambatan Induktif (XL) : - Hambatan Kapasitor (XC) : Besar masing-masing hambatan (kecuali R) ditentukan oleh frekuensinya sesuai rumus berikut : - Untuk Rangkaian Kapasitor : - Untuk Rangkaian Induktor : c f 21: X atauc1: X.c.cHef.L 2 : Xatau .L : XLLHeMacam-macam Rangkaian pada arus AC Terdapat berbagai macam jenis rangkaian arus AC, antara lain :1. Rangkaian R murni2. Rangkaian L murni 3. Rangkaian C murni 4. Rangkaian Seri R-L5. Rangkaian Seri R-C 6. Rangkaian Seri R-L-C 1. Rangkaian R murni pada arus AC Pada rangkaian ini, tegangan V berada pada posisi sefase dengan arus I, sehingga didapat persamaan : t .Sin I It .Sin Vm efmee== ef V2.Rangkaian L murni pada arus AC Pada rangkaian ini, tegangan V mendahului arus I sebesar , sehingga didapat persamaan : 90L . mI.X) 90 ( sin Isin .= ==LmVt It V Vee3.Rangkaian C murni pada arus AC Pada rangkaian ini, arus I mendahului tegangan V sebesar , sehingga didapat persamaan : 90C . mI.X) 90 ( sin Isin .= + ==CmVt It V Vee4.Rangkaian seri R-L pada arus AC ResistordanInduktordihubungkankesumberarusAC, makapadarangkaianR-Ltersebutakantimbulhambatanyang merupakanpaduanantaraXLdanR.PaduaninidisebutImpedansi (Z). Ciri-ciri rangkaian ini adalah : - I sefase dengan VR - VL mendahului I sebesar- V mendahului I sebesar 90Besar tegangan total V ditulis secara vektor : 2 2L RV V V + =Hambatan pada rangkaian R-L : 2L2) X ( (R) + = ZZ I. VX I. VR I.L L === R VRX VV LRL= = tgRX VVtg arcLRL= = u5.Rangkaian seri R-C pada arus AC Resistor dan Kapasitor dihubungkan ke sumber arus AC, maka pada rangkaian R-C tersebut akan timbul hambatan yang merupakan paduan antara Xc dan R. Paduan ini disebut Impedansi (Z). Ciri-ciri rangkaian ini adalah : - I sefase dengan VR - VC ketinggalan I sebesar- V ketinggalan I sebesar 90uBesar tegangan total V ditulis secara vektor : 2 2C RV V V + =RXC VRVC tg = =RX VVtg arc CRC= = =Z I. VX I. VR I.C C === R VHambatan pada rangkaian R-C : 2C2) X ( (R) + = Z6. Rangkaian R-L-C seri pada arus AC Resistor, Induktor dan Kapasitor dihubungkan ke sumber arus AC secara seri, maka pada rangkaian R-L-C tersebut akan timbul hambatan yang merupakan perpaduan antara XL, Xc dan R yang disebut impedansi (Z).Impedansi Rangkaian: Tegangan Total: Beda Fase: 2C2) X ( (R) + = L X Z2) ( V2C L R V V V + =C CL LRX I. VX I. VR I. VZ I.==== VRV - V RX - X C L c L= = u tgCatatan : Pada rangkaian R-L-C, terdapat 3 kemungkinan impedansi Z dengan sudut fase , yaitu : )2(0Hs s)20 (Hs sXL > XCrangkaian bersifat induktif, arus tertinggal dari tegangan sebesarXL < XCrangkaian bersifat kapasitif, arus tertinggal dari tegangan sebesarXL > XCrangkaian bersifat resistif (terjadi resonansi), arus sefase dengan tegangan Frekuensi Resonansi Frekuensi resonansi dari rangkaian RLC dicapai saat arus Irms mencapai maksimum yaitu saat kondisiXL = XC dan dinyatakan dengan : C LL.121fatauL.C1 L.C1 C1 res2H== ==e eeealamiah frekuensi adalah 0 e e =