global warming pemanasan global

Download Global Warming Pemanasan Global

Post on 27-May-2015

5.885 views

Category:

Education

7 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Pengetahuan singkat dan padat mengenai Pemanasan Global untuk umum, merupakan referat IKM FK UKM yang dimuat ulang karena penulis merasa topiknya masih relevan

TRANSCRIPT

  • 1. PEMANASAN GLOBAL(GLOBAL WARMING) Oleh:dr. Hendrik Sutopo L.NIK : 110852LFAKULTAS KEDOKTERANUNIVERSITAS KRISTEN MARANATHA BANDUNG2008

2. BAB I PENDAHULUAN Pemanasan global atau global warming ini merupakan masalah dunia yangtergolong baru. Pemanasan ini merupakan proses peningkatan suhu rata-rata daripermukaan bumi yang diyakini dipercepat oleh aktivitas manusia melalui efekrumah kaca. Suhu rata-rata global pada permukaan Bumi saat ini telah meningkat0.74 0.18 C selama seratus tahun terakhir, dan diperkirakan akan terusmeningkat secara cepat jika tidak dilakukan tindakan untuk mencegahnya. Meningkatnya suhu global diperkirakan akan mambawa dampak yangmerugikan bagi kelangsungan seluruh makhluk hidup di dunia. Beberapa dampakdari pemanasan global antara lain naiknya permukaan air laut, meningkatnyaintensitas fenomena cuaca yang ekstrim, terpengaruhnya hasil pertanian, pelbagaimasalah kesehatan, juga punahnya berbagai jenis hewan. Bahkan kita sebagaiumat manusia masih diragukan apakah akan mampu beradaptasi atau tidakterhadap perubahan ini (Zwillich, 2007). Pemanasan global ini merupakan masalah global yang akibatnya akandirasakan oleh semua orang di dunia ini. Penanganan terhadap pemanasan globalini tidak dapat dilakukan oleh pihak tertentu saja. Namun diperlukan pengertiandan peran serta semua pihak di muka bumi ini untuk turut berpartisipasimenangani pemanasan global ini. Dengan mengerti secara lebih mendalam mengenai pemanasan global inidan penyebab-penyebabnya, maka diharapkan kita dapat mencegah prosespemanasan global ini lebih lanjut. Pencegahan terhadap pemanasan global dapatdilakukan oleh setiap orang dengan memberikan kontribusinya, yang walaupunkecil, akan sangat bermanfaat bila dilakukan secara bersama-sama. Dengan tujuanakhir agar dampak-dampak negative yang diakibatkan dari pemanasan global inidapat dihindari.1 3. BAB IITINJAUAN PUSTAKA2.1 Definisi Pemanasan Global Pemanasan global atau global warming adalah adanya proses peningkatansuhu rata-rata dari permukaan bumi (Annonym A, 2008; EPA, 2008; Soleman,2008). Suhu rata-rata global pada permukaan Bumi telah meningkat 0.74 0.18 C selama seratus tahun terakhir. Intergovernmental Panel on ClimateChange (IPCC) menyimpulkan bahwa, "sebagian besar peningkatan temperaturrata-rata global sejak pertengahan abad ke-20 kemungkinan besar disebabkan olehmeningkatnya konsentrasi gas-gas rumah kaca akibat aktivitas manusia melaluiefek rumah kaca. Aktivitas manusia tersebut dipercaya dimulai terutama sejak eraindustrialisasi pada akhir abad ke-19. Kesimpulan dasar dari efek rumah kaca initelah dikemukakan oleh setidaknya 30 badan ilmiah dan akademik, termasuksemua akademi sains nasional dari negara-negara G8. Untuk sebagian besarwilayah Indonesia sendiri, telah mengalami peningkatan suhu permukaan 0,5hingga 1 C dibandingkan suhu rata-rata tahun 1951-1980 (Donohoe, 2007;Soleman, 2008; Wikipedia, 2008). Model iklim yang dijadikan acuan oleh projek IPCC menunjukkan suhupermukaan global akan meningkat 1.5 hingga 6.4 C antara tahun 1990 dan 2100.Perbedaan angka perkiraan itu dikarenakan oleh penggunaan skenario-skenarioberbeda mengenai emisi gas-gas rumah kaca di masa mendatang, serta model-model sensitivitas iklim yang berbeda. Walaupun sebagian besar penelitianterfokus pada periode hingga 2100, pemanasan dan kenaikan muka air lautdiperkirakan akan terus berlanjut selama lebih dari seribu tahun walaupun tingkatemisi gas rumah kaca telah stabil. Ini mencerminkan besarnya kapasitas panasdari lautan. Meningkatnya suhu global diperkirakan akan menyebabkan perubahan-perubahan yang lain seperti naiknya permukaan air laut, meningkatnya intensitas 2 4. fenomena cuaca yang ekstrim, serta perubahan jumlah dan pola presipitasi.Akibat-akibat pemanasan global yang lain adalah terpengaruhnya hasil pertanian,hilangnya gletser, masalah kesehatan, juga punahnya berbagai jenis hewan.Gambar 1. Temperatur Rata-rata Tahun 1995-2004.(Sumber : http://naturematters.files.wordpress.com) Beberapa hal-hal yang masih diragukan para ilmuan adalah mengenaijumlah pemanasan yang diperkirakan akan terjadi di masa depan, dan bagaimanapemanasan serta perubahan-perubahan yang terjadi tersebut akan bervariasi darisatu daerah ke daerah yang lain. Hingga saat ini masih terjadi perdebatan politikdan publik di dunia mengenai apa, jika ada, tindakan yang harus dilakukan untukmengurangi atau membalikkan pemanasan lebih lanjut atau untuk beradaptasiterhadap konsekwensi-konsekwensi yang ada. Sebagian besar pemerintahannegara-negara di dunia telah menandatangani dan meratifikasi Protokol Kyoto,yang mengarah pada pengurangan emisi gas-gas rumah kaca (Wikipedia, 2008). 3 5. 2.2 Penyebab Pemanasan Global2.2.1 Efek Rumah Kaca Segala sumber energi yang terdapat di Bumi berasal dari Matahari.Sebagian besar energi tersebut dalam bentuk radiasi gelombang pendek, termasukcahaya tampak. Ketika energi ini mengenai permukaan Bumi, ia berubah daricahaya menjadi panas yang menghangatkan Bumi. Permukaan Bumi, akanmenyerap sebagian panas dan memantulkan kembali sisanya. Sebagian dari panasini sebagai radiasi infra merah gelombang panjang ke angkasa luar. Namunsebagian panas tetap terperangkap di atmosfer bumi akibat menumpuknya jumlahgas rumah kaca yang menjadi perangkap gelombang radiasi ini. Gas-gas inimenyerap dan memantulkan kembali radiasi gelombang yang dipancarkan Bumidan akibatnya panas tersebut akan tersimpan di permukaan Bumi. Hal tersebutterjadi berulang-ulang dan mengakibatkan suhu rata-rata tahunan bumi terusmeningkat (IPCC, 2007; Wikipedia, 2008) Secara alami, gas rumah kaca ini hanya sekitar 1 persen dasi seluruhatmosfer, tetapi memiliki peranan yang sangat signifikan sebagai jaket yangmembungkus dan menghangatkan bumi. Efek Rumah Kaca secara alami terjadidan memungkinkan kelangsungan hidup semua makhluk di bumi. Tanpa adanyaGas Rumah Kaca, seperti karbondioksida (CO2), metana (CH4), atau dinitrooksida (N2O), suhu permukaan bumi akan 33 derajat Celcius lebih dingin. Tanpaadanya gas rumah kaca, suhu bumi hanya -18 C sehingga es akan menutupiseluruh permukaan Bumi. Sejak awal jaman industrialisasi, awal akhir abad ke-17,konsentrasi Gas Rumah Kaca meningkat drastis. Diperkirakan tahun 1880temperatur rata-rata bumi meningkat 0.5 0.6 derajat Celcius akibat emisi GasRumah Kaca yang dihasilkan dari aktivitas manusia. Semakin meningkatnyakonsentrasi gas-gas ini di atmosfer, semakin banyak panas yang terperangkap dibawahnya (Donohoe, 2007; UNFCCC, 2008). Yang termasuk dalam kelompok Gas Rumah Kaca adalah karbondioksida(CO2), metana (CH4), dinitro oksida (N2O), hidrofluorokarbon (HFC),perfluorokarbon (PFC), dan sulfur heksafluorida (SF6). Jenis gas rumah kaca4 6. yang memberikan sumbangan paling besar bagi misi gas rumah kaca adalahkarbondioksida (hampir 60%), metana, dan dinitro oksida. Sebagian besardihasilkan dari pembakaran bahan bakar fosil (minyak bumi dan batu bara) disektor energi dan transport, penggundulan hutan , dan pertanian. Sementara, untukgas rumah kaca lainnya (HFC, PFC, SF6 ) hanya menyumbang kurang dari 1%(UNFCCC, 2008). Sumber-sumber emisi karbondioksida, yang merupakan komposisiterbesar dari gas rumah kaca, secara global dihasilkan dari pembakaran bahanbakar fosil (minyak bumi dan batu bara) dengan princian :- 36% dari industri energi (pembangkit listrik/kilang minyak, dll)- 27% dari sektor transportasi- 21% dari sektor industri- 15% dari sektor rumah tangga & jasa- 1% dari sektor lain -lain (UNFCCC, 2008). Gambar 2. Efek Rumah Kaca(Sumber : http://unfccc.int/) 5 7. 2.2.1.1 Kontributor Penting Terhadap Efek Rumah Kaca2.2.1.1.1 Industrialisasi dan Transportasi. Sejak jaman pra-industrialisasi hingga saaat ini, konsentrasi CO2 telahmeningkat sekitar 31%. Penyebab utama meningkatnya gas rumah kaca adalahhasil pembakaran dari bahan bakar fosil, seperti batu bara, minyak, dan gas alam.Industrialisasi dan meningkatnya jumlah kendaraan yang tidak efisien juga secarasignifikan memiliki kontribusi terhadap polusi udara dan merusak lapisan ozon(Donohoe, 2007). Bidang transportasi merupakan contoh nyata dalam peran utama penyebabpemanasan global. Untuk setiap galon bensin yang dihasilkan dan kemudiandigunakan pada kendaraan bermotor, menghasilkan sekitar 11 kilogramkarbondioksida. Di Amerika Serikat terdapat 1 mobil untuk setiap 2 orang, diMeksiko terdapat 1 mobil untuk setiap 8 orang, dan di China terdapat 1 mobiluntuk setiap 100 orang. Jumlah penggunaan kendaraan untuk setiap orang punbertambah seiring dengan meluasnya pemukiman di daerah urban dan hubunganantara jarak yang jauh yang semakin banyak ditempuh. Dan secara global,diperkirakan jumlah kendaraan atau mobil akan meningkat dua kali lipat dalam 25hingga 50 tahun kedepan (Donohoe, 2007).Gambar 3. Polusi Kendaraan Bermotor. Polusi ini merupakan penyebab penting pemanasan global, dan jumlah kendaraan akan terusbertambah tanpa bisa dibendung.(Sumber : www.kamase.org) 6 8. 2.2.1.1.2 Penggundulan Hutan Penggundulan hutan, yang dilakukan karena bertambahnya populasimanusia di dunia, kemiskinan, praktek pertanian yang tidak tetap, danpenggundulan besar-besaran untuk memenuhi kebutuhan kertas dan bahanbangunan, telah memperparah keadaan pemanasan global, penurunan kualitastanah, dan membuat banyak spesies yang terancam punah. Penggundulan hutanmembuat bumi menjadi planet dengan kadar CO2 yang tinggi. Setengah dariseluruh hutan tropis telah rusak bahkan hilang sama sekali; dan pada tahun 2010diperkirakan 75%-nya akan hilang (Donohoe, 2007). Gambar 4. Penggundulan Hutan. Penggundulan hutan besar-besarantelah memperparah pemanasan global. (Sumber : www.abc.net.au) 2.2.1.1.3 Pembakaran untuk Memasak Masalah lainnya yang berperan penting pada pemanasan global dan polusiudara adalah pembakaran, oleh lebih dari 3 miliar orang di seluruh dunia, daribatu bara dan biomass (kayu, arang, sisa-sisa panen, dan kotoran hewan) untukmemasak, menghangatkan, dan mengawetkan makanan. Konsekwensi kesehatanakibat polusi ini sangat be

Recommended

View more >