Dzikir setelah shalat

Download Dzikir setelah shalat

Post on 23-Jun-2015

228 views

Category:

Documents

12 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

<ul><li> 1. Dzikir Setelah Shalat Pustaka mufid</li></ul> <p> 2. Dzikir Setelah ShalatPenyunting Ibnu Muhammad Perwajahan Isi B.S. Gia Penata Letak Bahgia Desain Sampul Abu UmamahPenerbit Pustaka MufidBogor: JL. KH. Sholeh Iskandar Km.2. Bogor 16162 Telp. 085813405685 e-mail: pustakamufid@gmail.com cetakan pertama 1435 H1 3. Pengantar Penerbit Puji serta syukur untuk Allah Subhanahu wa Ta'ala, shalawat dan salam teruntuk Rasulullah Shalallahu'Alaihi wa Sallam.Alhamdulillah, pustaka mufid bisa menerbitkan kembali buku Dzikir Setelah Shalat yang Insya Allah sesuai dengan tuntunan Rasulullah Shalallahu 'Alaihi wa Sallam dan bermanfaat bagi kaum muslimin. Berdzikir kepada Allah merupakan kesibukan yang terbaik, dan cara yang paling utama bagi seorang hamba untuk mendekatkan diri kepada Allah yang Mahasuci dan Mahatinggi Buku ini hadir bagi kaum muslimin yang ingin meningkatkan kualitas ibadahnya sesuai dengan tuntunan Rasulullah Shalallahu 'Alaihi wa Sallam. Buku ini juga diperuntukan bagi siapa saja yang mau mengambil manfaatnya. Dan diperbolehkan bagi siapa saja yang ingin memperbanyaknya. Semoga buku ini menjadi amal jariah bagi penyusun dan pembaca yang mau mengamalkannya. AminYa robbal alamin.Pustaka Mufid2 4. Dzikir Setelah Shalat "Aku memohon ampun kepada Allah (3x). Ya Allah, Engkau pemberi keselamatan, dan dari-Mu keselamatan, Mahasuci Engkau, wahai Rabb Pemilik keagungan dan kemuliaan." (Dibaca setiap selesai shalat wajib lima waktu).3 5. "Tiada Ilah (yang berhak diibadahi dengan benar) melainkan hanya Allah Yang Mahaesa, tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya segala kerajaan dan bagi-Nya segala pujian. Dia Mahakuasa atas segala sesuatu. Ya Allah, tidak ada yang mencegah apa yang Engkau beri dan tidak ada yang memberi apa yang Engkau cegah. Tidak berguna kekayaan dan kemuliaan itu bagi pemiliknya (selain iman dan amal shalih). Hanya dari-Mu kekayaan dan kemuliaan." . 4 6. "Tiada Ilah (yang berhak diibadahi dengan benar) melainkan hanya Allah Yang Mahaesa, tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan dan pujian. Dia Mahakuasa atas segala sesuatu. Tidak ada daya dan kekuatan kecuali (dengan pertolongan) Allah. Tiada Ilah (yang berhak diibadahi dengan benar) melainkan hanya Allah. Kami tidak beribadah kecuali kepada-Nya. Bagi-Nya nikmat, anugerah dan pujian yang baik. Tiada Ilah (yang berhak diibadahi dengan benar) melainkan hanya Allah, dengan memurnikan ibadah hanya kepada-Nya, meskipun orang-orang kafir tidak menyukainya." "Tiada Ilah (yang berhak diibadahi dengan benar) melainkan hanya Allah Yang Mahaesa, tiada sekutu bagi-Nya, bagi-Nya kerajaan, dan bagi-Nya segala pujian. Dia-lah yang menghidupkan (orang5 7. yang sudah mati atau memberi ruh janin yang akan dilahirkan) dan yang mematikan. Dia-lah Yang Mahakuasa atas segala sesuatu." (Dibaca 10x setiap selesai shalat Maghrib dan Shubuh). "Ya Allah, tolonglah aku untuk berdzikir kepadaMu, bersyukur kepada-Mu, serta beribadah dengan baik kepada-Mu."(33x) "Mahasuci Allah." (33x)(33x) "Segala puji bagi Allah." (33x)(33x) "Allah Mahabesar." (33x)6 8. Kemudian untuk melengkapinya menjadi seratus, membaca: "Tiada Ilah (yang berhak diibadahi dengan benar) melainkan hanya Allah Yang Mahaesa, tiada sekutu bagi-Nya, bagi-Nya kerajaan, bagi-Nya segala puji. Dia-lah Yang Mahakuasa atas segala sesuatu."Kemudian membaca surat al-Ikhlash,al-Falaq dan an-Naas setiap selesai shalat (fardhu). 7 9. "Dengan menyebut Nama Allah YangMahapemurah lagi Mahapenyayang. Katakanlah, Dia-lah Allah Yang Mahaesa. Allah adalah (Rabb) yang segala sesuatu bergantung ke-pada-Nya. Dia tidak beranak dan tidak pula diper-anakkan. Dan tidak ada seorang pun yang setara dengan-Nya.'" (QS. Al-Ikhlash: 1-4). (Dibaca 3x). "Dengan menyebut Nama Allah YangMahapemurah lagi Mahapenyayang. Katakanlah: 'Aku berlindung kepada Rabb Yang menguasai (waktu) Shubuh dari kejahatan makhlukNya. Dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita. Dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul. Serta dari kejahatan orang yang dengki apabila dia dengki."' (QS. Al-Falaq: 1-5). (Dibaca 3x)8 10. . . . . . "Dengan menyebut Nama Allah YangMahapemurah lagi Mahapenyayang. Katakanlah, 'Aku berlindung kepada Rabb (yang memelihara dan menguasai) manusia. Raja manusia. Sembahan (Ilah) manusia. Dari kejahatan (bisikan) syaitan yang biasa bersembunyi. Yang membisik-kan (kejahatan) ke dalam dada-dada manusia. Dari golongan jin dan manusia.'" (QS. An-Naas: 1-6).(Dibaca 3x)Kemudian, membaca ayat Kursi setiap selesai shalat (fardhu) 9 11. "Aku berlindung kepada Allah dari godaan syaitan yang terkutuk. Allah tidak ada Ilah (yang berhak diibadahi) me-lainkan Dia Yang Hidup Kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang ada di langit dan di bumi. Tidak ada yang dapat memberi syafa'at di sisi Allah tanpa izin-Nya. Allah mengetahui apa-apa yang (berada) dihadapan mereka, dan dibelakang mereka dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari Ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, Allah Mahatinggi lagi Mahabesar." Al-Baqarah: 255).10 12. Setelah selesai Shalat Shubuh membaca: "Ya Allah, sesungguhnya aku mohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rizki yang halal dan amal yang diterima."Copyright 2014, pustaka mufid11 13. 12</p>