presentasi

of 13 /13
PEMBANGUNAN JARINGAN BAG. HARDWARE UNAS PASIM (DAKOTA) KELOMPOK 8 Ketua : Jeje Abdul Rahman Anggota: Balqis Rabbani Sany Nurul Fadila Yuli Mulyaningsih

Upload: independent

Post on 06-Jan-2023

37 views

Category:

Documents


0 download

TRANSCRIPT

PEMBANGUNAN JARINGAN BAG. HARDWARE UNAS PASIM (DAKOTA)

KELOMPOK 8

Ketua :Jeje Abdul Rahman

Anggota:Balqis RabbaniSany Nurul FadilaYuli Mulyaningsih

Materi

1. Latar Belakang

2. Rumusan Masalah

3. Tujuan dan Manfaat

4. Batasan Masalah

5. Waktu Pelaksanaan Proyek

6. Sistematika Jaringan

7. Alat , Bahan & Biaya Pemasangan

8. Pengujian

9. Penutup

1. Latar Belakang

Teknologi dan komunikasi dewasa ini telah berkembang dengan cepat dan selaras dengan perkembangan karakteristik masyarakat modern yang memiliki mobilitas tinggi, mencari layanan yang fleksibel, serba mudah, dan mengejar efisiensi di segala bidang, sehingga kebutuhan akan informasi dan komunikasi pun meningkat.

Untuk mendukung kinerja sebuah perusahaan dan kebutuhan akan penggunaan alat-alat kantor seperti printer dan ploter secara bersama maka sangat dibutuhkan suatu konektifitas jaringan yang menghubungkan terminal-terminal antar komputer satu dengan yang lain dengan komunikasi se-efisien mungkin. Jaringan tersebut dikenal dengan Local Area Network (LAN) yang biasa memakai kabel atau fiber optik sebagai media transmisinya.

Pada era globalisasi perkembangan ilmu pengetahuan jaringan komputer sangat berkembang pesat sehingga menjadi sangat canggih.Bahkan jaringan komputer ini bisa dikatakan sebagai tulang punggung sistem informasi, yang bisa menjadi salah satu ukuran kompetitif atau tidaknya sebuah universitas. Mahasiswa/i UNAS PASIM bagian yang terintegrasi dari perkembangan teknologi dewasa ini, output yang dihasilkan diharapkan mampu menjadi seorang individu yang mandiri, cerdas dan ditunjang dengan tingkat penguasaan tekologi yang tinggi. Untuk mencapai tujuan tersebut dibutuhkan media dan sarana yang terintegrasi untuk mewujudkannya. Oleh karena itu sudah saatnya universitas memiliki sebuah jaringan komputer yang berguna untuk meningkatkan kinerja para guru dan siswa-siswinya.

2. Rumusan Masalah

Berdasarkan Latar Belakang masalah, dapat dirumuskan masalah yang ada sebagai berikut :

1.Apakah dengan adanya jaringan komputer pada universitas dapat membantu kinerja dalam menyelesaikan pekerjaan?2.Apakah dengan adanya jaringan komputer di universitas dapat meminimalkan biaya dan waktu?3.Dampak apakah yang dirasakan oleh mahasiwa, dosen, dan karyawan dengan adanya jaringan komputer ini? 4.Bagaimana merekayasa sebuah jaringan komputer untuk mengoptimalkan kinerja civitas akademika?

3. Tujuan dan ManfaatTujuan:Dengan adanya jaringan komputer di Universitas Nasional PASIM bisa mengoptimalisasikan proses belajar mengajar, proses akademik, keuangan, dan sebagainya.

Manfaat:Mengurangi kerangkapan data.Mempermudah dan mempercepat proses pembuatan data cadangan (backup data).Mampu menambah keamanan data milik user account yang bersangkutan sehingga data tidak mudah dicuri oleh user account lainnya.Mampu mengefektifkan penggunaan harddisk pada sisi komputer klien, sehingga harddisk pada komputer klien tidak cepat penuh; Penerapan kuota pada setiap user account mampu menambah efektifitas penggunaan harddisk file server, sehingga harddisk file server benar-benar optimal untuk melayani semua user account secara merata.Apabila ada komputer klien yang rusak karena terinfeksi virus atau mengalami kerusakan hardware seperti harddisk cacat (mengalami Bad Sector), maka data user account akan aman karena file-filenya berada di file server.

4. Batasan Masalah• Dalam penulisan proposal ini maka kami membatasi pembahasan

masalah yang ada yaitu:• Perancangan jaringan dengan menggunakan metode jaringan Local

Area Network (LAN).• Perancangan dan pembuatan jaringan dengan memilih topologi yang

tepat.• Memprogram komputer agar dapat digunakan untuk sharing data dan

printer.• Sesuai dengan batasan masalah diatas, maka permasalahan dalam

proposal ini dapat dirumuskan yaitu “ Bagaimana merancang dan membuat jaringan lokal untuk mempermudah dalam melakukan sharing data dengan menggunakan jenis perancangan jaringan Local Area Network (LAN) menggunakan topologi star”.

5. Waktu Pelaksanaan Proyek

6. Sistematika Jaringan

Gambar denah ruangan

perancangan jaringan di Universitas

Nasional PASIM adalah seperti yang terlihat di

samping.

7. Alat ,Bahan, dan Anggaran Biaya

Melihat peralatan yang telah ada dan terpasang pada jaringan Universitas Nasional PASIM, maka tidak banyak biaya yang akan ditambahkan untuk membuat topologi jaringan baru. Adapun rincian peralatan dan biaya yang diperlukan adalah sebagai berikut :

Perangkat Jaringan

Alat ,Bahan, dan Anggaran Biaya

Biaya Pemasangan

Biaya yang diperlukan :Perangkat jaringan Rp 3.977.000Biaya pemasangan Rp 700.000

Total Biaya Rp 4.677.000  

Kesimpulan

8. Pengujian

• Mencoba apakah semua komputer sudah saling terhubung dengan cara ping(dengan command prompt) ke seluruh komputer.

• Mencoba untuk melakukan share data antar komputer dan printer

9. Penutup

• Demikian proposal yang kami ajukan, semoga proposal ini bisa disetujui sehingga kerja sama dapat terwujud dan proyek ini cepat bisa terealisasikan dan semoga proyek ini bisa bermanfaat untuk menambah kinerja.

10BaseT• 10BaseT adalah sebuah standar yang digunakan untuk mengimplementasikan jaringan berbasis

teknologi Ethernet. Dibandingkan dengan standar 10Base2 atau 10Base5, standar 10BaseT ini lebih populer, meski kecepatan yang ditawarkan adalah sama, yaitu 10 Megabit per detik. 10BaseT menggunakan kabel Unshielded Twisted-Pair (UTP) untuk menghubungkan komputer, dan menggunakan hub untuk membentuk sebuah jaringan.

• 10BaseT mendukung kecepatan hingga 10 Megabit per detik, tapi dalam kenyataannya kecepatan yang dapat diraihnya hanyalah berkisar antara 4 Megabit per detik hingga 6 Megabit per detik, karena adanya beberapa halangan seperti kolisi (tumbukan) paket data dalam jaringan. Standar ini dibangun berdasarkan spesifikasi IEEE 802.3 yang dikembangkan oleh Project 802.

• Jaringan 10BaseT dihubungkan dengan menggunakan topologi star ke sebuah hub yang berada di tengah-tengah jaringan. Kabel UTP yang digunakan adalah kabel UTP Kategori 3, UTP Kategori 4, atau UTP Kategori 5, yang diberi ujung konektor RJ-45.

• Panjang maksimum satu buah segmen jaringan 10BaseT adalah 100 meter. Jika jarak antara dua segmen melebihi jarak ini, maka dua segmen tersebut harus dihubungkan dengan menggunakan repeater. Jarak minimum sebuah segmen adalah 2.5 meter. Dengan menggunakan stackable hub (hub yang dapat ditumpuk), sebuah jaringan yang cukup besar dapat dibentuk dengan menggunakan standar ini. Meskipun standar ini mendukung hingga 1024 node, sebaiknya dalam satu jaringan jangan terdapat lebih dari 300 node agar kinerja yang lebih baik, mengingat semakin banyak node yang terhubung akan memperbanyak kolisi yang terjadi.

• Nama 10BaseT diambil dari beberapa komponen yang menyusunnya, yakni:• Kecepatan maksimum jaringan (10 Mbit/detik)• Metode transmisi jaringan (Baseband)• Kabel yang digunakan (Twisted-Pair).• Standar jaringan ini sudah dianggap usang, dan digantikan dengan standar 100BaseT (Fast Ethernet)

atau bahkan Gigabit Ethernet (1000BaseT).