presentasi moro purwokerto

of 15 /15
Universitas Wijaya Kusuma Purwokerto Lidya Puspita Teknik Arsitektur

Upload: independent

Post on 27-Feb-2023

6 views

Category:

Documents


0 download

TRANSCRIPT

Universitas Wijaya Kusuma Purwokerto

Lidya Puspita Teknik Arsitektur

Moro Mall Supermarket Purwokerto

Moro Grosir yang dikelola oleh PT. Bamas Satria Perkasa ini adalah sebuah lokasi belanja di kota Purwokerto yang saat ini terluas dan terbesar..

MORO MALL SUPERMARKET PURWOKERTO

Nama : Moro Mall & SupermarketAlamat : Jl. Perintis Kemerdekaan No.7 PurwokertoTelp. : 0.800.1.402.166 (Bebas pulsa khusus telpon rumah) / 0281-625100 ext. pesawat 234Bidang Bisnis : Toko ritel yang menjual bermacam produk dengan model mall dengan banyak penjual didalamnya maupun Supermarket dengan 1 penjual (moro).

Pemilik & Pengelola : PT. Bamas Satria Perkasa

Moro Mall & Supermarket

Nearby cities: Purwokerto, Kalimanah, PadamaraCoordinates:  7°25'45"S 109°14'29"E

Moro Grosir Keterangan : Moro Grosir yang dikelola oleh PT. Bamas Satria Perkasa ini adalah sebuah lokasi belanja di kota Purwokerto yang saat ini terluas dan terbesar. Memiliki 4 lantai dengan parkir yang juga cukup nyaman, aman serta mencukupi. Produk yang dijual bermacam-macam dari mulai kebutuhan sehari-hari hingga busana dan bermacam produk elektronik serta ponsel dan gadget. Harganya juga cukup bersaing, karena itu pulalah banyak pedagang eceran yang memilih untuk berbelanja di Moro untuk kemudian di jual kembali di warung/ toko mereka masing-masing.

Kota Purwokerto adalah ibu kota Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Indonesia. Jumlah penduduknya 249.705 jiwa pada tahun 2005. [1]. Berbagai julukan di sandang kota di jalur selatan Jawa Tengah ini dari Kota Wisata, Kota Kripik, Kota Transit, Kota Pendidikan sampai kota Pensiunan karena begitu banyaknya pejabat-pejabat negara yang pensiun dan akhirnya menetap di kota ini. Di kota ini pula terdapat museum Bank Rakyat Indonesia, karena bank pertama kali berdiri ada disini dan pendiri bank ini adalahRaden Bei Aria Wirjaatmadja putra daerah Purwokerto.[

Perempatan Sri Maya

Purwokerto Banyumas Jawa Tengah

Kondisi jalan jendral soedirman Jalan Jendral Soedirman Purwokerto Banyumas Jawa Tengah.

SejarahAwal-awal abad XX. Pada suatu kota. Saat itu, babak baru dalam tata ruang tengah memasuki kota tersebut. Setiap jalan terlihat lebar. Pepohonan hijau nan rindang meneduhi para pejalan kaki ketika melintas di area pedestrian. Jalan-jalan terlihat asri. Sulit untuk membedakan antara jalan utama dengan jalan penghubung. Di depan gedung karesidenan, terdapat sebuah taman kota. Taman Merdeka, nama taman itu. Sebuah taman untuk tempat warga kota melepas penat setelah

kesibukan. Kota terasa nyaman bagi warganya. Inilah suasana Kota Purwokerto dengan perencanaan tata ruang yang baru. Suatu masa ketika Pulau Jawa mulai berkembang. Saat itu, kota-kota di Pulau Jawa tengah mengalami lonjakan penduduk. Kota-kota meledak. Hampir di setiap kota, pertambahan penduduk sekitar 10 kali sampai 20 kali lipat. Kota-kota, mengalami masalah akut tentang tata ruang. Pemerintah kolonial Belanda kelimpungan menghadapi persoalan itu. Sibuk mencari model pembangunan bagi kota-kota di Jawa.Saat kesibukan meliputi Pemerintah Kolonial Belanda, Herman Thomas Kartsen menjejakkan kaki di Semarang

pada 1914. Kota yang juga tengah mengalami persoalan pertambahan penduduk. Dalam catatan W.F. Wertheim melalui buku Masyarakat Indonesia dalam Transisi, pertambahan penduduk di kota itu hampir mencapai seratus persen. Di kota tersebut, Kartsen menemui Henri Maclaine Pont. Pont adalah teman Kartsen semasa kuliah di Insitut Teknologi Delf, Amsterdam, Belanda. Di Semarang, Pont mendirikan biro arsistek. Melalui Pont, Kartsen mendapat banyak informasi tentang keadaan Semarang dan kota lainnya. Kedatangan Kartsen di Semarang adalah guna merancang Kota Semarang dan kota-kota di Pulau Jawa.terdapat pabrik gula kalibagor

MORO adalah sebuah Hypermarket yang berdiri pada tanggal 17 Desember 1997 dengan konsep Grosir & Ritel.

MORO dalam falsafah bahasa Jawa berarti DATANG, hal ini mengandung makna bahwa:Bagaimana agar konsumen mau datang.Bagaimana setelah konsumen datang.Bagaimana agar konsumen mau datang kembali.MORO memiliki motto "Belanja Segala Pilihan" dan slogan "Belanja... ya, di MORO", artinya segala kebutuhan yang diperlukan konsumen tersedia di MORO.

ANALISIS MENGENAI DAMPAK LINGKUNGAN (AMDAL) TERHADAP PEMBANGUNAN GEDUNG BARU MORO PURWOKERTO

In order to develop business, Bamas Satria Perkasa Coorporate. Plans to develop Mall of Moro which the original is 2 (two) floors into 3 (three) floors and the construction of the garage as much as 5 (five) floors, with a total area of the building to be constructed of ± 38469.79 m2, so accordance with the Minister of Environment by Number 11 of 2006 on Types of Business Plan and/or activity of Compulsory Equipped with the EIA, which is in annex I the letter H and field of Public Works, at number 15, has stated that the construction of shopping centers is relatively concentrated on a land area greater than or equal to 5 hectares and/or more of the same building area of 10,000 m2, it must prepare an EIA document.

will refer to Act by Number 32 of 2009 on the Protection and Environmental Management, Government Regulation by Number 27 of 1999 on Environmental Impact Assessment (EIA), and the Minister of Environment Regulation by No. 11 of 2006 on Types of Business Plan and/or mandatory Activities Provided by the EIA, while the systematic manufacture of EIA documents to plan the development of Shopping Centers MORO referred to the Minister of Environment Regulation by Number 08 Year 2006 on Guidelines for Preparation of Environmental Impact Assessment (EIA).

 Bamas Satria Perkasa Coorporate. Implementation Analysis document preparation of Environmental

Impact Assessment (EIA) for development plan at Moro Road Shopping Center at Perintis Kemerdekaan Street No. 7 Purwokerto Kulon, South of Purwokerto, Banyumas District,

Daftar Pusakahttp://www.nulis.in/2014/02/mall-terbesar-purwokerto-moro-grosir-retail.htmlwikimapia.org/13493660/id/SWALAYAN-MOROhttps://www.google.com/webhp?sourceid=chrome-instant&ion=1&espv=2&ie=UTF-8#q=sejarah%20moro%20purwokertohttps://www.facebook.com/pages/Moro-Purwokerto/200275453447693?sk=photos_stream&ref=page_internalhttp://fh.unsoed.ac.id/en/repository/analisis-mengenai-dampak-lingkungan-amdal-terhadap-pembangunan-gedung-baru-moro