case1 text hulb ukhb hhj b

Download Case1 Text hulb ukhb  hhj b

Post on 04-Mar-2016

228 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

bukbkbkh bkh bkhb kgh bhkg kh bgkh kjb ghkb khb hkjb kh bkhb hkj bkhj bkjh bkhj bhk bkhj bkjh bkjh bkjh bkj bhj bjhk b

TRANSCRIPT

BAB I

BAB I

PENDAHULUAN

Penyakit-penyakit hipertensi dalam kehamilan adalah tidak jarang kita temui sehari-hari, dan preeklamsi merupakan salah satu yang memiliki angka kejadian relatif tinggi. Bersama perdarahan dan infeksi, kelainan ini membentuk suatu trio pembunuh baik bagi wanita hamil maupun bayinya. Tahun 2000, hipertensi dalam kehamilan merupakan faktor risiko tinggi yang tersering ditemukan di Amerika Serikat, dengan angka kejadian 3,7 setiap 100 kelahiran hidup, dan merupakan 18% dari seluruh penyebab kematian ibu.

Di sisi lain, sampai saat ini, bagaimana persisnya preeklamsi terjadi belum sepenuhnya kita ketahui. Selain itu, progresivitasnya yang tidak dapat diprediksi menimbulkan kesulitan dalam diagnosis dan penatalaksanaan dini dari penyakit ini. Tekanan darah sendiri tidak dapat menjadi indikator penentu beratnya penyakit; seorang wanita kurus dengan tekanan darah 140/85 mmHg dan proteinuria 3+ bisa saja menuju eklamsi dalam waktu singkat tetapi, kebanyakan wanita dengan tekanan darah sampai setinggi 180/120 mmHg keadaannya tidak bertambah parah.

Saat ini, diagnosis dan penentuan berat ringannya preeklamsi didasarkan pada berbagai faktor, yakni tekanan darah diastolik, proteinuria, dan gejala-gejala penyerta yakni nyeri kepala, gangguan penglihatan, nyeri ulu hati, oliguria, konvulsi, edema paru, terhambatnya pertumbuhan janin, serta laboratorik yakni trombositopenia, kreatinin serum, serta enzim-enzim hepar.

Melalui laporan ini kami hendak mencoba membahas mengenai kasus preeklamsi yang ditemui di rumah sakit, dan bagaimana menegakkan diagnosisnya.BAB IILAPORAN KASUS

I. Identitas Penderita

Nama: Ny. S. M

Umur: 32 tahun

BB: 67 kg

TB: 155 cm

Jenis Kelamin: perempuan

Agama: Islam

Alamat: Leuwianyar No. 6, RT2 RW 4. Kel: Situsaeur, Kec Bojongloa

Kidul, Bandung

Pekerjaan: Ibu rumah tangga

Pendidikan: SMA

RM/Reg: 00765869/07014738

Ruang: Debora Kelas IIC

Masuk tanggal: 5 Agustus 2007 pk. 18:32:07 WIB

Keluar tanggal: 10 Agustus 2007 (pulang paksa, pk. 16:45 WIB)

II. Anamnesis

Autoanamnesis pada tanggal 5 Agustus 2007 pk 18.45 WIB

Keluhan utama: hamil 5 bulan dengan nyeri kepala, nyeri ulu hati, dan sesak nafas.

Penderita G7P5A1 merasa hamil 5 bulan datang dengan keluhan utama nyeri kepala, nyeri ulu hati, dan sesak nafas sejak 3 minggu SMRSI. Nyeri kepala dirasakan berdenyut-denyut di seluruh kepala. Sesak nafas dirasakan terus menerus sepanjang hari, baik saat beraktivitas maupun saat beristirahat. Karena sesak, pasien lebih nyaman tidur dengan beberapa bantal. Disangkal adanya batuk, panas badan. Keluhan sesak juga disertai bengkak di seluruh badan sejak 2 minggu SMRSI dan dirasakan semakin bertambah hebat sejak 1 minggu SMRSI. Pasien mengaku bahwa dalam 2 minggu terakhir ini, perutnya bertambah besar seperti sedang hamil 9 bulan padahal pasien baru hamil 5 bulan. Pasien juga mengeluh sakit kepala, pandangan sedikit kabur, mual dan muntah sehingga nafsu makan mulai berkurang. Pasien muntah sebanyak 5 kali sehari, berisi makanan dan cairan.

Sejak 2 minggu SMRSI, pasien mengatakan bahwa mata dan kulitnya tampak lebih kuning daripada biasanya.

Pasien mengatakan bahwa sejak kehamilannya yang ketiga, anak-anaknya selalu menderita kuning saat dilahirkan. Saat diperiksakan ke dokter, dokter mengatakan bahwa anaknya harus diberi transfusi darah. Saat hamil yang ke-5 pasien melakukan cek darah dan ternyata pasien bergolongan Rhesus negatif dan suaminya Rhesus positif.

Pasien mengaku bahwa kehamilannya yang saat ini tidak direncanakan karena setelah melahirkan anak yang ke-6, pasien KB dengan menggunakan pil KB. Pasien dinyatakan hamil pada saat ia kontrol ke dokter spesialis kandungan untuk merencanakan pemasangan IUD.

RPD: Selama kehamilan sebelumnya, pasien mengaku tidak pernah memeriksakan tekanan darahnya. Pasien menyangkal pernah menderita asma, kencing manis, sakit maag, dan sakit jantung.

Disangkal pernah menderita sakit kuning sebelumnya.RPK: Ibu pasien menderita hipertensi dan gagal jantung

R berobat : Pasien memeriksakan dirinya ke dr.Sp.OG pada usia kehamilan 5 bulan dan dilakukan USG. Dari hasil USG dikatakan bahwa janinnya telah berada dalam keadaan hidrops fetalis, dan harus segera dikeluarkan. Namun dr. Sp.OG tersebut menyarankan untuk melihat perkembangan pasien beberapa hari kemudian, apakah ibu dan janin bertambah baik keadaannya. Pasien juga dinyatakan menderita darah tinggi dan diberikan obat yang membuat kencingnya menjadi banyak. Selama 5 bulan kehamilannya, berat badan pasien sudah naik 12 kg (55 kg ( 67 kg).

RPI: -

Riwayat operasi: operasi KET tahun 1999

Riwayat menstruasi: teratur, siklus 28 hari, @ 7 hari

HPHT: Februari 2007

TTP: November 2007

PNC: dokter umum 1x, dokter SpOG sebanyak 3x

Riwayat menikah: 1x, selama 10 tahun

Riwayat KB: suntik, pil

Riwayat obstetri: G7P5A1

NoPerkawinanIkhtisar KehamilanDitolong OlehJenis partusKeterangan

119 bulanBidanspontanPerempuan, tunggal, 3700 gr, 53 cm, hidup, 9 tahun

213 bulandr.Sp.OGKuret Meninggal (KET)

319 bulandr.Sp.OGspontanPerempuan, tunggal, 3500gr, 52 cm,hidup 5 tahun

419 bulandr.Sp.OGspontanLaki-laki, 3500gr, 50 cm, meninggal (5harikuning)

519bulandr.Sp.OGspontanPerempuan, 3300gr, 50 cm, hidup, 2,5tahun

619 bulandr.Sp.OGspontanPerempuan, 3000gr, 50 cm, hidup, 11 bulan

71Hamil ini

III. Pemeriksaan Fisik

Status Generalis

KU

: baik

Kesadaran: compos mentis

TD

: 170/110 mmHg

Nadi: 88 x/menit

Respirasi: 28 x/menit

Suhu: 36,3 oC

Kepala: konjungtiva anemis +/+, sklera ikterik +/+, oedem palpebra superior +/+

Leher: JVP 5 + 3 cm H2O

Thoraks: B/P simetris kiri=kanan

Pulmo: VBS +/+, Ronkhi basah kasar +/+, Wh -/-

Cor: BJM, reguler, murmur

Abdomen: cembung tidak sesuai dengan umur kehamilan, gravid,

hepar dan lien tak dapat dinilai.

Ekstremitas : edema pitting pretibial +/+

Status Obstetrikus

Pemeriksaan Luar: Inspeksi: chloasma gravidarum +

hiperpigmentasi areola mammae +/+

hiperpigmentasi linea alba +

Palpasi: TFU : tidak dapat dinilai

LP : 110, 5 cm

Leopold I : tidak dapat dinilai

Leopold II : tidak dapat dinilai Leopold III : tidak dapat dinilai Leopold IV : tidak dapat dinilai His : -

TBBA : tidak dapat dinilai

Auskultasi: BJA 13-13-13

Pemeriksaan Dalam: VT: v/v

: tidak ada kelainan,

fluor albus -, fluksus -.

Portio

: tebal lunak

Pembukaan: belum ada pembukaan

Ketuban: tidak dapat dinilai

Letak terendah: tidak dapat dinilaiIV. Pemeriksaan Penunjang

5/8/2007 pk. 21.41WIB

Laboratorium

Darah

UrineFibrinogen 208 mg/dl

BJ 1,020

epitel +

Hb 8.1 g/dl

pH 8

eritrosit 2-4

Ht 25 %

protein +

leukosit 8-12Leukosit 7200/mm3

reduksi -

bakteri +Trombosit 147000/mm3

keton -

hyalin cast +Natrium 140

urobilin normal

Ureum 32

bilirubin -

GDS 96

kristal -

Golongan darah B

nitrit +

V. Diagnosis Masuk

Diagnosis masuk: G7P5A1 gravida preterm dengan preeklamsi berat, suspek sindroma HELLP dan hidrops fetalis.VI. Advis Dokter Infus RL 500 ml, 20 gtt/menit

Cek Hemaglobin, Hematokrit, Leukosit, Trombosit, SGOT, SGPT, Glukosa, Ureum, Kreatinin, asam urat, urine rutin ( lapor

Bila proteinuri +, pengelolaan sesuai protap PEB

Besok visite

VII. Terapi

Dopamet 250 mg 3x1 tab

Proneuron tab

VIII. Follow Up

WaktuKeteranganAdvisTerapi

6/8/07 pk. 01.00Lapor hasil lab urine dan darah

Laboratorium:

Darah :

Fibrinogen 208 mg/dl; Hb 8.1 g/dl; Ht 25 %; Leukosit 7200/mm3; Trombosit 147000/mm3; Natrium 140; Ureum 32; GDS 96; Golongan darah B

Urine :

BJ 1,020; pH 8; protein +; reduksi -; keton -; urobilin normal; Ureum 32; bilirubin -; kristal -; nitrit +; epitel +; eritrosit 2-4; leukosit 8-12; bakteri +; hyalin cast +Advis:

Observasi dulu

Lanjutkan pemberian SM

pk. 04.00T= 150/90

N= 92

R=20

S=36.8Infus D5% 500cc u/ 20 tts/mnt

pk. 07.30

T 170/100

N 100 dpm

R 30 pm

S 36,4oCInfus pitocin drip 5 IU dalam D5% 500 cc dari 20 gtt/menit sampai 60 gtt/menit

Pasien mengeluh sakit kepala hebat

Advis dr.JM, SpOG (K):Analsik tab 2X1

pk. 08.00Analsik Adalat tab

Elevit 2X1 Mediamer 2X1

Dopamet 250 mg 2X 1

pk.10.30Suntik Sulfas Magnesicus IM, 4gr bokong kiri, 4gr bokong kananSM 8 gram boka boki i.m

Pk. 14.00Drip pitocin fls I habis

VT: pembukaan 3-4 cmLapor dr. JM, SpOG

Advis:

Infus RL 500 cc u/ 20 tts ( Istirahat 2 jam, lalu lanjutkan drip pitosin

pk. 15.00

pk. 15.30His + jarang. BJA 12-12-12Lapor dr. JM, SpOG

Advis:

Analsik stop Drip terus

Siapkan darah 1 labuDopamet 250 mg

SM 4 gram boka boki i.m

pk. 15.00T= 160/100

N=100

R= 20

S= 36.6Infus D5% 500cc + 5U Piton 20 tts/mnt

pk. 17.37KU baik

Lahir bayi still birth jam 17.37. D/: fetal hydropsAdvis:

Rencana steril

Transfusi darah WB 1 labu Observasi TTV dan perdarahan

pk. 18.00Elevit tab

Mediamer tab

pk. 19.00

T=150/100

N=100

R=22

S=36.5Transfusi darah WB 1 labu

pk. 20.00Amoxsan 1X1