edisi 24 desember 2012

Download Edisi 24 Desember 2012

Post on 31-Mar-2016

247 views

Category:

Documents

10 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

kabar madura newspaper

TRANSCRIPT

  • SENIN 24 Desember 20122

    Email Redaksi: kabarmaduranews@gmail.com

    OPERASI L IL IN

    BANGKALAN-Keindahan Stadion Gelora Bangkalan (SGB) yang menjadi kebanggaan pemerintah kabupaten (pemkab) Bangkalan ternoda akibat ulah sekelompok pemuda yang kerap menggelar balap liar di area parkir sta-dion sepakbola terbesar di Madura tersebut.

    Aksi balap liar tersebut membuat sejumlah warga di sana resah. Menurut salah satu ped-agang kaki lima yang memiliki gerai di sekitar SGB, kelompok pemuda yang menggelar aksi balap liar tersebut diketahui masih menggu-nakan seragam sekolah putih abu-abu.

    Di sini sering ada yang balap liar yang di-lakukan oleh sejumlah pelajar sekolah. Mereka menggunakan halaman stadion untuk meng-gelar balap liar atau sekedar unjuk kebolehan atraksi motor, tutur Rahmini, pedagang kaki

    lima di sekitar area parkir SGB.Mereka biasa menggelar aksi balap liar pada

    siang hari selepas jam pelajaran di sekolah. Be-berapa dari mereka ada yang sengaja membuka baju seragam, namun tetap menggunakan celana abu-abu yang menunjukkan identitas sebagai siswa.

    Kepada Kabar Madura, salah seorang pe-lajar yang turut serta dalam aksi balap liar tersebut mengaku berasal dari salah satu SMA Negeri favorit di Bangkalan. Kami di sini menghabiskan waktu sepulang sekolah dengan nongkrong di SGB. Sekali-sekali kami memang menggeber motor untuk ngetes hasil utak-atik mesin kendaraan kami, un-gkap Riz, yang menambahkan jika balapan liar bersama teman-temannya yang lain

    dilakukannya setiap hari sepulang sekolah. Menanggapi hal tersebut, sejumlah ma-

    syarakat meminta kepada aparat kepolisian untuk menertibkan para pelajar yang sudah meresahkan warga dengan ulahnya tersebut. Meski balap liar dilakukan di siang hari dan di lokasi keramaian, sejauh ini aparat ke-polisian masih belum melakukan tindakan apapun terkait hal tersebut.

    Terus terang kami merasa terganggu dan khawatir jika terjadi kecelakaan pada saat mereka menggeber motornya di sini. Kami ti-dak mau menjadi korban, misalnya motornya nyasar ke dagangan kami atau menabrak orang yang sedang berada di sekitar sini, terang Imron, PKL penjual cilok yang biasa mangkal di area parkir SGB. (fir/rr)

    APBD Didok, Fuad Amin Optimistis

    B A N G K A L A N - B u p a t i Bangkalan Fuad Amin men-jamin program pemban-gunan di Bangkalan pada tahun 2013 akan berjalan sesuai dengan masterplan pembangunan yang telah disusun dalam masa jabatan-ya selama 10 tahun terakhir.

    Pria yang akrab disapa Ra Fuad tersebut mengatakan hal tersebut kepada sejum-lah wartawan, beberapa waktu lalu, untuk menjamin bahwa pembangunan di Bangkalan tidak akan ber-henti meski terjadi pergan-tian tampuk kepemimpinan darinya kepada Ra Momon yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bangkalan memenangkan pemilukada 2012.

    Ia meyakinkan masterplan tersebut akan tetap berjalan sesuai rencana dengan dasar bahwa Anggaran Pendapa-tan dan Belanja Daerah (APBD) Bangkalan untuk tahun 2013 sudah dipasti-kan berdasarkan hasil si-dang paripurna pembahasan APBD, awal Desember lalu.

    Dalam APBD Bangkalan tahun 2013, sudah ditetap-kan besarnya anggaran un-tuk pembangunan dengan total anggaran Rp1,3 triliun. Jadi saya kira tidak ada masalah maupun kekha-watiran dari masyarakat, ungkapnya.

    Ra Fuad mengaku, pi-haknya akan selalu mem-bantu dan mengawasi bu-pati terpilih agar proses pembangunan di Bangkalan dapat berjalan sesuai dengan Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah

    (RPJMD) maupun Rancan-gan Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) yang telah disusun.

    Tentu kami akan terus membantu dan mengawasi bupati terpilih agar pem-bangunan di Bangkalan tetap berjalan sesuai dengan APBD yang disusun. Kami menjamin itu, ungkapnya.

    Ra Fuad yang berjasa mengantar kemenangan Soekarwo-Syaifullah Yusuf di Bangkalan pada pemilu-kada Jawa Timur tahun 2008 silam, mengatakan bahwa pembangunan di Bangkalan di masa depan diarahkan un-tuk dikembangkan dengan mendatangkan para investor yang bekerja sama dengan stakeholder di Bangkalan.

    Sementara untuk pemban-gunan di kawasan Jembatan Suramadu, secara khusus Ra Fuad mengatakan perlu bekerjasama dengan Badan Pengembangan Wilayah Suramadu (BPWS). Untuk pembangunan di kawasan Jembatan Suramadu, kita harus bekerjasama dengan BPWS. Sebab merekalah yang memiliki kewenangan di sana, tandasnya.

    Terkait masih minimnya in-vestor yang masuk ke Bang-kalan, Ra Fuad mengaku hal tersebut diakibatkan karena investor cenderung melihat Bangkalan bukan sebagai lokasi investasi yang men-guntungkan.

    Namun ia optimistis di masa mendatang inves-tor akan berduyun-duyun datang ke Bangkalan dan membangun Bangkalan seb-agai kekuatan perekonomian baru di Jawa Timur. Saya yakin perlahan-lahan inves-tor akan masuk ke Bangka-lan, pungkasnya dengan nada optimistis. (fir/rr)

    Jamin Sesuai dengan Masterplan

    KM/FIRMAN GHAZALI AKHMADI

    MENGGANGGU: Dua pemuda menggeber motornya di area parkir Stadion Gelora Bangkalan setiap hari selepas pulang sekolah. Aksi mereka sudah meresahkan warga sekitar.

    SGB Jadi Lokasi Balap Liar

    Jelang pergantian tahun meru-pakan saat panen bagi para perajin terompet di berbagai daerah. Sebagian bahkan rela pergi ke luar kota selama be-berapa pekan di akhir tahun hanya untuk mengais rezeki dari berdagang terompet, salah satunya Marzuki, pemuda beru-sia 16 tahun asal Lamongan yang rela tinggal di Bangka-lan beberapa hari ke depan untuk menjajakan dagangan

    terompetnya.

    AGUS JOSIANDI, Bangkalan

    MARZUKI yang menggelar ba-rang dagangannya di sekitar Alun-alun Bangkalan, berharap barang dagangannya berupa terompet yang dibawa dari Lamongan laris manis sehingga ia meraup untung. Pelajar kelas II jurusan teknik komputer dan jaringan salah satu SMK di Lamongan tersebut terpaksa mengorbankan waktu libur semester untuk men-coba peruntungannya.

    Dari sekian banyak variasi jenis barang dagangan mi-liknya, Marzuki mematok harga Rp5.000 untuk terompet biasa dan Rp40.000 untuk terompet gas. Harga tersebut sudah ter-masuk keuntungannya yang berkisar antara Rp1.000 hingga Rp2.000 per buah.

    Hingga sepekan menjelang tahun baru, dagangan Marzuki yang datang ke Bangkalan ber-sama empat rekan sedesanya masih belum banyak laku ter-jual. Meski demikian pemuda

    yang akrab disapa Juki atau Jack tersebut tetap optimistis barang dagangannya akan habis terjual di akhir tahun nanti.

    Sekarang masih sepi. Da-gangan saya belum banyak yang laku. Insya Allah nan-ti mendekati pergantian ta-hun bisa habis dan saya bisa mendapatkan keuntungan un-tuk tambahan biaya sekolah. Hari-hari sekarang rata-ra-ta pendapatan jualan sekitar Rp50.000 hingga Rp70.000 per hari, ungkapnya.

    Marzuki berharap hujan tidak sering turun di Bangkalan. Bag-inya hujan merupakan tantangan tersendiri baginya untuk tetap semangat menjajakan barang dagangannya. Bagaimana tidak? Terompet dagangannya yang berbahan baku kertas karton akan rusak jika tersiram air hujan.

    Kalau hujan terpaksa bert-eduh di bawah pohon. Terompet

    cukup dibungkus atau ditutupi plastik saja. Ya semoga hari-hari mendatang sebelum tahun baru hujan tidak sering turun di sini, paparnya.

    Marzuki yang sedang duduk menanti pembeli, berharap da-gangannya ramai terjual pada saat menjelang akhir tahun nanti. Jika masih tersisa, dagan-gan tersebut akan dijual dengan harga yang sangat murah dan hampir dipastikan merugi.

    Sarkawi, pedagang terompet yang menjajakan dagangan di kawasan Kecamatan Kota Bangkalan, mengaku telah menyiapkan 1.000 terompet berbagai bentuk dan ukuran. Mudah-mudahan cuaca pada malam tahun baru nanti bagus sehingga terompet saya laris ter-jual, ujarnya sambil menjelas-kan jika terompetnya dijual pada kisaran harga Rp4.000 hingga Rp25.000 per buah.(rr)

    KM/AGUS JOSIANDI

    TUNGGU PEMBELI: Marzuki (kanan) datang dari Lamongan rela melepas liburannya untuk mengais rezeki akhir tahun dengan berjualan terompet di Bangkalan.

    Jelang Pergantian Tahun, Pedagang Terompet Jubeli Kota Bangkalan

    Sarkawi Siapkan 1.000 Terompet, Marzuki Datang dari Lamongan BANGKALAN-Dalam satu

    minggu ke depan daerah di sekitar Jembatan Suramadu, terutama Rest Area Surama-du, diprediksi akan dipadati pengunjung. Rentang waktu tersebut merupakan masa liburan Natal dan tahun baru 2013 yang bertepatan dengan libur sekolah. Terlebih lagi di lokasi tersebut akan disajikan beragam acara untuk menam-bah kemeriahan tahun baru.

    Dengan potensi kemeriahan tersebut, sejumlah pedagang yang berada di sepanjang Rest Area Surmadu di sisi Madura mengaku senang dan berupaya menyediakan sejumlah dagangan terbaik mereka. Diprediksi puncak keramaian akan terjadi pada 31 Desember dan 1 Januari.

    Semoga nanti ramai saat libur tahun baru. Apalagi sekarang sudah ada lokasi

    parkir tersendiri di sini, ungkap Mirdhayanti, penda-gang suvenir khas Madura asal Kecamatan Kwanyar.

    Pedagang oleh-oleh khas Madura lainnya, Abah Lan, mengaku dalam beberapa hari ini jumlah pengunjung semakin meningkat ,teru-tama pagi hari hingga siang hari. Hal terebut berimbas pada barang daganganya yang laku terjual.

    Kabag Ops Polres Bangka-lan, Kompol Abdul Rokhim, mengatakan jika pada masa libur akhir tahun, Rest Area Suramadu merupakan salah satu pusat keramaian peray-aan tahun baru di Bangkalan selain Alun-alun. Selain Alun-alun Bangkalan, pusat keramaian dalam rangka per-ayaan tahun baru 2013 akan berpusat di Rest Area Sura-madu, terangnya. (fir/rr)

    KM/AGUS JOSIANDI

    KENA: puluhan kendaraan roda dua terjaring dalam operasi lilin kemarin

    Sasar Knalpot Non-standarBANGKALAN- Hari pertama Operasi Li-

    lin, Satlantas Polres Bangkalan langsung melakukan operasi di sejumlah kawasan di Bangkalan. Kasatlantas Polres Bangka-lan, AKP Yusis Budu, mengatakan jika hal tersebut sebagai bentuk antisipasi jelang Natal dan tahun baru 2013.

    Ia menambahkan, operas