inolyn pandjaitan rs pgi cikini - myeloma ... sel plasma dalam sumsum tulang: ≥10% atau...

Click here to load reader

Post on 11-May-2021

4 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

Multiple myelomaRS PGI Cikini
 Multiple myeloma (MM) adalah kanker darah (limfosit B  sel plasma) – berasal dari sumsum tulang.
 Sumsum tulang adalah bagian yang soft, seperti spons, ditemukan di bagian tengah tulang - dimana sel-sel darah diproduksi.
 Sel plasma: sel yang berfungsi memproduksi antibodi
 MM  sel plasma, berubah menjadi sel myeloma (bersifat kanker).
 Sel myeloma memproduksi antibodi dalam jumlah besar (immunoglobulin) = protein monoklonal (protein M) dan juga bagian antibodi (rantai ringan atau protein Bence-Jones).
 Sel-sel kanker ini banyak jumlahnya dan menghambat produksi sel-sel darah dan antibodi normal di sumsum tulang.
Multiple Myeloma Research Foundation • www.themmrf.org 2015
NCCN guidelines for patients 2018
 Sel-sel myeloma dapat menyebabkan sel lain (osteoklast) menghancurkan bagian padat dari tulang dan menyebabkan lesi osteolitik  tulang melemah  risiko tulang patah ↑
Multiple Myeloma Research Foundation • www.themmrf.org 2015
NCCN guidelines for patients 2018
 MM: kanker darah kedua terbanyak setelah limfoma
non Hodgkin.
 Lebih sering pada usia tua.
 Lebih banyak pada orang kulit hitam (black
Americans) daripada kulit putih (White Americans).
Multiple Myeloma Research Foundation • www.themmrf.org 2015
NCCN guidelines for patients 2018
 Kemungkinan ada hubungan dengna penurunan sistem imun, paparan bahan kimia, paparan radiasi – tapi tidak ada hubungan yang bermakna.
 MM bisa didapat pada pasien tanpa fakor risiko.
 MM bisa disebabkan oleh berbagai faktor secara bersamaan.
Multiple Myeloma Research Foundation • www.themmrf.org 2015
NCCN guidelines for patients 2018
Anemia (sel darah merah
belakang, tulang bokong, dan tulang rusuk
DARAH
sumsum tulang
• Penurunan trombosit  gangguan pembekuan
Anemia (sel darah merah
belakang, tulang bokong, dan tulang rusuk
• Kelebihan protein M (Ig) dan kalsium (Ca)
dalam darah meningkatkan kerja GINJAL
(kerja ginjal: menyaring darah).
ginjal.
fungsi ginjal selama perjalanan penyakitnya.
Multiple Myeloma Research Foundation • www.themmrf.org 2015
Ginjal
belakang, tulang bokong, dan tulang rusuk
Sel myeloma menyebabkan kerusakan TULANG melalui 2
cara:
tulang  merusak struktur normal tulang.
• Sel myeloma menghasilkan zat kimia yang mempengaruhi
proses perbaikan dan pertumbuhan tulang
Pengrusakan tulang menyebabkan kadar kalsium dalam
darah meningkat  harus diterapi secepatnya
Multiple Myeloma Research Foundation • www.themmrf.org 2015
 Nyeri tulang
 Letih (fatigue)
 Lemah (weakness)
 Bila ada peningkatan kalsium atau gangguan fungsi ginjal:
 Peningkatan/ penurunan jumlah urin
NCCN guidelines for patients 2018
 Pemeriksaan radiologi: foto roentgen, MRI, CT-scan, PET-scan
Multiple Myeloma Research Foundation • www.themmrf.org 2015
NCCN guidelines for patients 2018
myeloma menmpengaruhi
atau IgA yang diproduksi
NCCN guidelines for patients 2018
rantai ringan yang
diproduksi oleh sel
myeloma (kappa /a
NCCN guidelines for patients 2018
menandakan adanya
protein Bence Jones
(rantai ringan myeloma)
Adanya protein Bence
Jones menandakan adanya
konsetrasi protein dalam
NCCN guidelines for patients 2018
persentase sel normal dan
sel kanker plasma dalam
jenis mutasi
NCCN guidelines for patients 2018
 Smoldering myeloma: tidak ada gejala
 Myeloma aktif: simtomatik
A: Anemia (Hb < 10 g/dL or 2 g < normal)
B: Bone disease (lytic lesions or osteoporosis)
Multiple Myeloma Research Foundation • www.themmrf.org 2015
NCCN guidelines for patients 2018
 Sel plasma dalam sumsum tulang: <10%
 Tidak ada gangguan sel B lain
 Tidak ada CRAB
 Risiko progresifitas menjadi kanker: 1% per tahun
 Smoldering myeloma: tidak ada gejala  M protein dalam darah >3 g/dL atau M protein dalam urin ≥500
mg/24 jam
 Tidak ada CRAB
 Risiko progresifitas menjadi kanker: 10% per tahun (5 tahun I), kemudian 5%/ tahun
 Myeloma aktif: simtomatik  Sel plasma dalam sumsum tulang: ≥10% atau plasmasitoma (tumor
yang terdiri atas sel-sel plasma)
 Ada CRAB Multiple Myeloma Research Foundation • www.themmrf.org 2015
NCCN guidelines for patients 2018
 Hb
Stadium Kriteria
Tidak ada abnormalitasi DNA yang risiko tinggi
dan LDH normal
III 2-M > 5.5 mg/L dan
Adanya abnormalitas DNA risiko tinggi (del(17p),
t(4;14), t(14:16)) atau LDH tinggi
Tatalaksana mempertimbangkan hal-hal berikut:
 Gejala dan komplikasi penyakit
 Karakteristik penyakit pasien, harapan paisen
Multiple Myeloma Research Foundation • www.themmrf.org 2015
NCCN guidelines for patients 2018
samping berat lebih banyak
dalam tubuh dengan mengontrol
samping, tapi biasanya dapat
Dapat dengan terapi minimal
mengatasi efek samping
Tatalaksana myeloma dalam remisi Terapi jangka panjang Multiple Myeloma Research Foundation • www.themmrf.org 2015
NCCN guidelines for patients 2018
NCCN guidelines for patients 2018
• Eritropoietin
NCCN guidelines for patients 2018
ginjal
Nyeri Pengobatan anti nyeri (morfin bila dibutuhkan)
Multiple Myeloma Research Foundation • www.themmrf.org 2015
NCCN guidelines for patients 2018
MGUS or
Clinical Care Options Oncology. Optimal Treatment of Newly Diagnosed Multiple Myeloma
Multiple Myeloma Research Foundation • www.themmrf.org 2015
NCCN guidelines for patients 2018
 Gejala dan tandanya tidak spesifik: nyeri tulang, fatigue, mual, muntah.
 Diagnosis MM berdasarkan klinis dan pemeriksaan penunjang.
 Klasifikasi MM: MGUS, smoldering MM, dan myeloma aktif
 Stadium berdasarkan ISS for myeloma (stadium I-III)
 Pengobatan mempertimbangkan berbagai aspek, tujuan, terdiri atas terapi definitive dan terapi suportif

View more