buku sma kelas11 ekonom bambang_w.cintayasir

of 158/158

Post on 18-May-2015

2.286 views

Category:

Documents

5 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • 1. Hak Cipta pada Departemen Pendidikan NasionalDilindungi oleh Undang-undangMengasah Kemampuan Ekonomiuntuk Kelas XI SMA/MA Program Ilmu Pengetahuan SosialPenulis : Bambang WidjajantaAristanti WidyaningsihHeraeni TanuatmodjoEditor: Hufron SoyantoEdi Sumadi SadikinLayouter: Dede SetiawanDesainer Sampul : Tina AgustinaCetakan I : Juni 2007Sumber Gambar Sampul: Dokumentasi Penerbit; Warta Ekonomi,30 Desember 2005; Tempo, 3 Agustus2003; dan Tempo, 19 September 1999330.07BAM BAMBANG Widjayanto m Mengasah Kemampuan Ekonomi 2 : Untuk Kelas XI Sekolah Menengah Atas/Mandrasah Aliyah Program Ilmu Pengetahuan Sosial / penulis, Bambang Widjayanto, Aristanti Widyaningsih, HeraeniTanuatmodjo ;editor, Hufron Sofiyanto, Edi Sumadi Sadikin. -- Jakarta : PusatPerbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, 2009. vii, 146 hlm. : ilus. ; 30 cm. Bibliografi : hlm. 142 Indeks ISBN : 978-979-068-692-2 (no.jil.lengkap) ISBN : 978-979-068-694-6 1.. Ekonomi-Studi dan Pengajaran I. Judul II. Aristanti Widyaningsih III. Heraeni Tanuatmodjo IV. Hufron Sofiyanto V. Edi Sumadi SadikinDiterbitkan oleh Pusat Perbukuan DepartemenPendidikan NasionalHak Cipta Buku ini dibeli oleh DepartemenPendidikan Nasional dari Penerbit CV. CITRA PRAYAdiperbanyak oleh ...

2. Kata Sambutan Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Allah SWT, berkatrahmat dan karunia-Nya, Pemerintah, dalam hal ini, DepartemenPendidikan Nasional, pada tahun 2009, telah membeli hak ciptabuku teks pelajaran ini dari penulis/penerbit untuk disebarluaskankepada masyarakat melalui situs internet (website) JaringanPendidikan Nasional. Buku teks pelajaran ini telah dinilai oleh Badan StandarNasional Pendidikan dan telah ditetapkan sebagai buku tekspelajaran yang memenuhi syarat kelayakan untuk digunakandalam proses pembelajaran melalui Peraturan Menteri PendidikanNasional Nomor 27 Tahun 2007 tanggal 25 Juli 2007. Kami menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginyakepada para penulis/penerbit yang telah berkenan mengalihkanhak cipta karyanya kepada Departemen Pendidikan Nasional untukdigunakan secara luas oleh para siswa dan guru di seluruh Indonesia. Buku-buku teks pelajaran yang telah dialihkan hak ciptanyakepada Departemen Pendidikan Nasional ini, dapat diunduh (download), digandakan, dicetak, dialihmediakan, atau difotokopi olehmasyarakat. Namun, untuk penggandaan yang bersifat komersialharga penjualannya harus memenuhi ketentuan yang ditetapkanoleh Pemerintah. Diharapkan bahwa buku teks pelajaran ini akanlebih mudah diakses sehingga siswa dan guru di seluruh Indonesiamaupun sekolah Indonesia yang berada di luar negeri dapatmemanfaatkan sumber belajar ini. Kami berharap, semua pihak dapat mendukung kebijakan ini.Kepada para siswa kami ucapkan selamat belajar dan manfaatkanlahbuku ini sebaik-baiknya. Kami menyadari bahwa buku ini masihperlu ditingkatkan mutunya. Oleh karena itu, saran dan kritiksangat kami harapkan.Jakarta, Juni 2009 Kepala Pusat Perbukuan iii 3. Kata PengantarSeiring dengan adanya tuntutan dan kebutuhan yang semakin meningkat terhadap pemenuhan buku yang berkualitas bagi pendidikan, buku Mengasah Kemampuan Ekonomi untuk kelas XI jenjang SMA/MA Program Ilmu Pengetahuan Sosial ini hadir. Buku ini dapat digunakan sebagai bahan panduan bagi Anda, para pelajar jenjang SMA/MA. Buku Ekonomi ini terdiri atas 3 jilid dan disajikan dengan format serta bahasa yang menarik agar materi yang disampaikan mudah Anda pahami.Materi pembelajaran yang disajikan dalam buku ini telah disesuaikan dengan kurikulum yang berlaku. Penyajian materi pembelajaran tersebut dilengkapi juga dengan pengayaan-pengayaan yang kreatif, inovatif, kontekstual, dan sesuai dengan materi serta konsep yang dipelajari. Dengan demikian, diharapkan Anda dapat mengembangkan wawasan produktivitas, kecakapan hidup (life skill), rasa ingin tahu, dan keinginan untuk belajar lebih jauh. Selain itu, sebagai penunjang penyajian materi disajikan juga gambar dan foto sehingga lebih menarik dan Anda tidak merasa bosan dalam mempelajari materi yang dikaji.Pada akhir bab, disajikan juga soal-soal evaluasi, yang terdiri atas soal evaluasi bab, semester, dan akhir tahun. Soal evaluasi ini berguna sebagai instrumen untuk mengukur tingkat pemahaman Anda terhadap materi yang telah dipelajari, baik menyangkut aspek kognitif, afektif, maupun psikomotorik.Akhirnya, kami berharap semoga buku ini dapat memberikan kontribusi positif dalam memenuhi tuntutan dan kebutuhan dalam usaha meningkatkan kualitas pendidikan bangsa.Bandung, Mei 2007Penerbitiv 4. Petunjuk Penggunaan Buku Materi-materi pembelajaran dalam buku ini disajikan secara sistematis, komunikatif, daninteraktif. Berikut cara cerdas yang kami tawarkan kepada Anda untuk membaca dan memahamiisi buku ini.(1) Manfaat Anda Mempelajari Bab Ini, berisi manfaat yang harusdicapai setelah mempelajari materi setiap bab.(2) Kata Kunci, merupakan kata-kata penting yang berkaitandengan materi pembelajaran setiap bab yang harus dipahamisiswa.(3) Analisis Ekonomi, merupakan kegiatan yang bertujuanmengembangkan jiwa kewirausahaan, semangat produktivitas,pribadi yang kritis, merespons pesan, dan kecakapanvokasional.(4) Diskusikanlah, merupakan kegiatan yang bertujuanmengembangkan kecakapan akademis, personal, sosial, danvokasional siswa.(5) Tajuk Ekonomi, berisi konsep ekonomi sebagai penunjangdalam mempelajari materi.(6) Fokus, berisi kata-kata penting yang perlu diketahui siswa disetiap subbab.(7) Kompetensi Ekonomi, berisi pernyataan/pertanyaan untukmembangun motivasi siswa dalam mengembangkan etos kerjadan meningkatkan kualitas diri.(8) Liputan Ekonomi (Economic Report), berisi konsepuntuk memperjelas materi yang sedang dipelajari sehinggamenimbulkan rasa ingin tahu dan keinginan untuk belajar lebihjauh. Pengayaan ini disajikan dalam dua bahasa (bilingual):bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. (9) Figur Ekonomi, berisi informasi keberhasilan seorang ekonom atau akuntan yang bertujuan mengembangkan semangat produktivitas.(10) Peta Konsep, berisi pokok-pokok materi yang telah dipelajari di setiap bab.(11) Reeksi Pembelajaran, berisi kegiatan reeksi yang dilakukan agar siswa mengetahui dan memahami terhadap materi yang telah dipelajari.(12) Evaluasi, merupakan bahan untuk menguji kemampuan siswa terhadap materi yang telah dipelajari dalam satu bab. Evaluasi ini berbentuk soal-soal pilihan ganda, esai, dan tugas.v 5. Daftar Isi Kata Sambutan ........................................................................ iii Kata Pengantar ........................................................................ iv Petunjuk Penggunaan Buku .......................................................... v Bab 1 Ketenagakerjaan ................................................................. 1 A. Klasikasi Ketenagakerjaan ...................................................... 2 B. Teori dan Permasalahan Pembangunan Ekonomi ................... 5 C. Teori Pertumbuhan Ekonomi .................................................. 6 D. Pengangguran ........................................................................ 12 Ikhtisar .................................................................................. 15 Peta Konsep........................................................................... 16 Evaluasi Bab 1 ....................................................................... 17 Bab 2 APBN dan APBD ........................................................... 19 A. Pengertian dan Fungsi APBN dan APBD ............................. 20 B. Penyusunan dan Penetapan APBN dan APBD ...................... 21 C. Pelaksanaan APBN dan APBD .............................................. 23 D. Pertanggungjawaban APBN dan APBD ................................ 24 E. Sumber-Sumber Penerimaan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah ......................................................... 25 F. Jenis-Jenis Pengeluaran Pemerintah Pusat dan Daerah ........... 29 G. Kebijakan Pemerintah di Bidang Fiskal.................................. 30 Ikhtisar .................................................................................. 32 Peta Konsep........................................................................... 32 Evaluasi Bab 2 ....................................................................... 33 Bab 3 Pasar Modal .................................................................... 35 A. Teori dan Perkembangan Pasar Modal ................................... 36 B. Produk-Produk Pasar Modal .................................................. 41 C. Mekanisme Kerja Pasar Modal............................................... 43 Ikhtisar .................................................................................. 47 Peta Konsep........................................................................... 48 Evaluasi Bab 3 ....................................................................... 49 Bab 4 Perekonomian Terbuka .................................................. 51 A. Perdagangan Internasional ..................................................... 52 B. Kurs Valuta Asing .................................................................. 56vi 6. C. Neraca Pembayaran (Balance of Payment) ............................... 59D. Kebijakan Perdagangan Internasional .................................... 65E. Devisa ................................................................................... 67 Ikhtisar ............................................................................... . 68 Peta Konsep........................................................................ . 69 Evaluasi Bab 4 ....................................................................... 70Evaluasi Semester 1 ....................................................................... 73Bab 5 Akuntansi Perusahaan Jasa ............................................. 77A. Akuntansi sebagai Sistem Informasi ....................................... 78B. Persamaan Akuntansi ............................................................ 83C. Pencatatan Transaksi Berdasarkan Mekanisme Debet dan Kredit................................................................... 87D. Melakukan Posting dari Jurnal ke Buku Besar ...................... 96E. Neraca Saldo ....................................................................... 102F. Jurnal Penyesuaian .............................................................. 102G. Kertas Kerja ........................................................................ 104H. Laporan Keuangan .............................................................. 108I. Penutupan Akuntansi Perusahaan Jasa ................................ 112 Ikhtisar ............................................................................... 121 Peta Konsep........................................................................ 122 Evaluasi Bab 5 ..................................................................... 123Evaluasi Semester 2 ..................................................................... 127Evaluasi Akhir Tahun .................................................................. 132Daftar Istilah ............................................................................... 139Daftar Pustaka ............................................................................. 142Indeks ....................................................................................... 144 vii 7. Bab1 Sumber: www.kabblitar.go.idKetenagakerjaanManfaat Anda Mempelajari Bab Ini Anda mampu mengetahui klasikasi ketenagakerjaan, tujuan pembangunan ekonomi,A. Klasikasi pertumbuhan ekonomi, dan cara mengatasi pengangguran. KetenagakerjaanB. Teori dan Kata KunciPermasalahan Penduduk, tenaga kerja, pertumbuhan ekonomi, pembangunan ekonomi, dan pengang- Pembangunan guran EkonomiC. Teori Pertumbuhan Tentunya Anda sering melihat baik di media massa, baik elektronik Ekonomimaupun cetak berita ketenagakerjaan. Di Indonesia, banyak angkatankerja yang tidak bekerja disebabkan keahlian yang mereka miliki jauh D. Penganggurandari apa yang diharapkan oleh setiap instansi perusahaan. Selain itu,lapangan pekerjaan pun semakin terbatas sebagai akibat adanya esiensidi lingkungan perusahaan. Hal tersebut mengakibatkan para pencarikerja yang ada di Indonesia banyak yang memutuskan untuk menjadiTenaga Kerja Indonesia (TKI). Bagaimana dampaknya terhadap pertumbuhan dan pembangunanekonomi, jika hal tersebut masih terus terjadi di Indonesia? Pada babini, Anda akan mendapatkan materi ketenagakerjaan, tujuan pemban-gunan, dan pertumbuhan ekonomi. Sehingga, Anda diharapkan dapatmenentukan pilihan setelah Anda lulus sekolah dan salah satu modaldasar pembangunan adalah penduduk yang besar dan memiliki kualitassumber daya manusia yang tinggi.1 8. A. Klasikasi Ketenagakerjaan 1. Penduduk dan Kesempatan Kerja Tajuk EkonomiJumlah penduduk yang besar bagi suatu negara tidak selalu menjadiClayton Act adalah rancangan modal pembangunan karena tidak semua penduduk memiliki kemam-Undang-Undang yang diusulkan puan untuk menghasilkan. Oleh karena itu, mendapat kesempatan untukoleh Clayton tahun 1914bekerja (demand for labor) merupakan hal penting bagi setiap orang yangyang disebut dengan labors hendak bekerja, karena orang yang bekerja berarti memiliki penghasilan.magna carta (Undang-Undang Dengan bekerja, orang akan memperoleh uang untuk membiayaitenaga kerja) dari tuntutan atau kebutuhan hidupnya bersama keluarganya. Untuk itu, semua anggotarancangan anti trust. masyarakat yang sudah dewasa harus memperoleh kesempatan kerja Sumber: Ilmu Ekonomi, SamuelsonNordhaus, 2003 dan dapat memilih pekerjaan tertentu sesuai dengan bakat dan keahliannya.Di Indonesia, setiap warga negara bebas untuk mendapat pekerjaan yang layak. Hal itu diatur dalam UUD 1945 Pasal 27 ayat 2 yang berbunyi, Tiap-tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan. Berdasarkan Undang-Undang Dasar tersebut, jelas bahwa pemerintah Indonesia bertanggung jawab atas penciptaan kesempatan kerja serta perlindungan terhadap tenaga kerja sehingga setiap warga negara dapat hidup layak. Gambar 1.1 Setiap warga negara berhak untuk memperolehkesempatan kerja dan dapat memilih pekerjaan sesuaidengan bidangnya.Sumber: www.kabblitar.go.id Kesempatan kerja berupa lowongan pekerjaan yang dapat diisi oleh pencari kerja untuk mendapatkan pekerjaan. Kesempatan kerja mengandung pengertian lapangan pekerjaan dan kesempatan untuk bekerja, yang ada dari suatu kegiatan ekonomi, yaitu kegiatan produksi. Dengan demikian, kesempatan kerja termasuk lapangan pekerjaan yang sudah diduduki dan masih kosong.Analisis Ekonomi 1.1Lakukan kegiatan berikut secara individu.1. Carilah informasi ketenagakerjaan, baik berupa wacana maupun kasus ketenagakerjaan.2. Analisislah oleh Anda wacana atau kasus ketenagakerjaan tersebut. Bagaimana dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi?3. Tulis hasilnya pada buku tugas Anda dan kumpulkan kepada guru Anda. 2Mengasah Kemampuan Ekonomi untuk Kelas XI 9. 2. Hubungan Penduduk dan Angkatan Kerja Menurut International Labour Organization (ILO) pendudukdikelompokkan ke dalam dua golongan, yaitu sebagai berikut.a. Golongan produktif (tenaga kerja), merupakan penduduk usia produktif antara 1564 tahun.b. Golongan nonproduktif (di luar usia kerja), merupakan penduduk tidak produktif, yaitu di bawah usia kerja (014 tahun) atau di atas usia 64 tahun. Golongan produktif terdiri atas angkatan kerja dan bukan angkatankerja. Penduduk angkatan kerja adalah penduduk usia kerja (usia 15tahun ke atas) yang memiliki dua syarat sebagai berikut.1) Selama seminggu sebelum pencacahan atau sensus penduduk memiliki pekerjaan, baik bekerja maupun yang sementara tidak bekerja karena suatu sebab, misalnya sedang menunggu hasil panen dan pegawai yang sedang cuti.2) Tidak memiliki pekerjaan, tetapi sedang mencari pekerjaan dan mengharap mendapat pekerjaan. Jadi, tidak semua penduduk berumur 15 tahun ke atas termasukangkatan kerja. Penduduk usia 15 tahun ke atas yang termasuk dalamkelompok bukan angkatan kerja adalah orang-orang yang masih bersekolah,mengurus rumah tangga, dan yang tidak sedang melakukan kegiatan kerjaatau mencari pekerjaan.Gambar 1.2Siswa sekolah menengahmerupakan penduduk usia kerjayang tidak bekerja karena masihdalam proses pendidikan.Sumber: www.perpustakaan.go.id Penduduk yang tergolong mencari pekerjaan, yaitu:a. orang-orang yang belum pernah bekerja dan sedang berusaha mendapatkan pekerjaan;b. orang-orang yang pernah bekerja, pada saat sensus penduduk sedang menganggur dan berusaha mendapatkan pekerjaan;c. orang yang dibebastugaskan dan sedang berusaha mendapatkan pekerjaan. Kompetensi Ekonomi Jumlah penduduk nonproduktif dalam setiap 100 orang pendudukproduktif disebut angka kebergantungan (dependency ratio). Dependency Semakin tinggi tingkat dependencyratio dihitung dengan cara:ratio, semakin buruk tingkat beban Penduduk Luar Usia Kerja (PLUK) yang ditanggung setiap pendudukDependency Ratio (DR) =produktif. Deskripsikan maksud Penduduk Usia Kerja (PUK) pernyataan tersebut. Ketenagakerjaan 3 10. Semakin tinggi tingkat Dependency Ratio (DR), semakin buruk Fokus tingkat beban yang ditanggung setiap penduduk produktif. Adapun Penduduktingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK) adalah angka perbandingan antara jumlah angkatan kerja dan jumlah penduduk usia kerja yang dinyatakan dalam persentase.Angkatan kerja TPAK = 100% Penduduk berusia15 tahun ke atas Berikut disajikan Bagan 1.1 hubungan penduduk, angkatan kerja,Bagan 1.1 kesempatan kerja, dan pengangguran. Hubungan Penduduk,Angkatan Kerja, Kesempatan Kerja, dan PengangguranPendudukPenduduk UsiaPenduduk di LuarKerja Usia KerjaDi Bawah Di AtasUsia KerjaUsia KerjaAngkatan Kerja Bukan Angkatan Kerja Sekolah Ibu Rumah TanggaLain-Lain Bekerja Mencari Pekerjaan atau MenganggurSkillVoluntary Teknologi MusimanStruktural FriksionalBekerja Penuh Setengah Menganggur Setengah MenganggurSetengah Menganggur Setengah Menganggurmenurut Pendapatanmenurut Produktivitasmenurut Pendidikan dan Jenis PekerjaanSumber: Tulus Tambunan, 2000Berdasarkan Bagan 1.1 banyaknya jumlah penduduk dapat me- nimbulkan berbagai persoalan ekonomi bagi suatu negara, salah satunya adalah pengangguran. Hal ini terjadi karena tidak sebandingnya antara jumlah kesempatan kerja dan jumlah pencari kerja. Permasalahan ketenagakerjaan dan pengangguran merupakan salah satu kajian dari teori pembangunan.4 Mengasah Kemampuan Ekonomi untuk Kelas XI 11. B. Teori dan Permasalahan Pembangunan Kompetensi Ekonomi EkonomiApakah tujuan pembangunan Untuk menjaga kesinambungan pembangunan perekonomian,ekonomi tersebut, dapat dikatakanBappenas telah mengambil inisiatif dengan membuat RKP (Rencana Kerjaberhasil walaupun tingkatkemiskinan banyak? UraikanPemerintah) yang dijabarkan kedalam RPJM (Rencana Pembangunanpendapat Anda.Jangka Menengah) dan RPJP (Rencana Pembangunan Jangka Panjang)sebagai pengganti REPELITA pada masa pemerintahan Orde Baru. Dalam Peraturan Presiden No. 7 Tahun 2005 tentang RencanaPembangunan Jangka Menengah Tahun 20042009, dikatakan bahwatujuan pembangunan ekonomi Indonesia adalah terwujudnya pereko-nomian yang maju, mandiri, dan mampu secara nyata memperluaspeningkatan kesejahteraan masyarakat berlandaskan pada prinsip-prinsipekonomi yang menjunjung persaingan sehat dan keadilan, serta berperanaktif dalam perekonomian global dan regional dengan bertumpu padakemampuan serta potensi bangsa.Liputan Ekonomi Pembangunan ekonomi yang telah ditempuh pada masa laluEconomic Reporttelah menghasilkan berbagai kemajuan yang cukup berarti, namunsekaligus juga mewariskan berbagai permasalahan yang mendesak untuk Pada 2015 jumlah pendudukdipecahkan. Titik berat pembangunan masa lalu hanya pada tercapainyabumi diperkirakan mencapaipertumbuhan ekonomi yang tinggi telah menciptakan peningkatan angka 7 miliar jiwa, sekitar 6miliar, di antaranya merupakanpendapatan per kapita, penurunan jumlah kemiskinan dan pengang-penduduk dunia ketiga. Halguran, serta perbaikan kualitas hidup manusia secara rata-rata. ini disebabkan pertumbuhan Krisis ekonomi yang terparah pada 1998 kurtal 3 telah memberikan penduduk di negara berkembangpelajaran yang sangat mahal dan berharga bagi bangsa Indonesia. Krisismencapai 2% per tahun,telah memaksa Indonesia melakukan perubahan yang perlu dalam rangka sedangkan di negara maju hanyamemperbaiki kelemahan dan kesalahan masa lalu. Bidang ekonomi,0,6% per tahun.politik, sosial, dan hukum mengalami transformasi dan reformasi menujuIn 2015 the number of worldkepada suatu sistem baru yang diharapkan akan lebih berkeadilan, andal,population is estimated to reach 7serta berkelanjutan.billion, and 6 billion of them are Pembangunan yang berkelanjutan (sustainable development) adalahthe population of the third world.pembangunan yang memenuhi kebutuhan masa kini tanpa mengurangiIt is caused by the populationkemampuan generasi mendatang untuk memenuhi kebutuhan merekagrowth in developing countries thatsendiri. Konsep pembangunan berkelanjutan yaitu memperbaiki masalah reach 2 percent per year, while indeveloped countries it is only 0.6keadilan antargenerasi sehingga generasi sekarang tetap dapat menikmatipercent per year.kekayaan bumi secara adil, tanpa harus mengorbankan kepentingan Sumber: Teori Ekonomi Makro, PratamaManurung, 2004generasi mendatang. Permasalahan pembangunan ekonomi yang dihadapi saat ini adalahmasih rendahnya pertumbuhan ekonomi yang mengakibatkan menurun-nya tingkat kesejahteraan rakyat dan munculnya berbagai masalah sosialyang mendasar. Lambatnya pemulihan ekonomi dan meningkatnyajumlah pengangguran mengakibatkan jumlah penduduk miskin semakinbertambah. Fenomena pembangunan ekonomi, sejak awal telah menjadi per-hatian para ekonom. Berikut beberapa teori yang mengungkap tentangKompetensi Ekonomipembangunan ekonomi.Bagaimana konsekuensinya1. Teori Adam Smith terhadap pembangunan ekonomi,Adam Smith (17231790) memandang pembangunan ekonomijika pertumbuhan penduduk disebagai proses pertumbuhan ekonomi dan perkembangan ekonomi dengannegara berkembang mencapai 2%per tahun. Diskusikan denganmemanfaatkan mekanisme pasar. Suatu perekonomian akan tumbuhteman sebangku Anda.dan berkembang jika mekanisme pasar berjalan baik dan sempurna. Ketenagakerjaan5 12. Syarat yang dibutuhkan untuk mencapai pertumbuhan ekonomi adalahFokusinvestasi dan spesialisasi yang dikontrol melalui mekanisme pasar. Peranan pemerintah hanya mengupayakan agar mekanisme pasar dapat berjalanSustainable developmentbaik. Untuk itu, yang harus dilakukan pemerintah adalah pemeliharaan keamanan, penegakan hukum, dan penyediaan barang publik, seperti pendidikan dan kesehatan.Adam Smith mengemukakan tiga unsur utama dalam proses pertumbuhan hasil produksi, yaitu sebagai berikut. a. Sumber daya manusia, yaitu pertambahan jumlah penduduk. b. Pertambahan dalam persediaan barang modal (akumulasi modal)karena tabungan masyarakat diinvestasikan oleh para pemilik modaldengan harapan memperoleh keuntungan. c. Spesialisasi dan pembagian kerja disertai perluasan pasar danperkembangan perdagangan dalam negeri maupun internasional. 2. Teori Malthus Thomas Robert Malthus (17661834) menyoroti hubungan antara pertumbuhan ekonomi dan pertambahan penduduk. Ekonomi hanyaKompetensi Ekonomi akan tumbuh dalam jangka panjang jika pertambahan penduduk lebih rendah dari pertumbuhan ekonomi. Menurut Malthus, pertambahanUraikan pendapatmu. Adakah daripenduduk berdasarkan deret ukur, sementara pertumbuhan panganteori pembangunan tersebut, yang berdasarkan deret hitung yang akan menyebabkan pada masa datangcocok diterapkan di Indonesia? cenderung mengalami kekurangan pangan. 3. Teori Karl Marx Karl Marx (18181883) memandang proses kemajuan ekonomi sebagai proses evolusi sosial. Menurutnya, faktor pendorong perkem- bangan ekonomi adalah kemajuan teknologi. Barang modal yang ada bukan merupakan milik pribadi (pemilik modal), melainkan milik bersama. Manusia bekerja bukan sekadar untuk makan, tetapi sebagai bagian dari ekspresi diri. 4. Teori LewisTeori Arthur Lewis menjelaskan bahwa pertumbuhan dan perkembangan ekonomi suatu negara dapat dilakukan dengan meningkatkan pertumbuhan sektor industri. Menurut Lewis, syarat yang dibutuhkan untuk menjadikan sektor industri sebagai mesin pertumbuhan adalah investasi (barang modal) di sektor industri harus ditingkatkan. Pada saat yang bersamaan, upah kerja di sektor industri harus ditetapkan lebih tinggi dari tingkat upah di sektor pertanian. Perbedaan tingkat upah tersebut akan menarik pekerja di sektor pertanian pindah ke sektor industri. C. Teori Pertumbuhan EkonomiPertumbuhan ekonomi berkaitan dengan proses peningkatan produksi barang dan jasa dalam kegiatan ekonomi masyarakat. Angka yang digunakan Sumber: www.nobelprizeineconomics untuk menaksir perubahan output adalah nilai moneter (uang) yang tercermin dalam nilai Produk Domestik Bruto (PDB). Untuk mengukurGambar 1.3 pertumbuhan ekonomi, nilai PDB yang digunakan adalah PDB berdasarkan Arthur Lewis adalah tokoh harga konstan (PDB riil) sehingga angka pertumbuhan yang dihasilkan yang menekankan bahwa pertumbuhan ekonomi dapat merupakan pertumbuhan riil yang terjadi karena adanya tambahan produksidicapai dengan cara pening-dan bukan karena pengaruh dari perubahan harga.katan sektor industri.Jika selang waktu hanya satu periode, tingkat pertumbuhan ekonomi dihitung dengan menggunakan rumus sebagai berikut: 6Mengasah Kemampuan Ekonomi untuk Kelas XI 13. Kompetensi EkonomiDiskusikanlah dengan temansebangku Anda. Mana yang lebihpenting pertumbuhan ekonomiKeterangan:atau pemerataan?PEt= Pertumbuhan ekonomi periode t (triwulanan atau tahunan)PDB riilt = Produk Domestik Bruto riil periode t (berdasarkan hargakonstan)PDB riilt1 = PDB riil satu periode sebelumnya. Jika interval waktunya lebih dari satu periode, penghitungan tingkatpertumbuhan ekonomi dapat menggunakan persamaan sebagai berikut: PDB riilt = PDB riil0 (1+r)2Keterangan:PDB riilt = Produk Domestik Bruto riil periode t (berdasarkan hargakonstan)PDB riil0 = PDB riil satu periode awal atau sebelumnyar = tingkat pertumbuhant = jarak periodeBerikut contoh perhitungan pertumbuhan ekonomi denganmenggunakan data PDB Indonesia periode 20032005.Tabel 1.1 Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Periode 20032005Tahun PDB riilTingkatTk. Pertumbuhan Tahun(konstan 2000) Pertumbuhan Rata-Rata(triliun Rupiah) (%/tahun) 20032005(%/tahun)20031.579,6-20041.656,84,9 5,2520051.749,55,6 Sumber: BPS, 20032005Jika ingin mengetahui tingkat pertumbuhan ekonomi pada 2004,dapat diperoleh dengan cara sebagai berikut.PE20032004 =PE20042005 = == = 4,9% = 5,6% Angka pertumbuhan rata-rata periode 20032005 diperoleh dengancara sebagai berikut: Tajuk Ekonomi PDB riil2005 = PDB riil2003 (1+r)2Persamaan tersebut diubah dalam bentuk logaritma, menjadi:Pertumbuhan ekonomi adalahkenaikan pendapatan nasional secaralog (PDB riil2005) = log(PDB riil2003) + 2log (1+r) berarti (dengan meningkatnya2log (1+r) = log(PDB riil2005) - log(PDB riil2003)pendapatan per kapita) dalam suatu = log(1.749,5) - log(1.579,6)perhitungan tertentu. = 3,2429 - 3,1985 = 0,0444 Sumber: Ekonomi Mikro dan Makro, Iskandar Putong, 2003log(1+r) = 0,0444/2 = 0,0222Ketenagakerjaan 7 14. Dengan mengganti logaritma angka 0,0222 diperoleh: 1 + r = 1,0525 r = 0,0525 = 5,25% Jadi, tingkat pertumbuhan ekonomi rata-rata adalah 5,25%. Tujuan utama dari penghitungan pertumbuhan ekonomi adalah ingin melihat apakah kondisi perekonomian makin membaik. Ukuran baik atau buruk dapat dilihat dari struktur produksi maupun dari sisi pengeluaran. Dengan melihat struktur produksi, dapat diketahui apakah ada sektor yang terlalu tinggi atau terlalu lambat pertumbuhannya. Kompetensi Ekonomi1. Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan Ekonomi Pembangunan ekonomi lebih luas pengertiannya daripadaApakah yang menyebabkanpertumbuhan ekonomi. Jika konsep pertumbuhan ekonomi lebihterjadinya perbedaan antaramenekankan pada perubahan-perubahan kuantitatif, pembangunanpembangunan ekonomi danekonomi menekankan pada unsur kualitatif. Pertumbuhan ekonomipertumbuhan ekonomi? hanya merupakan salah satu unsur pembangunan ekonomi. Pembangunan Ekonomi = Pertumbuhan Ekonomi + Perubahan StrukturalPertumbuhan menunjukkan perubahan secara kuantitatif. Artinya, jika output perekonomian dari waktu ke waktu makin bertambah, dikatakan telah terjadi pertumbuhan. Perubahan menunjukkan perubahan ke arah kematangan. Kematangan dalam hal ini berarti terjadinya perubahan-perubahan yang kualitatif seperti sikap, kelembagaan, dan perubahan struktural. Ketiga perubahan tersebut saling terkait dan saling memengaruhi.Perbedaan antara pertumbuhan ekonomi dan pembangunan ekonomi terlihat pada Tabel 1.2 berikut. Tabel 1.2 Perbedaan antara Pertumbuhan Ekonomidan Pembangunan EkonomiPertumbuhan EkonomiPembangunan Ekonomi1. Ditandai dengan kenaikan 1. Kenaikan GNP disertai GNP = Gross Nationalperubahan struktur ekonomi. Product, tidak disertai dengan 2. Memerhatikan pemerataan perubahan struktur ekonomi. dan peningkatan2. Tidak memerhatikan tingkatkesejahteraan masyarakat. pemerataan dan kesejahteraan masyarakat. 2. Faktor-Faktor Penentu Pertumbuhan Ekonomi Faktor-faktor yang memengaruhi pertumbuhan ekonomi adalah sebagai berikut. Fokus a. Barang Modal pertumbuhan Agar ekonomi mengalami pertumbuhan, stok barang modal harus ekonomipertumbuhanditambah melalui investasi. Pertumbuhan ekonomi baru dimungkinkan ekonomijika investasi neto lebih besar dari nol. Sebab jika sama dengan nol,perekonomian hanya dapat berproduksi pada tingkat sebelumnya. 8Mengasah Kemampuan Ekonomi untuk Kelas XI 15. b. Tenaga KerjaSampai saat ini, khususnya di negara sedang berkembang, Tajuk Ekonomi tenaga kerja masih merupakan faktor produksi yang sangat dominan. Stationary State adalah suatu Penambahan tenaga kerja umumnya sangat berpengaruh terhadap keadaan perkembangan ekonomi peningkatan output. Namun, jumlah tenaga kerja yang dapat tidak terjadi sama sekali akibat dilibatkan dalam proses produksi akan semakin sedikit jika teknologiberlakunya hukum tambahan yang digunakan semakin tinggi.hasil yang semakin berkurang.c. TeknologiPenggunaan teknologi yang semakin tinggi sangat memacu per- tumbuhan ekonomi, jika hanya dilihat dari peningkatan output. Melalui penggunaan teknologi yang tepat guna, manusia dapat memanfaatkan secara optimal potensi yang ada dalam diri dan lingkungannya.d. UangDalam perekonomian modern, uang memegang peranan dan fungsi sentral. Uang bagi perekonomian ibarat darah dalam tubuh manusia. Makin banyak uang yang digunakan dalam proses produksi, makin besar output yang dihasilkan. Tetapi dengan jumlah uang yang sama, dapat dihasilkan output yang lebih besar jika penggunaannya esien.Gambar 1.4Uang memegang peranandan fungsi sentral di dalamperekonomian modern.Sumber: Tempo, 19 Maret 2006e. ManajemenManajemen adalah peralatan yang sangat dibutuhkan untuk mengelola perekonomian modern, terutama bagi perekonomian yang sangat mengandalkan mekanisme pasar. Sistem manajemen yang baik terkadang jauh lebih berguna dibanding barang modal yang banyak, uang yang berlimpah, dan teknologi tinggi. Suatu perekonomian yang tidak terlalu mengandalkan teknologi tinggi, namun dengan manajemen yang baik, mampu mempertahankan tingkat pertumbuhan ekonomi yang tinggi.f. Kewirausahaan (Entrepreneurship) Para pengusaha memiliki perkiraan yang matang bahwa input yang dikombinasikannya akan menghasilkan barang dan jasa yang dibutuhkan masyarakat atau menjadi barang dan jasa yang akan dibutuhkan masyarakat. Kemampuan mengombinasikan input dapat disebut sebagai kemampuan inovasi. Sejarah mencatat bahwa kemampuan inovasi tidak selalu dikaitkan dengan teknologi tinggi. Contohnya, produk Coca Cola, salah satu minuman ringan terlaris di dunia, dihasilkan oleh wirausaha Amerika Serikat.Ketenagakerjaan 9 16. g. Informasi Tajuk Ekonomi Syarat agar pasar berfungsi alat alokasi sumber daya ekonomi yangPembangunan ekonomi merupakan esien adalah adanya infomasi yang sempurna dan seimbang. Semakinusaha peningkatan per kapitabanyak, semakin benar, dan semakin seimbang arus informasi, paradengan memperhitungkanpelaku ekonomi dapat mengambil keputusan dengan lebih cepat danpenduduk. Adapun pertumbuhanlebih baik.ekonomi tidak memerhatikanpertumbuhan penduduk. 3. Teori Pertumbuhan Ekonomi Perbedaan antara teori yang satu dan yang lain terletak pada perbedaan fokus pembahasan dan atau asumsi-asumsi yang digunakan. a. Teori Jumlah Penduduk OptimalTeori ini dikembangkan oleh kaum klasik. Menurut teori tersebut, berlakunya the law of diminishing returns menyebabkan tidak semua penduduk dapat dilibatkan dalam proses produksi. Jika dipaksakan, akan menurunkan tingkat output perekonomian. Agar penambahan tenaga kerja dapat meningkatkan output, yang harus dilakukan adalah investasi barang modal dan sumber daya manusia yang menunda terjadinya gejala the law of diminishing returns. b. Teori Pertumbuhan Neo-KlasikTeori ini dikembangkan oleh Solow (1956) yang merupakan penyempurnaan dari teori-teori klasik sebelumnya. Fokus pembahasan teori pertumbuhan neo-klasik adalah akumulasi stok barang modal dan keterkaitannya dengan keputusan masyarakat untuk menabung atau melakukan investasi. Asumsi-asumsi dari teori ini antara lain: 1) tingkat teknologi dianggap kostan (tidak ada kemajuan teknologi); 2) tingkat depresiasi dianggap konstan; 3) tidak ada perdagangan luar negeri atau aliran keluar masuk barang modal; 4) tidak ada sektor pemerintah; 5) tingkat pertambahan penduduk (tenaga kerja) juga dianggap konstan. c. Teori SchumpeterSchumpeter menekankan bahwa pertumbuhan ekonomi disebabkan oleh inovasi dan pengusaha. Dalam membahas perkembangan ekonomi, Schumpeter membedakan pengertian pertumbuhan ekonomi dan pembangun an ekonomi walaupun keduanya merupakan sumber peningkatan output masyarakat. Sumber: www.nobelprizeineconomicsMenurut Schumpeter, pertumbuhan ekonomi adalah peningkatan Gambar 1.6output masyarakat yang disebabkan semakin banyaknya jumlah faktor Solow adalah tokoh yang produksi yang digunakan dalam proses produksi tanpa perubahanmenekankan pertumbuhan teknologi produksi itu sendiri. Adapun pembangunan ekonomi adalah ekonomi pada akumulasi kenaikan output yang disebabkan oleh inovasi yang dilakukan olehstok barang modal danketerkaitannya denganpengusaha. Inovasi di sini berarti perbaikan teknologi dalam arti luas, tabungan dan investasi. misalnya penemuan produk baru dan pembukaan pasar baru. Inovasi tersebut menyangkut perbaikan kuantitatif dari sistem ekonomi itu sendiri bersumber dari kreativitas para wirausahanya. d. Teori Harrod-DomarTeori Harrod-Domar dikembangkan secara terpisah dalam periode yang bersamaan oleh E. S. Domar dan R. F. Harrod. Keduanya melihat pentingnya investasi terhadap pertumbuhan ekonomi, sebab investasi akan meningkatkan stok barang modal, yang memungkinkan pening- katan output. Sumber dana domestik untuk keperluan investasi berasal dari bagian produksi (pendapatan nasional) yang ditabung.10 Mengasah Kemampuan Ekonomi untuk Kelas XI 17. Asumsi yang digunakan dalam teori ini antara lain:Kompetensi Ekonomi1) semua barang modal yang terdapat dalam perekonomian sudah sepenuhya digunakan;Berdasarkan teori Rostow, tahap2) perekonomian hanya terdiri atas dua sektor, yaitu sektor rumahpertumbuhan ekonomi apakah tangga dan sektor perusahaan; yang dialami Indonesia saat ini? Uraikan alasan Anda.3) tabungan rumah tangga sebanding dengan pendapatan nasional. Artinya fungsi tabungan dimulai dari titik nol;4) rasio modal produksi (Capital Output Ratio = COR), yaitu perbandingan antara pertambahan modal dan pertambahan produksi adalah tetap.e. Teori Rostow Teori ini melihat pembangunan ekonomi sebagai proses perubahan yangbersifat garis lurus dan bertahap. Menurut Rostow, suatu perekonomianakan berkembang menjadi perekonomian maju dalam lima tahap, yaitusebagai berikut.1) Tahap Masyarakat Tradisional (The Traditional Society)Masyarakat tradisional masih terikat oleh keadaan adat-istiadat dan sistem masyarakatnya masih primitif serta masih dipengaruhi oleh nilai-nilai tidak rasional.2) Tahap Pra-Lepas Landas (Precondition for Take O )Tahap pra-lepas landas adalah tahap perekonomian mampu tumbuh dan berkembang dengan kekuatan mandiri. Pada tahap ini, dalam masyarakat lahir kelas menengah yang menguasai perdagangan. Selain itu, muncul aktivitas sosial di bidang transportasi dan modernisasi pertanian. Dalam keadaan seperti ini, tahap tinggal landas mulai dipersiapkan.3) Tahap Tinggal Landas (Take O )Keadaan masyarakat pada tahap tinggal landas ditandai oleh meningkatnya investasi dan pendapatan riil masyarakat. Bidang- bidang industri mengalami perubahan yang mendasar, antara lain meluasnya peranan sektor industri unggul.4) Tahap Kematangan (The Drive Maturity)Pada tahap ini keadaan masyarakat telah mengenal penggunaan teknologi tinggi. Sektor-sektor industri memengaruhi sektor-sektor lainnya. Manajemen profesional telah mulai berkembang dengan cepat.5) Tahap Konsumsi Tinggi (The Age of High Mass Consumption)Keadaan masyarakat pada tahap ini telah berkembang secara mandiri. Keadaan teknologi dalam masyarakat konsumsi tinggi dapat dikatakan sudah matang. Beberapa tokoh dari aliran historis juga memandang pertumbuhanekonomi sebagai proses perubahan secara bertahap, di antaranya:1) Werner Sombart membagi menjadi empat tingkatan, yaitu: a) Volkapitalismus/prakapitalis/kapitalis purba; b) Fruhkapitalismus/kapitalis madya; c) Hochkapitalismus/kapitalis raya;Sumber: www.udo-leuschner.de d) Spatkapitalismus/kapitalis akhir. Gambar 1.62) Friedrich List membagi menjadi lima tingkatan, yaitu masa:Werner Sombart adalah tokoh a) berburu dan mengembara; yang membagi pertumbuhan b) berternak dan bertani;ekonomi menjadi empat c) bertani dan kerajinan;tingkatan yaitu kapitalis purba, d) kerajinan industri; madya, raya, dan akhir. e) industri dan perniagaan. Ketenagakerjaan 11 18. Kompetensi Ekonomi 3) Karl Bucher, membagi menjadi empat tingkatan, yaitu rumah tangga: a) tertutup;Uraikan pendapat Anda. Denganc) bangsa;adanya teori pertumbuhan b) kota;tersebut, apakah ada salah satud) dunia.teori yang cocok untuk diterapkandi Indonesia?D. PengangguranPengangguran (unemployment) adalah masalah makro ekonomi yangmemengaruhi manusia secara langsung dan menyebabkan penurunanstandar kehidupan dan tekanan psikologis atau semua orang dalam referensiwaktu tertentu yang:1) tidak bekerja, baik dalam arti mendapatkan upah atau bekerja mandiri;2) saat ini siap untuk bekerja (available for work);3) mencari pekerjaan, dalam arti memiliki kegiatan aktif dalam mencarikerja tersebut.Adapun pencari kerja adalah seseorang yang tidak bekerja dan sedangmencari pekerjaan, dan belum tentu siap untuk bekerja.Jadi, pengangguran dapat diartikan sebagai penduduk yang tidakbekerja tetapi sedang mencari pekerjaan atau sedang mempersiapkansuatu usaha baru, atau penduduk yang tidak mencari pekerjaan karenamerasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan (discouraged workers) ataupenduduk yang tidak mencari pekerjaan karena sudah diterima bekerjaatau memiliki pekerjaan tetapi belum mulai bekerja.1. Jenis-Jenis Penganggurana. Pengangguran FriksionalPengangguran ini bersifat sementara, biasanya terjadi karena adanyakesenjangan antara pencari kerja dan lowongan kerja. Kesenjangan inidapat berupa kesenjangan waktu, informasi, maupun jarak. Pengangguranfriksional bukanlah wujud sebagai akibat dari ketidakmampuanmemperoleh pekerjaan, melainkan sebagai akibat dari keinginan untukmencari kerja yang lebih baik. Di dalam proses mencari kerja yang lebihbaik adakalanya mereka harus menganggur. Akan tetapi, pengangguranini tidak serius karena bersifat sementara.b. Pengangguran Konjungtural/Siklikal Pengangguran siklikal terjadi karena adanya pengurangan pekerjaansebagai akibat uktuasi berkala dalam tingkat kegiatan perekonomian.Pengangguran bersiklus dikaitkan penurunan dalam keseluruhankegiatan ekonomi dan karenanya dapat dikurangi dengan pemulihanyang berkelanjutan dari resesi. Pengangguran ini terjadi dikarenakan suatu kondisi pasang surutnyaproduksi atau karena adanya perubahan konjungtur (turunnya permintaanefektif terhadap barang dan jasa dalam masyarakat akan menurunkan Kompetensi Ekonomi produksi sehingga mengakibatkan pengurangan buruh).Contohnya,seseorang menjadi menganggur karena di-PHK dari perusahaannyaUraikan pendapat Anda.disebabkan karena kondisi ekonomi yang tidak stabil (inasi).Bagaimana dampaknya terhadapc. Pengangguran Musimankehidupan masyarakat, jikaPengangguran musiman adalah jenis pengangguran yang terjadi secarapengangguran yang ada di daerahAnda semakin bertambah?berkala, misalnya pengangguran pada saat selang waktu antara musimtanam dan musim panen. Di sektor pertanian pekerjaan yang paling padat12Mengasah Kemampuan Ekonomi untuk Kelas XI 19. adalah pada musim tanam dan musim panen sehingga saat selang waktuantara musim tanam dan panen banyak terjadi pengangguran. Gambar 1.7 Pengangguran musiman terjadi pada petani yang menunggu musim panen.Sumber: Tempo, 2329 Januari 2006d. Pengangguran StrukturalPengangguran struktural disebabkan oleh perubahan di dalam strukturekonomi yang berasal dari faktor tertentu seperti perubahan teknologi atauKompetensi Ekonomirelokasi industri atau oleh perubahan dalam komposisi angkatan kerja.Pengangguran struktural terjadi ketika ada ketidakseimbangan antara Jika Anda lulus sekolah danlowongan pekerjaan dan pekerja yang menganggur karena penganggurberkeinginan untuk bekerja,tersebut tidak memiliki kemampuan yang tepat atau tidak tinggal dinamun belum mendapatkantempat yang tepat untuk mengisi lowongan pekerjaan. Misalnya, tenagapekerjaan, apa yang akan Andakerja yang dibutuhkan untuk industri kimia menuntut persyaratan yanglakukan? Jenis pengangguranrelatif berat, yaitu pendidikan minimal sarjana muda (Program D3), mampuapakah dari pernyataan tersebut?Uraikan pendapat Anda.menggunakan komputer dan menguasai minimal bahasa Inggris.e. Pengangguran Teknologi Pengangguran teknologi dapat terjadi ketika mesin menggantikanmanusia. Contohnya, pada pembangunan jalan raya. Mesin-mesinberat dapat digunakan untuk memudahkan pekerjaan pembuatan jalanraya. Penggunaan mesin berat akan mengurangi tenaga manusia yangdiperlukan dalam kegiatan membangun jalan raya. Gambar 1.8 Dalam pembangunan jalan raya, yang menggunakan mesin berat akan mengurangi tenaga manusia. Sumber: Tempo, 2026 Februari 2006Ketenagakerjaan13 20. Fokus2. Dampak Pengangguran Dilihat dari segi ekonomi, pengangguran memiliki dampak sebagaiberikut.a. Pengangguran secara tidak langsung berkaitan dengan pendapatan nasional. Tingginya jumlah pengangguran akan menyebabkan turunnya produk domestik bruto (PDB) sehingga pendapatan nasional pun akan mengalami penurunan.b. Pengangguran akan menghambat investasi, karena jumlah tabungan masyarakat ikut menurun.c. Pengangguran akan menimbulkan menurunnya daya beli masyarakat sehingga akan mengakibatkan kelesuan dalam berusaha. Ditinjau dari segi sosial, pengangguran dapat menimbulkan dampakyang tidak kecil di antaranya:a. perasaan rendah diri;b. gangguan keamanan dalam masyarakat sehingga biaya sosial menjadi meningkat. Adanya pengangguran merupakan beban sosial, yang akan ditanggungbukan saja bagi penganggur tetapi juga bagi masyarakat secara keseluruhan,di antaranya sebagai berikut.a. Pencari kerja Semakin lama seseorang tidak bekerja, semakin berat beban sosial yang ditanggung. Di samping itu, pencari kerja mengeluarkan beban tambahan selama proses mencari lowongan pekerjaan.b. Perusahaan Semakin lama waktu tenaga kerja yang tidak termanfaatkan, semakin besar rencana produksi yang tidak terealisasi dan merupakan kerugian bagi perusahaan.c. Pemerintah Semakin banyak jumlah penduduk tidak bekerja, akan memengaruhi tingkat pendapatan nasional dan konsumen.3. Usaha-Usaha Mengatasi Pengangguran John Maynard Keynes mengemukakan bahwa pengangguran tidakdapat dihapuskan, tetapi hanya dapat dikurangi. Adapun langkah yangharus ditempuh pemerintah untuk menurunkan tingkat pengangguran,di antaranya sebagai berikut.a. Menyusun rencana pembangunan yang diarahkan pada kegiatan untuk mengurangi ketimpangan pertumbuhan dan pembangunan ekonomi.Sumber: www.Tempointeraktif.com b. Merumuskan kebijakan di bidang penanaman modal, perizinan Gambar 1.9usaha, perpajakan, moneter, dan perdagangan. Pengembangan industric. Menyusun program dan proyek perluasan kesempatan kerja. perakitan sepeda motor dapat d. Mendorong terbuka kesempatan usaha-usaha informal. menyerap tenaga kerja lebih Menurut Soemitro Djojohadikusumo, kesempatan kerja dapatbanyak. diperluas dengan dua cara, yaitu:a. pengembangan industri, terutama jenis industri yang bersifat padat karya (yang dapat menyerap relatif banyak tenaga kerja);b. melalui berbagai proyek pekerjaan umum, seperti pembuatan jalan, saluran air, bendungan, dan jembatan.14 Mengasah Kemampuan Ekonomi untuk Kelas XI 21. Analisis Ekonomi 1.2Lakukan kegiatan berikut secara individu.1. Carilah data pengangguran yang ada di daerah Anda. Jenis pengangguran apa saja yang ada di daerah Anda?2. Analisislah oleh Anda bagaimana dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan sosial di daerah Anda? Solusi apakah yang sudah diberikan pemerintah daerah setempat?3. Analisis laporan tersebut dan kumpulkan laporannya kepada guru Anda.Ikhtisarpertumbuhan ekonomi di antaranya teori jum- yang dapat diisi oleh pencari kerja untuk men-lah penduduk optimal, Neo-Klasik, Schumpeter, dapatkan pekerjaan. Harrod-Domar, dan Rostow. Penduduk dikelompokkan ke dalam dua golongan, yaitu golongan produkstif (usia tenaga kerja) dan friksional, konjungtural, musiman, struktural, dan golongan non produktif (di luar usia kerja).teknologi. pembangunan ekonomi Indonesia terdapat pada Rencana Pembangunan Jangka Panjang menghambat investasi dan menimbulkan turunnya Tahun 20042009.daya beli masyarakat sehingga akan mengakibatkanpembangunankelesuan untuk berusaha. ekonomi di antaranya teori Adam Smith, Malthus, Karl Marx, dan Lewis. menyusun program dan proyek perluasan kesempatanpertumbuhankerja, mendorong terbukanya kesempatan usaha-usaha ekonomi di antaranya barang modal, tenaga kerja,informal, dan merumuskan kebijakan di bidang teknologi, uang, manajemen, kewiurausahaan, dan penanaman modal. informasi.Ketenagakerjaan15 22. Peta KonsepKlasikasi dikelompokkan Ketenagakerjaan Teori digagas olehPembangunanmembahasKetenagakerjaan Penduduk Optimal Teori dikelompokkan Pertumbuhan Ekonomi terdiri atasPengangguranReeksi Pembelajaran Setelah Anda mempelajari bab ini, materi apa saja yang kelompok Anda, kemudian presentasikan hasilnya di belum Anda pahami? Diskusikanlah dengan anggotadepan kelas.16 Mengasah Kemampuan Ekonomi untuk Kelas XI 23. Evaluasi Bab 1Kerjakan pada buku tugas Anda.A. Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat.1. Penduduk usia kerja dengan usia antara 1564 tahun 6. Pasal dalam UUD 1945 yang mengatur hak untuk disebut ....bekerja, yaitu .... a. angkatan kerja a. 26 ayat 1d. 28 ayat 1 b. bukan angkatan kerja b. 27 ayat 1e. 29 ayat 1 c. tenaga kerja c. 27 ayat 2 d. penduduk7. Tokoh yang mengemukakan bahwa pembangunan e. pengangguran ekonomi sebagai proses pertumbuhan ekonomi ialah2. Ciri-ciri umum pertumbuhan ekonomi dan pem- .... bangunan ekonomi antara lain: a. Schumpeter d. Malthus 1. Terjadinya peningkatan GNP dan pendapatanb. Solowe. Karl Marxper kapita dari tahun ke tahun c. Adam Smith 2. Peningkatan GNP dan pendapatan per kapita 8. Faktor pendorong perkembangan ekonomi menurutdisertai pemerataan. Karl Marx adalah .... 3. Mengalami perubahan struktur ekonomi.a. tenaga kerja 4. Ditemukan sumber-sumber produktif danb. manajemendapat didayagunakan dengan baik. c. kewirausahaan 5. Adanya inovasi dan penguasaan teknologi baru d. kemajuan teknologiserta pengembangan ilmu pengetahuan dane. informasiteknologi.9. Tujuan utama dari penghitungan pertumbuhan Dari ciri-ciri tersebut, yang termasuk ciri-ciri pem- ekonomi adalah .... bangunan ekonomi adalah ....a. melihat kemajuan kondisi perekonomian a. 1, 2, dan 3 d. 2, 3, dan 5 b. meningkatkan kesejahteraan rakyat b. 1, 2, dan 4 e. 2, 3, dan 4 c. memakmurkan negara c. 1, 3, dan 5d. mengurangi pengangguran3. Pak Hasan di-PHK oleh perusahaan tempat ia bekerja, e. meningkatkan inasi karena perusahaan mengurangi kapasitas produksi 10. Berikut yang bukan merupakan faktor pertumbuhan akibat permintaan pasar terus menurun. Pak Hasanekonomi adalah .... tergolong pengangguran .... a. tenaga kerja d. jumlah penduduk a. siklisd. strukturalb. uange. manajemen b. sukarelae. friksionalc. teknologi c. musiman 11. Pertumbuhan ekonomi berarti ....4. Informasi yang terdapat dalam pasar tenaga kerja: a. usaha menaikkan pendapatan nasional yang 1. Jenis dan tingkat pendidikan. meningkatkan kesejahteraan rakyat 2. Keahlian khusus yang dimiliki. b. proses perubahan yang menciptakan perbaikan 3. Jenis pekerjaan dan lokasi perusahaan.di bidang ekonomi 4. Pengalaman kerja.c. usaha untuk meningkatkan pendapatan suatu 5. Waktu dan lamanya bekerja.negara 6. Fasilitas tunjangan di luar gaji.d. mengubah kekuatan-kekuatan ekonomi poten- Informasi yang dibutuhkan pencari kerja atau tenagasial menjadi ekonomi riil kerja adalah .... e. kenaikan produk nasional per kapita dari tahun a. 1, 2, dan 3 d. 3, 4, dan 6ke tahun dalam jangka panjang b. 1, 2, dan 4 e. 3, 5, dan 6 12. Tidak ada sektor pemerintah, merupakan asumsi c. 2, 3, dan 5teori ....5. Rencana Pembangunan Jangka Menengah Tahun a. Neoklasik 20042009 diatur dalam Peraturan Presiden nomor b. Schumpeter ....c. klasik a. 1 tahun 2002d. 7 tahun 2005d. Harrod-Domar b. 3 tahun 2003e. 7 tahun 2004e. Rostow c. 5 tahun 2004 Ketenagakerjaan 17 24. 13. Meningkatnya investasi dan pendapatan riil masya-17. Pengangguran yang terjadi secara berkala disebutrakat merupakan keadaan pada tahap ....pengangguran ....a. masyarakat tradisionala. friksionald. teknologib. pra-lepas landasb. konjungturale. strukturalc. tinggal landasc. musimand. kematangan18. Kerja adalah sumber kemakmuran. Pendapat tersebute. konsumsi tinggi dikemukakan oleh ....14. Berikut yang bukan merupakan unsur utama dalam a. Francois Quesnayproses pertumbuhan hasil produksi adalah ....b. Adam Smitha. sumber daya manusia c. David Ricardob. akumulasi modal d. Kaum Merkantilismec. proses evolusi sosial e. Robert Malthusd. spesialisasi kerja(EBTANAS, 1999)e. pembagian kerja 19. Perluasan kesempatan kerja dapat ditempuh melalui15. Penduduk yang tidak bekerja tetapi sedang mencari....pekerjaan disebut .... a. penambahan jumlah sekolaha. angkatan kerjab. penambahan industri padat karyab. tenaga kerjac. peningkatan produktivitas angkatan kerjac. pencari kerja d. pengurangan bantuan luar negerid. penganggurane. peningkatan kegiatan ekonomie. bukan angkatan kerja 20. Pengembangan industri padat karya merupakan cara16. Pengangguran yang diakibatkan oleh terjadinya rasio- memperluas kesempatan kerja yang dikemukakannalisasi dalam industri disebut pengangguran ....oleh ....a. siklusd. struktural a. Keynesd. Malthusb. teknologi e. normal b. Soemitroe. Ricardoc. terselubung c. SmithB. Deskripsikan konsep-konsep berikut.1. Kesempatan kerja 6. Pertumbuhan ekonomi2. Penduduk 7. Pengangguran3. Dependency ratio 8. Pengangguran teknologi4. Angkatan kerja 9. Pengangguran siklikal5. Pembangunan ekonomi 10. Pengangguran friksionalC. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan tepat.1.Deskripsikan perbedaan antara penduduk dan bukan6. Deskripsikan perbedaan antara pembangunanpenduduk.ekonomi dan pertumbuhan ekonomi.2. Apakah maksud dari pasal 27 ayat 2 UUD 1945? 7. Sebutkan dan uraikan teori pembangunan ekonomiUraikan. menurut Karl Marx, Malthus, dan Lewis.3. Deskripsikan arti dari kesempatan kerja. 8. Bagaimanakah cara menghitung angka pertumbuhan4. Apakah yang dimaksud dengan penduduk yang ekonomi? Uraikan.tergolong mencari pekerjaan?9. Sebutkan dan deskripsikan asumsi dari teori 5. Bagaimanakah cara menghitung angka kebergan- pertumbuhan neo-klasik.tungan dan tingkat partisipasi angkatan kerja? 10. Sebutkan dan uraikan jenis-jenis pengangguran.Uraikan.Tugas 1. Carilah data-data ketenagakerjaan yang ada di akan berdampak, positif terhadap pembangunandaerah Anda dengan cara mengunjungi Badan ekonomi?Pusat Statistik. 3. Tulis hasil laporannya dan kumpulkan kepada 2. Analisis data-data tersebut dan apakah dengan guru Anda.banyaknya data ketenagakerjaan di daerah Anda 18Mengasah Kemampuan Ekonomi untuk Kelas XI 25. Bab2 Sumber: Tempo, 2430 April 2006APBN dan APBDManfaat Anda Mempelajari Bab Ini Anda mampu mengetahui proses penetapan dan pelaksanaan APBN dan APBD serta A. Pengertian dan mengetahui sumber-sumber penerimaan, pengeluaran pendapatan pemerintah pusat danFungsi APBN dan daerah, serta kebijakan skal. APBDKata KunciB. Penyusunan APBN, APBD, penerimaan, pengeluaran, dan kebijakan skal dan Penetapan APBN dan APBDC. Pelaksanaan APBN Tentunya Anda sekarang menikmati pembangunan yang ada didan APBDdaerah Anda. Dari manakah pembangunan tersebut dibiayai? DalamD. Pertanggungjawabanupaya meningkatkan pembangunan dibutuhkan adanya anggaran yangcukup besar yang diperoleh dari sektor pajak. Penerimaan yang berkaitan APBN dan APBDdengan anggaran keuangan negara, pada akhirnya akan dinikmati olehE. Sumber-Sumbermasyarakat luas yaitu berupa pembangunan infrastruktur seperti gedung, Penerimaanjalan raya, jembatan, dan fasilitas lainnya yang mendukung.Pemerintah Pusat Pada bab ini, Anda akan mendapatkan materi APBN dan APBD sertadan Daerahkebijakan pemerintah di bidang skal sehingga Anda akan memahamiF. Jenis-Jenispengalokasian anggaran untuk pembiayaan pembangunan. Pengeluaran Pemerintah Pusat dan DaerahG. Kebijakan Pemerintah di Bidang Fiskal 19 26. A. Pengertian dan Fungsi APBN dan APBD1. Pengertian APBN dan APBDBerdasarkan Undang-Undang No. 17 Tahun 2003 tentang KeuanganNegara, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) adalah rencanakeuangan tahunan pemerintahan negara yang disetujui oleh DewanPerwakilan Rakyat. APBN merupakan wujud pengelolaan keuangan negarayang ditetapkan setiap tahun dengan undang-undang. APBN terdiri atasanggaran pendapatan, anggaran belanja, dan anggaran pembiayaan.Adapun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) adalahrencana keuangan tahunan pemerintahan daerah yang disetujui olehDewan Perwakilan Rakyat Daerah. APBD disusun sesuai dengankebutuhan penyelenggaraan pemerintahan dan kemampuan pendapatandaerah. Penyusunan APBD berpedoman kepada Rencana KerjaPemerintah Daerah (RKPD) dalam rangka mewujudkan pelayanankepada masyarakat untuk tercapainya tujuan negara.2. Fungsi APBN dan APBD Fungsi APBN dan APBD menurut Undang-Undang No. 17 Tahun2003, yaitu sebagai berikut.a. Fungsi Otorisasi Fungsi otorisasi mengandung arti bahwa anggaran negara dan daerah menjadi dasar untuk melaksanakan pendapatan dan belanja pada tahun yang bersangkutan.b. Fungsi Perencanaan Fungsi perencanaan mengandung arti bahwa anggaran negara dan daerah menjadi pedoman bagi manajemen dalam merencanakan kegiatan pada tahun yang bersangkutan.c. Fungsi Pengawasan Fungsi pengawasan mengandung arti bahwa anggaran negara dan daerah menjadi pedoman untuk menilai apakah kegiatan penyelenggaraan pemerintahan negara sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.d. Fungsi Alokasi Fungsi alokasi mengandung arti bahwa anggaran negara dan daerah harus diarahkan untuk mengurangi pengangguran dan pemborosan sumber daya, serta meningkatkan esiensi dan efektivitas perekonomian.e. Fungsi Distribusi Fungsi distribusi mengandung arti bahwa kebijakan anggaran negara Kompetensi Ekonomidan daerah harus memerhatikan rasa keadilan dan kepatutan.f. Fungsi StabilisasiBagaimanakah hubungan antara Fungsi stabilitas mengandung arti bahwa anggaran negara dan daerahfungsi-fungsi APBN dan APBD? menjadi alat untuk memelihara dan mengupayakan keseimbanganUraikan alasan Anda. fundamental perekonomian.20 Mengasah Kemampuan Ekonomi untuk Kelas XI 27. B. Penyusunan dan Penetapan APBN dan APBD1. Penyusunan dan Penetapan APBN APBN disusun dengan tujuan dapat digunakan sebagai pedomanLiputan Ekonomidalam mengelola keuangan negara terdiri atas penerimaan dan pengeluaranEconomic Reportnegara. APBN terdiri atas anggaran pendapatan, anggaran belanja,dan pembiayaan. Pendapatan negara terdiri atas penerimaan pajak,Dalam Undang-Undang No.17penerimaan bukan pajak, dan hibah. Belanja negara digunakan untuk Tahun 2003 pasal 11 ayat 5keperluan penyelenggaraan tugas pemerintah pusat dan pelaksanaanmenyatakan, belanja negaraperimbangan keuangan antara pemerintah pusat dan daerah. Belanjadirinci menurut organisasi,negara dapat diperinci menurut organisasi, fungsi, dan jenis belanja. fungsi, dan jenis belanja sehingga APBN disusun sesuai dengan kebutuhan penyelenggaraan pemerintahanbelanja negara tidak dibedakannegara dan kemampuan dalam menghimpun pendapatan negara.lagi menjadi belanja rutin danpembangunan.Penyusunan rancangan APBN berpedoman pada rencana kerja pemerintahdalam rangka mewujudkan tercapainya tujuan negara. Dalam hal anggaran The Law Number 17 year 2003yang diperkirakan desit, ditetapkan sumber-sumber pembiayaan untuk article 11 section 5 states that,menutup desit tersebut dalam undang-undang tentang APBN. Sebaliknya, the state expenditure is elaboratedanggaran yang diperkirakan surplus, pemerintah pusat dapat mengajukan according to the organization,rencana penggunaan surplus anggaran kepada Dewan Perwakilan Rakyat. function, and kinds of expenditure,hence the state expenditure is not Pemerintah pusat menyampaikan pokok-pokok kebijakan skal dandistinguished between routine andkerangka ekonomi makro tahun anggaran berikutnya kepada Dewan development expenditures.Perwakilan Rakyat selambat-lambatnya pertengahan bulan Mei tahunSumber: http://en.wikipedia.org/berjalan. Berdasarkan rancangan anggaran tersebut, pemerintah pusatbersama Dewan Perwakilan Rakyat membahas kebijakan umum danprioritas anggaran untuk dijadikan acuan bagi setiap kementerian negaraatau lembaga dalam penyusunan usulan anggaran.Gambar 2.1Penyusunan APBN dilakukanpemerintah pusat dan DewanPerwakilan Rakyat untukmembahas kebijakan-kebijakanumum dan prioritas anggaranpembangunan.Sumber: www.dpr.go.id Dalam penyusunan rancangan APBN, menteri atau pimpinanlembaga selaku pengguna anggaran dan pengguna barang menyusunrencana kerja serta anggaran kementerian negara atau lembaga tahunberikutnya. Rencana kerja dan anggaran disusun berdasarkan prestasikerja yang akan dicapai dengan perkiraan belanja untuk tahun berikutnyasetelah tahun anggaran yang sedang disusun.Kompetensi Ekonomi Rencana kerja dan anggaran tersebut disampaikan kepada DewanPerwakilan Rakyat untuk dibahas dalam pembicaraan pendahuluan Diskusikan dengan temanrancangan APBN. Hasil pembahasan rencana kerja dan anggaran sebangku Anda. Kapan perubahandisampaikan kepada Menteri Keuangan sebagai bahan penyusunanatau penyesuaian APBN/APBDrancangan Undang-Undang tentang APBN tahun berikutnya.dilakukan? APBN dan APBD21 28. Pemerintah pusat mengajukan rancangan Undang-Undang tentangAPBN, disertai nota keuangan dan dokumen-dokumen pendukungnyakepada Dewan Perwakilan Rakyat pada Agustus tahun sebelumnya.Dewan Perwakilan Rakyat dapat mengajukan usul yang mengakibatkanperubahan jumlah penerimaan dan pengeluaran dalam rancanganUndang-Undang tentang APBN. Pengambilan keputusan oleh Dewan Perwakilan Rakyat mengenairancangan Undang-Undang dilakukan selambat-lambatnya dua bulansebelum tahun anggaran yang bersangkutan dilaksanakan. APBN yangdisetujui oleh DPR terperinci sampai dengan unit organisasi, fungsi, program,kegiatan, dan jenis belanja. Jika Dewan Perwakilan Rakyat tidak menyetujuirancangan Undang-Undang, pemerintah pusat dapat melakukan pengeluaransetinggi-tingginya sebesar angka APBN tahun anggaran sebelumnya. Kompetensi Ekonomi 2. Penyusunan dan Penetapan APBD APBD disusun sesuai kebutuhan penyelenggaraan pemerintahan danCarilah literatur atau artikelkemampuan pendapatan daerah. Penyusunan rancangan APBD berpedomanyang berhubungan dengan pada rencana kerja pemerintah daerah dalam rangka mewujudkan tercapainyapenyimpangan penggunaan tujuan negara. Dalam hal anggaran yang diperkirakan desit, ditetapkanAPBN/APBD. Analisislah oleh sumber-sumber pembiayaan untuk menutup desit tersebut dalam peraturanAnda cara penyelesaiannya.daerah. Sebaliknya, anggaran yang diperkirakan surplus, ditetapkanKemudian, diskusikan dengan penggunaan surplus tersebut dalam peraturan daerah.teman sekelas Anda. Pemerintah daerah menyampaikan kebijakan umum APBD tahunberikutnya sejalan dengan rencana kerja pemerintah daerah sebagailandasan penyusunan RAPBD kepada DPRD selambat-lambatnyapertengahan Juni tahun berjalan. DPRD membahas kebijakan umumAPBD yang diajukan oleh pemerintah daerah dalam pembicaraanpendahuluan RAPBD tahun anggaran berikutnya. Berdasarkan kebijakanumum APBD yang telah disepakati dengan DPRD, pemerintah daerahbersama DPRD membahas prioritas dan plafon anggaran sementarauntuk dijadikan acuan bagi setiap satuan kerja perangkat daerah. Dalam rangka penyusunan RAPBD, kepala satuan kerja perangkatdaerah selaku pengguna anggaran menyusun rencana kerja dan anggaransatuan kerja perangkat daerah tahun berikutnya berdasarkan prestasikerja yang akan dicapai. Rencana kerja dan anggaran disertai denganperkiraan belanja untuk tahun berikutnya setelah tahun anggaran yangsudah disusun. Rencana kerja dan anggaran disampaikan kepada DPRDuntuk dibahas dalam pembicaraan pendahuluan RAPBD. Hasil pembahasan rencana kerja dan anggaran disampaikan kepadapejabat pengelola keuangan daerah sebagai bahan penyusunan rancanganAPBD tahun berikutnya. Pemerintah daerah mengajukan rancanganAPBD disertai penjelasan dan dokumen pendukungnya kepada DPRDpada minggu pertama Oktober tahun sebelumnya. Pembahasan rancangan APBD dilakukan sesuai dengan Undang-Undangyang mengatur susunan dan kedudukan DPRD. DPRD dapat mengajukan usulyang mengakibatkan perubahan jumlah penerimaan dan pengeluaran dalamSumber: Tempo, 2430 April 2006 rancangan APBD. Pengambilan keputusan oleh DPRD mengenai rancanganAPBD dilakukan selambat-lambatnya satu bulan sebelum tahun anggaran yang Gambar 2.2 bersangkutan dilaksanakan. APBD yang disetujui oleh DPRD terperinci sampai Dana APBD digunakan untukdengan unit organisasi, fungsi, program, kegiatan, dan jenis belanja. Jika DPRDmembiayai pembangunan.tidak menyetujui rancangan peraturan daerah untuk membiayai keperluan setiapbulan, pemerintah daerah dapat melaksanakan pengeluaran setinggi-tingginyasebesar APBD tahun anggaran sebelumnya.22Mengasah Kemampuan Ekonomi untuk Kelas XI 29. C. Pelaksanaan APBN dan APBD1. Pelaksanaan APBN Setelah APBN ditetapkan dengan Undang-Undang, pelaksanaannya Kompetensi Ekonomidituangkan lebih lanjut dengan keputusan presiden. Adapun APBDditetapkan dengan peraturan daerah yang pelaksanaannya dituangkan Bagaimana akibatnya jika APBNdalam Keputusan Gubernur/Bupati/Walikota. Pemerintah pusatdan APBD tidak dilaksanakanmenyusun laporan realisasi semester pertama APBN dan ramalandengan baik? Uraikan alasan Anda.(prognosis) untuk enam bulan berikutnya. Laporan tersebut disampaikankepada DPR selambat-lambatnya pada akhir Juli tahun anggaran yangbersangkutan untuk dibahas bersama antara DPR dan pemerintahpusat. Penyesuaian APBN dengan perubahan keadaan dibahas bersamaDPR dengan pemerintah pusat dalam rangka penyusunan perkiraanperubahan atas APBN tahun anggaran yang bersangkutan, terjadi jika:a. perkembangan ekonomi makro yang tidak sesuai dengan asumsi yang digunakan dalam APBN;b. perubahan pokok-pokok kebijakan skal;c. keadaan yang menyebabkan harus dilakukan pergeseran anggaran antarunit organisasi, antarkegiatan, dan antarjenis belanja;d. keadaan yang menyebabkan saldo anggaran lebih, tahun sebelumnya harus digunakan untuk pembiayaan anggaran yang berjalan. Dalam keadaan darurat, pemerintah dapat melakukan pengeluaranyang belum tersedia anggarannya, yang selanjutnya diusulkan dalamrancangan perubahan APBN dan disampaikan dalam laporan realisasianggaran. Pemerintah pusat mengajukan rancangan Undang-Undangtentang perubahan APBN tahun anggaran yang bersangkutan ber-dasarkan perubahan untuk mendapatkan persetujuan DPR sebelumtahun anggaran yang bersangkutan berakhir. Untuk lebih jelasnyaperhatikan Bagan 2.1 berikut. ditolakMenggunakan APBN tahun laluPemerintah/ diajukan danPresidendisidangkanDPR MenyusunRAPBNDikembalikan kepada Presiden untukditerimadilaksanakan dalam bentuk APBN Bagan 2.1 Proses Penyusunan APBN2. Pelaksanaan APBD Adapun untuk APBD, pemerintah daerah menyusun laporanrealisasi semester pertama APBD dan ramalan (prognosis) untuk enambulan berikutnya. Laporan disampaikan kepada DPRD selambat-lambatnya pada akhir Juli tahun anggaran yang bersangkutan, untukdibahas bersama antara DPRD dan pemerintah daerah. PenyesuaianAPBD dengan perkembangan dan perubahan keadaan dibahas bersamaDPRD dengan pemerintah daerah dalam rangka penyusunan rancanganperubahan APBD tahun anggaran yang bersangkutan, terjadi jika:a. perkembangan tidak sesuai dengan asumsi kebijakan umum APBD;b. keadaan yang menyebabkan harus dilakukan pergeseran anggaran antarunit organisasi, antarkegiatan, dan antarjenis belanja;APBN dan APBD 23 30. c. keadaan yang menyebabkan saldo anggaran lebih tahun sebelumnya harus digunakan untuk pembiayaan anggaran yang berjalan. Dalam keadaan darurat pemerintah daerah dapat melakukanpengeluaran yang belum tersedia anggarannya, selanjutnya diusulkandalam rancangan perubahan APBD, dan disampaikan dalam laporanrealisasi anggaran. Pemerintah daerah mengajukan rancangan peraturandaerah tentang perubahan APBD tahun anggaran yang bersangkutanberdasarkan perubahan untuk mendapatkan persetujuan DPRD sebelumtahun anggaran yang bersangkutan berakhir. Untuk lebih jelasnyaperhatikan Bagan 2.2 berikut. PemerintahditolakMenggunakan APBD Tahun lalu Daerah TKdiajukan dan I dan TK IIdisidangkan (Gubernur/DPRDWalikota/Bupati Dikembalikan kepada PemerintahMenyusunDaerah untuk dilaksanakan dalam RAPBD diterimabentuk APBDBagan 2.2 Proses Penyusunan APBD Diskusikanlah 2.1Buatlah kelompok dengan anggota maksimal empat orang,1. Analisis bagaimana APBN dan APBD disusun serta ditetapkan oleh pemerintah pusat dan daerah.2. Seberapa besar kontribusi APBN dan APBD terhadap pembangunan?3. Kumpulkan hasilnya kepada guru Anda dan presentasikan di depan kelas.D. Pertanggungjawaban APBN dan APBD Presiden menyampaikan rancangan Undang-Undang tentangpertanggungjawaban pelaksanaan APBN kepada DPR berupa laporankeuangan yang telah diperiksa oleh Badan Pemeriksa Keuangan, selambat-lambatnya enam bulan setelah tahun anggaran berakhir. Laporankeuangan dimaksud meliputi laporan realisasi APBN, neraca, laporanarus kas, dan catatan atas laporan keuangan, yang dilampiri denganlaporan keuangan perusahaan negara dan badan lainnya. Adapun untuk APBD, Gubernur/Bupati/Walikota menyampaikanrancangan peraturan daerah tentang pertanggungjawaban pelaksanaanAPBD kepada DPRD berupa laporan keuangan yang telah diperiksa olehBadan Pemeriksa Keuangan, selambat-lambatnya enam bulan setelah tahunanggaran berakhir. Laporan keuangan dimaksud meliputi laporan realisasiAPBD, neraca, laporan arus kas, dan catatan atas laporan keuangan, yangdilampiri dengan laporan keuangan perusahaan daerah. Bentuk dan isi laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBNdan APBD disusun dan disajikan sesuai dengan standar akuntansipemerintahan. Standar akuntansi pemerintahan disusun oleh suatu komitestandar yang independen dan ditetapkan dengan peraturan pemerintahsetelah terlebih dahulu mendapat pertimbangan dari Badan PemeriksaKeuangan. Berikut disajikan contoh APBN tahun 20052006.24 Mengasah Kemampuan Ekonomi untuk Kelas XI 31. Tabel 2.1 APBN Tahun 20052006 (miliar rupiah) 2005 2006Uraian APBN-P2% PDB RAPBNAPBN % PDB 1. Pendapatan Negara dan Hibah 516,2 19,6 539,4625,220,9- Penerimaan Perpajakan 347,6 13,2 402,1416,313,7- Penerimaan Bukan Pajak161,4 6,1132,6205,36,8- Hibah7,20,3 4,73,6 0,1 2. Belanja Negara542,4 20,6 559,2647,721,4- Belanja Pemerintah Pusat392,8 14,9 375,1427,614,1* Pembayaran Bunga Utang59,22,273,5 76,6 2,5* Subsidi 121,9 4,680,9 79,5 2,6- Belanja Daerah149,6 5,7184,2220,17,3* Dana Perimbangan142,3 5,4181,1216,67,2* Dana Otonomi Khusus7,20,3 3,13,5 0,1 3. Kesimbangan Primer33,11,353,7 54,2 1,8 4. Keseimbangan Umum (26,2)(1,0)(19,8) (22,4) (0,7) 5. Pembiayaan26,21,019,8 22,4 0,7- Dalam Negeri30,91,250,3 50,9 1,7- Luar Negeri(4,7)(0,2)(30,5) (28,5) (1,0)Sumber: Departemen Keuangan, 2006 Berdasarkan Tabel 2.1 posisi APBN Indonesia mengalami kenaikandari tahun 2005-2006, kenaikan tersebut dapat dilihat dari beberapakomponen seperti pendapatan negara dan hibah yang naik dari Rp516,2miliar menjadi Rp 625.2 miliar. Selain kenaikan penerimaan negaradari sektor pajak, bukan pajak, dan hibah. Pengeluaran APBN tahun2005-2006 juga mengalami kenaikan, yaitu dari Rp542,4 miliar menjadiRp647,7 miliar. Kenaikan pengeluaran terbesar terjadi pada belanjadaerah dari Rp149,6 miliar menjadi Rp220,1 miliar atau naik sebesar47,13%.E. Sumber-Sumber Penerimaan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah1. Sumber-Sumber Penerimaan Pemerintah Pusat Pendapatan negara adalah semua penerimaan negara yang berasaldari penerimaan perpajakan, penerimaan negara bukan pajak, sertapenerimaan hibah dari dalam dan luar negeri selama tahun anggaran yangbersangkutan.a. Penerimaan PajakPajak merupakan pembayaran iuran oleh rakyat kepada pemerintahyang dapat dipaksakan dengan tanpa balas jasa yang secara langsung dapatditunjuk. Berikut disajikan contoh tabel penerimaan pajak.APBN dan APBD 25 32. Tabel 2.2 Rincian Penerimaan Perpajakan, APBN-P (Perubahan) 2004 dan APBN 2005 (miliar rupiah)APBN-PAPBN% thd Uraian 2004 2005APBN-P (1) (2)(3)(4) A. Pajak Dalam Negeri 267.033,4 285.481,4 6,91. Pajak Penghasilan (PPh) 135.853,0 142.192,6 4,7a) PPh Migas23.085,813.568,6 -41,2 (1) PPh minyak bumi8.115,53.612,5 -55,5 (2) PPh gas alam14970,3 9.956,1 -33,5b) PPh Nonmigas112.767,2 128.624,014,1 (1) PPh pasal 21 22.256,229.275,831,5 (2) PPh pasal 22 11.460,511,626,6 1,5 (a) PPh pasal 22 nonimpor2.221,04.374,997,0 (b) PPh pasal 22 impor9239,57.251,7 -21,5 (3) PPh pasal 23 11.638,113.047,812,1 (4) PPh pasal 25/2947.334,551.164,4 8,1 (a) PPh pasal 25/29 pribadi1.670,52.822,469,0 (b) PPh pasal 25/29 badan45.664,048.342,0 5,9 (5) PPh pasal 26 7.551,47.312,9-3,2 (6) PPh nal dan skal luar negeri 12.526,516.196,529,32. Pajak pertambahan nilai barang dan jasadan pajak penjualan atas barang mewah(PPN/PPnBM)87.506,3 98.828,4 12,93. Pajak bumi dan bangunan (PBB) dan beaperolehan hak atas tanah dan bangunan(BPHTB)13.393,9 13.486,90,7a) PBB 10.211,7 10.272,20,6b) BPHTB3.182,23.214,71,04. Cukai28.44,9 28.933,61,75. Pajak lainnya1.838,32.039,9 11,0 B. Pajak perdagangan internasional12.174,1 12.362,71,51. Bea masuk 11.837,6 12.017,91,52. Pajak/pungutan ekspor336,5344,81,5 Jumlah279.207,5 297.844,16,7Sumber: Departemen Keuangan, 2005Catatan: Perbedaan satu angka di belakang koma terhadap angka penjumlahan adalah karena pembulatan. b. Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP)Penerimaan bukan pajak merupakan penerimaan yang terdiri atas sumber daya alam dan bagian pemerintah atas laba BUMN.Tabel 2.3 Rincian Penerimaan Negara Bukan Pajak, APBN-P 2004 dan APBN 2005 (miliar rupiah)APBN-PAPBN% thd Uraian 2004 2005APBN-P(1)(2)(3)(4) A. Penerimaan Negara Bukan Pajak123.824,481.783,0 -34,01. Penerimaan SDA 92.407,650.941,4 -44,9a) Minyak bumi63.863,931.855,7 -50,1b) Gas Alam 23.783,515.265,4 -35,8 26 Mengasah Kemampuan Ekonomi untuk Kelas XI 33. c)Pertambangan umum 1.760,22.018,714,7(1) Iuran tetap40,9 44,5 8,8(2) Iuran ekplorasi dan eksploitasi(royalti) 1.719,31.974,2 14,8 d) Kebutuhan 2.700,01.101,6-59,2(1) Iuran hak pengusaha hutan (IHPH)6,06,0-(2) Provisi sumber daya hutan (PSDH)664,4322,8-51,4(3) Dana reboisasi2.029,6772,8-61,9 e) Perikanan 300,0700,0133,32. Bagian pemerintah atas laba BUMN 9.103,5 10.591,3 16,33. PNBP lainnya22.313,3 20.250,3 -9,2 a) Pendapatan penjualan1.295,21.246,1 -3,8 b) Pendapatan sewa30,8 24,8-19,4 c) Pendapatan jasa 4.155,35.359,0 29,0 d) Pendapatan bukan pajak dari luar negeri 198,6456,1129,6 e) Pendapatan kejaksaan dan peradilan 40,7 19,3-25,7 f ) Pendapatan pendidikan1.422,63.600,0153,1 g) Pendapatan pelunasan piutang7.691,66.250,0-18,7 h) Pendapatan lain-lain7.478,53.295,1-55,9 B. Hibah 737,7750,01,7 Jumlah124.562,182.533,0 -33,7Sumber: Departemen Keuangan, 2005Catatan: Perbedaan satu angka di belakang koma terhadap angka penjumlahan adalah karena pembulatan.c. Hibah Hibah merupakan bantuan berupa uang, barang, dan jasa yangberasal dari pemerintah, masyarakat, dan badan usaha dalam negeri atauluar negeri yang tidak mengikat.2. Sumber-Sumber Penerimaan Pemerintah DaerahPenerimaan daerah dalam pelaksanaan desentralisasi terdiri ataspendapatan daerah dan pembiayaan.Pendapatan daerah bersumber dari:a. pendapatan asli daerah;b. dana perimbangan;c. pendapatan lain-lain.Adapun pembiayaan bersumber dari:a. sisa lebih perhitungan anggaran daerah;b. penerimaan pinjaman daerah;c. dana cadangan daerah;d. hasil penjualan kekayaan daerah yang dipisahkan.a. Pendapatan Asli DaerahPendapatan Asli Daerah (PAD) adalah pendapatan yang diperolehdaerah yang dipungut berdasarkan peraturan daerah sesuai denganperaturan perundang-undangan.FokusPendapatan asli daerah bersumber dari:1) Pajak daerahPajak daerah adalah iuran wajib yang dilakukan oleh orang pribadiatau badan kepada daerah tanpa imbalan langsung yang seimbang.APBN dan APBD 27 34. Pajak daerah dapat dipaksakan berdasarkan peraturan perundanganyang berlaku yang digunakan untuk membiayai penyelenggaraanpemerintahan daerah dan pembangunan daerah. 2) Retribusi daerahRetribusi daerah adalah pungutan daerah sebagai pembayaran atas jasaatau pemberian izin tertentu yang khusus disediakan dan diberikanoleh pemerintah daerah untuk kepentingan orang pribadi ataubadan. Gambar 2.3 Parkir kendaraan merupakan salah satu pendapatan retribusidaerah.Sumber: www.overclockerindo.com 3) Hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan 4) Pendapatan asli daerah lain-lain yang sah, meliputi:a) hasil penjualan kekayaan daerah yang tidak dipisahkan;b) hasil pemanfaatan atau pendayagunaan kekayaan daerah yang tidak dipisahkan;c) jasa giro;d) pendapatan bunga;e) tuntutan ganti rugi;f ) keuntungan selisih nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing;g) komisi, potongan, ataupun bentuk lain sebagai akibat dari penjualan dan pengadaan barang dan jasa oleh daerah.Pendapatan asli daerah diharapkan menjadi salah satu sumber pembiayaan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah, serta untuk meningkatkan dan memeratakan kesejahteraan masyarakat. Dengan demikian, daerah mampu melaksanakan otonomi, yaitu mampu mengatur dan mengurus rumah tangganya sendiri. b. Dana Perimbangan Dana perimbangan adalah dana yang bersumber dari pendapatan APBN yang dialokasikan kepada daerah untuk membiayai kebutuhan daerah dalam rangka pelaksanaan desentralisasi. Sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 104 Tahun 2000, perim- bangan keuangan antara pusat dan daerah dilakukan melalui dana perimbangan (DP), di antaranya sebagai berikut. Tajuk Ekonomi 1) Bagian Daerah dari penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), PajakPengeluaran yang bersifatPenghasilan (PPh) Perseorangan, dan Sumber Daya Alam (SDA).ekskausatif, yaitu pengeluaran (a) Penerimaan negara dari Pajak Bumi dan Bangunan dibagi denganuntuk pembelian barang dan imbangan 10% untuk pemerintah pusat dan 90% untuk daerah.jasa yang dapat langsung (b) Penerimaan Negara dari Bea Perolehan Hak atas Tanah dandikonsumsi atau dapatmenghasilkan barang lain.Bangunan dibagi dengan imbangan 20% untuk pemerintah pusat dan 80% untuk daerah.28Mengasah Kemampuan Ekonomi untuk Kelas XI 35. (c) Penerimaan negara dari sumber daya alam sektor kehutanan,Fokussektor pertambangan umum, dan sektor perikanan dibagi denganimbangan 20% untuk pemerintah pusat dan 80% untuk daerah.2) Dana Alokasi Umum (DAU)Dana alokasi umum adalah dana yang bersumber dari pen-daerah dapatan APBN yang dialokasikan dengan tujuan pemerataan kemampuan keuangan antardaerah untuk mendanai kebutuhan daerah dalam rangka pelaksanaan desentralisasi.DAU dialokasikan untuk: (a) provinsi, dan (b) kabupaten/kota.Jumlah keseluruhan DAU ditetapkan sekurang-kurangnya 26% dari pendapatan dalam negeri neto. Proporsi DAU antara provinsi dan kabupaten/kota dihitung dari perbandingan antara bobot urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan provinsi dan kabupaten/kota.3) Dana Alokasi Khusus (DAK)Dana alokasi khusus adalah dana yang bersumber dari pendapatan APBN yang dialokasikan kepada daerah tertentu dengan tujuan untuk membantu mendanai kegiatan khusus yang merupakan urusan daerah dan sesuai dengan prioritas nasional. Analisis Ekonomi 2.1 Lakukan kegiatan berikut secara berkelompok. 1. Carilah data APBD daerah Anda di kantor Badan Pusat Statistik (BPS). 2. Analisislah data tersebut dan berapa besar alokasi setiap pengeluaranpemerintah daerah? 3. Kumpulkan hasilnya kepada guru Anda untuk dipresentasikan di kelas.F. Jenis-Jenis Pengeluaran Pemerintah Pusat dan Daerah1. Pengeluaran Pemerintah PusatBelanja negara dan daerah dipergunakan untuk keperluan penye-lenggaraan tugas pemerintahan pusat dan daerah serta pelaksanaanperimbangan keuangan antara pemerintah pusat dan daerah. Belanjanegara dan daerah menurut organisasi disesuaikan dengan susunankementerian negara atau lembaga pemerintahan pusat.Belanja pemerintah pusat dikelompokkan sebagai berikut.a. Belanja pemerintah pusat menurut organisasi atau bagiananggaran.b. Belanja pemerintah pusat menurut fungsi.Rincian belanja negara dan daerah menurut fungsi, terdiri ataspelayanan umum, pertahanan, ketertiban dan keamanan, ekonomi,lingkungan hidup, perumahan, dan fasilitas umum, kesehatan,pariwisata, budaya, agama, pendidikan, serta perlindungan sosial.c. Belanja pemerintah pusat menurut jenis belanja, meliputi:Fokus1) belanja pegawai;2) belanja barang;3) belanja modal;4) pembayaran bunga utang;5) subsidi; APBN dan APBD 29 36. 6) belanja hibah; 7) bantuan sosial; 8) belanja lain-lain. 2. Pengeluaran Pemerintah DaerahPengeluaran pemerintah daerah terdiri atas pengeluaran belanja, bagi hasil ke daerah yang menjadi otoritasnya, dan pembiayaan. Belanja terdiri atas tiga macam pengeluaran, yaitu belanja rutin, belanja modal, dan belanja tidak terduga. Pengeluaran rutin, yaitu pembelanjaan yang dilakukan pada waktu-waktu tertentu. Pembelanjaan yang termasuk dalam pos ini, di antaranya belanja pegawai, belanja barang dan jasa, belanja pemeliharaan, belanja perjalanan dinas, belanja pinjaman, belanja subsidi, belanja hibah, belanja bantuan sosial, dan belanja operasional lainnya. Belanja modal, terdiri atas belanja aset tetap dan belanja aset lainnya. Adapun belanja tidak terduga, yaitu pengeluaran yang tidak diperkirakan sebelumnya.Bagi hasil pendapatan ke daerah yang menjadi otoritas dilakukan melalui tiga hal, di antaranya bagi hasil pajak ke kabupaten/kota, bagi hasil retribusi ke kabupaten/kota, dan bagi hasil pendapatan lainnya ke kabupaten/kota. Adapun pengeluaran pembiayaan, di antaranya untuk pembayaran pinjaman, penyertaan modal pemerintah, belanja investasi permanen, dan pemberian pinjaman jangka panjang.Gambar 2.4Pembangunan prasarana umum sebagai salah satu jenis pengeluaran pemerintah pusat dan daerah.Sumber: www.kimpraswil.go.id. G. Kebijakan Pemerintah di Bidang Fiskal APBN harus senantiasa dijaga keseimbangannya antara tujuan untuk mengamankan kesinambungan skal dan tujuan untuk mendorong perekonomian. Peranan APBN tersebut masih dalam batas rambu-rambu yang menjamin kesinambungan skal. Kebijakan skal, yang dituangkan melalui APBN, ditujukan untuk melanjutkan dan memantapkan konsolidasi skal, dan penyehatan APBN dalam rangka menciptakan ketahanan skal yang berkelanjutan. Langkah-langkah pembaharuan (reformasi) yang berkelanjutan pada berbagai jenis instrumen skal, di antaranya sebagai berikut.30 Mengasah Kemampuan Ekonomi untuk Kelas XI 37. 1. Bidang Perpajakan dan Penerimaan NegaraTajuk Ekonomi Bukan Pajak (PNBP)Reformasi perpajakan, yang diharapkan dapat diterapkan pada 2005, Kebijakan anggaran dalamkebijakan untuk mengatur APBNakan mencakup hal-hal yang berkaitan dengan objek dan subjek pajak, tarifagar sesuai dengan pertumbuhandan klasikasi atau strata tarif, serta prosedur dan administrasi perpajakan. ekonomi yang diharapkan, danReformasi tersebut akan dilakukan melalui perubahan Undang-Undang pada akhirnya akan meningkatkanPajak Penghasilan, Undang-Undang PPN dan PPnBM, serta Undang- penciptaan lapangan kerja.undang Ketentuan Umum Perpajakan. Sementara itu, kebijakanpenerimaan negara bukan pajak (PNBP) akan lebih dititikberatkan padaupaya-upaya perbaikan sistem administrasi dan kebijakan dalam rangkameningkatkan kontribusi penerimaan SDA, bagian pemerintah atas labaBUMN, dan PNBP lainnya.2. Penganggaran Belanja NegaraDi bidang belanja negara, kebijakan tahun 2005 lebih diarahkan padalangkah-langkah peningkatan esiensi dan efektivitas pengelolaan belanjanegara, serta penyempurnaan manajemen belanja negara. Langkah-langkahpembaharuan tersebut antara lain meliputi penganggaran terpadu,anggaran berbasis kinerja, kerangka pengeluaran berjangka menengah,dan standar akuntansi pemerintah.Perubahan-perubahan yang diterapkan adalah sebagai berikut.a. Melaksanakan sistem penganggaran secara terpadu, yaitu denganmenyatukan anggaran belanja rutin dan anggaran belanja pem-bangunan yang sebelumnya dipisahkan.b. Mengklasikasi rincian belanja negara menurut organisasi, fungsi danjenis belanja, yang sebelumnya menurut sektor dan jenis belanja.Tujuan perubahan format tersebut antara lain:a. meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan belanjanegara melalui:1) minimalisasi duplikasi rencana kerja dan penganggaran dalambelanja negara, dan2) meningkatkan keterkaitan antara keluaran (output) dan hasil(outcomes) yang dicapai dengan penganggaran organisasi.b. menyesuaikan dengan klasikasi yang digunakan secara internasional.3. Pengelolaan Utang dan Optimalisasi Pembiayaan AnggaranKebijakan yang ditempuh dalam memenuhi kebutuhan pembiayaananggaran, selama kurun waktu tiga tahun terakhir, pada dasarnya dititik-beratkan pada tiga strategi pokok, yaitu:a. peningkatan sumber-sumber pembiayaan dalam negeri;b. penurunan stok utang secara bertahap; danc. pemenuhan kewajiban pembayaran utang secara tepat waktu.4. Penataan Kelembagaan Keuangan NegaraReformasi manajemen keuangan negara mencakup keseluruhanaspek pengelolaan keuangan negara, yaitu penyusunan anggaran,pelaksanaan anggaran, dan pertanggungjawaban pelaksanaan anggaran.Kompetensi EkonomiDalam bidang penyusunan anggaran, perubahan yang dilakukan meliputiDari keempat kebijakanpenerapan sistem penganggaran berbasis kinerja (performance basedpemerintah tersebut, apakah sudahbudgeting), penerapan penyusunan anggaran dalam kerangka pengeluaransesuai dengan kondisi negara saatjangka menengah (Medium Term Expenditure Framework, MTEF), danini? Uraikan pendapat Anda.penerapan anggaran terpadu (unied budget). APBN dan APBD31 38. Ikhtisar APBN) adalah rencana keuangan tahunan pemerintahanpusat antara lain pendapatan asli daerah, dana negara yang disetujui oleh Dewan Perwakilan perimbangan, dan pendapatan lain-lain. Rakyat. APBD) bidang perpajakan dan penerimaan negara bukan adalah rencana keuangan tahunan pemerintahanpajak, penganggaran belanja negara, pengelolaan daerah yang disetujui oleh Dewan Perwakilan utang dan optimalisasi pembiayaan anggaran, serta Rakyat Daerah.penataan kelembagaan keuangan negara.APBN dan APBD terdiri atas fungsi otorisasi, alokasi, perencanaan, penga wasan, dikelompokkan menjadi belanja pemerintah me- distribusi, dan stabilisasi.nurut organisasi, fungsi, dan jenis belanja. antara lain penerimaan pajak, penerimaan bukan pajak, dan hibah.Peta KonsepPengertian dan Fungsi APBN dan APBDPenyusunan dan Penetapan APBN dan APBDPelaksanaan APBN dan APBDPertanggungjawaban APBN dan APBD Pusat (Pajak, Bukan Pajak, dan Hibah) APBN meliputiterdiri atasSumber-Sumber Penerimaan dan APBDDaerah (PAD dan Dana Perimbangan)melaluiKebijakan Pemerintah di Bidang Fiskaldan Optimalisasi Pembiayaan Anggaran - gan Negara Jenis-Jenis Pengeluaran Pemerintah Pusat dan DaerahReeksi Pembelajaran Setelah Anda mempelajari bab ini, materi apa saja yang kelompok Anda, kemudian presentasikan hasilnya di belum Anda pahami? Diskusikanlah dengan anggotadepan kelas.32Mengasah Kemampuan Ekonomi untuk Kelas XI 39. Evaluasi Bab 2Kerjakan pada buku tugas Anda.A. Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat.1. Rencana keuangan tahunan pemerintahan yang 9. Pembayaran iuran oleh rakyat kepada pemerintah yang disetujui oleh DPR disebut . dapat dipaksakan disebut .... a. pajakd. APBD a. hibahd. subsidi b. subsidie. hibahb. anggaran e. dana perimbangan c. APBN c. pajak2. Kebijakan anggaran negara harus memerhatikan rasa 10. Berikut yang merupakan pajak perdagangan keadilan, merupakan fungsi . internasional adalah .... a. otorisasid. distribusi a. PPhd. bea masuk b. perencanaane. stabilisasib. cukaie. PBB c. alokasic. PPN3. Keuangan negara diatur dalam Undang-Undang11. Diketahui data APBN satu tahun sebagai berikut. nomor ....Penerimaan rutinRp31.583,6 miliar a. 15 tahun 2001 Penerimaan pembangunan Rp11.289,5 miliar b. 16 tahun 2002 c. 17 tahun 2003Pengeluaran rutin Rp26.648,1 miliar d. 18 tahun 2002Pengeluaran pembangunan Rp16.225,0 miliar e. 17 tahun 2001Berdasarkan data tersebut, posisi APBN ....4. Pemerintah pusat dalam menyampaikan pokok-a. berimbang pokok kebijakan fiskal selambat-lambatnya per-b. desit Rp11.289,5 miliar tengahan bulan ... tahun berjalan.c. surplus Rp15.358,6 miliar a. Meid. Agustusd. desit Rp26.648,0 miliar b. Juni e. Septembere. surplus Rp4.935,5 miliar c. Juli (EBTANAS, 1995)5. Pemerintah menyusun APBN memiliki tujuan .... 12. Pendapatan daerah bersumber dari .... a. mengatur keuangan negara a. hibah b. memanfaatkan keuangan negara b. pajak c. meningkatkan kesejahteraan rakyatc. pendapatan asli daerah d. mengendalikan perekonomian d. penerimaan bukan pajak e. mengatur penerimaan dan pengeluarane. pajak ekspor (UAN, 2001) 13. Pembagian dana perimbangan keuangan antara pusat6. Berikut yang bukan merupakan pendapatan negaradan daerah diatur dalam peraturan pemerintah nomor adalah . .... a. penerimaan pajak a. 100 tahun 2000 b. hibahb. 101 tahun 2000 c. pembiayaan c. 102 tahun 2000 d. penerimaan bukan pajak d. 103 tahun 2000 e. PPhe. 104 tahun 20007. Pengambilan keputusan oleh DPR mengenai RAPBN 14. Berikut yang bukan merupakan pendapatan asli dilakukan selambat-lambatnya ... bulan. daerah adalah .... a. 1 d. 4 a. pajak b. 2 e. 5 b. retribusi daerah c. 3c. jasa giro8. Hasil pembahasan rencana kerja dan anggaran d. pendapatan bunga disampaikan kepada menteri .... e. dana perimbangan a. perdagangan d. pertanian 15. Dana alokasi umum dialokasikan untuk .... b. kehakiman e. perekonomiana. negarad. desa c. keuangan b. provinsie. rukun warga c. kecamatan APBN dan APBD33 40. 16. Jumlah keseluruhan dana alokasi umum ditetapkan 19. Berikut adalah komponen APBN:sekurang-kurangnya ... dari pendapatan dalam negeri 1. pembiayaan departemen/lembaganeto. 2. pembayaran dalam rupiaha. 15% d. 27% 3. bantuan proyekb. 20% e. 30% 4. subsidi daerah otonomc. 26%5. bunga dan angsuran utang17. Berikut yang bukan merupakan pendapatan asliTermasuk pengeluaran rutin adalah ....daerah lain-lain yang sah adalah .... a. 1, 2, dan 3 d. 2, 4, dan 5a. jasa girob. 1, 4, dan 5 e. 3, 4, dan 5b. pendapatan bunga c. 2, 3, dan 4c. tuntutan ganti rugi20. Daftar sumber penerimaan negara:d. retribusi daerah 1. minyak bumi dan gas alame. komisi 2. pajak18. Sumber pendapatan negara: 3. bantuan program1. penerimaan pungutan ekspor 4. bantuan luar negeri2. penerimaan kredit luar negeri5. bantuan proyek3. penerimaan bantuan proyekTermasuk penerimaan pembangunan adalah ....4. penerimaan uang pendidikan a. 1, 2, dan 3 d. 2, 3, dan 5Tergolong sumber pendapatan rutin adalah .... b. 1, 4, dan 5 e. 3, 4, dan 5a. 1 dan 2d. 2 dan 4c. 2, 3, dan 4b. 1 dan 3e. 3 dan 4c. 1 dan 4B. Deskripsikan konsep-konsep berikut.1. APBN6. Hibah2. APBD7. PAD3. Pajak 8. Desit4. Stabilisasi 9. Surplus5. Otorisasi10. Dana perimbanganC. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan tepat.1. Uraikan perbedaan antara APBN dan APBD. 6. Sebutkan sumber-sumber penerimaan pusat dan2. Sebutkan dan deskripsikan fungsi-fungsi APBN dan daerah. Deskripsikan. APBD. 7. Dari manakah sumber-sumber pendapatan asli3. Mengapa rancangan APBN harus berpedoman pada daerah? Uraikan. rencana kerja pemerintah? Deskripsikan. 8. Bagaimanakah pertanggungjawaban APBN dan4. Uraikan secara singkat penyusunan dan penetapanAPBD? Uraikan. APBD. 9. Langkah-langkah apa sajakah yang dilakukan5. Bagaimanakah APBN dan APBD dilaksanakan? pemerintah pada berbagai jenis instrumen fiskal? Uraikan. Deskripsikan.10. Sebutkan dan uraikan jenis-jenis pengeluaran pusatdan daerah.Tugas 1. Lakukan kunjungan ke Badan Pusat Statistik di 4. Bagaimana dampaknya terhadap perekonomiandaerah Anda. negara jika anggaran tersebut defisit atau 2. Cari laporan APBN dan APBD tahun 20022005.surplus? 3. Analisis perbandingan anggaran tersebut setiap5. Tulis laporannya dan kumpulkan hasilnya kepadatahunnya.guru Anda. 34 Mengasah Kemampuan Ekonomi untuk Kelas XI 41. Bab3Sumber: Warta Ekonomi, 1730 Maret 2006Pasar ModalManfaat Anda Mempelajari Bab Ini A. Teori dan Anda mampu mengenal pasar modal, jenis produk dalam bursa efek dan mekanisme kerja bursa efek.PerkembanganPasar ModalKata Kunci B. Produk-Produk PasarPasar modal, produk bursa efek, dan mekanisme kerja bursa efekModal C. Mekanisme KerjaPembangunan nasional merupakan pencerminan untuk terus- Pasar Modalmenerus peningkatan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat Indonesiasecara adil dan merata, serta mengembangkan kehidupan masyarakat danpenyelenggaraan negara yang maju dan demokratis berdasarkan Pancasiladan Undang-Undang Dasar 1945. Dalam rangka mencapai sasaran tersebut diperlukan berbagaisarana penunjang, antara lain berupa tatanan hukum yang mendorong,menggerakkan, dan mengendalikan berbagai kegiatan pembangunan di