bab iii pembahasan 3.1. tinjauan umum sejarah perusahaan · 19 bab iii pembahasan 3.1. tinjauan...

of 24 /24
19 BAB III PEMBAHASAN 3.1. Tinjauan Umum Sejarah Perusahaan 3.1.1. Sejarah PT Dharma Subur Satya PT. Dharma Satya Subur (DSS) beralamat di Jl. R.S. Fatmawati No.1 B-C, Pondok Labu, Jakarta 12450, Indonesia. Awalnya PT Dharma Subur Satya mulai beroperasi dalam Bisnis Kelautan Konstruksi Sipil di Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia, di bawah perusahaan induknya, PT Dharma Subur Sakti. Sampai saat ini, PT Dharma Subur Satya telah melakukan operasi selama lebih dari empat puluh tahun. Di bawah manajemen saat ini, yang terdiri dari orang- orang berpengalaman dan profesional, PT Dharma Subur Satya diharapkan tumbuh sangat pesat. Jenis bisnis PT Dharma Subur Satya yaitu menawaran bisnis terutama dalam pekerjaan Kelautan Konstruksi Sipil. Ada dua alasan utama mengapa PT Dharma Subur Satya mengkhususkan diri dalam bidang ini yaitu : 1. PT Dharma Subur Satya dimanfaatkan fakta bahwa Indonesia terdiri dari ribuan pulau, khususnya 13.677 pulau. Dengan jumlah besar ini pulau, DSS telah mengantisipasi permintaan besar untuk pekerjaan konstruksi kelautan di Indonesia. 2. adalah sifat dari perusahaan kami untuk menangani jenis yang unik dan khusus bisnis, seperti yang ditawarkan dalam konstruksi kelautan. PT Dharma Subur Satya telah bangga kekuatan utama untuk lebih dari tiga puluh tahun seperti kualitas tinggi bekerja laut, harga kutipan kompetitif, reliabilitas, dan dalam batas waktu penyelesaian. Selain itu, kekuatan utama kami juga terletak pada dukungan yang kami dapat memberikan kepada klien kami, mulai dari saran tentang metode pekerjaan konstruksi kelautan yang paling tepat dengan cara yang paling hemat biaya. Kami telah membuktikan diri sebagai salah satu perusahaan konstruksi kelautan terkemuka, seperti yang kita telah berada di jalur bisnis ini

Author: others

Post on 06-Dec-2020

1 views

Category:

Documents


0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • 19

    BAB III

    PEMBAHASAN

    3.1. Tinjauan Umum Sejarah Perusahaan 3.1.1. Sejarah PT Dharma Subur Satya

    PT. Dharma Satya Subur (DSS) beralamat di Jl. R.S. Fatmawati No.1 B-C,

    Pondok Labu, Jakarta 12450, Indonesia. Awalnya PT Dharma Subur Satya mulai

    beroperasi dalam Bisnis Kelautan Konstruksi Sipil di Makassar, Sulawesi Selatan,

    Indonesia, di bawah perusahaan induknya, PT Dharma Subur Sakti.

    Sampai saat ini, PT Dharma Subur Satya telah melakukan operasi selama

    lebih dari empat puluh tahun. Di bawah manajemen saat ini, yang terdiri dari orang-

    orang berpengalaman dan profesional, PT Dharma Subur Satya diharapkan tumbuh

    sangat pesat. Jenis bisnis PT Dharma Subur Satya yaitu menawaran bisnis terutama

    dalam pekerjaan Kelautan Konstruksi Sipil. Ada dua alasan utama mengapa PT

    Dharma Subur Satya mengkhususkan diri dalam bidang ini yaitu :

    1. PT Dharma Subur Satya dimanfaatkan fakta bahwa Indonesia terdiri dari ribuan

    pulau, khususnya 13.677 pulau. Dengan jumlah besar ini pulau, DSS telah

    mengantisipasi permintaan besar untuk pekerjaan konstruksi kelautan di

    Indonesia.

    2. adalah sifat dari perusahaan kami untuk menangani jenis yang unik dan khusus

    bisnis, seperti yang ditawarkan dalam konstruksi kelautan.

    PT Dharma Subur Satya telah bangga kekuatan utama untuk lebih dari tiga

    puluh tahun seperti kualitas tinggi bekerja laut, harga kutipan kompetitif, reliabilitas,

    dan dalam batas waktu penyelesaian. Selain itu, kekuatan utama kami juga terletak

    pada dukungan yang kami dapat memberikan kepada klien kami, mulai dari saran

    tentang metode pekerjaan konstruksi kelautan yang paling tepat dengan cara yang

    paling hemat biaya. Kami telah membuktikan diri sebagai salah satu perusahaan

    konstruksi kelautan terkemuka, seperti yang kita telah berada di jalur bisnis ini

  • 20

    selama lebih dari tiga puluh tahun dan kami telah selesai berbagai proyek dengan

    hasil yang luar biasa di seluruh Indonesia.

    Pasar untuk Marine Pekerjaan Sipil di Indonesia sangat besar. Ini adalah

    sebagai akibat dari perkembangan yang berkembang pesat ekonomi Indonesia untuk

    ini dekade terakhir, dan diperkirakan akan terus berlanjut di tahun-tahun mendatang.

    Pembangunan infrastruktur yang telah naik luar biasa saat ini. Oleh karena itu, PT

    Dharma Subur Satya telah menempatkan banyak upaya dalam mengantisipasi

    perkembangan positif ini.

    PT Dharma Subur Satya telah membuktikan dirinya sebagai salah satu yang

    luar biasa dan luar biasa perusahaan Kelautan Konstruksi Sipil di Indonesia seperti

    yang telah melayani pasar Indonesia selama lebih dari tiga puluh tahun sekarang. Hal

    ini dapat jelas dilihat sebagai kami telah menyelesaikan berbagai proyek konstruksi

    sipil kelautan untuk klien lokal dan luar negeri. Hal ini telah mengakibatkan

    peningkatan yang signifikan dalam pendapatan tahunan perusahaan.

    Selanjutnya, karena laju pembangunan konstruksi kelautan di Indonesia,

    kami telah diproyeksikan untuk memiliki lebih banyak klien potensial dalam tahun-

    tahun mendatang. Ini selalu untuk kepentingan terbaik dari semua personil PT

    Dharma Subur Satya untuk menyediakan klien mereka dengan kualitas tinggi dari

    karya kelautan, harga kutipan kompetitif, reliabilitas, dan dalam batas waktu

    penyelesaian. Personil PT Dharma Subur Satya selalu sadar selalu berubah teknologi

    baru dan metode di bidang konstruksi kelautan. Kami juga dapat memberikan saran

    tentang metode pekerjaan konstruksi kelautan yang paling tepat, untuk memberikan

    klien kami kualitas terbaik dari pekerjaan konstruksi kelautan.

    3.1.2. Visi dan Misi

    Visi : bertekad untuk menjadi salah satu kontraktor terbaik di Indonesia

    pelabuhan yang mengutamakan keselamatan, ketepatan waktu, efisiensi, dan

    efektivitas, serta mutu yang baik.

  • 21

    Misi :

    1. melaksanakan pembangunan pelabuhan dengan prinsip pada ketepatan waktu,

    biaya, dan mutu yang baik dengan mengutamakan kepuasan klien.

    2. meningkatkan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas dan profesional.

    3. meningkatkan peralatan dan sarana penunjang lainnya yang berkualitas.

    4. menerapkan prinsip "Zero Accident".

    3.1.3. Kegiatan Usaha Perusahaan

    Di PT. Dharma Subur Satya terdapat beberapa kegiatan usaha yaitu:

    1. Engineering, Procurement , and Construction

    a. Desain dasar dan rinci

    b. Pengadaan semua bahan bangunan

    c. Membangun proyek

    d. Pengujian dan commissioning

    2. Pengerukan dan Reklamasi

    a. menggali dan menghapus materi dari bagian bawah badan air

    b. kembali lahan yang terganggu untuk ditingkatkan negara (rehabilitasi lahan)

    3. Pengerukan dan Reklamasi

    a. menggali dan menghapus materi dari bagian bawah badan air

    b. kembali lahan yang terganggu untuk ditingkatkan negara (rehabilitasi lahan)

    4. Air Laut Intake

    a. Mobilisasi kepala asupan ke lokasi

    b. Pemasangan kepala asupan oleh crane barge

    c. Pemasangan sistem mengangkat

    5. Pantai dan Perlindungan Slope

    a. Perlindungan lereng batu armor

    b. Perlindungan lereng Beton

    c. Perlindungan lereng Batu

  • 22

    6. Pipa bawah laut atau instalasi pipa

    a. Pipa pas

    b. Sandblasting dan lukisan

    c. Welding

    3.1.4. Struktur Organisasi Dan Tata Kerja PT Dharma Subur Satya

    Sumber : PT. Dharma Subur Satya

    Gambar III.1 Struktur Organisasi

  • 23

    1. Board of Commissioners (Dewan Komisaris)

    Atasan Langsung: -

    Membawahi : President Director, Deputy President Director

    2. President Director (Presiden Direktur)

    Atasan Langsung:

    Membawahi : Deputy President Director

    3. Deputy President Director (Wakil Presiden Direktur)

    Atasan Langsung: -

    Membawahi: Technical and Opration Director, Managing Director, Finance

    Director.

    4. Technical and Opration Director (Direktur Teknik dan Oprasional)

    Atasan Langsung: -

    Membawahi : Deputy Technical Director

    5. Deputy Technical Director (Wakil Direktur Teknik dan Oprasional)

    Atasan Langsung:

    Membawahi: Marketing Manager, Technical and Oprational Manager,

    Equipment and Maintenance Manager

    6. Marketing Manager (Manager Pemasaran)

    Atasan Langsung: Direktur

    Membawahi: Marketing Staff

    Tugas:

    a. Mempromosikan dan mendapatkan proyek-proyek

    b. Membuat rencana kerja dan target pemasaran

    c. Menghadiri pertemuan dengan klien atau calon klien

    d. Melaksanakan tender-tender

    Tanggung Jawab:

    a. Bertanggung jawab dalam keberhasilan atau kegagalan dalam memperoleh

    proyek

    b. Membantu aktifitas pelaksanaan proyek

  • 24

    7. Marketing Staff (Staf Pemasaran)

    Atasan Langsung:

    Membawahi: -

    Tugas :

    a. Membantu membuat rencana kerja dan target pemasaran

    b.Melaksanakan tender-tender

    Tanggung Jawab:

    a. Bertanggung jawab terhadap proses tender

    b.Membantu memantau aktifitas pelaksanaan proyek

    8. Technical and Oprational Manager (Manager Teknik dan Oprasional)

    Atasan Langsung: Direktur

    Membawahi: Staff Teknik dan Oprasional

    Tugas:

    a. Merancang design proyek dan jangka waktu pelaksanaan

    b.Menyiapkan dan melengkapi metode kontruksi

    c. Membuat gambar kerja (Shop Drawing) dan gambar pelaksaan (As Buiilt

    Drawing)

    d.Menyusun kebutuhan material dan peralatan proyek

    Tanggung Jawab:

    a. Bertanggung jawab atas proyek yang dilaksanakan waktu, biaya dan mutu

    b.Mengevalusasi hasil proyek yang telah dikerjakan

    9. Purchasing (Pembelian)

    Atasan Langsung: Manager Teknik dan Oprasional

    Membawahi: -

    Tugas:

    a. Mengelola kegiatan pembelian barang-barang atau alat untuk kebutuhan

    perusahaan

    b.Melakukan negosiasi pembelian barang-barang atau alat dengan supplier

    c. Mengatur pengiriman barang atau alat ke proyek

  • 25

    Tanggung Jawab:

    a. Bertanggung jawab atas barang atau alat yang dibeli dari supplier

    b.Bertanggung jawab atas pengirman barang atau alat ke proyek

    10. Logistic (Logistik)

    Atasan Langsung: Manager Proyek

    Membawahi: Tenaga Kerja Lapangan

    Tugas:

    a. Membuat jadwal pengadaan material atau peralatan

    b.Mengelola adminitrasi pergudangan (penerimaan, penyimpanan, pemakaian

    material diproyek.)

    c. Mengadakan mobilisasi dan demobilisasi material atau peralatan diproyek

    Tanggung Jawab:

    a. Bertanggung jawab atas pengadaan material atau peralatan dilapangan

    11. Equipment and Maintenance Manager (Manager Peralatan dan Pemeliharaan)

    Atasan Langsung: Direktur

    Membawahi: Equipment and Maintenance Staff

    Tugas:

    a. Membuat jadwal pemeliharaan dan peralatan

    b.Mengatur tempat pemeliharaan peralatan

    c. Merencanakan pengunaan alat untuk kebutuhan proyek

    Tanggung Jawab:

    a. Bertanggung jawab atas pemeliharaan alat

    b.Menginventariskan peralatan

    c. Mengatur pelaksanaan kalibrasi peralatan

    12. Equipment and Maintenance Staff (Staf Peralatan dan Pemeliharaan)

    Atasan Langsung: Manager Proyek

    Membawahi: Tenaga Kerja Lapangan

  • 26

    Tugas:

    a. Mengelola peralatan kerja diproyek (kebutuhan spare part)

    b.Melakukan pemeriksaan rutin terhadap peralatan di proyek

    c. Membuat laporan kegiatan hasil pemeriksaan rutin peralatan

    Tanggung Jawab:

    a. Bertanggung jawab atas pemeliharaan peralatan

    13. Managing Director (Direktur Umum)

    Atasan Langsung:

    Membawahi: Personnel and GA Manager, Personnel and GA Staff, Project

    Tugas Dan Tanggung Jawab:

    14. Personnel and GA Manager (Manager Personalia dan Umum)

    Atasan Langsung: Direktur

    Membawahi: Personnel and GA Staff

    Tugas:

    a. Mengelola masalah personalia dan peraturan kerja

    b.Mengelola administrasi kepegawaian

    c. Merencanakan pelatihan dan penerimaan karyawan

    d.Mengelola pelaksanaan pengurusan surat-surat ijin perusahaan

    Tanggung Jawab:

    a. Bertanggung jawab atas perencanaan pelatihan karyawan

    b.Memeliharan dokumen-dokumen perusahaan

    15. Personnel and GA Staff (Staf Personalia dan Umum)

    Atasan Langsung: Personnel and GA Manager

    Membawahi: -

    Tugas:

    a. Membantu masalah personalia

    b.Mengelola administrasi kepegawaian

    c. Mengelola pelaksanaan penyusunan surat-surat ijin perusahaan

  • 27

    Tanggung Jawab:

    a. Bertanggung jawab terhadap administrasi kepegawaian dan pelaksanaan surat-

    surat ijin perusahaan.

    16. Finance Director (Direktur Keuangan)

    Atasan Langsung:

    Membawahi: Finance Manager, Accounting, cashier, Project

    17. Finance Manager (Manager Keuangan)

    Atasan Langsung: Direktur

    Membawahi: Staf Keuangan

    Tugas:

    a. Menyusun rencana-rencana keuangan perusahaan

    b.Mengelola pengaturan system penggajian karyawan

    c. Mengkoordinasi, mengendalikan dan mengawasi penerimaan dan penggunaan

    keuangan

    Tanggung Jawab:

    a. Bertanggung jawab atas keuangan perusahaan

    b.Bertanggung jawab atas pembukuaan perusahaan

    18. Accounting (Akuntansi)

    Atasan Langsung: Manager Keuangan

    Membawahi: -

    Tugas:

    a. Membuat pedoman akuntansi perusahaan

    b.Melaksanakan pembukuan akuntansi perusahaan dan Membuat laporan

    keuangan secara priodik

    c. Menyelesaikan masalah perpajakan

    Tanggung Jawab:

    a. Bertanggung jawab atas fungsi akuntansi perusahaan

    b.Menetapkan kebijakan dan tata kerja akuntansi

  • 28

    19. Cashier (Kasir)

    Atasan Langsung: Manager Keuangan

    Membawahi: -

    Tugas:

    a. Mengelola urusan penerimaan dan pengeluaraan keuangan

    b.Menjaga dan menyimpan uang pada brandkas perusahaan

    c. Membuat pembukuan keuangan

    Tanggung Jawab:

    a. Bertanggung jawab atas penyimpanan keuangan perusahaan

    b. Bertanggung jawab atas pengelolaan keuangan (penerimaan dan pengeluaran

    uang perusahaan)

    20. Manager Proyek

    Atasan Langsung: Koordinator Proyek atau Manager Teknik dan Oprasional

    Membawahi: Staf Proyek

    Tugas:

    a. Memimpin kegiatan pelaksaan dilapangan

    b.Mengelola kesehatan dan keselamatan kerja

    c. Mengelola keuangan proyek

    Tanggung Jawab:

    a. Bertanggung jawab atas proyek yang dilaksanakan baik waktu biaya dan mutu

    b.Mengevaluasi hasil kegiatan pelaksaan kerja

    21. Staf Teknik

    Atasan Langsung: Manager Proyek

    Membawahi: Pelaksana Lapangan

    Tugas:

    a. Meyiapkan dan melengkapi metode kontruksi

    b.Membuat jadwal pelaksaan pekerjaan dan estimasi volume pekerjaan

    c. Membuat laporan harian

  • 29

    Tanggung Jawab:

    a. Bertanggung jawab atas proyek yang dilaksanakan terhadap metode kontruksi

    b.Bertanggung jawab terhadap kemajuan pekerjaan

    22. Quality Control Engineer

    Atasan Langsung: Manager Proyek

    Membawahi: Pelaksana Lapangan

    Tugas:

    a. Membuat standar mutu pelaksanaan

    b.Melakukan pemeriksaan mutu Bahan dan pekerjaan (dilaboratorium atau

    dilapangan)

    c. Mengawasi proses kegiatan dari pemakaian bahan sampai dengan pelaksanaan

    pekerjaan sehingga sesuai dengan standar mutu yang di tetapakan

    Tanggung Jawab:

    a. Bertanggung jawab atas proyek yang dilaksanakan terhadap kwalitas pekerjaan

    b.Melaksanakan Quality Control dan membuat laporannya

    23. Staf Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    Atasan Langsung: Manager Proyek

    Membawahi: Staff Proyek

    Tugas:

    a. Menyelenggarakan program keselamatan dan kesehatan kerja di proyek

    b.Membuat laporan harian keselamatan dan kesehatan kerja

    Tanggung Jawab:

    a. Bertanggung jawab terhadap keselamatan dan kesehatan kerja di proyek

    24. Staf Adminstrasi dan Keuangan Proyek

    Atasan Langsung: Manager Proyek

    Membawahi: Tenaga Kerja Lapangan

  • 30

    Tugas:

    a. Mengelola administrasi dan keuangan di proyek

    b.Menyiapkan rencana permintaan keuangan kebutuhan proyek dan membuat

    laporan mingguan atau bulanan keuangan

    c. Menyusun kebutuhan pengadaan barang untuk keperluan proyek

    Tanggung Jawab:

    a. Bertanggung jawab atas adminstrasi dan keuangan di proyek

    25. Pelaksanaan Lapangan

    Atasan Langsung: Manager Proyek

    Membawahi: Mandor

    Tugas:

    a. Memimpin dan mengendalikan pelaksanaan pekerjaan di lapangan

    b.Memahami gambar rencana dan spesifikasi teknik

    c. Membuat laporan hasil pelaksanaan di lapangan

    Tanggung Jawab:

    a. Bertanggung jawab atas pelaksanaan kerja di lapangan

    26. Pelaksanaan Survey

    Atasan Langsung: Manager Proyek

    Membawahi: Mandor

    Tugas:

    a. Memimpin dan mengendalikan pekerjaan survey dilapangan

    b.Memahami gambar rencana dan spesifikasi teknik

    c. Membuat laporan hasil pelaksanaan di lapangan

    Tanggung Jawab:

    a. Bertanggung jawab atas pekerjaan survey di lapangan

    27. Mandor

    Atasan Langsung: Pelaksana Lapangan

    Membawahi: Tenaga Kerja lapangan

  • 31

    Tugas:

    a. Melaksanakan pekerjaan sesuai dengan program kerja mingguan

    b.Menyiapkan tenaga kerja sesuai jadwal dan mengatur pelaksanaan tugas tenaga

    kerja

    c. Menjaga efektivitas dan efisiensi pemakaian bahan, tenaga dan peralatan di

    proyek

    Tanggung Jawab:

    a. Bertanggung jawab atas program kerja yang diberikan

    b.Bertanggung jawab terhadap kebutuhan material yang digunakan

    28. Sekretaris

    Atasan Langsung: Manager

    Membawahi: -

    Tugas:

    a. Mengelola surat-surat masuk dan surat-surat keluar

    b.Menyimpan dokumen-dokumen atau surat-surat perusahaan

    c. Meliput rapat perusahaan untuk dihimpun menjadi bahan pedoman kerja

    Tanggung Jawab:

    a. Bertanggung jawab dalam prosedur kearsipan

    29. Administrasi

    Atasan Langsung: Manager

    Membawahi: -

    Tugas:

    a. Mengelola administrasi perusahaan seperti : Administrasi personalia dan

    umum, Administrasi keuangan, dan Adminstrasi teknik.

    Tanggung Jawab:

    a. Bertanggung jawab terhadap tugas-tugas administrasi perusahaan

  • 32

    30. Reseptionist

    Atasan Langsung: Manager

    Membawahi: -

    Tugas:

    a. Menerima Tamu yang hadir untuk kepentingan perusahaan

    b.Melayani telepon atau fax masuk dan keluar

    c. Mencatat pesan-pesan dari klien atau hal-hal lain yang dianggap perlu, jika

    karyawan yang dihubungi tidak ada di tempat

    Tanggung Jawab:

    a. Bertanggung jawab dalam hubungan ekstrenal perusahaan (hubungan

    komunikasi dengan perusahaan atau organisasi)

    31. Tata Layanan Kantor

    Atasan Langsung: Staff Personalia dan Umum

    Membawahi: -

    Tugas:

    a. Melaksanakan kebersihan dan kerapihan kantor

    b.Melayani kebutuhan-kebutuhan kantor

    Tanggung Jawab:

    a. Bertanggung jawab terhadap kebutuhan pelayanan kantor

    32. Kurir

    Atasan Langsung: Staff Keuangan

    Membawahi: -

    Tugas:

    a. Melaksanakan pekerjaan yang berhubungan dengan tugas diluar kantor :

    mengantar atau mengambil surat atau dokumen perusahaan dari atau ke instansi

    yang dituju

    b.Mengambil atau menyetor uang di bank

    Tanggung Jawab:

    a. Bertanggung jawab terhadap pengiriman atau pengambilan dokumen atau surat

    atau uang dari atau ke instansi yang dituju

  • 33

    33. Keamanan

    Atasan Langsung: Staff Personalia dan Umum

    Membawahi: -

    Tugas:

    a. Mengelola Keamanan terhadap karyawan, gedung dan inventaris perusahaan

    dilingkungan perusahaan

    b.Melakukan kerjasama dengan instansi terkait dalam rangka mengelola

    keamanan

    Tanggung Jawab:

    a. Bertanggung jawab atas terhadap keamanan dilingkungan perusahaan

    34. Satuan Pengamanan

    Atasan Langsung: Staff Personalia dan Umum

    Membawahi: -

    Tugas:

    a. Mengelola Keamanan terhadap karyawan, gedung dan inventaris perusahaan

    dilingkungan perusahaan

    b.Melakukan kerjasama dengan instansi terkait dalam rangka mengelola

    keamanan

    Tanggung Jawab:

    a. Bertanggung jawab atas terhadap keamanan dilingkungan perusahaan

    35. Driver

    Atasan Langsung: Staff Personalia dan Umum

    Membawahi: -

    Tugas:

    a. Mengemudikan kendaraan perusahaan

    b.Merawat dan menjaga keamanan kendaraan perusahaan

  • 34

    Tanggung Jawab:

    a. Bertanggung jawab terhadap kendaraan perusahaan

    b.Bertanggung jawab terhadap keselamatan personal dan peralatan yang dibawa

    oleh pengemudi

    36. Operator Crane

    Atasan Langsung: Pengawas Lapangan

    Membawahi: -

    Tugas:

    a. Melaksanakan pekerjaan pemgoperasian crane sesuai dengan prosedur kerja

    Tanggung Jawab:

    a. Bertanggung jawab atas pekrjaan pengoperasian crane di lapangan

    37. Tukang Las

    Atasan Langsung: Pengawas Lapangan

    Membawahi: -

    Tugas:

    a. Melaksanakan pengelasan dengan prosedur kerja

    Tanggung Jawab:

    a.Bertanggung jawab atas pengelasan di lapangan

    38. Tukang Besi

    Atasan Langsung: Pengawas Lapangan

    Membawahi: -

    Tugas:

    a. Melaksanakan pekerjaan pembesian sesuai dengan prosedur kerja

    Tanggung Jawab:

    a.Bertanggung jawab atas pekerjaan pembesian di lapangan

    39. Crew Pancang

    Atasan Langsung: Pengawas Lapangan

    Membawahi: -

  • 35

    Tugas:

    a.Melaksanakan pekerjaan pemancangan dengan prosedur kerja

    Tanggung Jawab:

    a.Bertanggung jawab atas pemancangan di lapangan

    40. Tukang kayu

    Atasan Langsung: Pengawas Lapangan

    Membawahi: -

    Tugas:

    a.Melaksanakan pekerjaan fabrikasi dan pemasangan formwork

    Tanggung Jawab:

    a.Bertanggung jawab atas pekerjaan fabrikasi dan pemasangan formwork di

    lapangan

    41. Crew Tongkang

    Atasan Langsung: Pengawas Lapangan

    Membawahi: -

    Tugas:

    a.Melaksanakan pekerjaan untuk mengoperasikan tongkang

    Tanggung Jawab:

    a.Bertanggung jawab terhadap pengoperasian dan peralatan di atas tongkang

    42. Tukang Batu atau Cor

    Atasan Langsung: Pengawas Lapangan

    Membawahi: -

    Tugas:

    a.Melaksanakan pekerjaan pengecoran sesuai dengan prosedur kerja

    Tanggung Jawab:

    a.Bertanggung jawab atas pekerjaan pengecoran dilapangan

  • 36

    3.2. Hasil Penelitian

    3.2.1. Prosedur pelaksanaan purchasing (pembelian) untuk memenuhi

    pengadaan barang pada bagian administrasi di PT. Dharma Subur

    Satya Jakarta

    Divisi Bagian Logistik Direktur Oprasional Supplier

    Sumber : PT. Dharma Subur Satya

    Gambar III.2 Prosedur Pelaksanaan Purchasing (Pembelian)

    PT. Dharma Subur Satya Jakarta

    Selesai

    Mulai

    Mengisi Form SPB

    Tidak dibeli

    Penyerahan SPB

    PO Kembali ke Supplier

    Pengecekan harga ke Supplier dan meminta SPH

    Penerimaan PO yang sudah ditandatangani

    Persetujuan cek harga

    Pengajuan harga untuk di setujui

    Membuat PO

    Persetujuan PO

    Barang Datang Mengirim Barang

    Cek Barang

    Sesuai

    Mengirim Barang dengan Surat Mutasi

    PO Kembali ke Supplier Memeriksa Barang

    Menerima Barang

  • 37

    Dari alur Prosedur Pelaksanaan Purchasing (Pembelian) untuk PT. Dharma

    Subur Satya Jakarta untuk pelaksaan prosedur ini dibuat dengan Standart Mutu

    ISO:9001 yaitu yang menjelaskan:

    a. Staff Logistik menerima SPB dari pihak terkait.

    Tabel III.1

    Surat Permintaan Barang PT. Dharma Subur Satya

    Sumber : PT. Dharma Subur Satya

    b. Staff Logistik meminta persetujuan dari Direktur Operasional untuk pengecekan

    harga barang perihal spare parts/material yang akan dibeli.

    c. Staff Logistik melakukan pengecekan harga ke supplier dan meminta SPH untuk

    diserahkan kepada Direktur Operasional untuk disetujui.

    1) Jika “Tidak dibeli” maka kembali ke item (c)

    2) Jika “Beli” maka lihat item (d)

  • 38

    d. Staff Logistik membuat PO kemudian diajukan ke Direktur Operasional untuk

    disetujui.

    Tabel III.2

    PO di PT. Dharma Subur Satya

    Sumber : PT. Dharma Subur Satya

    e. Staff Logistik mengirimkan PO yang telah ditandatangani oleh Direktur

    Operasional kepada supplier untuk ditandatangani oleh pihak supplier.

    f. Staff Logistik memeriksa apakah barang pesanan telah dikirim sesuai dengan

    waktu dan tempat yang telah ditulis dalam PO.

    1) Jika barang “sesuai” dengan PO lanjut ke item (g)

    2) Jika barang “tidak sesuai” dikembalikan ke supplier.

    HEAD OFFICEJl. R.S. Fatmaw ati No. 1 B-C, Pondok Labu, Jakarta 12450, INDONESIAPhone: (62-21) 750-8376, 750-8377, 769-6636, 769-6637 Fax: (62-21) 750-8380E-mail: dharmasubur @cbn.net.id

    ITEM

    1

    Cetak : Full color

    2 25(bh) Memo PT. DHARMA SUBUR SATYABahan : HVS 70 grCetak : Full colorUkuran 1/2 Folio

    3 1000(pc) Amplop CoklatBahan : Kraf sweden

    1000(pc) Amplop CoklatBahan : Kraf sweden

    DELIVERY : Barang di Kirim ke Kantor Kami Pt.DHARMA SUBUR SATYA -Jl.R.s Fatmawati No.1B-C,PD.Labu : ……………………………………………………………………………………………………………Barang diantar ke kantor Pt. DHARMA SUBUR SATYA

    PAYMENT : ……………………………………………………………………………………………………………1(bulan) Setelah terima Invoice : ……………………………………………………………………………………………………………

    REMARKS :'Untuk proyek BLT & Balikpapan : ……………………………………………………………………………………………………………Untuk perlengkanan Adm.kantor pusat

    Received by : KIKI PRINTING

    Ibu Kiki

    Ukuran : 40cm x29cm

    Page

    cetak : Full Color

    PURCHASE ORDER

    Date 7 AGUSTUS 2008

    No. DSS/PO/KANTOR/05/AGUST/2008

    Kop.Surat PT.DHARMA SUBUR SATYA

    QUANTITY

    TO : KIKI PRINTING

    ATTN : IBU KIKI Telp. 4247240 Fax.4256364

    DESCRIPTION

    TOTAL AMOUNT IN WORDS-----Empat juta sembilan ratus delapan puluh tujuh ribu

    Bahan: HVS 80 gr

    Ukuran : 34cm x24cm

    Lima ratus rupiah---

    10(rim)

    cetak : Full Color

  • 39

    g. Staff Logistik mengirim barang pesanan tersebut kepada pihak terkait dengan

    disertakan surat mutasi barang.

    h. Staff Teknik memeriksa barang yang telah dipesan, apakah sesuai dengan kriteria

    permintaan

    1) Jika ”Tidak sesuai” maka kembali ke item (f)

    2) Jika ”Sesuai” barang diserahkan kepada pihak terkait dilengkapi dengan surat

    mutasi barang.

    Tabel III.3

    Surat Mutasi di PT. Dharma Subur Satya

    i. Pihak terkait menerima barang.

    Keterangan Definisi :

    Supplier : Perusahaan yang bergerak dalam bidang pengadaan barang.

    Expedisi : Perusahaan yang bergerak dalam bidang pengiriman barang.

    SPB : Surat Permintaan Barang

    SPH : Surat Penawaran Harga

    PO : Purchase Order

    Kepada Yth.

    No. : …………………………………………….. Proyek Kuala Tanjung

    Tanggal : 1 Agustus 2015 Sumatra Utara

    Dikirim via : Bpk Samsudin Up. : Bpk Suardinas

    Kami kirimkan dengan data-data sebagai berikut:

    No.

    1 SET 510 No. 142610 1

    2 1

    3 Total Station SOKKIA Set 32 KCF no. Seri 212088 1

    4 Prisma 1 lensa 1

    5 Prisma SOKIA APS 36 3 lensa 1

    6 Prisma SOKIA APS 12 1 lensa 1

    7 Printer 1

    8 Camera Canon 1

    9

    10

    11

    12

    13

    14

    15

    …………………………………………….. ……………………………………………… ……………………………. …………………………….

    PT. DHARMA SUBUR SATYA

    SURAT MUTASINo. Revisi 0.1

    KANTOR PUSAT JAKARTA

    NAMA BARANG JUMLAH KETERANGAN

    -

    B20 SOKIA -

    -

    -

    -

    Dibawa oleh, Mengetahui, Penerima,Logistik QC

    -

    -

    -

    PT. DHARMA SUBUR SATYAJAKARTA

    NB: Apabila barang telah diterima & dicek sesuai spec, harap difax /email ke PT.DSS Jakarta.

  • 40

    3.2.2. Pelaksanaan Purchasing (pembelian) di PT. Dharma Subur Satya Jakarta Sudah Berjalan Dengan Baik dan Sesuai Prosedur

    Pada saat saya melakukan penelitian di PT. Dharma Subur Satya Jakarta saya

    mewawancarai bagian purchasing atau staf purchasing yaitu Bpk. Syahroni. untuk

    pelaksaan purchasing di PT. Dharma Subur Satya sudah berjalan dengan baik dan

    sesuai prosedur karena di PT. Dharma Subur Satya sudah mengikuti Standart Mutu

    ISO:9001 yang menjelaskan tentang syarat-syarat pelaksanaan prosedur purchasing

    seperti, Staf logistik menerima SPB dari pihak terkait, meminta persetujuan dari

    direktur operasional, melakukan pengecekan harga ke supplier dan meminta SPH

    untuk diserahkan kepada direktur operasional, membuat PO dan diajukan ke direktur

    operasional, mengirim PO, memeriksa barang, dan yang terakhir mengirim barang

    dengan melampirkan surat mutasi.

    Berdasarkan pelaksanaan purchasing (pembelian) di PT. dharma Subur Satya

    Jakarta dapat dianalisa bahwa pelaksanaan tersebut sudah berjalan dengan baik dan

    sesuai prosedur karena sudah mengikuti Standart Mutu ISO:9001 yang berisikan

    tentang prosedur bagian purchasing.

    3.2.3. Hambatan-Hambatan Pada Saat Proses Purchasing Di PT Dharma Subur Satya mempunyai beberapa hambatan pada saat proses

    purchasing yaitu:

    1. Pengiriman barang yang tidak tepat waktu

    Yaitu pengiriman barang yang tidak sesuai dengan ketepatan waktu karna terjadi

    masalah seperti:

    a. kurir atau pengirim barang tidak mengertahui lokasi sehingga memperlambat

    datangnya pesanan.

    b. kerusakan yang mendadak pada mobil atau motor yang tidak terduga (ban

    pecah, kehabisan bensin).

    c. Macet pada saat proses pengiriman barang.

  • 41

    2. Barang yang di cari ternyata waiting list atau susah dipasaran

    Yaitu barang waiting list misalnya:

    a. Pada saat mencari barang, barang yang dibutuh kan tidak langsung ada tapi

    kita harus menunggu beberapa minggu atau bulan.

    b. Barang yang dicari tidak diproduksi lagi.

    c. Barang yang dicari hanya ada di toko-toko tertentu.

    3. Kerusakan barang pada saat barang sudah sampai dikantor

    4. Apabila terjadinya kelambatan dalam pengiriman barang maka akan

    memperlambat pekerjaan.

    Berdasarkan hambatan-hambatan pada saat proses purchasing dapat dianalisa

    bahwa di PT. Dharma Subur Satya mengalami beberapa hambatan-hambatan yang

    terjadi diluar dugaan maka dari itu bagian purchasing merasa pekerjaannya

    terhambat apabila terjadi hambatan seperti ini.

    3.2.4. Cara mengatasi Hambatan-Hambatan Pada Saat Proses Purchasing Pada saat bagian purchasing mengalami hambatan-hambatan, bagian

    purchasing memiliki cara mengatasi hambatan-hambatan tersebut yaitu:

    1. Pengiriman barang yang tidak tepat waktu

    Cara Mengatasinya:

    a. Bagian purchasing harus mengarahkan kepada kurir atau pengirim barang

    untuk memberikan alamat beserta patokan-patokan jalan agar kurir atau

    pengantar barang sampai dengan tepat waktu dan tidak salah alamat.

    b. Bagian purchasing harus mengontrol kepada pihak kurir atau pengirim barang

    untuk selalu memberikan informasi apabilaterlambat mengirim barang (akibat

    kerusakan kendaraan yang tak terduga)

    c. Bagian purchasing harus mengontrol kepada bagian kurir dan pengirim

    barang.

  • 42

    2. Barang yang di cari ternyata waiting list atau susah dipasaran

    Cara Mengatasinya:

    a. Bagian purchasing harus memesan terlebih dahulu dan menunggu sampai

    barang ada.

    b. Bagian purchasing harus mencari ke supplier lain yang masih memproduksi

    barang

    c. Bagian purchasing harus menjadikan toko-toko yang masih menyediakan

    barang-barang yang sudah langka dijual menjadi langanan.

    3. Kerusakan barang pada saat barang sudah sampai dikantor

    Cara Mengatasinya:

    a. Bagian purchasing harus klaim kepada pihak penjual barang agar dapat segera

    dikirim barang yang bagus dan tidak rusak.

    4. Apabila terjadinya kelambatan dalam pengiriman barang maka akan

    memperlambat pekerjaan.

    Cara Mengatasinya:

    a. Bagian purchasing harus bisa mengatur semua hambatan-hambatan yang

    dihadapi agar hambatan yang timbul dapat segera diatasi.

    Berdasarkan analisa cara mengatasi hambatan-hambatan pada saat proses

    purchasing bahwa di PT. Dharma Subur Satya mempunyai beberapa cara untuk

    mengatasi hambatan-hambatan yang terjadi diluar dugaan dengan mempunyai cara

    mengatasi hambatan-hambatan tersebut bagian purchasing tidak lagi kesulitan

    menghadapinya.