formulasi sediaan sampo ekstrak bunga chamomile

Download Formulasi Sediaan Sampo Ekstrak Bunga Chamomile

If you can't read please download the document

Post on 25-Oct-2015

98 views

Category:

Documents

33 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • JURNAL ILMU KEFARMASIAN INDONESIA, April 2008, hal. 15-22ISSN 1693-1831

    Formulasi Sediaan Sampo Ekstrak Bunga Chamomiledengan Hidroksi Propil Metil Selulosa

    sebagai Pengental

    FAIZATUN*, KARTININGSIH, LILlYANA

    Fakultas Farmasi Universitas PancasilaSrengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan, 12640.

    Diterima 21 November 2007, Disetujui 24 Maret 2008

    Vol. 6, NO.1

    Abstract: Chamomile (Chamomilla recucitaL.) that contain apigenin as an active substance are knownas hair-lightening agent. The application of these flowers as such is not convenient, so the incorporation ofits extract in shampoos - for cleaning of both scalp and hair - gives a better outcome. In this study, sixformulas were applied, each containing 5% of chamomile extract with different concentrations ofHPMC(MethocelOO F4M) and other additives. The shampoos were evaluated during a six week-storage on theirphysico-chemical properties (pH, viscosity, rheological characteristic at 28-30C [room temperature],40C, and 6-7C [chilled temperature], surface tension, foam-forming in hard and distilled water as wellas sensory properties [discoloration, odor, homogenenity]. The results showed that HPMC of2% gave anoptimum viscosity, no discoloration, no detected change on homogenenity as well as odor until the endof six-week storage. The viscosity the shampoo with 2% HPMC at 28-30C was 2060.00-2080.00 cPs,at 40C 1040.00-1080.00 cPs, and at 6-7C 2420.00-2480.00 cPs. Having rheological characteristic ofpseudoplastic, the shampoo's surface tension was 28.99-29.88 dyne/em, with density ranged 1,0428-1.0459, pH 6.26-6.34, height offoam in hard water ranged 3.30-3.45 em and in distilled 3.40-3.60 em.The density, surface tension, and pH of the shampoo were in agreement with the requirements.

    Key words: Hydroxypropyl methyl cellulose, chamomile, shampoo, viscosity.

    PENDAHULUAN

    CHAMOMILE (Chamomilla recucita L.) adalahsalah satu tanaman obat tertua yang terdokumentasidan masih digunakan secara luas sebagaimanahalnya ribuan tahun yang lalu. Saat ini, bungachamomile masih digunakan dalam produksikomersial kosmetik, sabun, produk-produk untukrambut, produk-produk sediaan untuk mandi, danparfum(l).

    Salah satu cara penggunaan tradisional bungachamomile sebagai pengkilap rambut dibuat larutandengan 25 gram bunga chamomile kering dalamtujuh sendok makan air mendidih, dibiarkan selama20 menit, lalu disaring. Larutan yang didapat dituangke rambut dan digosokkan agar meresap, kemudiandibiarkan selama 20 menit sebelum dibilas(l).

    Bunga chamomile merupakan bagian tanamanyang dapat dijadikan produk perawatan rambutseperti sampo, conditioner, dan hair lotion(l).

    * Penulis korespondensi, Hp. 081574294880,e-mail: fazarum@yahoo.com.

    Bunga chamomile dapat memberikan perlindunganalami, melembutkan, dan menyegarkan rambut(2).Ekstrak bunga chamomile mengandung komponenaktif 1,3,4-trihidroksiflavon yang dikenal sebagaiapigenin dan apigenin-7 -o-glukosida yang dapatmengkilapkan rambut(3).

    Sampo merupakan sediaan kosmetika yangdigunakan untuk membersihkan rambut, sehinggarambut dan kulit kepala menjadi bersih, dan sedapatmungkin lembut, mudah diatur, dan berkilau(4).

    Pada formulasi sediaan sampo ekstrak bungachamomile ini digunakan bahan-bahan tambahan,salah satunya bahan pengental hidroksi propil metilselulosa (HPMC) untuk meningkatkan stabilitasfisik sediaan sampo dan menciptakan tahanan dalammengalir sehingga sampo mudah digunakan. HPMCmerupakan derivat selulosa yang dapat menstabilkanbusa sehingga meningkatkan nilai estetika danpsikologis konsumen(5).

    Berdasarkan hal di atas, penggunaan bungachamomile secara tradisional untuk perawatan rambutdirasakan kurang praktis, sehingga pada penelitian iniakan dilakukan formulasi sampo dari ekstrak bunga

    http://www.univpancasila.ac.id 8/20

  • 16 FA1ZATUN ETAI.

    chamomile dengan menggunakan bahan tambahanlain seperti surfaktan, pengkhelat logam, asam untukmenurunkan pH sampo, pengawet, dan parfumsehingga menjadi suatu formula sediaan sampo yangstabil secara fisiko Evaluasi sediaan sampo meliputipemeriksaan terhadap parameter fisika-kimia (pH,viskositas, tegangan permukaan, bobot jenis, tinggidan stabilitas bus a) dan organoleptik (warna, bau,kejernihan, homogenitas).

    BAHAN DAN METODE

    BAHAN. Ekstrak bunga chamomile (HerbaliquidChamomile Special, Crodarom, Prancis), apigeninpembanding (Sigma-Aldrich), hidroksi propil metilselulosa, Methocel@ F4M (Dow Chemical Pacific,Singapura), natrium lauroil sarkosinat (CrodaChemicals, Eropa), dinatrium EDTA (BASF), asamsitrat (Archer Daniels Midland), propilen glikol(Dow Chemicals Company, Indonesia), metilparaben (Warner Lambert, Indonesia), propil paraben(Warner Lambert, Indonesia), PEG-40 hydrogenatedcastor oil (Croda Chemicals, Singapura), parfumjrangi pani (Dalcon, Indonesia), magnesiumkarbonat, kalsium karbonat.

    METODE. Pemeriksaan bahan baku. Pemeriksaankandungan apigenin dalam ekstrak bunga chamomiledilakukan secara kromatografi lapis tipis (KLT)dibandingkan dengan apigenin pembanding. Larutanapigenin pembanding dan larutan ekstrak bungachamomile ditotolkan sebanyak 10 III pada fasediam silika gel GF254 dengan jarak rambat 10 emdan fase gerak toluena-kloroform-aseton (8:5:7).

    Jurnal Ilmu Kefarmasian Indonesia

    Lempeng dideteksi di bawah sinar ultraviolet 254nm(6).Terhadap bahan tambahan yang terdiri darihidroksi propil metil selulosa Methocel@ F4M),natrium lauroil sarkosinat, asam sitrat, dinatriumEDTA, metil paraben, propil paraben, propilenglikol, PEG-40 hydrogenated castor oil, dilakukanpemeriksaan berdasarkan monografi masing-masingbahan.

    Pembuatan dispersi Methocel@ F4M.Methocel@F4MdengankonsentrasiO,5; 1,0 ;1,5; 2,0;dan 2,5% dimasukkan sedikit demi sedikit ke dalamgelas piala yang berisi air suling panas (suhu 60-70C) sejumlah 1/3 volume sediaan, sambil diadukdengan homogenizer pada kecepatan 50, 100, 150,dan 200 rpm selama 30,60, dan 90 menit. Kemudian,viskositas dan homogenitas larutan Methocel@F4M diukur. Kadar Methocellill F4M, kecepatan danwaktu pengadukan yang menghasilkan viskositasyang optimum serta homogenitas yang maksimaldigunakan untuk pembuatan basis sampo.

    Formulasi sediaan sampo. Formula sampo.Enam formula sampo dalam penelitian ini disajikanpada Tabel 1.

    Optimasi homogenitas sediaan sampo.Dispersi Methocel@ F4M dicampurkan denganbahan tambahan lain dan bahan aktif kemudiandihomogenisasi dengan homogenizer dengankecepatan 1000, 1100, dan 1200 rpm selama 10menit, sehingga didapatkan kecepatan yang optimaluntuk menghasilkan sediaan yang homogen dengantinggi busa minimum.

    Pembuatan sediaan sampo. Hidroksi propilmetil selulosa (Methocel F4M) didispersikan sedikitdemi sedikit dalam air panas (60-70C), diaduk

    Tabel 1. Formula sediaan sam po.

    FormulaBahan

    II III N V VI

    Ekstrak bunga chamomile (%) 5 5 5 5 5 5

    Methocef'''F4M (%) 0 0,5 1,0 1,5 2,0 2,5

    Natrium lauroil sarkosinat (%) 10 10 10 10 10 10

    Dinatrium EDTA (%) 0,1 0,1 0,1 0,1 0,1 0,1

    Meti1 paraben (%) 0,18 0,18 0,18 0,18 0,18 0,18

    Propil paraben (%) 0,02 0,02 0,02 0,02 0,02 0,02

    Propilen glikol (%) 5 5 5 5 5 5

    PEG-40 dehydrogenated castor oil (%) 0,25 0,25 0,25 0,25 0,25 0,25

    Parfumfrangi pani (%) 0,25 0,25 0,25 0,25 0,25 0,25

    Air suling sampai 100 100 100 100 100 100

    Asam sitrat 25% sampai pH 6,3 (mL) qs qs qs qs qs qs

    http://www.univpancasila.ac.id 8/20

  • Vol 6, 2008

    menggunakan homogenizer dengan keeepatan100 rpm se1ama 60 menit sesuai konsentrasi dandidinginkan sampai suhu 20-25C atau lebihrendah, sehingga dihasilkan larutan hidroksipropil metil selulosa. Natrium lauroil sarkosinat,ekstrak bunga chamomile, dinatrium EDTA yangtelah dilarutkan dalam air, serta metil dan propilparaben yang telah dilarutkan dalam propilen glikol,ditambahkan ke dalam larutan hidroksi propil metilselulosa (Methoeel@ F4M), dihomogenkan denganhomogenizer pada keeepatan 1000 rpm dan waktu10menit. Parfumfrangi pani yang dieampur denganPEG-40-hydrogenated castor oil ditambahkan kedalam sediaan terse but, dihomogenkan denganhomogenizer pada keeepatan 1000 rpm selama10 menit. Sisa air suling ditambahkan ke dalamsediaan sampai batas tanda di dalam wadah, laludihomogenkandengan homogenizer pada keeepatan1000 rpm selama 10 menit. Keasaman disesuaikandengan penambahan asam sitrat tetes demi tetessampai pH 6,30 menggunakan pH-meter.

    Evaluasi sam po. Pengamatan organoleptis(11,12).Pengamatan dilakukan terhadap setiapperubahan homogenitas, aroma, dan wama sediaansampo ekstrak bung a chamomile. Pengamatandilakukan pada suhu kamar (28-30C), 40C dandingin (6-7C) setiap minggu, selama 6 minggupenYlmpanan.

    Pengukuran viskositas(8). Penentuan viskositasdilakukan dengan menggunakan alat viskometerBrookfield tipe LV dengan mengamati angkapada skala viskometer dengan keeepatan tertentu.Penentuan sifat alir dilakukan dengan menentukanviskositas pada berbagai keeepatan geser (rpm).Sifat alir ditetapkan dengan eara membuat kurvaantara keeepatan geser (rpm) dengan gaya (dyne/em2), data yang diperoleh diplotkan pada kertasgrafik antara gaya (x) dan keeepatan geser (y)'kemudian ditentukan sifat alimya. Pemeriksaan inidilakukan pada suhu kamar (28-30C), 40C dandingin (6-7C).

    Pengukuran bobot jenis(12). Bobot jenisdiukur menggunakan piknometer pada suhu ruang.Bobot jenis dari 0, 1% larutan formula diukur untukmenghitung faktor koreksi dalam menentukantegangan permukaan formula. Pengukuran bobotj enis menggunakan piknometer yang dilengkapitermometer dengan eara sebagai berikut: ditimbangsaksama piknometer kosong (A), piknometer berisiair suling (B), dan piknometer berisi 0,1% larutanformula (C). Bobot jenis sediaan dihitung denganrumus sebagai berikut:

    BJ =C-A/B-A

    Jurnal Ilmu Kefarmasian Indonesia 17

    Pengukuran tegangan permukaan(l2).Tegangan permukaan 0,1% larutan

Recommended

View more >