cfe handbook

Download Cfe Handbook

Post on 15-Sep-2015

26 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

CFe Hand book

TRANSCRIPT

  • Coaching for ExcellenceBecoming Leader as Coach in Your Organization

  • Coaching for ExcellenceBecoming Leader as Coach in Your Organization

    Konten ditulis dan dikembangkan oleh: Al Falaq Arsendatama, PCCwww.coachingindonesia.com

  • Al Falaq Arsendatama adalah Executive Coach dan ICF Registered Mentor dengan pengalaman jam terbang coaching lebih dari 1200 jam. Di bidang executive coaching, ia telah bekerja bersama dengan leader dari berbagai perusahaan dan badan pemerintah selama 7 tahun terakhir ini.

    Al adalah founder dari Coaching Indonesia. Ia pernah menjabat sebagai President International Coaching Federation (ICF) Jakarta Chapter tahun 2013-2014 Selain itu ia adalah creator dari 2 program sertifikasi coaching yang telah mendapatkan pengakuan internasional dari ICF.

    Klien-kliennya berasal dari berbagai industri seperti Unilever, Astra Honda Motor, FIF Group, Mars Indonesia, SAP, Bussan Auto Finance, Fonterra, XL Axiata, Djarum, Kementerian Keuangan, Lee Cooper, CIMB Niaga, etc.

    Area coaching yang menjadi spesialisasinya meliputi leadership coaching, people development, interpersonal communication, and strategic thinking.

    Al lulus dari Master Degree di University of Technology Sydney, Australia dan Bachelor Degree di Institut Teknologi Bandung (ITB). Sebagai tambahan, ia adalah orang Indonesia pertama yang mendapatkan kredensial dari ICF untuk level coaching PCC (Professional Certified Coach).

    Di luar karirnya, ia memiliki hobi musik dan olahraga.

    Tentang Author:Al Falaq Arsendatama, PCC

  • 1"

    Modul&1&Denisi&Coaching&

    Coaching for Excellence

    ! Apa$itu$coaching?$! Perbedaan$coaching$dengan$

    training,$consulting$dan$counseling.$

    ! Exercise.$

  • 2"

    Denisi&Coaching&

    International Coach Federation (ICF) mendefinisikan coaching sebagai:Hubungan kemitraan dengan individu melalui proses kreatif yang ditujukan untuk memaksimalkan potensi personal dan profesional dirinya. Dari definisi diatas kita bisa menyimpulkan:" Coaching merupakan bentuk kemitraan yang diarahkan

    untuk pencapaian tujuan." Coaching melibatkan proses kreatif di mana si individu

    diajak untuk berpikir, menemukan ide-ide, dan membuat strategi.

    " Coaching membuat si individu sadar terhadap potensi dan kekuatan yang dimilikinya dan punya kemauan untuk memaksimalkan semua itu.

    Melalui teknik mendengarkan, bertanya dan menggali seorang coach membantu individu untuk menemukan potensi dan kekuatan dari dalam dirinya yang diarahkan untuk mencapai suatu tujuan.

    Coaching for Excellence

  • Pada intinya proses coaching menfasilitasi seseorang untuk:" Menyadari situasi dirinya (Why)" Mendapatkan kejelasan tentang tujuan yang ingin

    dicapai (What)" Memunculkan motivasi dan komitmen untuk take

    actions (How)

    TerminologiOrang yang memberikan coaching disebut Coach. Sementara orang yang mendapatkan coaching dikenal sebagai Klien atau Coachee.Istilah klien biasanya digunakan bila coaching diberikan oleh seorang coach yang di-hire secara profesional. Bila coaching dilakukan di internal organisasi terminologi yang biasa dipakai adalah coachee.Untuk mempermudah, di buku ini kita akan menggunakan istilah coachee.

    3"Coaching for Excellence

  • Menjaga KerahasiaanSesi coaching di pekerjaan pada umumnya membicarakan tentang topik-topik yang sifatnya profesional. Namun tidak jarang pembicaraan menyentuh hal-hal yang sifatnya pribadi.Ketika menyentuh area-area pribadi, pastikan bahwa Anda sebagai coach menjaga kerahasiaan. Ini penting untuk memelihara trust (kepercayaan) antara coach dan coachee. Beberapa tips dalam menjaga kerahasiaan:" Pastikan di awal sesi Anda menyampaikan bahwa

    pembicaraan ini sifatnya confidential. Coachee boleh berbicara apa saja dan bila ada hal-hal yang sifatnya sensitif dan pribadi maka itu akan dijaga kerahasiannya.

    " Bila ada laporan tertulis, coach TIDAK mencantumkan nama pihak lain yang mungkin diungkapkan oleh coacee sebagai alasan penghambat proses pengembangan dirinya.

    " Coach tidak menyampaikan hasil sesi coaching kepada orang lain yang tidak ada sangkut pautnya.

    4"Coaching for Excellence

  • 5"

    Coaching vs. Training

    Training CoachingAgenda sudah pasti Agenda bisa bersifat fleksibelEngagement jangka pendek Engagement jangka panjangKebanyakan satu arah Melibatkan kolaborasi dan

    partnership

    Coaching vs. Consulting

    Consulting CoachingKonsultan adalah seorang expert dibidangnya

    Coach tidak harus expert dibidang orang yang ia coaching

    Konsultan memberikan solusi

    Solusi datang dari si coachee

    Konsultan biasanya fokus pada aspek bisnis

    Coaching banyak fokus pada aspek perubahan perilaku

    Coaching for Excellence

  • 6"

    Coaching vs. Counseling

    Counseling CoachingKonseling biasanya dilakukan ketika ada masalah

    Coaching dilakukan kapan saja, bahkan ketika tidak ada masalah

    Bersifat terapi dan remedial Fokus pada kekuatanDari masa lalu ke masa kini Dari masa kini ke masa depan

    Coaching vs. Mentoring

    Mentoring CoachingMentor adalah seorang expert dibidangnya

    Coach tidak harus expert dibidang orang yang ia coaching

    Biasanya dari senior ke junior

    Bisa lintas area

    Fokus pada penguasaan bidang tertentu

    Coaching banyak fokus pada aspek perubahan perilaku

    Coaching for Excellence

  • 7"

    Exercise

    Lingkari kata-kata yang mewakili prinsip-prinsip coaching:

    Instructing Exploring Challenging

    Partnering Teaching Evaluating

    Telling Giving feedback Follow through

    Listening Asking Reframing

    Brainstorming Healing DirectingAdvising Sharing Sympathy

    Hearing Judging Build commitment

    Coaching for Excellence

  • 8"

    ____________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________

    Coaching for Excellence

  • 9"

    Modul&2&Alur&Coaching&COMBAT&

    Coaching for Excellence

    ! Mengapa$coaching$penting?$! Alur$percakapan$COMBAT.$

  • Mengapa&Coaching&Penting?&

    Coaching bisa dilakukan secara 1-on-1 atau pun dalam format kelompok. Percakapan coaching menjembatani dialog antara coach dan coachee yang diarahkan untuk pencapaian tujuan bersama.Percakapan coaching bisa diarahkan untuk mencapai tujuan:" Pengembangan tim dan talenta." Pengelolaan proyek. " Pemecahan masalah bersama." Pemberian feedback." Perencanaan dan pengembangan." Transfer knowledge dan skills.Ketika dilakukan terus menerus coaching pada akhirnya menjadi praktek komunikasi sehari-hari, termasuk memimpin meeting dan mengevaluasi kinerja.Di program ini kita akan belajar dua skill dasar dari coaching, yaitu: active listening dan asking open-ended questions. Kedua skill ini akan banyak digunakan untuk melatih Anda melakukan percakapan coaching di buku ini.

    10"Coaching for Excellence

  • Alur&Coaching&COMBAT&

    Secara formal, percakapan coaching di awali dengan kejelasan agenda dan tujuan yang ingin dibicarakan. Selanjutnya proses percakapan untuk memetakan, menggali dan membangun ide. Percakapan coaching diakhiri dengan kesepakatan action plan dan komitmen.Model percakapan coaching yang kita pakai disini adalah:Clarifying agendaOrganizing perspectivesMagnifying the situation Building alternativesAcquiring decisionTaking commitmentBuku ini disertai lampiran formulir COMBAT dengan contoh-contoh pertanyaan yang bisa Anda gunakan saat praktek nanti.Yang paling penting adalah memahami esensi alurnya, yaitu: mengawali (C), proses (OMB), dan mengakhiri (AT).

    11"Coaching for Excellence

  • 12"

    C

    Alur&Coaching&COMBAT&

    OMBAT

    Coaching for Excellence

    Clarifying agenda" Membangun keakraban" Menentukan agenda & tujuan

    Building alternatives" Melihat visi ke depan" Membangun ide atau alternatif pilihan

    Organizing perspectives" Mendengarkan & menggali" Identifikasi isu dan kebutuhan

    Acquiring decision" Memilih alternatif terbaik" Merumuskan action plan

    Magnifying the situation" Mendalami situasinya & menyatukan fakta" Menciptakan kesadaran

    Taking commitment" Menyepakati struktur accountability" Menyimpulkan hasil sesi

  • Clarifying agenda!" Membangun rapport dan keakraban"" Menentukan agenda yang dibicarakan"" Menyepakati tujuan pembicaraan"Bagaimana kabar Anda?!Jika agenda datang dari coachee:"Apa yang akan dibicarakan di sesi kita ini?!Apa yang ingin Anda dapat sebagai hasil dari sesi ini?!Jika agenda datang dari coach:"Kita akan membicarakan topik tentang!Diakhir sesi kita ingin mendapatkan..!

    C!

    Coaching for Excellence 13"

  • O!Organizing perspectives!" Mendengarkan dan menggali"" Identifikasi isu dan concerns"" Memetakan kebutuhan"Apa yang Anda maksud dengan.?!Secara spesifik, bagaimana Anda menjelaskannya?!Apa yang Anda inginkan?!Apa yang Anda butuhkan?!Apa saja yang menjadi pertimbangan?!Bagaimana rasanya?!

    Coaching for Excellence 14"

  • M!Magnifying the situation!" Mendalami situasinya"" Menyatukan fakta dan informasi"" Menciptak