jawaban soal osn

Download Jawaban Soal OSN

Post on 20-Nov-2015

235 views

Category:

Documents

14 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Jawaban soal OSN TOBI

TRANSCRIPT

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

DIRJEN MANAJEMEN PENDIDIKAN MENENGAH

DIREKTORAT PEMBINAAN SEKOLAH MENENGAH ATAS

TEST SELEKSI TINGKAT NASIONAL

CALON PESERTA

INTERNATIONAL BIOLOGY OLYMPIAD (IBO) TAHUN 2012SOAL TEORI BAGIAN A

PETUNJUK :

1. Waktu mengerjakan tes: 2 Jam (120 menit).

2. Sebelum mengerjakan tes, periksalah kelengkapan naskah yang diberikan.

3. Tulislah jawaban anda dengan memberi tanda (X) pada lembar jawaban yang telah disediakan.4. Isilah nama, asal sekolah, kelas, pada lembar jawaban.

5. Gunakan ballpoint/pulpen untuk menulis setiap jawaban anda.

6. Mulailah bekerja setelah pengawas memberi tanda dimulai dan berhenti bekerja setelah pengawas memberi tanda selesai.

7. Handphone ditinggalkan di pengawas sebelum memulai tes.

8. Total nilai keseluruhan berjumlah 100.

9. Peserta diperkenankan menggunakan kalkulator.

10. Lembar Jawaban harus dikumpulkan kembali ke pengawas

www.tobi.or.id

Olimpiade Sains Nasional - Manado

11 16September 2011

JAWABAN SOAL OSN

1. Enzim yang tidak berperan dalam replikasi DNA adalah:

A.DNA polimeraseB. Protein SSb (single strand binding)

C.HelikaseD.PrimaseE.TopoisomeraseJawaban: B Penjelasan : Enzim yang berperan dalam proses replikasi DNA :

1. Enzim Helicase berfungsi untuk memotong untaian DNA yang doble heliks pada proses replikasi DNA menggunakan enegi kimia. Helicase adalah enzim yang penting untuk semua organisme hidup. Mereka adalah protein motor yang bergerak terarah sepanjang tulang punggung fosfodiester asam nukleat, memisahkan dua untai asam nukleat anil (yaitu, DNA, RNA, DNA atau RNA-hybrid) dengan menggunakan energi yang berasal dari hidrolisis ATP.2. Enzim topoisomerase berfungsi untuk membantu helicase untuk memotong untaian DNA dengan mengurangi tegangan untaian DNA. merupakan enzim yang mengatur overwinding atau underwinding DNA. Masalah DNA muncul karena sifat saling terkait dari struktur heliks ganda nya. Sebagai contoh, selama replikasi DNA , DNA menjadi overwound depan garpu replikasi. Jika dibiarkan berlanjut, ketegangan ini akhirnya akan menggiling replikasi berhenti (acara serupa terjadi selama transkripsi). Untuk membantu mengatasi masalah jenis topologi yang disebabkan oleh helix ganda, topoisomerase mengikat baik DNA beruntai tunggal atau double-stranded dan memotong tulang punggung fosfat DNA. Fase istirahat ini antara memungkinkan DNA yang akan diuraikan atau dibatalkan, dan, pada akhir proses ini, tulang punggung DNA disegel kembali lagi. Karena komposisi kimia secara keseluruhan dan konektivitas dari DNA tidak berubah, DNA kusut dan diuraikan adalah isomer kimia, hanya berbeda dalam topologi global mereka, sehingga topoisomerase adalah isomerase enzim yang bekerja pada topologi dari DNA3. Enzim DNA polimerase berfungsi untuk memperpanjang untaian DNA baru. DNA polimerase adalah enzim penting dalam replikasi DNA maupun dalam reparasi DNA. DNA polimerase merupakan sebuah enzim yang mengkatalisasi reaksi polimerisasi deoksiribonukleotida menjadi rantai DNA, dengan kata lain enzim ini mengkatalisasi reaksi pembentukan DNA. DNA polimerase membaca rantai DNA utuh sebagai cetakan (templat) dan menggunakannya untuk membentuk rantai baru. Molekul polimer yang baru terbentuk merupakan komplemen atau pasangan dari rantai yang digunakan sebagai cetakan, dan identik dengan pasangan dari rantai cetakan sebelum terjadi reaksi.

4. Enzim Ligase berfungsi untuk melekatkan fragmen-fragmen okazaki.

5.Enzim Primerase yang memungkinkan akses pembentukan RNA primer. Primase adalah enzim yang terlibat dalam replikasi DNA. Primase mengkatalisis sintesis dari RNA pendek atau DNA dalam beberapa organisme,segmen disebut primer pelengkap ke DNA template. Primase adalah kunci penting dalam replikasi DNA karena tidak diketahui DNA polimerase dapat memulai sintesis dari DNA untai tanpa RNA atau DNA awal primer (untuk perpanjangan DNA sementara).DNA primer disintesis dari trifosfat ribonucleoside dan 4-15 nukleotida panjang.

Sedangkan Protein SSB, mengikat rantai tunggal daerah DNA untuk mencegah dini annealing, untuk melindungi DNA rantai tunggal dari yang dicerna oleh nucleases, dan untuk menghilangkan struktur sekunder dari DNA untuk memungkinkan enzim lain untuk berfungsi secara efektif atasnya. Protein ini diproduksi selama semua aspek metabolisme DNA: replikasi, rekombinasi dan perbaikan. Serta menstabilkan DNA ini beruntai tunggal, protein SSB mengikat dan mengatur fungsi protein yang banyak terlibat dalam proses ini.Protein SSB telah diidentifikasi dalam organisme dari virus ke manusia.Jadi protein SSB bukan merupakan enzim dalam replikasi DNA.

2.Dari suatu fragmen DNA untai ganda, diketahui urutan untai sense DNA adalah sebagai berikut: 5 'ATG TGA TCC TTG ACG 3'. Apakah urutan mrna dari DNA tersebut

A.5 'AUG uga UCC UUG ACG 3'

B.5 'ATG TGA TCC TTG ACG 3'

C. 5 'CGU caa GGA uca CAU 3'

D.5 'CGT caa GGA TCA CAUT 3'Jawaban: CPenjelasan : Setiap jenis basa tertentu dalam heliks ganda hanya dapat membentuk pasangan dengan satu jenis basa specifik yang lain. Adenin (A) selalu berpasangan dengan Timin (T), sedangkan Guanin (G) berpasangan dengan Sitosin (C), tapi pada RNA tidak terdapat basa Timin (T) sehinggga Adenin (A) berpasangan dengan Urasil (U) . Jika kita hendak membaca sekuens basa di sepanjang salah satu untai sambil menyusuri heliks ganda, maka kita akan mengetahui sekuens basa pada untai yang satu lagi. Jika salah satu bagian basa memiliki sekuens basa 5 ATG TGA TCC TTG ACG 3 : maka kita mengetahui dari urutan perpasangan basa bahwa sekuens mRNA bagian yang sama pada untai yang satu lagi pastilah sekuens 3 UAC ACU AGG AAC UGA 5 atau 5 CGU CAA GGA UCA CAU 3 kedua untai pada heliks ganda bersifat komplementer. Masing-masing merupakan pasangan yang bisa di prediksi dari untai yang satu lagi.

5 ATG TGA TCC TTG ACG 3

3 TAC ACT AGG AAC TGC 5 DNA Template

5 AUG UGA UCC UUG ACG 3 mRNA

3.Komponen DNA yang memberikan muatan negatif adalah ...

A. Basa nitrogen

B. Gugus Fosfat

C. Ikatan fosfodiesterD. GulaE. Nukleotida

Jawaban:BPenjelasan :A. basa nitrogenbasa nitrogen yang terdiri golongan purin yaitu adenin (Adenin = A) dan guanin (guanini = G), serta golongan pirimidin, yaitu sitosin (cytosine = C) dan timin (thymine = T). Baik purin ataupun pirimidin yang berkaitan dengan deoksiribosa membentuk suatu molekul yang dinamakan nukleosida atau deoksiribonukleosida yang merupakan prekursor elementer untuk sintesis DNA.Prekursor merupakan suatu unsur awal pembentukan senyawa deoksiribonukleosida yang berkaitan dengan gugus fosfat.DNA tersusun dari empat jenis monomer nukleotida. Keempat basa nitrogen nukleotida di dalam DNA tidak berjumlah sama rata.Akan tetapi, pada setiap molekul DNA, jumlah adenin (A) selalu sama dengan jumlah timin (T).Demikian pula jumlah guanin (G) dengan sitisin(C) selalu sama.Fenomena ini dinamakan ketentuan Chargaff.Adenin (A) selalu berpasangan dengan timin (T) dan membentuk dua ikatan hidrogen (A=T), sedagkan sitosin (C) selalu berpasangan dengan guanin (G) dan membentuk 3 ikatan hirogen (C = G).B. gugus fosfatgugus fosafat merupakan komponen yang bermuatan negatif yang tertarik ke kutub.C. ikatan fosfodiester

Rangka utama untai DNA terdiri dari gugusfosfatdangulayang berselang-seling. Gula pada DNA adalah gulapentosa(berkarbon lima), yaitu 2-deoksiribosa. Dua gugus gula terhubung dengan fosfat melaluiikatan fosfodiesterantara atom karbon ketiga pada cincin satu gula dan atom karbon kelima pada gula lainnya. Salah satu perbedaan utama DNA dan RNA adalah gula penyusunnya; gula RNA adalahribosa.D. GulaDNA merupakan polimer unit deoksiribonukleotida.Suatu molekul terdiri dari sebuah basa nitrogen, sebuah gula dan satu atau lebih gugus fosfat.Gula dalam deoksiribonukleotida merupakan deoksiribosa.Awalan deoksi menunjukkan bahwa gula ini kekurangan satu atom oksigen yang ada pada ribosa, senyawa induknya.Basa Nitrogen merupakan derivat purin dan pirimidin, purin dalam DNA adalah adenin (A) dan guanin (G) dan pirimidinnya adalah timin (T) dan sitosin (S).

E. NukleotidaSuatu nukleotida merupakan suatu ester fosfat dari suatu nukleosida.Tempat esterifikasi yang paling umum dalam nukleotida yang terdapat secara alamiah adalah gugus hidroksil C-5 pada gula.Senyawa seperti ini disebut nukleosida 5-fosfat atau 5-nukleotida.Misalnya dATP (gambar 6.4), merupakan prekursor yang aktif pada sintesis DNA; nukleotida ini diaktifkan kalau ada dua ikatan fosfoanhidra dalam unit trifosfatnya.Jumlah dengan tanda menunjukkan atom pada gula, sedangkan jumlah tanpa tanda menunjukkan atom pada cincin purin atau pirimidin.Awalan d dalam dATP menunjukkan bahwa gulanya berupa deoksiribosa untuk membedakan senyawa ini dari ATP gula dalam bentuk ribose.Pertanyaan No.4-6 mengacu pada keterangan di bawah ini.Tiga tipe sel diamati pada mikroskop.Hasil pengamatan ditampilkan pada tabel di bawah ini.Tipe selNukleusDinding selKloroplas

ATidak adaAdaTIdak ada

BAdaAdaTidak ada

CAdaAdaAda

Ketiga sel tersebut ditumbuhkan pada kultur yang berbeda dengan jumlah oksigen dan makanan melimpah.Gambar di bawah menunjukkan grafik pertumbuhan dari ketiga tipe sel ini.PadaTime 1, oksigen telah habis.

4.Berdasarkan informasi yang diberikan pada tabel, sel tipe A kemungkinan adalahA.FungiB.TumbuhanC. BakteriD.HewanE.Protista

Jawaban:CPenjelasan :

Dari tabel yang diberikan terdapat ciri-ciri dari BAKTERI. ciri-ciri bakteri adalah:

1. Organisme multiselluler2. Prokariot (tidak memiliki membran inti sel 3. Umumnya tidak memiliki klorofil4. Memil