ards akper pemkab muna

Click here to load reader

Post on 12-Apr-2017

226 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

ARDS (Adult Respiratory Distress Syndrome)

KELOMPOK 3ARDS(Adult Respiratory Distress Syndrome)

ARDS adalah suatu sindrom gagal napas akut akibat kerusakan sawar membran kapiler alveoli sehingga menyebabkan edema paru akibat peningkatan permeabilitas

PENGERTIAN

Depresi Sistem saraf pusat.Kelainan neurologis primer. Efusi pleura,Trauma.Penyakit akut paru

ETIOLOGI

Sistem PernafasanKerusakan Pada Mekanisme Pertahanan Saluran Pernafasan ( Tidak Efektifnya Jalan Nafas )Sistem MuskuloskeletalKelemahan OtotMudah Lelah ( Intoleransi Aktifitas )Sistem PencernaanPenurunan Nafsu MakanPenurunan Berat Badan ( Gangguan Pemenuhan Nutrisi )

DAMPAK TERHADAP TUBUH

Peningkatan jumlah pernapasanKlien mengeluh sulit bernapas, retraksi dan sianosisPada Auskultasi mungkin terdapat suara napas tambahan

MANIFESTASI KLINIS

Chest X-RayABGs/Analisa gas darahPulmonary Function TestShunt Measurement (Qs/Qt)Alveolar-Arterial Gradient (A-a gradient)Lactic Acid Level

Pemeriksaan Diagnostik

Penatalaksanaan ARDS terdiri atas penatalaksanaan terhadap penyakit dasar yang dikombinasi dengan penatalaksanaan suportif terutama mempertahankan oksigenasi yang adekuat dan optimalisasi fungsi hemodinamik sehingga diharapkan mekanisme kompensasi tubuh akan bekerja dengan baik bila terjadi gagal multiorgan.Continous positive airway pressure (CPAP) dapat mencegah atelektasis alveolar, mengurangi disfungsi ventilasi/perfusi dan membantu kerja pernapasan.. Positive end expiratory pressure (PEEP) 25-15 mmH2O dapat digunakan untuk mencegah alveoli menjadi kolaps. Tekanan jalan napas yang tinggi yang terjadi pada ARDS dapat menyebabkan penurunan cairan jantung dan peningkatan risiko barotrauma (misalnya pneumotoraks).

Penatalaksanaan

Infeksi paru dan abdomen merupakan komplikasi yang sering dijumpai. Adanya edema paru, hipoksia alveoli, penurunan surfaktan dan daya aktivitas surfaktan akan menurunkan daya tahan paru terhadap infeksi. Komplikasi PEEP yang sering adalah penurunan curah jantung, emfisema subkutis, pneumothoraks dan pneumomediastinum.

KOMPLIKASI