edisi 24 juli 2014

of 12/12
Negara, DenPost Antrean kendaraan pemudik di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, pada H-5, Rabu (23/7) kemarin mencapai Penginuman, Gilimanuk, atau 2 km dari pelabuhan. Bahkan pemudik ada yang antre agar dapat masuk pelabuhan hingga 10 jam. Hasil pantauan DenPost, antrean mobil priba- di masuk ke gang-gang di Kelurahan Gilimanuk, karena polisi mengalihkan rute menuju pelabu- han dari jalan raya Denpasar-Gilimanuk. Seorang warga, Budiono, mengatakan, sebe- narnya arus mudik mulai padat sejak Selasa (22/7) malam. Namun antrean panjang mulai terjadi Rabu kemarin pukul 03.00 dini hari. Kondisi ini membuat jalanan kampung tidak mampu menampung mobil pribadi, sehingga memanjang kembali ke jalan raya tempat mere- ka masuk. Pengalihan mobil pribadi ke jalan kampung ini, membuat antrean di jalan raya utama, sebagai jalur truk dan sepeda motor, tidak terlalu panjang. Semarapura, DenPost Terdamparnya kapal motor penumpang (KMP) Gelis Rauh di Pantai Karangdadi, Kusamba, Dawan , Klungkung, menda- pat perhatian Wakil Menteri Perhubungan (Wamenhub), Bambang Susantono. Pada Rabu (23/7) kemarin, Bam- bang didampingi Dir.LLASDP, Sudirman Lambali, meninjau kondisi kapal Rauh yang terdampar di breakwater proyek PPI Kara- ngdadi ini. Tak ketinggalan Bupati Kara- ngasem Wayan Geredeg ikut mendampingi Wamenhub setelah melakukan sidak ke Pelabuhan Padangbai. Rombongan yang tiba pukul 12.30 di Pantai Karangdadi disambut Plh.Bupati Klungkung Made Kasta, bersama Kadis Perhubungan dan Infokom Nengah Su- kasta. Namun ketika tiba di lokasi, Wamen- hub hanya melihat kondisi kapal dari bibir pantai. Hal ini dilakukan karena kapal masih mengeluarkan asap dari dalam. Wamenhub belum dapat memastikan kapan kapal motor tersebut dievakuasi. Pihaknya masih menunggu pemeriksaan dari Komisi Na- sional Kecelakaan Transportasi (KNKT). “Kita pastikan dulu apinya mati. MEDIA KOMUNITAS MASYARAKAT BALI KAMIS, 24 JULI 2014 - NOMOR 275 TAHUN KE-16 ECERAN RP. 3.000 C. 1323 4 Baca Wamenhub... di Hal. 11 4 Baca H-5 Lebaran... di Hal. 11 4 Baca Hening... di Hal. 11 4 Baca Ko Ayung... di Hal. 11 4 Baca Perampok... di Hal. 11 4 Baca Lagi... di Hal. 11 C. 1296 C. 1996 redaksi/iklan/langganan : Telp: 0361-416669, fax : 0361-416679, web:www.denpostnews.com, e-mail : [email protected], hariandenpost, @hariandenpost C. 1948 4 Baca Dites Urine... di Hal. 11 4 Baca Desak Kajari... di Hal. 11 SPANDUK berukuran tiga kali satu setengah meter ini, Rabu siang kemarin dipasang di depan Kantor Kejari Klungkung di Jalan Gajah Mada, Klungkung. Sebelumnya, anggota LSM Marutha menemui Kajari Klungkung Totok Bambang Sapto Dwijo di ruang perpustakaan. Dalam pertemuan tersebut, baik Anom Tantra maupun Tjokorda Parta Wijaya mendukung langkah Kejari mengungkap kasus-kasus korupsi di Klungkung. Mereka berharap, kejaksaan tidak hanya men- gungkap kasus Dermaga Gunaksa, tapi menyelidiki kasus lain yang selama ini merugikan masyarakat Klungkung. LSM Marutha juga mempertanyakan alasan Kajari Klungkung yang tidak langsung menahan para tersangka kasus pengadaan lahan Dermaga Gunaksa. Mereka sering mendapat per- tanyaan dari masyarakat tidak ditahannya para tersangka tersebut. Kajari Klungkung Totok Bambang Sapto Dwijo didampingi Kasi Intel Suhadi dan Kasi Pidsus Made Pasek mengatakan bahwa menahan tersangka ka- sus korupsi tidaklah gampang. Renon, DenPost Majelis hakim tipikor pimpinan Dr.Made Su- weda mempertimbangkan sejumlah hal yang mer- ingkankan sebelum men- jatuhkan vonis 13 bulan buat terdakwa Hening Puspitarini, Rabu (23/7) kemarin. Hakim mempertim- bangkan hal meringankan hukuman anggota DPRD Bali itu lantaran suami terdakwa (Nyoman Susra- ma) berstatus narapidana (napi). “Selain itu terdakwa belum pernah dihukum dan kini menanggung tiga anak,” ujar Dr.Made Suweda ketika membacakan putusan di Pengadilan Tipikor Denpasar. Hening Puspitarini yang didakwa atas kasus dugaan korupsi pengadaan kain PKK di Bangli ini, didampingi kuasa hukumnya, Nyoman “Ponglik” Sudiantara, Pande Made Sugiarta, dan Nira Saputra. Sejak awal, terdakwa terlihat degdegan mendengarkan putusan (vonis) atas ka- sus yang didakwakan jaksa Nyoman Sucitrawan dkk. Dangin Puri, DenPost Kasus dugaan tindak pidana menyuruh menem- patkan keterangan palsu dan atau pemalsuan surat dengan terdakwa Stefanie dan anaknya, Yenny Marga- reth, Rabu (23/7) kemarin dilanjutkan di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar. Jaksa penuntut umum (JPU) Edy Arta Wijaya sedianya menghadirkan dua saksi. Mereka adalah Hermiati (penjual tanah rumah kos) dan kakek dari Dony Yudianto yakni Roestamadji. Namun dalam sidang yang dipimpin hakim ketua, Sugeng Riyono itu, hanya saksi Hermiati yang hadir. Sedangkan kesaksian Roestamadji dibacakan jaksa karena saksi yang juga orangtua Judianto Roestamadji alias Ko Ayung (alm.) ini, tidak bisa hadir. Di depan persidangan, Hermiati yang dikenal sebagai pengusaha itu mengaku menjual tanah dan tempat kos ke Judianto. Pembayarannya, dengan cara mencicil sebanyak tiga termin. Ketika LSM Datangi Kajari Klungkung Desak Kajari Tahan Para Tersangka Kasus Dermaga Gunaksa Langkah Kejari Klungkung menangani kasus korupsi pengadaan lahan Dermaga Gunaksa terus mendapat dukungan. Sepuluh anggota LSM Marutha, Klungkung yang dipimpin AA Anom Tantra kembali mendatangi Kejari Klungkung, Rabu (23/7) kemarin. Mereka tak hanya memberikan dukun- gan moral kepada kejaksaan untuk mengungkap kasus- kasus korupsi di Klungkung, namun juga membawa spanduk. Isi spanduknya minta kejaksaan supaya me- nangkap dan menjebloskan tersangka koruptor sampai ke akar-akarnya. DenPost/sriwiadnyana TINJAU BANGKAI KAPAL - Wamenhub Bambang Susantono (No.2 dari kanan) dan rombongan saat meninjau kondisi bangkai KMP Gelis Rauh di Pantai Karangdadi, Kusamba, Dawan, Klungkung, Rabu (23/7) kemarin. Wamenhub Tinjau Bangkai KMP Gelis Rauh l Evakuasi Tunggu Pemeriksaan KNKT Hening Hanya Diganjar 13 Bulan Lantaran Suaminya Berstatus Napi Sidang Dugaan Pemalsuan Surat Ko Ayung Disebut Hanya Teman Stefanie H-5 Lebaran, Antrean Mudik Hingga 10 Jam Seorang Wanita Pingsan Sedangkan modusnya, menyembunyikan barang terlarang ini di dalam dinding bagian dalam tas koper tersangka. Menurut Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Ngurah Rai, Budi Harjanto, Rabu (23/7) kemarin, tersangka Sy dibekuk pada Selasa lalu pukul 14.00 ketika mendarat di Bandara Ngurah Rai. Penggagalan upaya penyelundupan narkotika ini berawal dari kecurigaan petugas Bea-Cukai terhadap gerak-gerik Sy saat hendak melewati pemerik- saan mesin X-ray. Kecurigaan petugas bertambah kuat ketika melihat hasil pencitraan mesin X-ray yang mengindikasikan terdapat benda mencuri- gakan di dalam koper yang dibawa Sy. Lagi, Narkotika Diamankan di Bandara Tuban, DenPost Petugas Bea dan Cukai Ngurah Rai kembali menggagalkan penyelundupan narkotika jenis Methamphetamine lewat Bandara Ngurah Rai, Selasa (22/7) lalu. Penyelundupan narkotika dengan berat total 507 gram ini dilakukan Sy (55), warga negara Indonesia. Dia tiba di Bandara Ngurah Rai dengan nomor penerbangan AK 376 (AirAsia) rute Kuala Lumpur - Denpasar. DenPost/sugiadnyana PENYELUNDUP - Petugas Bea dan Cukai Ngurah Rai, Rabu (23/7) kemarin me- nunjukkan barang bukti dan penyelundup narkotika lewat bandara yakni Sy. Kuta, DenPost Unit Reskrim Polsek Kuta membekuk tersang- ka pencuri dengan kek- erasan (curat), Aloisius Lende Bili Adipaurata. Pria berusia 33 tahun asal Desa Wee Namba, Wawena Utara, Sumba, NTT ini, terlibat kasus penganiayaan dan hendak merampas tas wisatawan asal Australia, Crystal Frawley (24), di Jalan Pop- ies II, Kuta, Rabu (23/7) kemarin pukul 04.30. Menurut Kapolsek Kuta Kompol Nyoman Sebudi, kasus curat ini berawal saat Frawley yang tinggal di Vila Besar No.2, Umalas, Canggu, Kuta Utara, datang dari tempat hiburan di Jalan Popies II, Kuta. Tiba-tiba tersangka Bili mengampiri bule itu sambil menawarkan jasa transportasi. Perampok Spesialis WNA Dibekuk di Kuta Tabanan, DenPost Polres Tabanan bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali menangkap tersangka Gandu Haryono (54), sopir bus AR Trans rute Tangerang-Jakarta bernopol B 7999 VGA karena kedapatan membawa shabu- shabu (SS). Penangkapan ini terjadi saat kegiatan tes urine terhadap para sopir angkutan umum serangkaian Operasi Ketupat Agung 2014 di Pos Pelayanan Soka, Selemadeg, Tabanan, Rabu (23/7) kemarin. Saat menjalani tes urine, dengan alat tes langsung jadi yang hasilnya bisa diketahui dalam waktu 1 menit itu, urine Gandu menunjukkan tanda positif SS. Hal itu dit- indaklanjuti dengan penggeledahan badan sopir bus asal Malang, Jatim tersebut. Dites Urine, Sopir Bus Kedapatan Bawa SS DenPost/gagah GELEDAH SOPIR - Polres Tabanan menggeledah badan sopir bus, dan menemukan paket SS di saku celananya saat dilakukan tes urine di Pos Pelayanan Soka, Sele- madeg, Rabu (23/7) petang kemarin. DenPost/ist Aloisius Lende Bili Hening Puspitarini DenPost/witari BERJUBEL - Sepeda motor yang berjubel di Pelabuhan Gilimanuk pada H-5 Lebaran, Rabu (23/7) kemarin. Pun puluhan mobil, mesti antre selama 10 jam hanya untuk masuk pelabuhan. DenPost/sriwiadnyana SAMPAIKAN ASPIRASI - Para pengurus LSM Marutha Klungkung saat menyampaikan aspirasi ke Kajari Klungkung Totok Bambang Sapto Dwijo (paling kanan) Rabu (23/7) kemarin.

Post on 01-Apr-2016

318 views

Category:

Documents

19 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Edisi 24 Juli 2014

TRANSCRIPT

  • Negara, DenPostAntrean kendaraan pemudik di Pelabuhan

    Gilimanuk, Jembrana, pada H-5, Rabu (23/7) kemarin mencapai Penginuman, Gilimanuk, atau 2 km dari pelabuhan. Bahkan pemudik ada yang antre agar dapat masuk pelabuhan hingga 10 jam.

    Hasil pantauan DenPost, antrean mobil priba-di masuk ke gang-gang di Kelurahan Gilimanuk, karena polisi mengalihkan rute menuju pelabu-han dari jalan raya Denpasar-Gilimanuk.

    Seorang warga, Budiono, mengatakan, sebe-

    narnya arus mudik mulai padat sejak Selasa (22/7) malam. Namun antrean panjang mulai terjadi Rabu kemarin pukul 03.00 dini hari.

    Kondisi ini membuat jalanan kampung tidak mampu menampung mobil pribadi, sehingga memanjang kembali ke jalan raya tempat mere-ka masuk. Pengalihan mobil pribadi ke jalan kampung ini, membuat antrean di jalan raya utama, sebagai jalur truk dan sepeda motor, tidak terlalu panjang.

    Semarapura, DenPostTerdamparnya kapal motor penumpang

    (KMP) Gelis Rauh di Pantai Karangdadi, Kusamba, Dawan , Klungkung, menda-pat perhatian Wakil Menteri Perhubungan (Wamenhub), Bambang Susantono. Pada Rabu (23/7) kemarin, Bam-bang didampingi Dir.LLASDP, Sudirman Lambali, meninjau kondisi kapal Rauh yang terdampar di breakwater proyek PPI Kara-ngdadi ini. Tak ketinggalan Bupati Kara-ngasem Wayan Geredeg ikut mendampingi Wamenhub setelah melakukan sidak ke Pelabuhan Padangbai.

    Rombongan yang tiba pukul 12.30 di

    Pantai Karangdadi disambut Plh.Bupati Klungkung Made Kasta, bersama Kadis Perhubungan dan Infokom Nengah Su-kasta. Namun ketika tiba di lokasi, Wamen-

    hub hanya melihat kondisi kapal dari bibir pantai. Hal ini dilakukan karena kapal masih mengeluarkan asap dari dalam.

    Wamenhub belum dapat memastikan kapan kapal

    motor tersebut dievakuasi. Pihaknya masih menunggu pemeriksaan dari Komisi Na-sional Kecelakaan Transportasi (KNKT). Kita pastikan dulu apinya mati.

    MEDIA KOMUNITAS MASYARAKAT BALIkamis, 24 juLi 2014 - NOmOR 275 TaHuN kE-16 ECERaN RP. 3.000

    C. 1323

    4 Baca Wamenhub... di Hal. 11

    4 Baca H-5 Lebaran... di Hal. 11

    4 Baca Hening... di Hal. 11

    4 Baca Ko Ayung... di Hal. 11

    4 Baca Perampok... di Hal. 11

    4 Baca Lagi... di Hal. 11

    C. 1296

    C. 1996

    redaksi/iklan/langganan : Telp: 0361-416669, fax : 0361-416679, web:www.denpostnews.com, e-mail : [email protected], hariandenpost, @hariandenpost

    C. 1948

    4 Baca Dites Urine... di Hal. 11

    4 Baca Desak Kajari... di Hal. 11

    SPANDUK berukuran tiga kali satu setengah meter ini, Rabu siang kemarin dipasang di depan Kantor Kejari Klungkung di Jalan Gajah Mada, Klungkung. Sebelumnya, anggota LSM Marutha menemui Kajari Klungkung Totok Bambang Sapto Dwijo di ruang perpustakaan. Dalam pertemuan tersebut, baik Anom Tantra maupun Tjokorda Parta Wijaya mendukung langkah Kejari mengungkap kasus-kasus korupsi di Klungkung.

    Mereka berharap, kejaksaan tidak hanya men-gungkap kasus Dermaga Gunaksa, tapi menyelidiki kasus lain yang selama ini merugikan masyarakat Klungkung. LSM Marutha juga mempertanyakan alasan Kajari Klungkung yang tidak langsung menahan para tersangka kasus pengadaan lahan Dermaga Gunaksa. Mereka sering mendapat per-tanyaan dari masyarakat tidak ditahannya para tersangka tersebut.

    Kajari Klungkung Totok Bambang Sapto Dwijo didampingi Kasi Intel Suhadi dan Kasi Pidsus Made Pasek mengatakan bahwa menahan tersangka ka-sus korupsi tidaklah gampang.

    Renon, DenPostMajelis hakim tipikor

    pimpinan Dr.Made Su-weda mempertimbangkan sejumlah hal yang mer-ingkankan sebelum men-jatuhkan vonis 13 bulan buat terdakwa Hening Puspitarini, Rabu (23/7) kemarin.

    Hakim mempertim-bangkan hal meringankan hukuman anggota DPRD Bali itu lantaran suami terdakwa (Nyoman Susra-ma) berstatus narapidana (napi). Selain itu terdakwa belum pernah dihukum dan kini menanggung tiga anak, ujar Dr.Made Suweda ketika membacakan putusan di Pengadilan Tipikor Denpasar.

    Hening Puspitarini yang didakwa atas kasus dugaan korupsi pengadaan kain PKK di Bangli ini, didampingi kuasa hukumnya, Nyoman Ponglik Sudiantara, Pande Made Sugiarta, dan Nira Saputra. Sejak awal, terdakwa terlihat degdegan mendengarkan putusan (vonis) atas ka-sus yang didakwakan jaksa Nyoman Sucitrawan dkk.

    Dangin Puri, DenPostKasus dugaan tindak pidana menyuruh menem-

    patkan keterangan palsu dan atau pemalsuan surat dengan terdakwa Stefanie dan anaknya, Yenny Marga-reth, Rabu (23/7) kemarin dilanjutkan di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar. Jaksa penuntut umum (JPU) Edy Arta Wijaya sedianya menghadirkan dua saksi. Mereka adalah Hermiati (penjual tanah rumah kos) dan kakek dari Dony Yudianto yakni Roestamadji.

    Namun dalam sidang yang dipimpin hakim ketua, Sugeng Riyono itu, hanya saksi Hermiati yang hadir. Sedangkan kesaksian Roestamadji dibacakan jaksa karena saksi yang juga orangtua Judianto Roestamadji alias Ko Ayung (alm.) ini, tidak bisa hadir.

    Di depan persidangan, Hermiati yang dikenal sebagai pengusaha itu mengaku menjual tanah dan tempat kos ke Judianto. Pembayarannya, dengan cara mencicil sebanyak tiga termin.

    Ketika LSM Datangi Kajari Klungkung

    Desak Kajari Tahan Para Tersangka Kasus Dermaga GunaksaLangkah Kejari Klungkung menangani kasus korupsi

    pengadaan lahan Dermaga Gunaksa terus mendapat

    dukungan. Sepuluh anggota LSM Marutha, Klungkung

    yang dipimpin AA Anom Tantra kembali mendatangi

    Kejari Klungkung, Rabu (23/7) kemarin. Mereka tak hanya memberikan dukun-

    gan moral kepada kejaksaan untuk mengungkap kasus-

    kasus korupsi di Klungkung, namun juga membawa

    spanduk. Isi spanduknya minta kejaksaan supaya me-nangkap dan menjebloskan tersangka koruptor sampai

    ke akar-akarnya.

    DenPost/sriwiadnyanaTINJAU BANGKAI KAPAL - Wamenhub Bambang Susantono (No.2 dari kanan) dan rombongan saat meninjau kondisi bangkai KMP Gelis Rauh di Pantai Karangdadi, Kusamba, Dawan, Klungkung, Rabu (23/7) kemarin.

    Wamenhub Tinjau Bangkai KMP Gelis Rauhl Evakuasi Tunggu Pemeriksaan KNKT

    Hening Hanya Diganjar 13 Bulan Lantaran Suaminya Berstatus Napi

    Sidang Dugaan Pemalsuan Surat

    Ko Ayung Disebut Hanya Teman Stefanie

    H-5 Lebaran, Antrean Mudik Hingga 10 JamSeorang Wanita Pingsan

    Sedangkan modusnya, menyembunyikan barang terlarang ini di dalam dinding bagian dalam tas koper tersangka.

    Menurut Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Ngurah Rai, Budi Harjanto, Rabu (23/7) kemarin, tersangka Sy dibekuk pada Selasa lalu pukul 14.00 ketika mendarat di Bandara Ngurah Rai. Penggagalan upaya penyelundupan narkotika ini berawal dari kecurigaan petugas Bea-Cukai terhadap gerak-gerik Sy saat hendak melewati pemerik-saan mesin X-ray.

    Kecurigaan petugas bertambah kuat ketika melihat hasil pencitraan mesin X-ray yang mengindikasikan terdapat benda mencuri-gakan di dalam koper yang dibawa Sy.

    Lagi, Narkotika Diamankan di BandaraTuban, DenPost

    Petugas Bea dan Cukai Ngurah Rai kembali menggagalkan penyelundupan narkotika jenis Methamphetamine lewat

    Bandara Ngurah Rai, Selasa (22/7) lalu. Penyelundupan narkotika dengan berat total 507 gram ini dilakukan Sy (55), warga negara Indonesia. Dia tiba di Bandara Ngurah Rai dengan nomor

    penerbangan AK 376 (AirAsia) rute Kuala Lumpur - Denpasar.

    DenPost/sugiadnyanaPENYELUNDUP - Petugas Bea dan Cukai Ngurah Rai, Rabu (23/7) kemarin me-nunjukkan barang bukti dan penyelundup narkotika lewat bandara yakni Sy.

    Kuta, DenPostUnit Reskrim Polsek

    Kuta membekuk tersang-ka pencuri dengan kek-erasan (curat), Aloisius Lende Bili Adipaurata. Pria berusia 33 tahun asal Desa Wee Namba, Wawena Utara, Sumba, NTT ini, terlibat kasus penganiayaan dan hendak merampas tas wisatawan asal Australia, Crystal Frawley (24), di Jalan Pop-ies II, Kuta, Rabu (23/7) kemarin pukul 04.30.

    Menurut Kapolsek Kuta Kompol Nyoman Sebudi, kasus curat ini berawal saat Frawley yang

    tinggal di Vila Besar No.2, Umalas, Canggu, Kuta Utara, datang dari tempat hiburan di Jalan Popies II, Kuta. Tiba-tiba tersangka Bili mengampiri bule itu sambil menawarkan jasa transportasi.

    Perampok Spesialis WNA Dibekuk di Kuta

    Tabanan, DenPostPolres Tabanan bekerja sama dengan Badan Narkotika

    Nasional Provinsi (BNNP) Bali menangkap tersangka Gandu Haryono (54), sopir bus AR Trans rute Tangerang-Jakarta bernopol B 7999 VGA karena kedapatan membawa shabu-shabu (SS). Penangkapan ini terjadi saat kegiatan tes urine terhadap para sopir angkutan umum serangkaian Operasi Ketupat Agung 2014 di Pos Pelayanan Soka, Selemadeg, Tabanan, Rabu (23/7) kemarin.

    Saat menjalani tes urine, dengan alat tes langsung jadi yang hasilnya bisa diketahui dalam waktu 1 menit itu, urine Gandu menunjukkan tanda positif SS. Hal itu dit-indaklanjuti dengan penggeledahan badan sopir bus asal Malang, Jatim tersebut.

    Dites Urine, Sopir Bus Kedapatan Bawa SS

    DenPost/gagahGELEDAH SOPIR - Polres Tabanan menggeledah badan sopir bus, dan menemukan paket SS di saku celananya saat dilakukan tes urine di Pos Pelayanan Soka, Sele-madeg, Rabu (23/7) petang kemarin.

    DenPost/istAloisius Lende Bili

    Hening Puspitarini

    DenPost/witariBERJUBEL - Sepeda motor yang berjubel di Pelabuhan Gilimanuk pada H-5 Lebaran, Rabu (23/7) kemarin. Pun puluhan mobil, mesti antre selama 10 jam hanya untuk masuk pelabuhan.

    DenPost/sriwiadnyanaSAMPAIKAN ASPIRASI - Para pengurus LSM Marutha Klungkung saat menyampaikan aspirasi ke Kajari Klungkung Totok Bambang Sapto Dwijo (paling kanan) Rabu (23/7) kemarin.

  • kamis, 24 juli 2014www.denpostnews.com

    DENPOST l HALAMAN 2

    Dangri, DenPostSidang paripurna ke 7

    masa persidangan II DPRD Kota Denpasar, Rabu (23/7), mengagendakan pemand-angan umum dan pendapat akhir fraksi terhadap Ran-cangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kota Denpasar tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Dae-rah (APBD) Kota Denpasar Tahun Anggaran 2014. Serta dua ranperda penyertaan mo-dal daerah pada PD Pasar dan PD Parkir, disetujui seluruh anggota Dewan.

    Perda APZ ini nanti men-jadi payung hukum bagi ka-bupaten/kota untuk menyu-sunan RDTR dan peraturan zonasi di wilayah masing-masing. Namun karena tid-ak dapat disahkan tentu kabupaten/kota tidak bisa melanjutkan menyusun RDTR dan menunggu disahkannya Perda APZ, kata Ketua Pan-sus Ranperda APZ DPRD Bali,

    Dauh Puri, DenPostKeselamatan dan Keseha-

    tan Kerja (K3 ), merupakan salah satu aspek perlindun-gan ketenagakerjaan dan

    Sumerta, DenPostSebelum melaksana-

    kan tugasnya menjaga keamanan dan ketertiban pelaksanaan yadnya, 94 pecalang se-Desa Adat Sum-erta, Denpasar Timur, Se-lasa (22/7) lalu, mengikuti upacara pengukuhan. Up-acara yang digelar di pela-taran Pura Desa, Desa Adat Sumerta itu, diawali dengan mejaya-jaya, dipuput, Ida Peranda Gede Bajing.

    Hadir dalam acara terse-but, para kelian desa dari 14 banjar, para peman-gku, tokoh masyarakat, Kades Sumerta Kaja, Kades Sumerta Kelod, dan Lurah Sumerta.

    Bendesa Adat Sumerta, I Wayan Butuantara menga-takan, para pecalang yang dikukuhkan ini nantinya akan melaksanakan tugas-

    DenPost/karyaDISERAHKAN- Anggota Fraksi di DPRD Kota Denpasar menyerahkan pandangan umum fraksi kepada Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar, AA Ngurah Agung Wira Bima Wikrama. Juga tampak Waki Ketua DPRD, I Wayan Mariyana Wandhira dan Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra, dalam sidang paripurna DPRD Kota Denpasar, Rabu (23/7).

    DPRD Denpasar Setujui APBD Perubahan 2014l Pendapatan Meningkat Rp 222,9 M

    Siadang yang berlangsung di Gedung DPRD Kota Den-pasar, dibuka Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar, AAN Agung Wira Bima Wikrama bersama I Wayan Mariyana Wandhira. Sidang dihadiri Walikota, IB Rai Dharmawi-jaya Mantra, Wakil Walikota, IGN Jaya Negara, Sekda Kota Denpasar, AAN Rai Iswara dan segenap pimpinan SKPD Pemkot Denpasar.

    Fraksi Gabungan, lewat juru bicaranya Ricky Teguh Utama Argawa, mengapre-siasi bahwa kinerja Pemkot

    Denpasar sudah banyak yang dicapai berdasarkan Renca-nan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Diharapkan waktu yang tersi-sa ini Pemkot Denpasar dapat terus memaksimalkan kin-erjanya guna menuntaskan RPJMD 2010-2015.

    Selanjutnya, Fraksi PDI Perjuangan yang dibacakan, I Ketut Suteja Kumara, men-yatakan perubahan anggaran tahun 2014 direncanakan sebesar Rp. 1,69 Triliun lebih dari Rp. 1,46 triliun lebih. Dibandingkan dengan dana perimbangan masih lebih besar dari pendapatan asli daerah dan pendapatan lain-nya yang sah. Yaitu dana perimbangan sebesar Rp 715,24 miliar lebih, sedan-gkan PAD Rp 490,80 miliar lebih. Karenanya, diperlu-kan terobosan- terobosan untuk meningkatkan PAD yang tetap memperhatikan kemampuan dan kepentingan rakyat Denpasar.

    Kemudian Fraksi Demokrat dengan Juru bicaranya, I Wayan Bundra menyoroti kenaikan belanja pegawai sebesar Rp. 212 miliar lebih dari Rp. 626 miliar lebih di

    APBD Induk, menjadi Rp. 839 miliar lebih pada APBD perubahan. Hal ini diang-garkan untuk pembayaran tunjangan profesi guru serta menjadi kabar gembira bagi para guru. Sementara, Fraksi Partai Golkar dengan juru bicaranya, I Putu Oka Mahen-dara yang menyatakan Fraksi Golkar menyambut gembira ditetapkannya pendapatan daerah tahun anggaran 2014 setelah perubahan dirancang sebesar Rp. 1,6 triliun lebih meningkat Rp 222,9 miliar lebih, dibandingkan angga-ran induk yang hanya Rp 1,4 triliun lebih.

    Pendapat terakhir disam-paikan Fraksi Indonesia Raya yang disampaikan, I Nyoman Tamayasa. Dia mengatakan yang menarik pada angga-ran perubahan tahun 2014 belanja pegawai dirancang menurun sebesar Rp 15,6 miliar lebih dari anggaran induk sebesar Rp 18,6 miliar lebih.

    Dalam sidang paripurna tersebut seluruh fraksi opti-mis bahwa RPJMD akan ter-capai sesuai dengan harapan. Tentunya, berkat kerjasama antara eksekutif dan legis-

    Padangsambian, DenPostSuasana di SMK PGRI

    4 Denpasar, Rabu (23/7) kemarin agak berbeda, leb-ih tegang dari biasanya. Pasalnya, sebanyak 225 siswa dijadikan sampel guna menjalani tes urine untuk mendeteksi kemungkinan

    adanya siswa memakai narkoba.Tes urine dilakukan 10 petugas dari Badan Narkoba

    Nasional (BNN) Kota Denpasar yang dipimpin Kepala BNN Kota Denpasar AKBP Purwadi. Kepala SMK PGRI 4 Den-pasar, Drs. Ketut Suarya, M.Pd., awalnya degdegan dengan pemeriksaan urine lewat drug tes atau alat tes narkoba tersebut. Namun sejak awal dia yakin anak didiknya tak ada yang nakal, apalagi tersangkut narkoba. Dugaan itu benar adanya.

    AKBP Purwadi usai memberikan ceramah dan sosialisasi soal bahaya narkoba kepada siswa SMK PGRI 4 Denpasar menegaskan bahwa semua siswa yang menjalani tes urine dinyatakan negatif. Itu artinya tak ada siswa yang ditemu-kan pemakai maupun bertindak sebagai pengedar narkoba di sekolah swasta favorit ini.

    Hasil ini membuat Ketut Suarya didampingi Wakasek Ke-siswaan, Made Kumara, S.Kom., dan dewan guru tersenyum lebar. Dia salut dan bangga kepada siswanya. Berarti upaya preventif selama ini tak sia-sia. Kata Ketut Suarya, pihak sekolah rutin dua kali seminggu dan secara mendadak melakukan sidak kelas.

    Kedua, dia tetap mengedepankan penanaman nilai moral, etika serta spiritual selama di sekolah dan di rumah. Nilai-nilai spiritual ini dia transferkan melalui persembahyangan purnama-tilem, Tri Sandya setiap hari dan siraman rohani pada even tertentu. Selain itu, digiatkan lewat kegiatan KSPAN, PMR dan ekstrakurikuler lainnya. Model pem-binaan ini membuahkan hasil, di mana siswanya tak ada tersangkut narkoba.

    Kami sangat mendukung tes urine yang dilaksanakan BNN Kota Denpasar. Karena dapat mendeteksi dari awal keterlibatan siswa akan narkoba. Apalagi ini sifatnya pence-gahan atau preventif, sekaligus pembinaan. Karena siswa merupakan generasi muda, ujar Suarya.

    Sementara itu, Purwadi menambahkan, BNN Kota Den-pasar akan terus menyasar anak SMA/SMK di kota ini untuk mendeteksi secara dini penyalahgunaan narkoba. Tes urine ini sesuai Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 12/2011 tentang Pelaksanaan Kebijakan dan Strategi Nasional di Bidang Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Dengan demikian, salah satu fokus bidang pemberdayaan masyarakat adalah upaya menciptakan lingkungan sekolah bebas penyalahgu-naan dan peredaran gelap narkoba. (123/*)

    Ranperda APZ Gagal Disahkan

    Kabupaten/Kota Tak Punya Payung Hukum Susun RDTR

    Renon, DenPostGagalnya Ranperda tentang Arahan Pengatu-

    ran Zonasi Sistem Provinsi Bali (APZ) berdampak pada kabupaten/kota. Karena Ranperda APZ tidak

    bisa disahkan, kabupaten/kota di Bali tidak bisa melanjutkan penyusunan rencana detail tata ruang (RDTR) dan peraturan zonasi karena belum adanya

    payung hukum.

    Ngakan Made Samudra, Rabu (23/7) kemarin.

    Menurut politisi Partai Demokrat ini, sebenarnya secara administratiF, filoso-fis dan teknis yuridis, Ran-perda APZ sudah rampung. Ranperda ini sudah dibahas secara mendalam dan me-makan waktu lama dengan berbagai pemangku kepentin-gan. Misalnya dengan bupati/

    walikota, Majelis Utama Desa Pakraman, PHDI, kalangan akademisi.

    Ia mengatakan, pasal-pasal yang dianggap seksi dan kru-sial sudah dapaT diselesaikan. Masalah kawasan tempat suci pura juga sudah disepa-kati. Jadi semuanya sudah rampung. Kalau kemudian pembahasan dihentikan dan gagal disahkan, saya kira itu lebih karena masalah yang bersifat politis saja, katanya.

    Ngakan Samudra men-duga, pemBahasan Ranperda APZ mentok karena isu seksi yakni reklamasi Teluk Benoa

    dan sempadan pantai. Menu-rutnya, dalam Ranperda APZ tidak ada yang menukik pada reklamasi Teluk Benoa. Yang ada bisa dilakukan rekla-masi terhadap pantai yang rusak, dan itu lokasinya di mana saja di Bali. Tapi kalau dikaitkan dengan reklamasi Teluk Benoa ya mentok, ka-tanya.

    Juga soal diserahkannya penentuan sempadan pantai kepada bupati dan walikota, menurut dia, bupati dan wali kota tidak bisa serta merta menetapkan. Menurut Ngakan Samudra, Pasal 48 huruf d Ranperda APZ, yang bunyinya Pemerintah ka-bupaten/kota dapat menetap-kan batas sempadan pantai melalui peraturan bupati/walikota setelah dilakukan

    kajian teknis, yang hasil ka-jiannya dibahas dalam fo-rum konsultasi publik dan berkoordinasi dengan ka-bupaten/kota bersebelahan, disampaikan kepada Guber-nur untuk dibahas oleh Tim Badan Koordinasi Penataan Ruang Daerah Provinsi dan Menteri.

    Jadi bupati dan wa-likota tidak bisa seenaknya menetapkan batas sempadan pantai, tegasnya.

    Ngakan Samudra ber-harap, anggota DPRD Bali periode berikutnya nanti bisa segera merampungkan Ranperda APZ. Sebab, ka-bupaten/kota pasti sangat menunggu untuk dijadikan acuan penyusunan RDTR dan peraturan zonasi di dae-rahnya. (106)

    Pecalang Desa Adat Sumerta Dikukuhkanl Diawali Upacara Mejaya-jaya

    DenPost/karyaKHIDMAT- Pengukuhan pecalang Desa Adat Sumerta yang diawali dengan mejaya-jaya berlangsung khidmat.

    nya selama empat tahun ke depan, 2014-2018. Mereka merupakan perwakilan dari 14 banjar, se- Desa Adat Sumerta. Kegiatan itu ter-laksana, kata Butuantara, berkat dukungan Walikota Denpasar dan partisipasi pihak swasta yaitu Krisna Oleh-oleh.

    Terkait keberadaan peca-lang di Desa Adat Sumerta, Butuantara menegaskan, peran sertanya dalam men-jaga keamanan dan keterti-ban setiap yadnya, sangat positif. Hal itu tidak ter-lepas dari koordinasi in-tensif yang dilakukan, baik dengan Polmas maupun Babinkamtibmas. Peca-lang sebagai satu parang-kat pengamanan desa, ke depannya diharapkan terus meningkatkan perannya. Terus berupaya melakukan

    langkah antisipasi, seh-ingga keamanan desa adat tetap terjaga, dan masyar-akat dapat melaksana-kan swadarmanya dengan lancar, ujarnya. Terkait swadarmaning negara, Butuantara juga berharap pecalang ikut aktif melaku-kan penertiban penduduk, tentunya harus berkoordi-nasi dengan kelian-kelian banjar.

    Sementara itu, dalam sambutannya, Bendesa Adat Sumerta yang juga dosen Unhi itu mengajak para pecalang untuk ngayah di desa adat didasari atas rasa asah, asih dan asuh. Tetap menjaga persatuan dan kesatuan, menjaga etika dalam bertugas, dengan selalu berpegang pada uger-uger pecalang. Terpenting selalu berkoordinasi, baik

    dengan prajuru desa, ter-masuk aparat keamanan Polmas maupun Babinsa, katanya.

    Kepada prajuru atau pe-calang lama yang sudah mengakhiri masa tugasnya, Butuantara juga menyam-paikan terima kasih atas

    pengabdiannya. Walapun sudah tak lagi menjadi pe-calang, namun partisipas-inya tetap diharapkan. Khususnya memberikan masukan positif demi terja-ganya keamanan dan keter-tiban di desa adat, tandas-nya (105/*)

    latif serta berkat dukungan masyarakat Kota Denpasar.

    Sementara Walikota Rai Mantra mengucapkan teri-makasih dan apresiasi ke-pada pimpinan dan anggota Dewan atas kesungguhan dan kerjasamanya, sehing-ga tiga ranperda ini dapat ditetapkan menjadi peratu-ran daerah. Kerjasama ini

    dapat terus dipertahankan dengan didukung koordinasi diharapkan dapat terwu-jud suasana yang kondusif dalam rangka mewujudkan komitmen pelayanan kepada masyarakat. Terobosan yang bersifat kreatif dan inovatif terus dilakukan untuk men-jawab dinamika perkemban-gan yang terjadi di masyar-

    akat. Beberapa usulan dan saran yang disampaikan Dewan pada sidang kali ini untuk dapat dikaji dan dit-indalanjuti sesuai urgensi dan manfaatnya oleh jajaran SKPD Pemkot Denpasar. Karena hal ini akan dijadikan bahan acuan dalam menyu-sun program kerja berikut-nya. (105/*)

    Dinsosnaker Sosialisasi Sarana Keselamatan Kerja

    DenPost/ekaSOSIALISASI - Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja, Made Erwin Suryadarma Sena (tengah), didampingi Kasi Pengawasan, Ketut Sarjana (kiri) dan Kepala Bi-dang Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial, Luh Sandyawati, saat mensosialisasikan K3 di salah satu hotel di Denpasar, Rabu (23/7 ) kemarin.

    merupakan hak dasar dari se-tiap tenaga kerja. Pelaksanaan K3 tidak hanya merupakan tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab semua

    pihak , khususnya masyar-akat dunia usia.

    Demikian disampaikan Kadis Sosial dan Tenaga Kerja Kota Denpasar, Made Erwin Suryadarma Sena, dalam sambutan pada acara sosial-isasi sarana Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3 ) di salah satu hotel di Denpasar, Rabu (23/7 ) kemarin.

    Erwin berharap, semua pihak terkait berkewajiban berperan aktif sesuai fungsi dan kewenangannya untuk melakukan berbagai upaya di bidang K3 sebagai bagian dari budaya kerja di setiap kegia-tan. Sehingga dapat mence-gah kasus kecelakaan kerja. Di samping itu, setiap perusa-haan supaya membentuk Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3 ). Pembentukan P2K3 san-gat penting bagi perusahaan, untuk meminimalisasi resiko kerja seperti memeriksa kel-engkapan K3, mengevaluasi penyebab kecelakaan kerja

    dan menyusun latihan simu-lasi tentang kebakaran dan gempa, kata Erwin.

    Apalagi perusahaan yang memperkerjakan karyawan lebih dari 100 orang atau kurang dari 100 orang kar-yawan namun mempunyai resiko kerja yang tinggi sep-erti kebakaran, keracunan dan peledakan maka wa-jib membentuk P2K3. Hal tersebut, lanjut dia, sesuai amanat Peraturan Menteri Tenaga Kerja RI No.4 ta-hun 1987 pasal 2 ayat 2. Dari 176 perusahaan besar saat ini baru 52 perusahaan yang membentuk P2K3. Kami minta semua perusahaan segera membentuk, karena P2K3 sangat penting bagi pe-rusahan untuk menghindari resiko kerja di perusahaan (zero ancident ), ujarnya.

    Ditambahkan, sesuai UU No.1 tahun 1970 ditegaskan bahwa perusahaan yang menggunakan alat- alat K3 yang mempunyai resiko sep-

    erti pesawat uap, bejana tekan, instalasi listrik, pen-angkal petir, pesawat angkut, angkat lift dan alarm kebaka-ran otomatis wajib setahun sekali diperiksa oleh ahli K3 dengan mendapat penge-sahaan dari Dinas Sosial Tenaga Kerja setempat .

    Ketua Panitia Pelaksana, Drs. Luh Sandyawati, yang juga Kepala Bidang Hubun-gan Industrial dan Jaminan Sosial Dinas Sosial dan Tena-ga Kerja Kota Denpasar, men-yatakan, sosialisasi sarana keselamatan dan kesehatan kerja (K3 ) di perusahaan di wilayah Kota Denpasar diikuti sebanyak 100 perusahaan. Berlangsung selama sehari, dengan tujuan perusahaan segera membentuk P2K3. P2K3 belum banyak dipa-hami, karena begitu pent-ingnya peran P2K3 dalam rangka mencegah kecelakaan kerja yang dapat merugikan perusahaan dan karyawan, tandasnya. (112)

    DenPost/putra sasmithaTES URINE Wakasek Kesiswaan, Made Kumara, mendampingi Kepala BNN Kota Denpasar, AKBP Pur-wadi saat tes urine di SMK PGRI 4 Denpasar, Rabu (23/7) kemarin.

    Siswa SMK PGRI 4 Denpasar Jalani Tes Urine

    Hasilnya Negatif, Dewan

    Guru Tersenyum

    DenPost/ekaPIODALAN - Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawi-jaya Mantra, saat menghadiri piodalan di Pura Loka Natha Lumintang, Selasa (22/7) lalu.

  • kamis, 24 juli 2014 DENPOST l HALAMAN 3www.denpostnews.com

    POJOK MANGUPURA KERJASAMA PEMERINTAH KABUPATEN BADUNG DENGAN HARIAN DENPOST. FOTO INFORMASI PEMERINTAH KABUPATEN BADUNG BERTUJUAN UNTUK NGARDI BADUNG SHANTI LAN JAGATHITA

    C. 1419K. 2058

    Pelaksanaan pilwabup berlangsung selama sekitar tiga jam. Ketegangan terlihat di wajah kedua calon, yakni Made Sudiana dan Nyo-man Sukirta saat detik-detik penghitungan suara. Dalam penghitungan suara akhir, Pilwabup Badung akhirnya dimenangkan Made Su-diana dengan perolehan suara sebanyak 36 suara dan 3 suara untuk Nyoman Sukirta. Di akhir siding, Sukirta pun terlihat buru-buru pergi meninggalkan ruangan sidang. Tugas saya sudah selesai, terima kasih semua, ujarnya, sambil bergegas pergi.

    Lain halnya dengan ek-spresi sang pemenang, Made Sudiana. Wajahnya terlihat sumringah dan penuh se-nyum menyapa sejumlah pejabat yang menghadiri sidang tersebut. Sayangnya, pascaditetapkan sebagai pe-menang, pelantikan Wabup

    Badung terpilih belum bisa ditentukan secara pasti alias masih gabeng.

    Wakil Ketua DPRD Ba-dung, Made Sunarta, usai sidang mengatakan, untuk pelantikan memang belum dirancang kapan dilaksa-nakan. Pemerintah harus mengajukan nama Wakil Bupati terpilih ke Kementrian Dalam Negeri untuk diproses. Setelah surat itu turun baru bisa diproses untuk dirancang pelantikannya, jelasnya.

    Sunarta yang juga pimpi-nan Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Badung ini mengatakan, yang jelas pada Bulan Agustus ini anggota DPRD periode 2009-2014 sudah selesai masa baktinya. Mungkin para anggota DPRD Badung periode 2014-2019 yang menyaksikan pelanti-kan Wabup Badung terpilih, katanya.

    Hal senada diungkap-kan Ketua DPRD Badung,

    Nyoman Giri Prasta. Dia me-ngatakan, hasil pemilihan ini sudah final dan akan diserahkan ke Gubernur Bali untuk selanjutnya dikirim ke Pusat. Mengenai pelanti-kan nanti, kami akan bahas setelah surat dari Mendagri turun, katanya.

    Bupati Badung, AA Gde

    Agung, mengapresiasi terlak-sananya Pilwabup ini dengan lancar dan aman. Telah ter-pilihnya wakil bupati ini bisa diibaratkan saya mendap-atkan bantuan satu tangan untuk diajak bekerja keras dalam menjalankan proses pembangunan di Badung. Memang banyak tantangan

    dalam menjalankan peme-rintahan di Badung. Con-tohnya pengelolaan angga-ran yang cukup besar yang mencapai Rp3,5 triliun. Hal ini setara dengan mengelola anggaran lima kabupaten. Jadi dengan adanya wakil kami sangat terbantu sekali, terangnya. (115)

    Sudiana Terpilih dengan Suara MayoritasPilwabup Badung

    Mangupura, DenPostSetelah gagal melaksanakan Pemilihan Wakil

    (Pilwabup) Badung beberapa bulan lalu, Rabu (23/7), anggota DPRD Badung kembali meng-gelar sidang paripurna dengan agenda yang sama. Pilwabup kali ini berlangsung lebih damai dibandingkan dengan beberapa bulan lalu. Bah-kan anggota yang hadir saat sidang sebanyak 39 orang dan hanya anggota Dewan Putu Yunita Oktarini yang absen.

    DenPost/dewa sanjayaJABAT TANGAN-Made Sudiana (kiri) berjabat tangan dengan Nyoman Sukirta usai pengumuman hasil penghitungan suara, dalam Sidang Pilwabup Badung yang digelar di DPRD Badung, Rabu (23/7) kemarin.

    Mengwi, DenPostSetelah melakukan tes urine di kalangan PNS di Keca-

    matan Mengwi dan Kantor Perpustakaan Daerah, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Badung, Rabu (23/7) melanjutkan pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan sopir. Kali ini BNNK menyasar para sopir di Terminal Mengwi. Sebanyak 70 sopir dan kondektur bus serta pegawai di Terminal Mengwi menjalani tes urine kemarin.

    Dalam pencegahan Narkoba tersebut, hadir personel dari Polres Badung yakni Kasat Narkoba, AKP Bambang I Gede Artha.

    Kepala BNNK Badung, Ni Made Asmiriwati, mengatakan kegiatan ini untuk mengetahui ada tidaknya kandungan zat narkoba dalam tubuh para sopir dan kondektur. De-ngan pengetesan tersebut, diharapkan bisa meminimalkan resiko kecelakaan yang disebabkan oleh manusia.

    Kepala UPT Terminal Mengwi, I Gusti Bagus Mudiarsa, menyambut baik kegiatan tes urine dari tim BNNK Ba-dung. Kedatangan tim BNN Kabupaten Badung sangat membantu dalam upaya keselamatan dan kelancaran arus mudik Lebaran tahun ini, ungkapnya.

    Pantauan di lokasi, sejumlah pegawai terminal dan per-sonil dari Polres Badung membantu jalannya kegiatan tes urine. Setelah pendataan, peserta melakukan pengambilan sampel urine. Beberapa sopir yang berasal dari Jawa Timur mengungkapkan bahwa kegiatan ini sebelumnya sudah pernah diikuti di daerah asal, sehingga tidak asing lagi bagi mereka. Sebelum berangkat saya sudah tes urine, seka-rang tes lagi, jadi tenang saja karena tidak pakai, ungkap Saiin, seorang sopir asal Malang.

    Sopir lainnya, Made Ladra, mengaku deg-degan saat menjalani tes. Ini pertama kali bagi saya. Deg-degan rasanya, bagaimana ini kalau positif, tapi saya tidak pakai kok, paparnya.

    Dalam kesempatan tersebut, peserta diminta untuk menunggu, agar langsung diketahui hasil tes urinenya. Hasil menunjukkan bahwa sopir dan kondektur bus, serta para pegawai di Terminal Mengwi Kabupaten Badung negatif dalam penggunaan narkoba. (115)

    TERPILIHNYA Made Sudiana sebagai Wakil Bu-pati Badung menggantikan Ketut Sudikerta, ternyata mengundang pertanyaan petinggi DPC PDI Perjuang-an Badung. Mereka bahkan mempertanyakan sikap para anggota Fraksi PDI Perjuangan di DPRD Ba-dung karena telah memiliki andil dalam memenangkan Made Sudiana.

    Sekretaris DPC PDI Per-juangan Badung, I Made Sudarsa, mengaku kaget begitu mengetahui mayori-

    Sekretaris DPC PDIP Pertanyakan Sikap FraksiDimenangkan Sudiana

    tas anggota dewan memilih Sudiana dengan perband-ingan 36 suara dan hanya 3 suara untuk I Nyoman Sukirta. Artinya, lanjut Su-darsa, anggota Fraksi PDIP dipastikan sebagian besar bahkan semuanya memilih Sudiana. Sebenarnya in-truksi partai sudah jelas. Kalau begini hasilnya, ang-gota fraksi sudah melanggar perintah partai, kami per-tanyakan sikap Fraksi PDIP Badung ini, ujarnya.

    Pria yang akrab disa-pa Dator itu mengung-

    kapkan, ada pertemuan di Kantor DPD PDI Perjuangan, Renon, Denpasar beberapa hari lalu. Dikatakannya, saat itu seluruh anggota Fraksi PDI Perjuangan di-kumpulkan dan diberikan pengarahan oleh Ketua DPD, AAN Oka Ratmadi dan Sek-retaris, Nyoman Adi Wiry-atama. Pengarahan yang di-maksud, terkait sikap politik PDI Perjuangan menyikapi Pilwabup Badung. Fraksi juga ditugaskan melaku-kan pendekatan dengan Demokrat, tapi ternyata

    semua itu tidak dilaksana-kan, ungkapnya.

    Anehnya lagi, menurut Dator, justru Fraksi PDI Perjuangan secara diam-diam melakukan pertemuan dengan kandidat di salah satu rumah makan di bil-angan Gatsu Barat, pada Selasa malam. Apakah ang-gota Fraksi PDI Perjuangan semuanya telah masuk angin? Seharusnya sebagai petugas partai di dewan, fraksi tunduk pada intruksi. Bukan malah mengekor fraksi yang lain, kritiknya.

    Melihat sikap Fraksi PDI Perjuangan, Dator beren-cana segera melakukan evaluasi, termasuk me-laporkan kejadian ini ke DPP.

    Sementara itu, Ketua Fraksi PDI Perjuangan, I Gusti Anom Gumanti, belum bisa dimintai kon-firmasi mengenai masalah ini. Beberapa kali di-hubungi via telepon, tele-pon seluler Anom Gumanti yang juga ketua Panitia Pemilihan (panlih) wabup Badung, tidak aktif. (dwa)

    Mangupura, DenPostPemerintah Kabupaten

    Badung menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK), Rabu (23/7) di Puspem Badung. Rakor ini mengagendakan dua hal penting yakni sosial-isasi Perda No. 6 tahun 2013 tentang Tanggung Jawab Sosial Perusahaan atau CSR dan workshop perencanaan dan penganggaran yang ber-

    pihak pada penanggulangan kemiskinan.

    Sekda Badung, Kompyang R. Swandika, selaku Wakil Ketua TKPK Badung menga-takan, rakor ini dilaksana-kan karena Pemkab Badung telah menetapkan perda tersebut. Menurut Kompy-ang, keberadaan regulasi ini telah dijabarkan melalui peraturan Bupati Badung No. 83 tahun 2013 tentang penyelenggaraan tanggung

    jawab sosial perusahaan di Badung.

    Lebih lanjut Kompyang mengatakan, kegiatan ini untuk meningkatkan kapa-sitas aparatur pada SKPD, terutamanya anggota TKPK serta aparatur di kecamatan dan kelurahan. Materi work-shop akan diberikan oleh tim tenaga ahli dari nasional percepatan penanggulan-gan kemiskinan sekretariat presiden RI. Tim ini secara intensif melatih 50 orang aparatur perencanaan pada SKPD di lingkungan Pemkab Badung, ujarnya.

    Bupati Badung, A.A. Gde Agung, menyambut baik pelaksanaan Rakor TKPK tersebut. Menurutnya, pen-anggulangan kemiskinan merupakan salah satu agen-da penting. Dikatakannya, penanggulangan kemiskinan menuntut sinergi seluruh komponen pembangunan baik pemerintah, dunia usa-ha, masyarakat, dunia pen-didikan serta berbagai lem-baga swadaya masyarakat (LSM). Sinergi dan langkah bersama harus diperkuat. Janganlah berpikir kemiski-nan hanyalah masalah orang-orang miskin saja, mengingat dampak sosial yang muncul dari kemiskinan akan dapat mempengaruhi kehidupan masyarakat, jelasnya.

    Melalui media rakor ini Gde Agung mengharapkan, semua pihak harus mengetahui bah-wa pemkab badung tengah memperkuat kemitraan dan kerjasama dalam menanggu-langi kemiskinan. Bupati juga minta TKPK untuk meran-cang sosialisasi lebih lanjut, bagi kalangan yang lebih luas, sehingga lebih banyak lagi dunia usaha yang mengeta-hui dan berpartisipasi dalam penanggulangan kemiski-nan. Perusahaan juga harus menyosialisasikan perda ini, terangnya. (115/*)

    Perusahaan Wajib Sosialisasikan Perda

    Rakor TKPK di Badung

    DenPost/Ist RAPAT TKPK - Bupati Badung A.A. Gde Agung didampingi Sekda Kompyang R. Swandika seusai Rapat Koordinasi TKPK di Puspem Badung, Rabu (23/7) kemarin.

    DenPost/IstTES URINE - Petugas BNNK Badung saat melakukan tes urine di Terminal Mengwi.

    Giliran Sopir di Terminal Mengwi Disasar BNNK

    DenPost/IstTANAM JEPUN - Menteri Pendayagunaan Aparatur Ne-gara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (PAN dan RB), Azwar Abubakar, disaksikan Bupati Badung, A. A. Gde Agung, ketika menanam bunga jepun di areal Taman Jepun Dunia Puspem Badung.

  • kamis, 24 juli 2014www.denpostnews.com

    DENPOST l HALAMAN 4

    C.1966

    Ini sifatnya rutin, bukan karena menjelang Ramadhan. Kebetulan saja momennya bertepatan sekaligus dalam menghadapi peak season masa lebaran ini. Ini juga un-tuk meningkatkan pelayanan yang baik pada penumpang, termasuk juga mengecek transparansi serta ketersedi-

    aan tempat duduk di pesawat dan harga tiket, paparnya.

    D i t a m b a h k a n n y a , setidaknya ada 12 bandara yang dicek. Namun, khusus untuk Bandara Udara Soekar-no-Hata, baru akan dicek Ju-mat (26/7) besok.

    Ada 69 petugas yang kami kerahkan, meliputi petugas

    untuk flight operation in-spector, tugas airworthiness inspector, tugas cabin safety inspector, dan petugas dokter penerbangan. Intinya tidak hanya kesehatan awak kapal yang kita periksa, tetapi juga kesehatan pesawat. Mulai soal baut hingga oli, dicek total, bebernya.

    Dalam pengecekan di Ngurah Rai kemarin, lanjut Bambang, setidaknya ada delapan maskapai penerba-ngan dengan total 14 pesawat yang diperiksa. Kedelapan maskapai penerbangan yang diperiksa di Bandara Inter-nasional Ngurah Rai ada-lah Garuda Indonesia, Lion Mentari Airlines, Citilink, Ari Asia Indonesia, Sriwijaya Air,

    Kuta, DenPostTerbitnya Peraturan Presi-

    den (Perpres) No. 51/2014 tentang perubahan atas Perpres No.45/2011 tentang Rencana Tata Ruang Ka-wasan Perkotaan Sarbagita (Denpasar, Badung, Gianyar dan Tabanan) menerbitkan kecemasan di kalangan masyarakat Kuta. Pasalnya, perpres yang membuka pintu terjadinya reklamasi di Teluk Benoa ditengarai bakal mem-bahayakan wilayah Kuta dan sekitarnya. Itu sebabnya, Bupati Badung selaku kepala wilayah yang bertanggung jawab terhadap keamanan dan keselamatan kawasan Kuta mesti bersikap.

    Desakan ini disampaikan tokoh-tokoh masyarakat Kuta yang tergabung dalam Forum Pemerhati Kuta Le-stari (FPKL), Rabu (23/7). FPKL merupakan forum yang terbentuk pada tahun 1997 tatkala Kuta berjuang mena-ta kembali kawasan wisata Kuta yang semrawut akibat serbuan pedagang kaki lima (PKL). Setelah lebih dari 10 tahun vakum, forum ini di-hidupkan kembali. Mantan Ketua LPM Kelurahan Kuta, I Nyoman Graha Wicaksana kini dipercaya memimpin FPKL.

    Teluk Benoa adalah muara akhir aliran Tukad Mati yang merupakan su-ngai terbesar dan terpenting

    di Kuta. Kini, tanpa ada re-klamasi, muara Tukad Mati sering tersumbat sehingga menyebabkan banjir di ka-wasan Kuta dan sekitarnya. Jika reklamasi dilakukan di Teluk Benoa, kami tidak bisa membayangkan apa yang akan terjadi di Kuta, kata Graha Wicaksana.

    Graha men j e l a skan masyarakat Kuta kini sedang berjuang untuk membersih-kan Tukad Mati agar bersih dan bermanfaat bagi Kuta. Pemkab Badung pun sudah menyatakan komitmen un-tuk mendukung perjuangan masyarakat Kuta itu. Jika perjuangan dan komitmen itu memang sungguh-sung-guh, seyogyanya reklamasi Teluk Benoa tidak diloloskan karena akan merusak upaya menjaga dan melestarikan Tukad Mati.

    Jika Bupati Badung me-nyayangi Kuta sebagai sum-ber pendapatan terpenting Badung dan mencintai masa depan masyarakat Kuta, seyogyanya bersikap tegas menolak reklamasi Teluk Benoa, tegas Mantan Ketua LPM Kuta ini.

    Mengenai munculnya wacana revitalisasi Teluk Benoa, Graha menilai hal itu sesungguhnya wajah lain dari reklamasi. Graha me-nyebut hal itu sebagai upa-ya mengelabui masyarakat Bali yang semakin kencang

    menolak reklamasi Teluk Benoa.

    Jangan terjebak pada istilah atau terminologi. Kita harus cermati substansi-nya. Pemimpin semestinya tak membohongi rakyatnya sendiri, tandas pria yang kerap bicara vokal dalam memperjuangkan Kuta ini.

    Sementara itu, Pendiri FPKL, Jro Mangku Made Suwedja, mengingatkan ka-wasan muara Tukad Mati tidak semata memiliki mak-na dalam kerangka ling-kungan sekala, tetapi juga secara niskala. Itu sebabnya, di seputaran Teluk Benoa berdiri sejumlah tempat suci yang di-sungsung oleh masyarakat di sekitarnya.

    Secara sekala maupun niskala, alam itu memi-liki mekanismenya sendiri. Kita jangan pongah ingin mengendalikan alam hanya karena kita merasa memiliki teknologi canggih. Dalam tradisi Bali kita diingatkan untuk bertumbuh secara harmonis dengan alam. Kita tumbuh bersahabat dengan alam, bukan pongah menjadi penakluk alam, tegas Jro Mangku Suwedja. Penolakan terhadap rencana reklamasi belakangan memang kembali berembus kencang. Bahkan baliho penolakan terpam-pang di sejumlah titik di kawasan By Pass Ngurah Rai. (113)

    NAM Air, Wings Air, Trans-nusa. Semuanya memenuhi kriteria dan prosedur da-lam pemeriksaan. Hanya masalah dikumen-dokumen saja yang masih kurang rapi, jelasnya sembari menam-bahkan untuk pemeriksaan urine di Bandara Ngurah Rai, hanya dilakukan pada empat maskapai penerban-gan, yaitu Garuda Indonesia, Lion Airlines, Transnusa dan Sriwijaya Air yang terdiri dari sembilan pilot dan 23 awak flight attendant.

    Pengecekan ini juga me-nyasar kemungkinan adanya calo yang berkeliaran di ban-dara. Sejauh ini belum kami temukan, kalau ada tolong laporkan, tegasnya. (113)

    Kuta, DenPostKendati pun pihak pe-

    ngelola menyebut puluhan ribu kendaraan melaju di jalan tol Bali Mandara, vol-ume lalu lintas (lalin) di jalan tol itu ternyata belum me-menuhi target yang ditetap-kan. Hal ini diungkapkan Direktur Teknik dan Operasi PT Jasamarga Bali Tol (JBT), Rismarture Sidabutar, Selasa (22/7) di sela-sela menyam-paikan persiapan meng-hadapi Lebaran.

    Menurut Rismarture, ber-dasarkan rencana bisnis yang dibuat, untuk tahun pertama pengoperasian, proyeksi volume kendaraan per hari sekitar 39 ribu. Bulan Juni kemarin sudah tercapai rata-rata 41 ribu kendaraan per hari. Na-mun, karena pada bulan Mei 2014 proyeksi volume lalin dalam business plan naik menjadi 44 ribu kendaraan per hari, maka realisasinya

    ketinggalan lagi, belum men-capai target, ungkapnya. Jika dilihat dari segi kom-posisi kendaraan yang lewat sebenarnya sudah sesuai proyeksi awal, yaitu 45% kendaraan roda dua dan 55% kendaraan roda empat atau lebih.

    Pihaknya juga akan melakukan study traffic (kajian lalin) baru dengan mengacu perkembangan investasi dan pertumbuhan ekonomi Bali selama setahun terakhir, termasuk proyeksi pertumbuhan di masa-masa yang akan datang. Mantan General Manager Pelabuhan Tanjung Perak, Pelindo III ini menegaskan, study traffic ini rencananya dilaksanakan mulai Agustus. Hasil kajian diperkirakan baru diketahui sekitar akhir Oktober 2014.

    Untuk meningkatkan volume lalin jalan tol ini, pihaknya telah berkoordi-nasi dengan instansi terkait,

    termasuk dalam hal rencana penambahan rambu-rambu penunjuk arah ke jalan tol. Kami juga akan melakukan sosialisasi bahwa penggu-naan jalan tol lebih memberi nilai tambah dibanding den-gan jalan non tol, imbuhnya. Meskipun Jalan Tol Bali Mandara tidak termasuk jalur mudik, Rismature me-ngatakan tetap siaga selama 24 jam guna mengantisipasi jika sewaktu-waktu terjadi lonjakan volume kendaraan. Menurut Rismature, banyak juga wisatawan baik, man-canegara dan domestik yang justru berlibur ke Bali saat Lebaran.

    Rismature menyatakan pihaknya selalu siap mem-berikan pelayanan terbaik kepada pengguna jalan tol. Seluruh sumber daya opera-sional seperti patroli jalan tol, PJR, Ambulance, rescue, derek disiagakan 24 jam un-tuk antisipasi. (113)

    TeRjeRembab - Alat berat yang digunakan menata muara Tukad Mati, Rabu (23/7) kemarin tiba-tiba terjerembab. Sang sopir, Nyoman Sudiarta, menduga ada unsur mistis, karena seakan-akan ada sesuatu yang menarik, sehingga dia dan alat berat yang dikemudikannya masuk Tukad Mati.

    Reklamasi Teluk Benoa Bahayakan Kuta

    Bupati Badung Didesak Bersikap

    Volume Lalin di Jalan Tol Belum Penuhi Target

    Wamenhub Sidak Kesiapan Pilot dan Pesawat di Bandara

    Tuban, DenPostWakil Menteri (Wamen) Perhubungan RI,

    Bambang Susantono, Rabu (23/7) kemarin melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Ban-dara Internasional Ngurah Rai, Bali. Rombongan Wamenhub tidak hanya mengecek kesiapan pilot dan memeriksa kesehatan mereka, tetapi juga peralatan untuk kelaikan pesawat.

    DenPost/sugik

  • FOTO BERSAMA - Pesilat Persatuan Seni Pencak Silat (PSPS) Bakti Negara (BN) Rant-ing Br. Batukandik, Desa Padangsambian Kaja, Denpasar Barat foto bersama usai syukuran atas kebershasilan meraih prestasi menggembirakan dalam |Kejuaraan Piala Walikota 2014, baru-baru ini.

    KAMIS, 24 JULI 2014www.denpostnews.com

    DENPOST l HALAMAN 5

    H-5 Lebaran, antrean arus mudik hingga 10 jam.- Maklum antre tahunan.

    Hening hanya diganjar 13 bulan penjara.- Berarti lebih singkat dong bersama suami di LP.

    Lagi, narkotika siamankan di Bandara Ngurah Rai.- Jangan-jangan yang lolos lebih banyak.

    Bantuan DisunatSaya harap panitia bedah

    rumah jangan gunakan makelar. Ibu-ibu janda mis-kin dapat sumbangan ini disunat benar-benar perbua-tan yang kurang pantas.

    Dengkek, Tabanan

    Selamatkan DiriAwal reklamasi diden-

    gungkan semua pejabat di Bali hobinya makan tahu, ketika ditanya jawabannya tidak tahu. Dari gubernur, bupati dan anggota DPRD ja-wabannya sama tidak tahu. Jawaban mereka semua hanya menyelamatkan diri.

    Sinda, Jalan Siulan

    Ikon DaerahUndang-Undang Depdagri

    tentang tapal batas wilayah kabupaten, kecamatan dan desa. Saya harpakan ka-bupaten di Bali semua ha-rus memasang ikon con-toh anda telah memasuk desa budaya, anda telah memasuki daerah wisata budaya. Anda memasuki desa penghasil salak dan lain-lain. Saya harapakan ini lebih digalakan agar ikon desa atau daerah menjadi lebih dikenal.

    Wilson, Denpasar

    Pakai SeragamSaya mau tanya apakah

    di kantor Samsat Denpasar itu pagawai pakai seragam. Sebab saya lihat semua pegawainya pakai baju be-bas. Walaupun ini kantor

    Makelar Sunat Bantuan Bedah RumahBANTUAN bedah ru-

    mah sering dimanfaatkan oleh oknum-oknum tert-entu untuk mencari ke-untungan. Bukannya pejabat birokrasi saja bermain, namun sam-pai makelar yang dekat dengan oknum pejabat ikut menyunat bantuan bedah rumah bagi war-ga miskin. Keluhan ini muncul dalam acara Citra Bali, yang disarkan Radio Global 96,5 FM, Rabu (23/7) kemarin. Berikut rangkuman Bram Wijaya, dari Radio Global.

    bersama, tapi kalau pakai seragam khusus samsat lebih mencerminkan ke-bersamaan dan kerja agar lebih profesional. Terus ada tampilan nama karyawan didada. Ini tentu akan men-jadikan masyarakat lebih kenal kinerjanya.

    Kak Lawas, Denpasar

    Tak IkhlasKeikhlasan belum ada di

    republik ini. Karena keti-dakikhlasan sudah diberi-kan contoh oleh capres ter-tentu. Tapi saya beryukur pilpres ini berjalan luar biasa. Selamat saya ucpakan buat rakyat Indonesia.

    Mahayadi, Denpasar

    Quick Count Bingung

    kanAda dua hasil quick count yang berbeda inilah pemicu awal yang mem-bingungkan pada pilpres. Kalau survey masih bisa dimengerti tapi quick count sangat membingungkan karena pihka lembaga yang satu dengan yang lain saling berbeda. Pemerintah dalam hal ini harus lebih menga-wasi lembaga quick count.

    Dharmayoga, Denpasar

    Jalan TerbaikSaya bahagia Jokowi

    jadi Presiden RI. PR terbesar Jokowi adalah penanga-nan masalah reklamasi dan lumpur lapindo. Semoga Jokowi mampu memberikan jalan terbaik.

    Kaka Kumpi

    Pasti Ada Kecurangan

    Kecurangan kecil-kecil itu biasa terjadi dalam pilpres di Indonesia dan dunia. Tapi demi bangsa yang kecil-kecil itu jangan dipikirkan terlalu rumit.

    Suluh, Denpasar

    Turunkan HargaSelamat kepada Jokowi-

    JK jadi pemimpin. Saya tidak muluk-muluk sebagai rakyat untuk disejahterakan, tapi yang plaing penting bisakah Jokowi menurunkan harga sembako.

    Parta, Tampaksiring

    Prabowo EmosiKita berbahagia sudah ada

    presiden baru. Ini dalah ke-menangan rakyat Indonesia. bersyukur Jokowi menang dan saya berharap seluruh masyarakat di Bali ke depan negara kita lebih baik lagi. Tim Prabowo emsoian dan tidak baik dilihat rakyat.

    Agus, Nusa Dua

    Jadi MomokMasalah birokrasi periz-

    inan adalah sesutau yang haruas segera diwujudkan Jokowi. Birokrasi lain yang selalu menjadi momok, dan masyarakat sudah siap untuk menjadi jujur.

    Jujur Denpasar

    Tak Berani Kalah Saya heran dengan bapak

    yang satu ini kenapa seorang macan Asia tidak berani kalah. Seharusnya bapak menunju-kan kenegarawanannya.

    Kenceng, Denpasar

    Ancaman Rokok Arab

    PEREDARAN narkoba di kalangan masyarakat kita bukan merupakan hal aneh lagi. Tapi kalau ada barang berbahaya jenis baru yang mengancam para remaja kita tentu semakin mengkhawatirkan semua pihak. Hal ini terjadi setelah tujuh siswa di salah satu SMP di Denpasar belum lama ini meng-hirup shisha (rokok yang berasal dari Arab). Awalnya Badan Nasional Narkotika (BNN) Provinsi Bali curiga karena ketujuh siswa tersebut kelihatan mengantuk dan lemas saat mengikuti pelajaran di dalam kelas. Setelah ditelusuri, ketujuh siswa tersebut ternyata menghirup shisha yang dibeli di sebuah toko di Denpasar. Mereka membeli bersama-sama dan menghisap-nya secara bergantian.

    Menurut penelitian, shisha lebih berbahaya 400-450 kali dibandingkan rokok. Contohnya, menghirup shisha selama 30 menit bisa mengandung 10 mg karbonmonoksida yang lebih tinggi dibandingkan rokok. Selain itu menghisap shisha selama 45 menit menghasilkan jumlah TAR 36 kali lebih banyak ketimbang merokok selama 5 menit. Saking bahayanya rokok arab ini, BNN Provinsi Bali akhirnya menutup tempat penjua-lan shisha di Denpasar dan sekitarnya. Syukur tindakan ini cepat dilakukan supaya tidak lebih banyak lagi generasi muda kita yang kecanduan zat yang membahayakan kesehatan. Terlebih, selain selain shisha, juga ditemukan kemasan baru yang disebut jape-jape. Produk ini mirip ganja dan efeknya kebih kuat daripada ganja.

    Orangtua mana pun pasti terkejut kalau mendengar anak mereka mencoba-coba mengisap rokok arab ini. Kalau sampai mereka ketagihan, tentu bakal berakibat fatal. Selain mengancam kesehatan, generasi muda bakal mudah terserang penyakit dalam yang cukup fatal, bahkan dapat menyebabkan kematian.

    Menghindari penyebaran yang lebih luas, aparat terkait mesti segera melakukan sweeping ke toko-koto atau restoran yang diduga menjual shisha. Jangan biarkan rokok ini dijual bebas, karena akan memancing para remaja kita untuk men-coba dan mencoba produk jenis baru yang dianggap mampu meningkatkan aktivitas maupun rasa percaya diri mereka.

    Pemeriksaan perlu diperluas di tempat hiburan, karena para pengunjung biasanya sangat mudah mendapatkan barang-barang aneh dari kerabat atau pengedar. Gerakan ini mesti dilakukan secara rutin dan merata, sehingga berbagai produk yang mengandung zat adiktif tidak diedarkan secara bebas. Pun para pengedarnya perlu dijatuhi sanksi tegas, sehingga mereka jera melakukan tindakan yang sama di kemudian hari. (*)

    Denpasar,DenPostPerseden Denpasar akan menjajal kekuatan

    Persiram Raja Ampat, Kamis (24/7) sore ini di Stadion Samudra, Kuta dengan menurunkan kekuatan penuh. Bahkan, pemain dintruk-sikan tampil maksimal saat menjamu tim Mutiara hitam dari daratan Papua itu.

    Selain mendapat kesempatan merasakan kekuatan mantan pemain timnas, Ortizan Salossa dkk. tim asuhan Nyoman Ambara, A.A Bramasta serta I.B Mahayasa ini menilai, uji coba tersebut untuk mengukur kemampuan pemain dalam mengantisipasi serangan lawan. Kami akan mengisyaratkan anak-anak tampil

    Jajal Persiram Sore IniPemain Diinstruksikan Tampil Maksimal

    Denpasar, DenPostPrestasi menggembirakan

    diraih tim silat yang ter-gabung di Persatuan Seni Pencak Silat (PSPS) Bakti Negara (BN) Ranting Br. Batu-kandik, Desa Padangsambian Kaja, Denpasar Barat, setelah menyebet 4 mdali emas, 1 perak, 2 perunggu dalam ke-juaraan Piala Walikota 2014, di GOR Ngurah Rai, 3-7 Juli lalu.

    PSPS BN Ranting Br. Batu-kandik ini di bawah pelatih pembina, Ketut Nuana Putra, selain meraih 4 emas, salah satu pesilatnya, Kadek Adi Putra Pradnyana juga dino-batkan sebagai atlet terbaik.

    Ketua PSPS BN Kota Den-pasar yang diwakili Bagus Nyoman Wiranata, di sela-sela syukuran dan pelepas-an atlet PSPS BN Ranting Batukandik, di Balai Banjar Batukandik, Minggu (20/7)

    Piala Walikota 2014PSPS BN Ranting Batukandik Sabet Empat Emas

    lalu, mengungkapkan, rasa syukur dan bangga terhadap apa yang telah diperbuat pesilatnya mengingat Rant-ing Batukandik tertua di Denpasar. Karena itu, sudah pasti banyak bibit pesilat yang bisa mampu meraih prestasi gemilang kini dan yang akan mendatang. Diia menjelaskan di Ranting Batukandik juga memiliki atlet senior yang pernah membawa nama Bali di PON ke-13. Apa yang kami raih tak membuat tim silat Ranting Batukandik cepat berpuas diri. Arena di bawah pelatih pembina Nuana Putra tetap mampu digelorakan semangat dan motivasi ber-latih agar mampu unggul dan berprestasi dalam setiap kejuraan, katanya.

    Ketua Ppanitia, AA Ngurah Arta Kusuma, S.T., mengung-kapkan, acara ini bertujuan memberikan apresiasi lebih

    kepada tim pesilat anting Batukandik atas keberhasi-lannya meraih prestasi gemi-lang pada turnamen Piala Walikota 2014.

    Arta Kusuma mengemu-kakan, Ranting Batukandik mengirim 20 orang pesilat-nya dalam kelompk umur (KU) usia dini dan remaja mengikuti semua kelas yang dipertandingkan. Dengan semangat, motivasi tinggi dan binaan serta gemblengan pelatih pembina Nuana Putra, pesilat Ranting Batukandik membawa pulang prestasi yang gemilang setelah men-yabet 4 emas, 1 perak, dan 2

    perunggu. Kami mengharap-kan dukungan, arahan serta bimbingan dari pinisepuh serta aparat Desa Padang-sambian Kaja agar nantinya bisa meningkatkan prestasi pada event lebih tinggi, ucap Arta Kusuma.

    Kepala Dusun Br. Batu-kandik dan Br. Gunungsari yang juga pengurus PSPS BN, Made Kadek Artha, menyam-paikan rasa bangganya seka-ligus apresiasi yang tinggi atas prestasi yang diraih pesilat Ranting Batukandik. Atas prestasi tersebut, Artha memberi dana motivasi dan pembinaan Rp 1 juta. Kami harapnya terus berlatih dan mohon bimbingan serta pem-binaan dari para pinisepuh, pelatih pembina senior Ba-pak Nuana Putra agar pesilat Ranting Batukandik mampu unjuk gigi dan meningkatkan prestasi yang lebih tinggi, harapnya.

    Acara syukuran dihadiri penasehat PSPS BN Provin-si Bali, Bagus Ketut Dani Suparta, Ketua PSPS BN Kota Denpasar diwakili Bagus Nyo-man Wiranata, mantan Kades Padangsambian Kaja, kadus se-Padangsambian Kaja, kel-ian adat Br. Batukandik, Gunungsari, para pinisepuh BN, serta undangan lainnya. Sebelum digelar demo pencak silat, Ketua PSPS BN Provinsi Bali menyerahkan penghar-gaan kepada atlet terbaik, Kadek Adi Putra Pradnyana. (103/*)

    DenPost/pasma

    Denpasar,DenPostTunas Muda Ubud tekuk Undiksha Singaraja

    dengan sekor tipis 1-0 dalam lanjutan Piala Nusantara 2014, di Stadion Ngurag Rai, Rabu (23/7) kemarin.

    Gol semata wayang yang bersarang di gawang Gede Rai tercipta menit 71 melalui sundulan kapten Restu Widhi. Pertandingan berjalan dengan tempo lambat. Alur bola lebih banyak berkutat di lapangan tengah. Bahkan, dari kedua tim tidak mampu menghasilkan peluang yang membahayakan untuk menciptakan gol. Alhasil, skor kacamata menghiasi hingga waktu turun minum.

    Di babak kedua, kembali pertandingan tanpa peluang berbahaya. Di kubu Tunas Muda, pelatih Wayan Kartadnya yang melihat kondisi tersebut langsung mengganti beberapa pemain-nya untuk menambah daya gedor. Hasil itu ter-lihat di menit 71, berawal dari skema serangan balik di sisi kanan pertahanan Undiksha, bola langsung diubah ke arah kanan. Pemain yang menerima bola, langsung melesakkan umpan dan disambut kapten Restu yang sudah me-

    Piala Nusantara

    Tunas Muda Tekuk Undikshananti di depan gawang. Dengan sundulan tera-rah, ia sukses menjebol gawang Undiksha dan mengantarkan timnya meraih poin penuh.

    Walaupun menelan kekalahan, posisi Undik-sha tidak bergeser di urutan kedua klasemen. Sedangkan tim lawan kini bercokol diposisi ketiga klasemen dengan nilai sama dengan Undiksha yakni 7 poin dan hanya kalah selisih gol.

    Pelatih Undiksha, Putu Eka Putra menilai, kekalahan anak asuhnya karena faktor keti-dakberuntungan pemain dalam melakukan fin-ishing. Kendala kami hanya pada penyelesaian akhir. Gol lawan itu karena pemain belakang lengah terhadap serangan balik yang dilakukan lawan, kataya.

    Pelatih Tunas Muda, Wayan Kartadnya mengungkapkan, memanjatkan puji syukur setelah timnya mengkandaskan salah satu tim kuat Undiksha. Anak-anak sudah mulai padu, koordinasi antar lini sudah berjalan baik. Hasil ini buah dari kerja keras serta semangat bermain anak-anak papar mantan pemain Persegi Gianyar itu. (dip)

    fight tanpa beban. Karena laga ini hanya uji coba, dan kami tetap menghimbau agar nak-anak tampil maksimal, kata Ambara didamp-ingi dua asistennya saat latihan di Stadion Kompyang Sujana, Rabu (23/7) kemarin.

    Ambara meangku, pihaknya bakal menu-runkan pemain inti pada babak pertama guna dapat mengimbangi kekuatan tim asal Papua tersebut. Begitu juga, babak kedua menu-runkan pemain cadangan untuk memantau semua pemain yang diturunkan. Sejauh mana mereka mampu menerapkan tiga aspek, yakni kecepatan, akselerasi, dan daya tahan untuk mengantisipasi serangan lawan. (dip)

  • Singaraja, DenPostJajaran Satreskrim Polres

    Buleleng kembali menggere-bek gudang pengoplosan elpiji yang beroperasi di Kabupaten Buleleng. Kali ini gudang yang digerebek berada di Banjar Dinas Batupulu, Desa Panji Anom, Kelurahan Sukasada.

    Polisi mengamankan se-jumlah barang bukti. Satu orang tersangka atas nama Wayan SJ (45) warga Desa Busungbiu, Kecamatan Bu-sungbiu juga diamankan. Sementara Gede P, warga Kelurahan Banyuning, Ke-camatan Buleleng, berhasil kabur dan kini masuk DPO (daftar pencarian orang).

    Kasatreskrim Polres Bule-leng, AKP Ketut Adnyana TJ, dalam keterangan persnya Rabu (23/7) kemarin men-gatakan masih melakukan pengejaran terhadap ter-sangka Gede P. Kami sudah terbitkan DPO ke polsek dan jajaran. Termasuk meminta bantuan ke rekan-rekan ke-polisian resor lainnya, ucap-nya.

    Dari hasil pemeriksaan, tersangka Wayan SJ selama

    ini berperan sebagai pemilik usaha oplosan, sementara Gede P mengoplos. Keduanya beroperasi di gudang milik Ke-tut Ngurah Hartawan Candra yang disewa Wayan SJ den-gan harga Rp 3 juta selama tiga bulan.

    Praktik gas oplosan itu terungkap saat salah seorang warga melapor kepada polisi setelah mencurigai adan-ya aktivitas liar di gudang itu. Selain itu, warga sering mencium bau gas, sehingga dicurigai terjadi tindakan pen-goplosan gas dari tabung uku-ran tiga kilogram ke tabung gas ukuran 12 kilogram.

    Patut diduga ini berkaitan dengan kelangkaan tabung gas ukuran tiga kilogram sejak Juni lalu. Di tempat kejadian kami temukan 30 tabung gas tiga kilogram yang masih isi dan 30 kilogram tabung gas ukuran tiga kilo-gram yang telah kosong, kata Adnyana.

    Sementara tersangka Wayan SJ mengaku tidak mengerti cara memindahkan isi tabung gas. Dia menye-butkan operasional gudang

    DENPOST l HALAMAN 6 www.denpostnews.com kamis, 24 JULi 2014

    C. 2040C. 2126

    Negara, DenPostPara pedagang Pasar Gilimanuk yang sempat protes

    dengan kebijakan pengalihan rute kendaraan mobil pribadi masuk Pelabuhan Gilimanuk selama arus mudik akhirnya menyerah. Mereka menerima lang-sung kebijakan tersebut setelah mendapat penjelasan Kapolsek Kawasan Laut Gilimanuk, Kompol Nyoman Wirya Sucipta, di areal Pelabuhan Gilimanuk, Rabu (23/7) kemarin.

    Belasan perwakilan pedagang di Pasar Gilimanuk tersebut mendatangi Kantor ASDP Gilimanuk untuk mempertanyakan hal tersebut kepada Kapolsek. Mereka akhirnya ditemui langsung di depan ruang VIP ASDP.

    Seorang pedagang, Ni Kadek Ayu Astini, menyam-paikan keluhan para pedagang dan berharap ada ke-bijakan sehingga pedagang juga mendapatkan rezeki. Namun sejumlah pedagang lain yang ikut datang eng-gan menyampaikan keluhan mereka.

    Kapolsek Wirya Sucipta menjelaskan pengalihan rute tersebut tidak bisa diubah, karena itu sudah keputusan rapat koordinasi. Pengaturan itu untuk kepentingan umum dan para pedagang harus mengerti agar tidak terjadi antrean panjang. Pihaknya bersedia mengizinkan, tetapi para pedagang juga harus bertang-gung jawab apabila terjadi antrean panjang hingga keluar Gilimanuk.

    Lantaran pedagang masih tidak terima, Kapolsek didampingi anggota secara tegas meminta pengertian para pedagang supaya mengikuti aturan yang ada. Bahkan Kapolsek sempat meminta para pedagang menyampaikan keluhan mereka lainnya, tetapi peda-gang diam.

    Mendapat penjelasan itu, para pedagang yang di-dampingi Lurah Gilimanuk akhirnya mengaku menger-ti dan mengikuti aturan tersebut. Belasan perwakilan pedagang itu lantas membubarkan diri dari Kantor ASDP Gilimanuk. (120)

    Negara, DenPostEvaluasi Gerakan Sayang

    Ibu dan Bayi (GSI-B) Keca-matan Negara dan Pengelola Bina Keluarga Balita (BKB) Kabupaten Jembrana dini-lai Tim Provinsi Bali , Rabu (23/7).

    Camat Negara, Kariadi Er-awan, mengatakan sasaran program GSI-B tahun 2013 meliputi ibu hamil 1573 orang, ibu bersalin 1090 orang, wani-ta usia subur 18.122 serta bayi 1.756 orang. Sedangkan lang-kah-langkah yang ditempuh untuk menurunkan angka kesakitan dan kematian bayi adalah melengkapi sarana dan prasarana kesehatan, peningkatan pelayanan serta penambahan jam pelayanan

    pada puskesmas dan pustu hingga pukul 20.00. Selain itu juga diberikan pelayanan ambulan gratis.

    Bupati Jembrana, I Putu Artha, mengatakan gerakan sayang ibu dan bayi baru lahir di Jembrana telah dilak-sanakan di semua desa dan kecamatan dengan meman-faatkan potensi desa mas-ing-masing. Penyebarluasan informasi, pembentukan unit-unit kesiapsiagaan seperti kelompok donor darah, kelas bumil (ibu hamil), ambulans desa , kader desa siaga serta suami siaga.

    Semua kegiatan itu bergerak di bawah bimbingan pembina petugas kesehatan. Kami berharap apa yang su-

    dah dilaksanakan ini akan dapat mewujudkan visi misi Pemkab Jembrana mem-bangun masyarakat yang sejahtera, katanya.

    Sementara Ketua Tim Pe-nilai Provinsi Bali yang diwak-ili oleh Kabid Pemberdayaan Perempuan Provinsi Bali, Dewa Ayu Nyoman Candra-wati, mengatakan gerakan evaluasi GSI-B dan pengelola gerakan BKB merupakan suatu amanat untuk ikut mengupayakan peningkatan hidup yang muaranya kese-jahteraan hidup masyarakat. Dengan adanya program ini diharapkan masyarakat bisa memaknai secara benar mak-sud dan tujuan dari program GSI. (120)

    Tabanan, DenPostPerayaan Hari Anak Na-

    sional (HAN) diselenggar-akan di Gedung Kesenian I Ketut Maria, Tabanan, Rabu (23/7) kemar in. Hadir Asisten III, I Made Sukada; Camat Tabanan, IGAN Supartiwi; Ketua Tim Penggerak PKK Tabanan, Nyonya Rai Wahyuni San-jaya; Ketua DWP, Nyonya Putriningsih Ariwangsa dan SKPD terkait.

    Ketua Panitia yang juga Kadis Pendidikan Pemuda dan Olahraga Tabanan, I Putu Santika, melapor-kan acara per ingatan HAN di Tabanan bertema Ciptakan Lingkungan Kondusif untuk Perlind-ungan dan Tumbuh Kem-bang Anak, diikuti anak-anak perwakilan PAUD, SD, SMP se-Kabupaten Tabanan.

    Tujuan kegiatan ini u n t u k m e n i n g k a t k a n peran serta pemerintah, dunia usaha, masyar-

    Singaraja, DenPostKapolda Bali, Irjen Pol Albertus Benny Mokalu, men-

    egaskan kondisi keamanan di Provinsi Bali saat ini dalam kondisi aman dan kondusif. Meski sempat muncul kekhawatiran di masyarakat akan terjadi gangguan keamanan, pascapenetapan hasil rekapitulasi suara tingkat nasional.

    Hal itu ditegaskan Benny Mokalu saat inspeksi ke Mapolres Buleleng Rabu (23/7) kemarin. Dalam kun-jungan itu, Kapolda Benny didampingi sejumlah perwira menengah di Mapolda Bali. Dia disambut Kapolres Bule-leng, AKBP Benny Arjanto, bersama sejumlah perwira di Polres Buleleng.

    Pada kesempatan itu, Kapolda menyatakan polisi saat ini masih terus memantau kondisi keamanan di Provinsi Bali. Petugas dari Direktorat Intelkam Polda Bali dan Satuan Intelkam Polres se-Bali ditugaskan memantau kondisi keamanan di desa-desa, dan meng-koordinasikannya dengan Babinkamtibmas agar dapat diredam, jika terjadi gejolak massa.

    Tapi sejauh ini tidak ada kejadian menonjol. Eskalasi di masyarakat juga biasa-biasa saja. Tidak ada gejolak keamanan lah di masyarakat, ucapnya.

    Dia mengapresiasi warga masyarakat Buleleng yang mengikuti proses tahapan demi tahapan pilpres dengan kondusif. Yaa memang Buleleng masuk dalam kategori rawan. Namun saya apresiasi warga masyarakat Bule-leng dalam kondisi yang kondusif, katanya.

    Periwira dengan dua bintang di pundak itu meminta agar seluruh masyarakat di Provinsi Bali menjaga kondisi keamanan di Provinsi Bali. Demikian halnya dengan pendukung serta tim sukses pasangan calon, agar tidak terlalu larut dengan euforia kemenangan pascareka-pitulasi suara tingkat nasional. Kami mengimbau agar semua pihak bisa menjaga Bali tetap kondusif. Karena ini kan citra pariwisata dan juga citra Indonesia secara umum. Mari sama-sama menjaga Bali dan Buleleng, khususnya tetap kondusif, katanya. (118)

    DenPost/robinBARANG BUKTI - Kasatreskrim Polres Buleleng, AKP Ketut Adnyana TJ, menun-jukkan barang bukti berupa alat-alat pengoplos gas di Mapolres Buleleng Rabu (23/7) kemarin.

    Polisi Gerebek Gudang Pengoplos Elpiji di Panji Anom

    l Amankan Satu Tersangka, Satu Orang Kabur

    sepenuhnya dijalankan Gede P, termasuk dalam hal distri-busi ke warung-warung. Per tabung, dia mengaku hanya dapat untung Rp 7.000. Saya tidak bisa ngoplos, teman saya yang melakukan. Saya hanya jual saja. Tapi sekarang saya kapok Pak, ucapnya.

    Dalam penggerebekan itu, polisi menyita 60 tabung gas

    elpiji ukuran tiga kilogram. 30 tabung di antaranya dalam kondisi kosong. Sebuah pi-sau dapur, 15 buah tabung gas ukuran 12 kilogram, 25 buah pentil karet gas, 15 buag segel gas, 15 buah pipa besi yang digunakan untuk memindahkan gas, sebuah mobil pick-up dengan nomor polisi DK 9759 UF, serta 25

    buah kantong plastik dengan ukuran satu kilogram. Akibat perbuatannya, tersangka di-jerat pasal 53 huruf c dan d dan pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 tahun 2001 tentant Minyak dan Gas. Tersangka dikenakan pidana penjara paling lama enam bulan dan denda maksimal Rp 30 miliar. (118)

    DenPost/witariSAYANG IBU - Bupati Jembrana, Putu Artha, menerima Tim Penilai Gerakan Sayang Ibu dan Bayi (GSI-B) Kecamatan Negara dan Pengelo-la Bina Keluarga Bal i ta (BKB) Kabupaten Jembrana Provinsi Bali.

    Gerakan Sayang Ibu dan BayiKecamatan Negara Wakili Jembrana

    DenPost/gagahSERAHKAN HADIAH - Asisten III, I Made Sukada, meny-erahkan hadiah kepada pemenang lomba serangkaian HAN di Tabanan, Rabu (23/7) kemarin.

    Perayaan Hari Anak Nasional di Tabanan

    Bupati Minta Peran Orangtua Ditingkatkanakat, keluarga dan or-angtua dalam pemenuhan hak dan per l indungan anak, serta meningkatkan kesadaran anak Indone-sia tentang kedudukan, peran dan tanggung ja-wabnya dalam kehidupan berbangsa, katanya.

    HAN di Tabanan juga diisi acara lomba mewar-nai tingkat TK putra dan putri dan anak kelompok bermain se-Kabupaten Tabanan yang diikuti 150 anak. Kami berharap kegiatan ini mampu men-ciptakan lingkungan kon-dusif untuk perlindungan dan tumbuh kembang anak, ujarnya.

    Bupati Tabanan dalam sambutan t e r tu l i snya yang dibacakan Asisten III minta peran serta or-angtua terhadap anak-anak ditingkatkan, karena merupakan aset potensi dan kekayaan bangsa

    yang tak ternilai hargan-ya. Orangtua juga harus berkomitmen memberi-kan jaminan memenuhi hak-hak dan perlindun-gan anak yang merupa-kan hak azasi manusia. Di antaranya hak un-tuk hidup, kelangsungan hidup, serta tumbuh dan berkembang demi terwu-judnya anak Indonesia yang sejahtera berkuali-tas dan terlindung.

    Bupati juga berpesan kepada orangtua untuk mendidik anak-anak agar menc inta i bangsanya, mencintai negerinya serta mencintai Tanah Airnya, menghormati guru, serta sayang kepada orang-tua dan lingkungannya. C iptakan l ingkungan kondusif untuk perlindun-gan dan tumbuh kembang anak agar sesuai den-gan visi menuju Tabanan Serasi, katanya. (121)

    DenPost/robinLOMBA DESA - Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana, mengahadiri Lomba Desa Pakraman dan Seka Truna Tingkat Kabupaten Buleleng di Desa Bengkel Keca-matan Busungbiu Selasa (22/7) lalu.

    DenPost/robinKUNJUNGAN KAPOLDA - Kapolda Bali, Irjen Pol Albertus Benny Mokalu, didampingi Kapolres Buleleng, AKBP Benny Arjanto, saat menyalami sejumlah perwira dalam kunjun-gannya ke Mapolres Buleleng Rabu (23/7) kemarin.

    Kapolda Tegaskan Bali Kondusif

    Sempat Protes, Pedagang Pasar Gilimanuk

    Akhirnya Menyerah

  • kamis, 24 juli 2014www.denpostnews.com

    DENPOST l HALAMAN 7

    Semarapura, DenPostAdanya keterlibatan oknum anggota polisi dalam pro-

    gram bantuan rehab rumah yang dikucurkan Kementerian Perumahan dan Rakyat kepada warga miskin di Desa Besan, Dawan, mendapat perhatian Kapolres Klungkung, AKBP Ni Wayan Sri Yudatni Wirawati. Ditemui di sela sela acara kunjungan Wamen Perhubungan, Bambang Susan-tono, di Pantai Karangdadi, Kusamba, Rabu (23/7) kemarin, Kapolres mengatakan akan mengecek terkait kebenaran informasi tersebut.

    Iya, saya akan cek dulu kebenarannya. Saya juga belum baca dan baru tahu dari rekan media, ujarnya.

    Kapolres juga mengatakan tidak ingin main tuduh dalam persoalan tersebut. Dia menegaskan persoalan tersebut harus jelas dan ditelusuri lagi. Tapi jika terbukti melakukan kesalahan, oknum anggota polisi tersebut akan diberikan sanksi. Prinsipnya, jika polisi salah, ada aturannya. Jika memang salah berarti dia melangar kode etik Polri, ujarnya.

    Ketika ditanya boleh atau tidaknya anggota polisi menjadi penyuplai bahan bangunan untuk warga miskin dalam program bantuan rehab rumah, Kapolres langsung men-gatakan tidak boleh. Tapi lagi-lagi, Kapolres mengatakan akan melakukan pengecekan terlebuh dahulu kebenaran informasi tersebut.

    Selain itu, dia juga mengatakan belum memanggil oknum polisi yang diduga menyunat bantuan rehab rumah warga miskin di Besan. Namun informasi yang berkembang, Kapolres telah menurunkan tim khusus untuk menyelidiki kebenaran informasi tersebut. Bahkan sejumlah anggota provos disebut-sebut telah dikerahkan untuk menyelidiki keter-libatan oknum anggota polisi tersebut. Iya, Ibu Kapolres sudah menerjunkan tim khusus untuk menyelidiki kasus tersebut, ujar Penjabat Kasubag Humas Polres Klungkung, Ipda Nyoman Sarjana, kemarin.

    DenPost sebelumnya memberitakan seorang warga miskin di Desa Besan, Ni Luh Tantri (60) alias Men Soka sempat protes, karena hanya menerima bantuan berupa pasir dan uang Rp 1 juta. Padahal, Kemeterian Perumahan dan Rakyat mengu-curkan bantuan rehab rumah kepada warga miskin Rp 7,5 juta per orang. Bantuan rehab rumah untuk Men Soka diduga disunat oleh seorang oknum polisi berinisial Ketut AR, kerabat Men Soka yang tinggal di Dawan Kaler. Oknum polisi ini disebut-sebut sebagai penyuplai bahan bangunan bagi warga miskin yang rumahnya direhab di Besan. (119)

    Wabup Made Sukerana selaku Ketua TKPK men-gatakan angka kemiski-nan kronis tersebut bisa saja bertambah, mengin-gat angka kemiskinan di Karangasem yang masih tergolong t inggi yakni mencapai 5,6 persen dari total penduduk. Kare-nanya, untuk mencegah hal itu pihaknya minta TKPK yang digawangi per-bekel/lurah, camat, dunia usaha dan stakeholder

    lainnya mampu menyu-sun program pengentasan kemiskinan yang bersifat komperhensif, sistematis dan menyeluruh. RTM kronis adalah kelompok masyarakat yang sama sekali tidak punya peker-jaan, tidak punya lahan garapan, tapi punya ban-yak anak. Sebuah RTM bisa saja menjadi RTM kronis manakala mereka sakit, katanya.

    Peran perbekel maupun lu-

    Amlapura, DenPostMiras ternyata tidak hanya berpotensi menjadi pemicu tin-

    dak pidana ataupun lakalantas, tapi juga bisa menghancurkan sebuah keluarga. Seperti yang menimpa pasangan suami istri I Made Liep (60) dan Ni Wayan Liep (45). Akibat cengkraman miras, pasutri asal Banjar Bunglada, Desa Tianyar Tengah, Kubu, Karangasem, itu sering cekcok. Buntutnya, sang istri yang tak ta-han dengan kelakuan sang suami memilih kabur dari rumah dan hingga Rabu (23/7) kemarin belum diketahui keberadaannya.

    Informasi yang dihimpun kemarin menyebutkan sudah lebih dari sepekan Ni Wayan Liep minggat dari rumahnya. Sang suami, Made Liep, bersama anggota keluarganya sudah berusaha men-cari ke berbagai tempat, namun tak satu pun pihak yang tahu kondisi sang istri. Setelah lelah mencari, Selasa (22/7) malam lalu Made Liep memutuskan melaporkan minggatnya sang istri ke Mapolsek Kubu.

    Di kantor polisi, Made Liep mengatakan istrinya yang asal Buleleng itu meninggalkan rumah sejak Selasa (15/7) lalu. Sebe-lum sang istri menghilang sekitar pukul 10.00, pria yang sudah pantas menyandang status kakek itu mengaku sempat mengasari sang istri. Pria yang berprofesi sebagai pedagang itu mengatakan pertengkaran hebat terjadi karena masalah minuman keras. Hanya bertengkar, tidak ada lainnya, ungkapnya.

    Made Liep mengakui dirinya dengan sang istri memang kerap cekcok. Semua itu terjadi karena Made Liep punya kebiasaan buruk. Dia mengaku hobi minum minuman keras dan sejauh ini belum bisa menghilangkan kebiasaan buruknya itu. Istri saya agak gemuk, pakai kaca mata minus. Rambutnya hitam panjang, tingginya sekitar 165 sentimeter, jelasnya.

    Kapolsek Kubu, AKP Nengah Muliadi, didampingi Humas Polres Karangasem, Aiptu Ketut Dasta, membenarkan pihaknya sedang menangani laporan seorang kakek yang menyatakan istrinya meninggalkan rumah tanpa izin. Pelapor curiga menga-takan istrinya minggat setelah sempat terjadi pertengkaran. Kami masih melalukan penyelidikan, katanya. (117)

    Bangli, DenPostKucuran dana yang diberikan Pemkab Bangli ke desa-desa

    melalui ADD (Alokasi Dana Desa) ternyata masih menyisakan cukup banyak masalah. Selain masih terdapat beda penafsiran antara perbekel dengan sekretaris desa (Sekdes) mengenai pengelolaannya, kemampuan sumber daya manusia (SDM) untuk mengelola keuangan itu juga dinilai masih cukup ren-dah. Sehingga berbagai terobosan perlu ditempuh pemerintah, salah satunya menggelar bimbingan tekhnis (bimtek) untuk penyegaran.

    Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) Ban-gli, Dewa Agung Riana Putra, Rabu (23/7) kemarin mengakui hal itu. Menurut dia, masalah seperti ini tidak hanya terjadi di Kabupaten Bangli, tetapi nyaris terjadi secara nasional. Sebenarnya SDM sudah cukup bagus, tetapi masih perlu ditingkatkan, kata mantan Camat Bangli itu.

    Menurut Riana, selama ini pihaknya sudah mengupayakan terobosan dengan pemberian bimtek bagi pengelola keuangan desa. Selama ini juga dikatakan serapan ADD secara umum lumayan bagus. Namun diakui beberapa desa serapannya masih ada yang kurang. Serapan lumayan bagus, hanya be-berapa desa masih ada kekurangan. Ada sekitar tiga sampai lima desa yang masih kurang serapannya, kata Riana Putra. Untuk desa-desa yang serapannya masih kurang, pihaknya juga telah memberikan pembinaan. Kurangnya serapan di beberapa desa dipicu oleh kurang sinkronnya pemahaman antara perbekel dengan Sekdes-nya.

    Dari total ADD yang dikucurkan ke desa, kata dia, 30 persen digunakan untuk belanja pegawai seperti membayar gaji dan operasional kantor. Sedangkan 70 persennya lagi digunakan untuk pemberdayaan masyarakat desa yang dijabarkan dalam empat pilar pembangunan yakni bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi dan lingkungan. Hanya, berapa rinciannya diserahkan ke masing-masing desa sesuai kebutuhannya. (122)

    Bangli, DenPostSidang pembahasan pe-

    rubahan APBD Bangli tahun 2014 berjalan alot. Rancan-gan perubahan APBD yang disampaikan pihak ekseku-tif mengalami defisit Rp 94 miliar. Defisit terjadi karena nilai belanja setelah peruba-han jauh lebih besar diband-ingkan pendapatan daerah. Selain menyepakati Rancan-gan Peraturan Daerah (Ran-perda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD-P) 2014, sidang tersebut juga menyetujui Ranperda peny-ertaan modal pada BPD Bali, Bank Pasar Bangli dan Perusahaan Daerah Bhukti, Mukti, Bhakti.

    Sidang Rabu (23/7) ke-

    marin dipimpin Ketua DPRD Bangli, Ida Bagus Mudar-ma, bersama Wakil Ketua Nyoman Basma dan Made Sudiasa. Sedangkan pihak eksekutif dihadiri Bupati Bangli, I Made Gianyar, ber-sama sejumlah pimpinan SKPD. Dalam laporan gabun-gan komisi yang dibacakan Wayan Subagan, jumlah pendapatan daerah setelah perubahan dirancang Rp 783 miliar. Jumlah ini jauh lebih kecil dibandingkan nilai be-lanja yang mencapai Rp 878 miliar sehingga terjadi defisit Rp 94 miliar.

    Sesuai tujuannya, APBD merupakan alat pemerin-tah untuk mensejahterakan masyarakat. Karenanya porsi anggaran untuk menanggu-

    RAKOR TKPK - Wabup Sukerana memimpin rakor TKPK di Wantilan Kantor Bupati Karangasem Rabu (23/7) kemarin.

    1.600 RTM di Karangasem Miskin Kronis

    Amlapura, DenPostData dari Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2013 menye-

    butkan 17.061 rumah tangga di Karangasem terkategori ru-mah tangga miskin (RTM). Dari jumlah tersebut, 1.600 KK di antaranya tergolong RTM kronis. Demikian terungkap dalam rapat Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Pemkab Karangasem di Wantilan Kantor Bupati Karangasem, Rabu (23/7) kemarin.

    rah, menurut Wabup, sangat penting dalam rangka perce-patan pengentasan kemiski-nan. Karena itu, pihaknya minta jajaran pemerintahan di tingkat bawah itu melek dan rajin mencari informasi tentang program-program yang digelontorkan pemerin-tah. Musrenbang pada semua tingkatan menjadi instrumen yang sangat penting yang harus dilaksanakan dan dipedomani.

    Program penanggulangan

    Nilai Belanja Lampaui Pendapatan

    APBD Perubahan Bangli Defisit Rp 94 Miliar

    Suami Doyan Mabuk,Istri Pilih Kabur

    langi kemiskinan agar lebih besar. Selain itu agar dia-rahkan pada kegiatan yang nyata memberikan manfaat bagi warga miskin, kata Subagan.

    Subagan menyebutkan, karena keterbatasan ang-garan yang dimiliki, tidak semua usulan yang masuk bisa diakomodir maksimal. Namun, ke depan diharap-kan pihak eksekutif mencari terobosan agar pemban-gunan bisa ditingkatkan. Salah satu terobosan yang

    diusulkan untuk digarap yakni menarik investor ses-uai potensi yang dimiliki. Hanya, investor yang mas-uk harus didukung oleh regulasi yang jelas tanpa mengesampingkan faktor lingkungan, sosial budaya sehingga tidak meresahkan masyarakat.

    Dewan dalam kesempatan itu juga menyoroti kurang akuratnya dana yang diaju-kan oleh eksekutif. Padahal, data yang akurat dikatakan sangat penting untuk me-

    nentukan arah kebijakan pembangunan. Karena ter-batasnya waktu pelaksanaan APBD Perubahan, terutama yang menyangkut kegiatan fisik. Kami minta agar mem-perhatikan waktu dan pelak-sanaan yang tepat tanpa mengesampingkan kuali-tas, ujar Subagan seraya menambahkan, masalah pencairan bantuan sosial (bansos) dan hibah angga-ran induk segera diproses sehingga tidak menumpuk pada akhir tahun. (122)

    Gianyar, DenPostKomite Olahraga Nasional

    Indonesia (KONI) Kabupat-en Gianyar kembali akan menggelar lomba Gerak Jalan Djoeang 45 ke-2 pada Jumat (15/8) mendatang. Lomba diselenggarakan dalam rangka memeriahkan HUT ke-69 Proklamasi Kemerdekaan RI, 17 Agustus 2014 mendatang. Hal tersebut diungkapkan Ket-ua Panitia Pelaksana, Pande Made Purwata, Rabu (23/7) kemarin.

    Purwata mengatakan tu-juan lomba tersebut untuk memumpuk rasa persatuan, kesatuan dan kebersamaan antara sesama generasi muda. Selain itu, kegiatan tersebut diharapkan dapat mening-katkan kesadaran generasi muda akan pentingnya se-mangat dan jasa para pahla-wan kemerdekaan sebagai cermin dan motivasi dalam mempertahankan kedaulatan bangsa dan negara.

    Dengan digelarnya lomba gerak jalan Djoeang 45 untuk kedua kalinya ini, kami hara-pkan partisipasi yang tinggi dari masyarakat dan dapat menjadi wadah para pemuda menjadikan semangat napak tilas perjuangan para pahla-wan kemerdekaan sebagai suri teladan dalam mengisi kemerdekaan, ujarnya.

    Menurut Purwata, lomba memperebutkan piala bergilir, piala tetap Bupati Gianyar, pi-agam penghargaan, serta uang pembinaan Rp 45 juta untuk

    juara I, Rp 27 juta untuk juara II, Rp 17 juta bagi juara III. Sementara juara harapan I, II, III masingmasing berhak mendapat piagam dan uang pembinaan.

    Rute lomba, kata dia, akan dipusatkan di sebelah timur Balai Budaya Gianyar dan jarak yang ditempuh sepa-njang 45 km sesuai dengan tema lomba. Kontingen pe-serta berasal dari kelompok masyarakat dan pemuda dari berbagai kalangan di Kabupaten Gianyar maupun kabupaten lainnya, seperti instansi pemerintah/swasta, SMA/SMK, LSM, organisasi kepemudaan.

    Untuk efektifnya penye-lenggaraan lomba, jumlah kontingen yang mengikuti lomba tersebut dibatasi mak-simal 60 kontingen. Syarat peserta wajib pria, usia mini-mum 15 tahun dan sehat lahir batin. Kontingen peserta terdiri dari satu orang manajer dan 22 orang peserta terdiri dari 1 orang komandan pe-leton serta 21 orang peserta dalam sebuah barisan den-gan formasi tiga berbanjar, katanya.

    Untuk pendaftaran dan keterangan lebih lanjut, lan-jutnya, dapat menghubungi Kantor Sekretariat KONI Ka-bupaten Gianyar di Stadion Dipta, By-pass Dharma Giri Buruan, Blahbatuh, Gianyar selambat-lambatnya tanggal 9 Agustus. Untuk ketentuan yang lebih detail akan di-

    Gianyar Kembali Gelar Lomba Gerak Jalan Djoeang 45l Berhadiah Puluhan Juta Rupiah

    jelaskan dalam pertemuan teknik yang akan digelar di ruang pertemuan Kantor KONI (Stadion Dipta Buruan) Sabtu (9/8) pukul 09.00 Wita.

    Bagi masyarakat yang belum mendaftar, dapat lang-sung mendaftar pada saat technical meeting, katanya. (116)

    kemiskinan di Karangaem tahun 2014 ini dikelom-pokkan menjadi empat klaster yakni klaster kelu-arga, klaster pemberdayaan, klaster berbasis UKM dan klaster program lainnya. Klaster keluarga menjadi bagian yang paling penting karena umumnya program-program pengentasan tidak mampu menjangkau ke tingkat keluarga secara langsung. Wabup menconto-hkan program gerbangsadu yang penggelontoran dan-anya bersifat umum ke desa dinas. Padahal, kelompok RTM utamanya RTM kronis keberadaannya menyebar. Kelompok menengah ke bawah di Karangasem di-dominasi kalangan petani yang mencapai 47 persen. Peran pemerintah melalui TKPK adalah magaimanan meningkatkan pendapatan

    petani termasuk para pelaku UMKM, tegas Wabup.

    Rapat koordinasi TKPK Karangasem berlangsung sehari penuh dengan se-jumlah materi bahasan di antaranya pendidikan, kesehatan, infrastruktur dasar, keternagakerjaan dan kewirausahaan.

    Kepala Bappeda Ka-rangasem, Ketut Sedana Merta, selaku Sekretaris TKPK menyatakan rakor kemarin merupakan rakor kedua dari minimal tiga kali yang diamanatkan undang-undang. Perce-patan penanggulangan kemiskinan memerlukan koordinasi lintas pelaku. Melalui rakor ini kami berupaya program pen-anggulangan bisa berjalan secara komperhensif, sis-tematis dan menyeluruh, jelasnya. (117)

    Kapolres Terjunkan Tim Khusus

    Selidiki Oknum Polisiyang Sunat Bantuan Warga Miskin

    Penggunaan ADD Bangli Terkendala SDM

    DenPost/suastrawan

  • www.denpostnews.comDENPOST z HALAMAN 8 KAMIS, 24 JULI 2014

    C.2045

    BIRO JASA

    UD. LIMBAH SARI

    08123990761

    WC7425073

    8777500

    KURAS

    TERMURAH

    IKLDP24/LIMBAHSARI C1946

    - Cuci AC- Kulkas- M.Cuci- P. Air, Dll.- WC mampet- Wastafel

    C.2009

    C.2027

    CV. BABE COOL8533795-08123968533-081916424731

    KULKASAhli Bikin CoolRoom Murah

    Minggu

    BukaAC

    ServicePasangIsi FreonRental ACRental Genzet

    Ikldp24/Babe CoolSerta Body Pabrik, Sedia Jasa Fogging (DB)

    C1991

    C.1995

    C1945

    SERVICE

    SERVICE

    Program Acara Kamis, 24 Juli 2014

    05:52 WitaMars Indonesia Raya05:54 WitaMars Bali Jagadhita05:56 WitaLagu Ngastitiang Bali06:00 WitaPuja Trisandya06:05 WitaDharma Wacana06:35 WitaSeputar Bali Pagi07:05 WitaBali Channel07:35 WitaLintas Mancanegara08:05 WitaSuluh Indonesia08:35 Wita DW TV, Discover Germany09:05 Wita Dialog Interaktif10:00 WitaLejel Homeshoping10:30 WitaTaman Sari11:00 WitaDunia Kita11:30 WitaInovator12 :00 Wita Puja Trisandya12:05 Wita Dharma Wacana12:30 Wita Berita Siang13:00 Wita Klip Bali

    13:30 Wita Lejel Homeshopping14:00 Wita Klip Bali14:30 Wita Yowana Interaktif15:30 WitaNangun Yadnya16:00 WitaDialog Interaktif17:00 Wita Ajeg Bali17:30 WitaDharma Wacana18:00 WitaPuja Trisandya18:05 Wita Seputar Bali19:00 WitaGiliran Anda19:30 WitaOrti Bali20:00 WitaSolusi Alternatif21:00 WitaLintas Mancanegara21:30 WitaSekilas Berita21:35 WitaSuluh Indonesia22:00 WitaSekilas Berita22:05 WitaSolusi Alternatif23:00 Wita Solusi Alternatif00:00 Wita Closing

    C.2066

    C.2065

    C..2097

    C.1968 C.1164

    PELUANG USAHA

    C.1163

    DEKORASI PENDIDIKAN

    Pemecutan Kaja, DenPostSebanyak 210 penumpang

    yang akan mudik Lebaranditelantarkan PO Bus Efisiensidan Tiara Mas, yang telah ber-kumpul di depan traffic light (TL)perempatan Jl. Maruti-Jl. Cok-roaminoto, Denpasar, Rabu(23/7) kemarin. Sebelumnya,pihak pengurus bus sudahmemastikan ratusan pemudikini akan diangkut dini hari,namun hingga pukul 08.00 busyang mengangkut pemudik initak kunjung datang.

    Ratusan pemudik dengantujuan Bandung itu, sudahberkumpul menunggu keda-tangan bus di TL Jl. Maruti-Jl.Cokroaminoto sejak pukul04.00 pagi. Bahkan saat pen-gurus bus dikonfirmasi, jawa-bannya berbelit-belit. Ratu-san pemudik ini ngumpulnyadi TL dari jam 4 pagi, karenapengurus bus menjanjikanakan berangkat jam 5 pagi.Sampai jam 8 pagi belum jugadatang, sementara arus lalinsudah mulai padat, terpaksaratusan pemudik ini kami gir-ing ke Terminal Ubung, kataKabid Dal Ops LLAJ DishubKota Denpasar, I Ketut Sri-awan.

    Ditambahkan, karenaadanya ratusan pemudik yangtelantar itu membuat Dishubkemudian melakukan koordi-nasi terhadap pengurus busyang ada di Denpasar, HeryMulyana asal Tasikmalaya.Lewat Hery, Sriawan bisamengkonfirmasi langsung den-

    Kesiman, DenPostKecamatan Denpasar

    Timur menggelar lomba balitaIndonesia se-Dentim, Rabu(23/7) kemarin. Lomba yangdilaksanakan serangkaianmemperingati Hari Anak Na-sional (HAN) itu, diikuti 12

    Denpasar, DenPostMemasuki usia ke-16

    tahun, kelompok bersama(kube) Dharma Bakti tuna ne-tra harus mampu mandirimeski dalam keterbatasan.Demikian disampaikan KetuaKoordinator Kegiatan Kese-jahteraan Sosial, Nyonya IASelly D. Mantra, saat meng-hadiri perayaan ulang tahunKube Dharma Bakti, Rabu (23/7) kemarin.

    Selly Mantra mengatakan,usia 16 tahun kalau disama-kan seperti umur manusia,artinya masa remaja denganmemiliki jiwa semangat, ter-masuk terus meningkatkankeahlian dalam menghadapipersaingan hidup. Pemerin-tah Kota Denpasar melaluiDinas Sosial dan Tenaga Ker-ja bersama K3S, terus beru-paya meningkatkan keahlianpara penyandang disabilitastuna netra melalui pelatihan-

    Denpasar, DenPostJenazah Warga Negara Australia, Christop-

    er Paul Mikinon (43) dilakukan otopsi oleh timforenasik RSUP Sanglah, Rabu (23/7) kemarin.Sebelumnya, Paul ditemukan tewas di kamarHotel Bali Summer, Kuta, Minggu (20/7) lalu.

    Kepala Bagian SMF Kedokteran ForensikRSUP Sanglah, dr. Ida Bagus Putu Alit menga-takan, pihaknya masih menunggu hasil pemer-iksaan histologi untuk mengetahui penyebabkematian korban. Kami sudah melakukanotopsi jenazah pukul 09.00 wita. Namun untukhasilnya masih menunggu hasil laboratorium,terang Alit.

    Dikatakan, dari hasil otopsi yang dilakukantidak ditemukan tanda-tanda kekerasan ter-hadap jenazah korban. Menurutnya, kemungki-

    Dangri, DenPostSetelah lama tak kunjung

    dibahas, Rancangan Peratu-ran Daerah (Ranperda) ten-tang pajak parkir, kembalidipertanyakan. Dua fraksi diDPRD Kota Denpasar, yakniFraksi Golkar dan FraksiDemokrat kembali mengingat-kan eksekutif agar segera me-realisasikan ranperda terse-but.

    Itu terungkap dalamsidang paripurna LaporanPertanggungjawaban (LKPJ)APBD 2013, dan penetapanAPBD Perubahan 2014, Peny-ertaan Modal PD Pasar danRanperda Penyertaan ModalPD Parkir, Rabu (23/7).

    Setidaknya dua fraksikembali mengingatkan ek-skeutif untuk kelanjutan darirancangan perda pajak parkirtersebut, untuk segera diram-pungkan dan direalisasikan.

    Pasalnya, draf rancangantersebut sudah digarap sejakhampir empat (4) tahun se-belumnya di bagian hukumsekretariat Pemkot Denpasar.

    210 Pemudik Ditelantarkan PO Bus di TL Maruti

    gan sopir bus yang akan men-gangkut para penumpang den-gan tujuan Bandung itu. Set-elah saya hubungi, ternyatabus yang akan mengangkutratusan pemudik ini masihdalam perjalanan menuju Ket-apang. Kalau bus itu ditung-gu, bisa-bisa jam 1 siang parapemudik berangkat, ujarnya.

    Supaya ratusan pemudikini tak telantar, lanjut dia,Dishub mengangkut semuapemudik ini dengan meng-gunakan bus Antar KotaDalam Provinsi (AKDP) sam-pai di Kabupaten Jembrana.Sampai di Jembrana baru di-angkut busnya. Saya jugasudah berkoordinasi dengan

    sopir busnya, dan pihak busmemastikan akan menga-ngkut para penumpang dariJembrana, ucapnya, serayamengingatkan para pemudiksebagai pembelajaran bagi pe-mudik, karena pemudik tidaktegas dan jelas dalammengkonfirmasi pada pengu-rus busnya. (112)

    Kecamatan Dentim Gelar Lomba Balita

    balita. Hadir dalam kegiatanini, Camat Dentim, DewaMade Puspawan; Lurah Kesi-man, Dewa Agung Rai Dar-mawan.

    Ketua Panitia, dr. I MadeBuda Wisnawa, mengatakan,lomba balita Indonesia Keca-

    matan Dentim untuk men-ingkatkan kualitas sumberdaya manusia melalui upayapembinaan dan pengemban-gan kesehatan dan kesejahter-aan balita, serta untuk tercip-tanya proses tumbuhkembang anak. Selain itu, lom-ba ini juga untuk meningkat-kan peran orangtua balita,supaya lebih berperan dalamperlindungan dan tumbuhkembang anak melalui pen-ingkatan status gizi dan kese-hatan. Balita yang mengikutilomba ini yaitu balita yangsudah diseleksi atau dilomba-kan di masing-masing Puskes-mas I dan II Denpasar Timur,kata Wisnawa.

    Untuk kategori lomba ini,lanjut dia, dikelompokkan men-jadi dua kategori yakni kelom-pok A (6-24 bulan), dan kelom-pok B (2-5 tahun). PuskesmasI Denpasar Timur mengirimkan3 balita kelompok A dan 3 bal-ita kelompok B. Begitu jugadengan Puskemas II DenpasarTimur mengirimkan 3 balitakelompok A dan 3 balita kel-ompok B, ujarnya.

    Ditambahkan