presentasi skripsi ke-1

of 23 /23
ANALISIS KELAYAKAN USAHA PEMBENIHAN IKAN NILA (OREOCHROMIS NILOTICUS) DI UNIT PEMBENIHAN RAKYAT (UPR) “SUMBER MINA LESTARI” DESA SUMBERSEKAR KECAMATAN DAU KABUPATEN MALANG M. ROSYID KHOIRONI NIM. 0610840026 UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG FAKULTAS PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN JURUSAN SOSIAL EKONOMI PERIKANAN Presentasi Skripsi

Upload: independent

Post on 17-Jan-2023

8 views

Category:

Documents


0 download

TRANSCRIPT

ANALISIS KELAYAKAN USAHAPEMBENIHAN IKAN NILA (OREOCHROMIS NILOTICUS)DI UNIT PEMBENIHAN RAKYAT (UPR) “SUMBER MINA

LESTARI”DESA SUMBERSEKAR KECAMATAN DAU KABUPATEN MALANG

M. ROSYID KHOIRONINIM. 0610840026

UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANGFAKULTAS PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN

JURUSAN SOSIAL EKONOMI PERIKANAN

P r e s e n t a s i S k r i p s i

LATAR BELAKANG

Potensi perikanan budidaya kolam di Indonesia cukup besar potensi lahan mencapai 541.100 Ha tetapi pemanfaatan baru 146.577 Ha / 27,09% (Kelautan dan Perikanan Dalam Angka 2011)

Volume produksi Ikan Nila di Jawa Timur mencapai 23.211 ton (Peta Sentra Produksi Perikanan Budidaya Tahun 2010)

Potensi perikanan budidaya kolam di Kabupaten Malang mencapai lebih dari 1.140 Ha dengan volume produksi Ikan Nila mencapai 9.006,07 ton pada Tahun 2012 (mengalahkan Lele, Mas, Udang, Gurami, Patin dan Bandeng)

Ikan Nila menjadi ikon bagi Kabupaten Malang karena tingkat produksinya

Fakta bahwa Ikan Nila mudah dipelihara, berdaging tebal dan enak, tidak punya duri kecil dalam dagingnya, serta lebih bagus jika dipelihara di tambak ataupun kolam

IDENTIFIKASI MASALAH

Permintaan benih Ikan Nila lebih besar daripada penawaran benih Ikan Nila

Peternak lebih tertarik melakukan usaha pembesaran daripada pembenihan Ikan Nila lebih menguntungkan

Peternak kurang memahami teknologi dalam budidaya ikan

Peternak belum dapat mengantisipasi adanya kenaikan biaya produksi

Terjadi penurunan kualitas benih yang berakibat pada penurunan produksi

Benih mudah terserang penyakit, ukuran tidak seragam dan tingkat pertumbuhan rendah

PERUMUSAN MASALAH

Bagaimanakah tingkat kelayakan usaha pembenihan Ikan Nila di UPR “Sumber Mina Lestari” Desa Sumbersekar Kecamatan Dau Kabupaten Malang ditinjau dari: Aspek Hukum? Aspek Manajemen? Aspek Teknis? Aspek Keuangan / Finansial? Aspek Pasar dan Pemasaran? Aspek Sosial Ekonomi? Aspek Lingkungan?

TUJUAN PENELITIAN

Mengetahui tingkat kelayakan usaha pembenihan Ikan Nila di UPR “Sumber Mina Lestari” Desa Sumbersekar Kecamatan Dau Kabupaten Malang ditinjau dari: Aspek Hukum Aspek Manajemen Aspek Teknis Aspek Keuangan / Finansial Aspek Pasar dan Pemasaran Aspek Sosial Ekonomi Aspek Lingkungan

MANFAAT PENELITIAN

a. Lembaga akademis atau perguruan tinggisebagai bahan acuan bagi penelitian sejenis dalam usaha pengembangan lebih lanjut

b. Pembudidaya ikansebagai bahan informasi dan dasar pertimbangan dalam menentukan langkah pengembangan usahanya

c. Investorsebagai bahan pertimbangan dalam melakukan investasi pada usaha pembenihan ikan nila

d. Pemerintahsebagai informasi dan bahan pertimbangan di dalam membuat kebijakan untuk menciptakan lapangan usaha di sektor perikanan

TINJAUAN PUSTAKA

1. Definisi:Studi kelayakan proyek adalah penelitian tentang dapat tidaknya suatu proyek dilaksanakan dengan berhasil (Husnan dan Suwarsono, 2000)Bagi pihak swasta (profit oriented) proyek berhasil ada return berupa manfaat ekonomi (uang). Bagi lembaga non-profit dan pemerintah proyek berhasil ada penyerapan tenaga kerja, pemanfaatan sumberdaya yang melimpah atau perbaikan lingkungan di sekitar proyek

2. Aspek-aspek:Umar (2005) aspek teknis dan teknologi, aspek pasar dan pemasaran, aspek yuridis, aspek sosial, aspek manajemen, aspek lingkungan, dan aspek finansialGittinger (1986) aspek teknis, aspek manajemen, aspek sosial, aspek pasar, aspek finansial, dan aspek ekonomiHusnan dan Suwarsono (2000) aspek pasar, teknis, keuangan, hukum, sosial dan ekonomi

TINJAUAN PUSTAKA

3. Aspek Hukum:Mempelajari tentang bentuk badan usaha yang dipergunakan, jaminan-jaminan yang bisa disediakan jika menggunakan sumber dana pinjaman, berbagai izin, akta, sertifikat yang diperlukan untuk kegiatan usaha (Husnan dan Suwarsono, 2000). Tujuan meneliti keabsahan, kesempurnaan dan keaslian dari dokumen-dokumen yang dimiliki.

4. Aspek Manajemen:Kasmir dan Jakfar (2003) perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), pelaksanaan / penggerakan (actuating), pengawasan (controlling)Ambarawati dan Jihada (2003) perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), membimbing dan memberi petunjuk (directing), melakukan koordinasi (coordinating), pengawasan (controlling)

TINJAUAN PUSTAKA

5. Aspek Teknis:Gittinger (1986) merupakan aspek utama perhitungan input proyek dan output berupa barang dan jasa dilakukan berdasarkan alur produksi sebenarnya dapat diketahui rancangan awal penaksiran biaya investasi (Husnan dan Suwarsono, 2000), meliputi: lokasi proyek, besar skala operasi / produksi, pemilihan mesin dan equipment utama serta alat pembantu mesin dan equipment, proses produksi yang dilakukan dan lay-out pabrik yang dipilih

6. Aspek Keuangan:Kasmir dan Jakfar (2003) mempelajari kondisi keuangan proyek, meliputi: Permodalan dan biaya kebutuhan investasi Cash flow dan dicsount factor Analisis penilaian investasi, terdiri dari:

Analisis investasi jangka pendek Analisis investasi jangka panjang

TINJAUAN PUSTAKA

7. Aspek Pasar dan Pemasaran:Husnan dan Suwarsono (2000) hal-hal yang dipelajari dalam aspek pasar dan pemasaran meliputi: permintaan, penawaran, harga, program pemasaran dan perkiraan penjualan.

8. Aspek Sosial Ekonomi:Kasmir dan Jakfar (2003) komponen yang perlu dipelajari adalah: Komponen sosial: demografi, budaya, kesehatan

masyarakat Komponen ekonomi: ekonomi rumah tangga, ekonomi

sumberdaya alam, perekonomian lokal dan regional, pengembangan wilayah

9. Aspek Lingkungan:Kasmir dan Jakfar (2003) komponen yang perlu dipelajari adalah: Komponen fisika kimia: iklim, kualitas udara,

fisiografi, hidrologi, dll Komponen sosial: demografi, ekonomi, budaya,

kesehatan masyarakat Komponen biologi: flora dan fauna

KERANGKA PEMIKIRANTEORITIS

OPERASIONAL VARIABEL PENELITIAN

Variabel Aspek Penilaian IndikatorKelayakan UsahaPembenihanIkan Nila

Aspek Hukum Deskripsi Masalah PerijinanAspek Manajemen - Deskripsi Manajemen

- Deskripsi Struktur Organisasi- Deskripsi SDM

Aspek Teknis Deskripsi Proses Produksi, Operasional dan Lay-out

Aspek Keuangan Modal, Biaya Produksi, BEP, NPV, IRR, PP, Penambahan Investasi, dsb.

Aspek Pasar dan Pemasaran

- Deskripsi Strategi Pemasaran- Deskripsi Prospek Pasar

Aspek Sosial dan Ekonomi

- Evaluasi Dampak Sosial- Evaluasi Dampak Ekonomi

Aspek Lingkungan - Deskripsi AMDAL

M E T O D O L O G I

1. Jenis dan Metode PenelitianPenelitian ini adalah studi kasus hanya ada 1 variabel metode yang relevan adalah metode deskriptif

2. RespondenPopulasi anggota UPR berjumlah 47 orangPenentuan responden dengan cara purposive responden adalah pengurus UPR

3. Metode Pengumpulan Data Penelitian kepustakaan (Library Research) Penelitian lapangan (Field Research) wawancara &

pengamatan4. Metode Pengolahan Data

1) Mengklasifikasikan seluruh materi-materi data2) Melakukan proses editing (menyunting data)3) Melakukan proses coding agar sesuai dengan kebutuhan

berdasarkan satuan-satuan gejala yang diteliti

M E T O D O L O G I

5. Metode Analisis Data Analisis Kualitatif

Untuk menganalisis kelayakan usaha dari aspek hukum, manajemen, teknis, pasar dan pemasaran, sosial ekonomi, serta lingkungan

Analisis KuantitatifUntuk menganalisis kelayakan usaha dari aspek finansial/keuangan, yang meliputi: 1) permodalan 2) biaya produksi 3) penerimaan 4) keuntungan 5) revenue cost ratio 6) produktivitas modal 7) break even point 8) rentabilitas 9) net present value 10) internal rate of return 11) net benefit cost ratio 12) payback period 13) profitability index 14) analisis kepekaan

H A S I L P E N E L I T I A N( A S P E K N O N F I N A N S I A L)

1. Aspek Hukum:UPR “Sumber Mina Lestari” telah memenuhi syarat pendirian usaha yang ditetapkan oleh pemerintah yaitu adanya surat TDP dengan nomor 523/1019A/421.110/2006.

2. Aspek Manajemen:• Manajemen pengelolaan UPR Manajer Pengendali Mutu

(MPM)• Mengadakan pertemuan rutin setiap tanggal 15 di

setiap bulan, serta mengadakan rapat anggota• UPR mempunyai susunan kepengurusan dan struktur

organisasi yg menjalankan kegiatan guna mewujudkan tujuan-tujuan UPR

• Setiap pengurus mempunyai tugas dan wewenang masing-masing

• UPR melaksanakan peningkatan kualitas SDM-nya dengan mengikutsertakan anggota-anggotanya ke dalam pelatihan-pelatihan

• UPR melaksanakan standarisasi mutu benih

H A S I L P E N E L I T I A N( A S P E K N O N F I N A N S I A L)

3. Aspek Teknis Produksi:• Menjaga ketersediaan induk dan benih yang bermutu• Penentuan lokasi jenis dan kemiringan tanah,

ketinggian dataran, kualitas dan debit air, suhu dan sumber air, dan lain-lain

• Penyediaan sarana produksi pakan, air, kolam, peralatan pendukung, kantor atau sekretariat

• Sarana kolam 57 kolam tanah (tradisional) dengan luas 11.385 m2, serta 19 kolam semi permanen beton dengan luas 6.131 m2

• Penyediaan prasarana produksi sistem pengairan, kelistrikan, transportasi

• Pembenihan Ikan Nila pengolahan, pengapuran dan pemupukan kolam, penanganan induk, pemijahan, pemanenan dan penetasan telur, penanganan larva

• Pendederan Ikan pengolahan, pengapuran dan pemupukan kolam, pendederan ke-1, pendederan ke-2, pemanenan, grading dan pasca panen

• Penanganan Hama dan Penyakit

H A S I L P E N E L I T I A N( A S P E K N O N F I N A N S I A L)

4. Aspek Pasar dan Pemasaran:• Produksi benih Ikan Nila siap tebar mencapai lebih

dari 4 juta ekor & penyediaan larva (kebul) mencapai lebih dari 4,2 juta ekor (per Mei 2012)

• Dipasarkan ke hampir semua wilayah di Malang Raya, khususnya di Karangkates; beberapa kabupaten di Jatim Sidoarjo, Pasuruan, Probolinggo, Situbondo, Gresik, Lamongan, dan lain-lain; serta daerah Pantura

• Musim tebar Tahun 2011-2012 pesanan yang masuk sudah tembus 20 juta ekor (tambak di Pantura) dan di atas 2,5 juta ekor (Karangkates)

• Untuk memperkuat pemasaran, UPR melaksanakan peningkatan kualitas serta standarisasi benih dan kemasan, diversifikasi produk, melakukan promosi yang intensif, memperkuat distribusi penjualan, perbaikan penanganan keluhan pelanggan, penentuan harga yang kompetitif, layanan purna jual, serta terus bekerjasama dengan para mitra kerja

H A S I L P E N E L I T I A N( A S P E K N O N F I N A N S I A L)

5. Aspek Sosial Ekonomi:• Penyediaan lapangan kerja, sumber pendapatan

keluarga, meningkatkan PDRB, berdampak positif ke hulu (backward linkage) usaha pembuatan pakan ikan, pupuk buatan serta budidaya pembenihan ikan nila, serta ke hilir (forward linkage) usaha perdagangan ikan, jasa pengangkutan, rumah makan, jasa rekreasi pemancingan, dan sebagainya

• Wadah bagi anggota dan masyarakat untuk belajar bersama dan bekerjasama, produk menjadi ikon bagi Desa Sumbersekar, tambahan sumber protein (gizi) masyarakat, mengurangi pengangguran dan kemiskinan

6.Aspek Lingkungan:• Usaha pembenihan menghasilkan limbah dan polusi

yang rendah tidak perlu AMDAL• Menerapkan bio-security dan menerapkan food safety dalam

produksi

H A S I L P E N E L I T I A N( A S P E K F I N A N S I A L)

7. Aspek Finansial:• Biaya Tetap = 5,444,966.67; Biaya Tidak Tetap =

16,345,200.00; Modal Investasi = 5,203,000.00 & Modal Kerja = 21,790,166.67

Tabel 15. Harga, Produksi dan Penerim aan No. Data Nilai 1. Harga (Rp) 8 2. Produksi (Kg) 5,400,000 3. TR (Rp) 43,200,000.00 4. TC (Rp) 21,790,166.67 5. V (Rp /Kg) 3.03

Tabel 16. Analisis Profitabilitas Usaha Pem benihan Ikan Nila

No. Jenis Analisis Nilai 1. R/C 1.98 2. Keuntungan (Rp) 21,409,833 3. BEP sales (Rp) 8,759,051 4. BEP unit (Kg) 1,094,881 5. Rentabilitas (% ) 98.25%

H A S I L P E N E L I T I A N( A S P E K F I N A N S I A L)

Tabel 17. Analisis Kelayakan dan Sensitivitas Usaha

No. K ondisi Analisa K elayakan Usaha

NPV Net B/C IRR PP

(Tahun) 1. Normal Rp106,737,850.00 8.50 150.41% 0.66 2. Biaya Naik 87,3% (Rp745,300.20) 0.95 10.71% 5.96 5. Penerimaan Turun 43,9% (Rp417,499.69) 0.97 11.28% 5.82

8. Biaya Naik 15% dan Penerimaan Turun 36,5% (Rp822,761.93) 0.94 10.57% 6.00

11. Penerimaan Turun 15% dan Biaya Naik 57,6% (Rp792,312.88) 0.94 10.62% 5.98

K E S I M P U L A N

KELAYAKAN USAHA

ASPEK – ASPEK

HUKUM M ANAJEM EN TEKNIS PASAR PEM ASARAN

SOSIAL EKONOM I LINGKUNGAN FINANSIAL

LAYAK

TIDAK LAYAK

S A R A N

1. Bagi Peneliti:Lebih cermat lagi dalam menganalisis format hasil penelitian lebih sederhana disosialisasikan kepada masyarakat perikanan jadi referensi dalam penelitian lebih lanjut

2. Bagi Pembudidaya:Lebih banyak mengakses informasi dari akademisi mengenai hal-hal yang terkait dengan teknis budidaya, manajemen, serta pengolahan data keuangan

3. Bagi Pemerintah:Lebih giat memberikan informasi kepada masyarakat umum ataupun investor tentang manfaat dan keuntungan dari usaha ini

SekianDan

Ter ima Kas ih