daluang : rekayasa teknologi alas tulis dalam proses ... dekan.pdf  dalam proses penyebaran dan...

Download DALUANG : REKAYASA TEKNOLOGI ALAS TULIS DALAM PROSES ... dekan.pdf  DALAM PROSES PENYEBARAN DAN PENYUBURAN ISLAM DI NUSANTARA ... Di Indonesia, masa sejarah dimulai ... Masuknya

Post on 04-Feb-2018

223 views

Category:

Documents

2 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • DALUANG : REKAYASA TEKNOLOGI ALAS TULIS

    DALAM PROSES PENYEBARAN DAN PENYUBURAN

    ISLAM DI NUSANTARA

    Laporan Penelitian

    Mendapat Bantuan Dana dari DIPA UIN SGD Bandung

    Tahun Anggaran 2013

    Oleh:

    Dr. Setia Gumilar, S.Ag

    NIP : 197110281998021001

    Aam Abdillah, M.Ag

    NIP : 195906081987031002

    Agus Permana, M.Ag

    NIP : 196907312001121001

    Mardani, MA.Hum

    NIP:197106112000031003

    Lembaga Penelitian

    Universitas Islam Negeri

    Sunan Gunung Djati bandung

    2013

  • DALUANG : REKAYASA TEKNOLOGI ALAS TULIS

    DALAM PROSES PENYEBARAN DAN PENYUBURAN

    ISLAM DI NUSANTARA

    Executive Summary

    Mendapat Bantuan Dana dari DIPA UIN SGD Bandung

    Tahun Anggaran 2013

    Oleh:

    Dr. Setia Gumilar, S.Ag

    NIP : 197110281998021001

    Aam Abdillah, M.Ag

    NIP : 195906081987031002

    Agus Permana, M.Ag

    NIP : 196907312001121001

    Mardani, MA.Hum

    NIP:197106112000031003

    Lembaga Penelitian

    Universitas Islam Negeri

    Sunan Gunung Djati bandung

    2013

  • Kata Pengantar

    Puji dan syukur kami panjatkan kepada Allah SWT

    yang telah memberikan nimat dan karunia yang sangat besar

    kepada kita semua sehingga penelitian ini dapat diselesaikan

    tepat pada waktunya. Shalawat dan salam semoga selalu

    tercurah kepada Nabi Muhammad SAW beserta keluarga dan

    sahabatnya.

    Ungkapan selanjutnya adalah rasa terima kasih kami

    kepada semua pihak yang telah ikut andil membantu proses

    penelitian ini terutama kepada:

    1. Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung

    2. Ketua Lembaga Penelitian UIN SGD Bandung

    3. Dekan Fakultas Adab UIN Sunan Gunung Djati

    Bandung

    4. Pimpinan Musium Sri Baduga Bandung

    5. Pimpinan Musium Geusan Ulun Sumedang

    6. Pimpinan Otoritas Situs Cagar Budaya Cangkuang

    Garut

    Kami berharap semoga hasil penelitian ini menjadi

    sesuatu yang bermanfaat bagi perkembangan keilmuan dan

    menjadi sumber informasi dan inspirasi bagi penelitian-

    penelitian selanjutnya.

  • PERNYATAAN

    Yang bertanda tangan di bawah ini

    N a m a : Dr. Setia Gumilar, S.Ag

    Jabatan : Ketua Tim Peneliti

    NIP : 197110281998021001

    Menyatakan bahwa penelitian yang berjudul DALUANG :

    REKAYASA TEKNOLOGI ALAS TULIS DALAM

    PROSES PENYEBARAN DAN PENYUBURAN ISLAM

    DI NUSANTARAadalah murni karya dan pemikiran tim

    penulis dan bukan dari hasil plagiasi.

    Demikian pernyataan ini dibuat dengan sesungguhnya.

    Bandung, 25 juli 2013

    Yang menyatakan

    Dr. Setia Gumilar, S.Ag

  • Abstrak

    DALUANG : REKAYASA TEKNOLOGI ALAS TULIS

    DALAM PROSES PENYEBARAN DAN PENYUBURAN

    ISLAM DI NUSANTARA

    Penelitian ini memaparkan tentang kertas daluang

    dengan berbagai aspeknya yang meliputi tentang asal-usul,

    ragam aksara nusantara, alat dan alas tulis nusantara dan

    peranan Islam dalam merekayasa dan memanfaatkan daluang

    sebagai alas tulis khas pada naskah-naskah keislaman di

    nusantara serta bagaimana proses rekayasa teknologi

    pembuatan daluang secara tradisional.

    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap kreasi

    teknologi daluang dan pemanfaatannya bagi perkembangan

    pernaskahan Islam di Nusantara. Selain itu diungkapkan pula

    tentang teknik tradisional pembuatan kertas daluang untuk

    melacak jejak sejarah budaya yang menyertainya.

    Metode yang digunakan dalam penelitian ini berupa

    Metode Penelitian Arkeologi dengan tahapan-tahapan berupa:

    pengumpulan data, pengolahan data, analisis dan rekonstuksi

    budaya dan pelaporan serta publikasi hasil penelitian.

    Kesimpulan ringkas dari penelitian ini adalah bahwa

    kertas daluang telah berperan sangat penting dalam proses

    penyebaran dan penyuburan Islam Nusantara melalui

    pemanfaatan daluang sebagai alas tulis karya-karya intelektual

    Islam Nusatara. Naskah-naskah Keislaman berbahan alas tulis

    daluang banyak tersimpan di lembaga-lembaga preservasi

    naskah baik ditingkat nasional maupun di daerah-daerah.

    Teknik pembuatan kertas daluang secara tradisional pun

    berhasil dilacak melalui penelusuran sumber lisan maupun

    tulisan dan Garut, sebuah daerah di Jawa Barat merupakan

    penghasil kertas daluang sejak abad ke-17. Jejaknya masih

    dapat ditelusuri hingga kini.

  • Abstract

    Daluang: Technological Engineering of Stationery in The

    Process of Distributing and Fertilizing Islam in Nusantara

    This study devotes about the use of daluang and its aspects

    consisting of the history, variou of letters in Nusantara,

    stationery of Nusantara, and the role of Islam in manipulating

    and taking advantage of daluang as special stationery of

    islamic manuscripts in Nusantara. besides, it is also to identify

    the ways daluang is made traditionally.

    This study aimes at elaborating the technonology of daluang and its

    use for islamic manuscript developments in nusantara. In addition,

    it is also explored to investigate the cultural history of the traditional

    techniques of daluang production.

    The method employed in this study was archeology research method

    by applying the following steps: data collection, data analysis,

    culture reconstruction, research report and research finding

    publication.

    The conclusion of this present study is Daluang, as stationery of

    Islamic work, has been of almost important role in the process of

    distributing and fertilizing Islam in Nusantara. Islamic manuscripts

    which are made by Daluang have been preserved in manuscript

    preservation institution both in national and regional level. The ways

    the daluang are made traditionally were also sucesfully investigated

    through the survey of written and oral sources. Garut, an area of west

    java, has been the producer of Daluang since the 17th century of

    which its history can be traced untill now.

  • Daftar Isi

    Kata Pengantar i

    Pernyataan Bebas Plagiasi ii

    Abstrak iii

    Daftar Isi v

    Daftar Gambar vi

    BAB I : PENDAHULUAN

    A. Latar Belakang Penelitian 1 B. Perumusan Masalah 8 C. Tujuan Penelitian 9 D. Kegunaan Penelitian 9

    BAB II : LANDASAN TEORITIS

    A. Tinjauan Pustaka 11 B. Kerangka Berpikir 13 C. Hipotesis 18

    BAB III : METODE PENELITIAN

    A. Pengumpulan Data 19 B. Pengolahan Data Lapangan 22 C. Tahap Analisis dan Rekonstruksi Kebudayaan 23 D. Pelaporan dan Publikasi 24

    BAB IV : HASIL TEMUAN DAN PEMBAHASAN A. Seputar Aksara dan Pendukungnya 25 B. Pemanfaatan Kertas Daluang Dalam Dunia

    Pernaskahan Islam 60

    C. Rekayasa Pembuatan Kertas Daluang 84 BAB V : PENUTUP

    A. Kesimpulan 92 B. Saran dan Rekomendasi 95

    Daftar Pustaka

  • Lampiran

    Daftar Gambar

    1. Gambar 1 : Padrao Portugis

    2. Gambar 2 : Alat Pemukul Kulit Pohon Saeh

    3. Gambar 3 : Kalam/Alat Tulis Daluang

    4. Gambar 4 : Naskah Khutbah Cangkuang Garut

    5. Gambar 5 : Naskah al-Quran Cangkuang Garut

    6. Gambar 6 : Naskah Fiqih Cangkuang Garut

    7. Gambar 7 : Naskah NahwupSharaf Cangkuang Garut

    8. Gambar 8 : Naskah Tauhid Cangkuang Garut

    9. Gambar 9 : Naskah al-Quran Geusan Ulun Sumedang

    10. Gambar 10: Naskah al-Quran Geusan Ulun Sumedang

    11. Gambar 11 : Naskah Nahwu-Sharaf Sri Baduga Bandung

    12. Gambar 12 : Naskah Syarah Ul al-Barhin Sri Baduga

    Bandung

    13. Gambar 13 : Naskah Sejarah Nabi/Sirah

  • BAB I

    PENDAHULUAN

    A. Latar Belakang Masalah

    Dalam setiap kebudayaan etnik dan bangsa di dunia, alat

    komunikasi tertulis merupakan sebuah terobosan baru dalam

    proses interaksi umat manusia. Praktek komunikasi tertulis

    tersebut memunculkan pula teknologi penyerta seperti alat

    tulis, alas tulis, simbol-simbol, aksara, dan sebagainya.

    Dalam perkembangan selanjutnya ditemukan inovasi-

    inovasi teknik yang lebih mutakhir dalam ukuran setiap

    zamannya dan memunculkan pula modernisasi teknologi, baik

    dari hasil telaah lokal genius maupun dari proses-proses difusi

    kebudayaan lainnya pada suatu masyarakat.

    Batasan antara masa sejarah dan masa pra sejarah adalah

    pada penggunaan tulisan sebagai salahsatu alat komunikasi

    massa. Di Indonesia, masa sejarah dimulai sekitar abad ke-5,

    yaitu ketika pengaruh India mulai masuk, menyebar, dan

    mewarnai kebudayaan masyarakat Nusantara. Pengaruh

    kebudayaan India yang masuk ke Nusantara ini telah

    mengubah babak baru kehidupan masyarakat Indonesia,

  • terutama pada bidang komunikasi dengan mulai menggunakan

    tulisan sebagai bentuk baru sistem komunikasi.

    Aksara yang pertama kali masuk ke Nusantara adalah

    aksara pallawa yang merupakan turunan dari aksara brahmi.

    Aksara ini digunakan oleh masyarakat India Selatan.

    Masyarakat India Utara yang mayoritas menganut ajaran

    agama Budha masih menggunakan aksara brahmi, sementara

    masyarakat India Selatan yang mayoritas beragama Hindu

    telah menggunakan aksara pallawa1.

    Kedua agama ini masuk dan menyebar di Nusantara

    sekitar abad ke-5. Pengaruh India di Nusantara sebenarnya

    telah ada beberapa abad sebelumnya dalam sebuah kegiatan

    perdagangan internasional yang berporos antara Cina dan

View more >