informasi akuntansi

Download informasi akuntansi

Post on 08-Aug-2015

134 views

Category:

Documents

8 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PENJUALAN DAN PEMBELIAN (Studi Kasus : Dealer Yamaha CV. Lapang Jaya Motor)Cindy Bulandari cindybulandari@gmail.com Irwan Sutirman Wahdiat., S.E., M.M., Ak Irwan.sutirman@gmail.com Magdalena Karismariyanti., S.T., MBA ellen@politel.ac.id

Program Studi Komputerisasi Akuntansi Politeknik Telkom Bandung 2012 ABSTRAK Perkembangan teknologi pada zaman sekarang telah berkembang pesat, begitu pula dengan Sistem Informasi Akuntansi yang dapat dilakukan menggunakan teknologi. Dengan menggunakan sistem informasi tersebut, pihak accounting dan finance dapat kemudahan dalam pengendalian atas pencatatan, pengolahan, serta penyediaan informasi secara cepat dan tepat sebagai dasar pengambilan keputusan. Penjualan dan pembelian yang dilakukan pada Dealer Yamaha CV.Lapang Jaya Motor sudah terkomputerisasi, tetapi belum terintegrasi sehingga masih melibatkan beberapa staf operasional dan staf akuntansi. Proses penyusunan perhitungan akuntansi sampai dengan ke dalam penggolongan buku besar masih menggunakan aplikasi Microsoft Excel, Sehingga proses tersebut akan menimbulkan resiko kesalahan dalam penyediaan informasi secara tidak cepat dan tepat, serta menimbulkan kesulitan jika semakin meningkatnya transaksi yang akan terjadi kedepannya. Guna meningkatkan kinerja perusahaan, maka ditemukannya hasil penelitian tersebut berupa penjabaran mengenai perlunya membangun suatu sistem akuntansi sebagai media yang menjadikan proses pencatatan transaksi sampai dengan ke dalam penggolongan buku besar dengan tujuan untuk memberikan solusi dan kemudahan terhadap permasalahan tersebut. Sistem yang dibuat berbasis VisualBasic.Net dan menggunakan SQL server sebagai database. Kata Kunci: Pembelian Tunai, Penjualan Tunai, Pengelolaan Akun, Jurnal, Buku Besar 1. Pendahuluan a. Bagaimana sistem informasi akuntansi atas penjualan, jasa servis, dan pembelian berdasarkan prosedur yang sedang berjalan pada Dealer Lapang Jaya Motor? Bagaimana merancang sistem informasi akuntansi yang dapat menyusun laporan penjualan, laporan pembelian, laporan penjualan servis sampai ke penggolongan buku besar?

1.1 Latar Belakang Dealer Lapang Jaya Motor adalah suatu perusahaan yang berperan sebagai Dealer sepeda motor resmi Yamaha yang menangani penjualan, dan pembelian, serta melayani jasa servis. Sistem penjualan dan pembelian pada perusahaan tersebut sudah terkomputerisasi., namun pada setiap bagian operasional masih melibatkan beberapa jumlah staf dan belum dapat menghasilkan laporan penjualan, laporan pembelian, dan laporan servis secara cepat dan tepat. Dilihat dari permasalahan diatas, maka akan dibuatkan Sistem Informasi Akuntansi Penjualan dan Pembelian untuk PT. Lapang Jaya Motor agar dapat memudahkan dalam pembuatan laporan-laporan sampai dengan ke dalam penggolongan bukubesar, guna meningkatkan efektifitas dan efisiensi dalam hal waktu serta biaya operasional. 1.2 Rumusan Masalah Berdasarkan rumusan masalah, maka tujuan dapat dirumuskan sebagai berikut:

b.

1.3 Tujuan Berdasarkan latar belakang, maka dapat dirumuskan masalah sebagai berikut :

a. Membuat

sistem informasi akuntansi penjualan, jasa servis dan pembelian berdasarkan prosedur yang berjalan pada Dealer Lapang Jaya Motor. b. Membuat sistem informasi akuntansi yang dapat menyusun laporan penjualan, laporan pembelian, laporan penjualan servis sampai ke penggolongan buku besar pada Dealer Lapang Jaya Motor.

1.4 Batasan Masalah Permasalahan yang sering terjadi pada perusahaan berhubungan dengan pengolahan data pembelian dan penjualan adalah penyediaan transaksi sampai dengan ke penggolongan buku besar yang tidak dapat dihasilkan dengan cepat dan tepat. Selain itu dapat dilihat pembatasan masalah sebagai berikut: a. b. c. Hanya menerapkan proses terjadinya penjualan tunai , dan pembelian tunai. Tidak membahas mengenai retur penjualan dan retur pembelian Hanya menghasilkan laporan penjualan, laporan pembelian, laporan penjualan servis sampai dengan ke penggolongan buku besar.

untuk memungkinkan adanya penilaian dan keputusan yang jelas dan tegas bagi mereka yang menggunakan informasi tersebut. 2.2 Siklus Akuntansi Siklus akuntansi diawali dengan menganalisa dan menjurnal transaksi kemudian diakhiri dengan neraca saldo setelah penutupan. Yang terpenting dari siklus akuntansi adalah dihasilkannya laporan keuangan. Langkah-langkah yang harus dilakukan dalam siklus akuntansi antara lain: 1. Menganalisa transaksi bisnis 2. Menjurnal transaksi-transaksi bisnis . 3. Memposting transaksi-transaksi tersebut. 4. Menyiapkan neraca saldo 5. Menjurnal dan memposting data-data penyesuaian 6. Menyiapkan neraca saldo disesuaikan 7. Menyiapkan laporan keuangan 8. Menjurnal dan memposting jurnal penutup. 9. Menyiapkan neraca saldo setelah penutupan 2.3 Jurnal Jurnal umum (General Journal) digunakan untuk mencatat semua transaksi yang tidak dicatat pada jurnal khusus, sedangkan jurnal khusus (Special Journal) digunakan untuk mencatat transaksi tertentu yang sering terjadi. Jurnal khusus diterapkan pada perusahaan dagang terdiri dari jurnal pembelian, jurnal penjualan, jurnal pengeluaran kas, dan jurnal penerimaan kas. Jurnal penerimaan kas digunakan untuk mencatat semua penerimaan uang, termasuk penjualan tunai dan penerimaan tagihan. 2.4 Buku Besar (General Ledger) Buku besar merupakan suatu penggolongan dari transaksi-transaksi menurut kelompok rekening akun (posting) atau dapat diartikan setiap jurnal yang sudah dibuat dipindahkan ke dalam buku besar (general ledger) sesuai dengan kelompok rekeningnya (Suharli, 2006: 134). Contoh : Kas akan masuk ke buku besar khusus rekening kas yang berada di sisi debet maupun kredit, sedangkan penjualan akan masuk ke buku besar penjualan yang berada di sisi kredit. 2.5 Sistem Informasi Akuntansi Sistem adalah rangkaian dari dua atau lebih komponen-komponen yang saling berkaitan dan saling berinteraksi untuk mencapai tujuan. Sistem memiliki subsistem di dalamnya, yang melakukan fungsi khusus untuk mendukung sistem (Romney, Marshall & Steinbart, 2000 : 112). Informasi merupakan data yang berguna yang diolah sehingga dapat dijadikan dasar untuk mengambil keputusan yang (Warren, Reeve & Fess, 2005:41). Sedangkan akuntansi merupakan proses dari identifikasi, pengukuran, dan pelaporan informasi

1.5 Metodologi Penelitian Pengembangan sistem yang digunakan adalah SDLC (Software Development Life Cycle) dengan menerapkan pemodelan waterfall. Adapun tahapantahapan model waterfall yang umum digunakan menurut Nugroho (2010;4) adalah sebagai berikut: a. b. c. d. Definisi Kebutuhan (Requirement definition). Desain Sistem dan Aplikasi (System and software design). Implementasi (Implementation). Pengujian (Testing).

Requirement Definition

System and Software Design

Implementation

Testing

Gambar 1.1 Tahap Analisis (Waterfall) 2. Tinjauan Pustaka

2.1 Definisi Akuntansi Secara umum, akuntansi dapat didefinisikan sebagai sistem informasi yang menghasilkan laporan kepada pihak-pihak yang berkepentingan mengenai aktivitas ekonomi dan kondisi perusahaan (Warren, Reeve, Fess, 2005:10). Menurut AAA (American Accounting Association ): Accounting as the proceed of identifying, measuring and communicating economic information to permit informed judgment and decisions by user of the information " (Muhammad, 2002:11). Dapat diartikan bahwa Akuntansi itu merupakan suatu proses mengidentifikasikan, mengukur dan melaporkan informasi ekonomi,

ekonomi yang berguna dalam pengambilan keputusan. Sistem informasi akuntansi dapat diartikan sebagai komponen-komponen yang terdiri dari pelaku, metode, dan prosedur untuk mengumpulkan, mengklasifikasikan, mengikhtisarkan, dan melaporkan informasi mengenai keuangan dan operasi usaha, kemudian mengolahnya menjadi informasi untuk digunakan dalam menjalankan kegiatan perusahaan (Warren, Reeve & Fess, 2005:42). 2.6 COA (Chart of Account) Untuk melakukan otomatisasi pada sistem akuntansi untuk data master dari kode perkiraan menggunakan chart of account. Setiap perkiraan dalam buku besar mempunyai nomor tersendiri. Chart of account merupakan daftar dari keseluruhan penomoran perkiraan yang digunakan dalam organisasi. Struktur dalam chart of account merupakan salah satu hal yang terpenting dalam sistem informasi akuntansi, karena berpengaruh dalam proses penjurnalan serta pembuatan laporan buku besar. Oleh karena itu terdapat aturan dalam penomoran perkiraan dalam chart of account (Idam Cupriadi, 2007). a. Aktiva (1xxxxx) b. Passiva (2xxxxx) c. Modal (3xxxxx) d. Pendapatan (4xxxxx) e. Biaya-biaya (5xxxxx) f. Pendapatan lain-lain (6xxxxx) 2.7 Sistem Informasi Akuntansi Penjualan dan Pembelian Sistem informasi akuntansi penjualan merupakan suatu sistem yang dapat memberikan informasi tentang hasil dari pada penjualan , baik itu penjualan tunai maupun kredit. Dengan adanya sistem informasi akuntansi penjualan, maka pihak manajemen bisa mengambil suatu keputusan mengenai volume penjualan per periode (Romney, Marshall & Steinbart, 2000:72). Penjualan adalah interaksi antar individu, saling bertemu muka yang ditujukan untuk menciptakan, memperbaiki, menguasai atau mempertahankan hubungan pertukaran yang saling menguntungkan dengan pihak lain (Romney, Marshall & Steinbart, 2003:81). Sistem informasi akuntansi pembelian adalah suatu sistem transaksi untuk mendapatkan barang-barang secara kredit maupun tunai didalam suatu organisasi/perusahaan yang merupakan kombinasi dari orang-orang, fasilitas, teknologi, media, prosedur-prosedur dan pengendalian yang ditujukan untuk mendapatkan jalur komunikasi yang penting, memberi sinyal kepada manajemen dan menyediakan suatu dasar informasi pembelian untuk pengambilan keputusan yang akurat.

3.

Analisis dan Perancangan

3.1 Analisis Sistem Berjalan Ada beberapa analisis siklus berdasarkan sistem yang sedang berjalan saat ini, yaitu: 1. 2. 3. 4. 5. Analisis Si

View more >