analisis jurnal krr, menopause dan kasus krr, menopause edit

Download Analisis Jurnal Krr, Menopause Dan Kasus Krr, Menopause Edit

Post on 07-Aug-2015

869 views

Category:

Documents

19 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

ANALISIS JURNAL ASUHAN PELAYANAN KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA, MENOPAUSE DAN KASUS ASUHAN PELAYANAN KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA, MENOPAUSE Diajukan untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Asuhan Kebidanan

Disusun oleh : Kelompok 7 Viga Dwi Fatra Bonita Martha Diana Shafiah Ferstia Fatmahmurnihati Husnul Khotimah Febri Annisa Nuurjanah

PROGRAM D4 KEBIDANAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS PADJAJARAN 2012

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kami panjatkan kehadirat illahi rabbi, karena atas rahmat dan karunia-Nya kami dapat menyelesaikan tugas makalah ini. Kami juga bersyukur atas berkat rezeki dan kesehatan yang diberikan kepada kami sehingga kami dapat menyelesaikan tugas makalah Analisis Jurnal Asuhan Pelayanan Kesehatan Reproduksi Remaja, Menopause Dan Kasus Asuhan Pelayanan Kesehatan Reproduksi Remaja, Menopause. Makalah ini dibuat untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Asuhan Kebidanan. Kami sadar bahwa makalah yang kami buat ini masih jauh dari sempurna, karena itu kami mengharapkan saran dan kritik yang membangun untuk menyempurnakan makalah ini menjadi lebih baik lagi. Oleh karena itu penulis mohon bantuan dari para pembaca. Demikianlah makalah ini kami buat, apabila ada kesalahan dalam penulisan, kami mohon maaf yang sebesarnya dan sebelumnya kami mengucapkan terima kasih.

Bandung, November 2012

Penyusun

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ............................................................................................ i DAFTAR ISI .......................................................................................................... ii BAB I PENDAHULUAN .......................................................................................1 1.1 Latar Belakang................................................................................................1 1.2 Tujuan .............................................................................................................3 1.3 Metode Penulisan ...........................................................................................3 BAB II TINJAUAN PUSTAKA............................................................................4 2.1 Kesehatan Reproduksi Remaja .......................................................................4 2.1.1 Permasalahan Kesehatan Reproduksi Remaja .......................................5 2.1.2 Hak Reproduksi Remaja ........................................................................7 2.1.3 Pengetahuan Dasar Yang Perlu Diberikan Pada Remaja .......................9 2.1.4 Perkembangan Psikososial ...................................................................11 2.1.5 Program Kesehatan Reproduksi ...........................................................13 2.1.6 Penanggulangan Masalah Remaja........................................................15 2.2 Menopause ....................................................................................................16 2.2.1 Definisi .................................................................................................16 2.2.2 Tanda Dan Gejala .................................................................................17 2.2.3 Tahapan Menopause.............................................................................17 2.2.4 Perubahan Pada Wanita Menopause ....................................................18 2.2.5 Dampak Kesehatan Fisik Dan Psikis ...................................................19 2.2.5.1 Keluhan Fisik ...........................................................................19 2.2.5.2 Keluhan Psikis..........................................................................21 2.2.6 Upaya Menangani Menopause .............................................................22 2.2.7 Pengobatan Menopause ........................................................................23 2.2.8 Asuhan Pada Wanita Menopause .........................................................27 2.2.9 Konseling Menopause ..........................................................................27 BAB III JURNAL KASUS DAN PEMBAHASAN ...........................................29 3.1 Kasus Kesehatan Reproduksi Remaja ...........................................................29 3.2 Pembahasan Kasus Kesehatan Reproduksi Remaja......................................29

3.3 Kasus Menopause..........................................................................................41 3.4 Pembahasan Kasus Menopause.....................................................................41 3.5 Kaitan Dengan 4 Aspek ................................................................................49 BAB IV KESIMPULAN ......................................................................................58 DAFTAR PUSTAKA ...........................................................................................59 LAMPIRAN JURNAL

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masa remaja menurut World Health Organitation (WHO) merupakan suatu fase perkembangan antara masa kanak-kanak dan masa dewasa; berlangsung antara usia 10 sampai 19 tahun. Masa remaja terdiri pada masa remaja awal (10-14 tahun), masa remaja, (14-17 tahun). Pada masa remaja, banyak terjadi perubahan biologis, psikologis, maupun sosial.Tetapi umumnya proses pematangan fisik terjadi lebih cepat dari proses pematangan kejiwaan (Psikososial) (Huang et al., 2007). Seorang anak remaja tidak lagi didapat sebagai anak kecil, tetapi belum juga dianggap sebagai orang dewasa. Disatu sisi ia ingin bebas dan mandiri, lepas dari pengaruh orang tua, disisi lain pada dasarnya ia tetap membutuhkan bantuan, dukungan perlindungan orang tuanya (Guzmdn et al., 2004). Orang tua sering tidak mengetahui atau memahami perubahan yang terjadi sehingga tidak menyadari bahwa anak mereka telah tumbuh menjadi seorang remaja, bukan lagi anak yang selalu dibantu (Fellinge et al., 2009). Orang tua menjadi bingung menghadapi labilitas emosi dan perilaku remaja, sehingga tidak jarang terjadi konflik diantara keduanya. Adanya konflik yang berlarut-larut merupakan stresor bagi remaja yang dapat menimbulkan berbagai pemasalahan yang komplek baik fisik,

psikologik maupun sosial termasuk pendidikan. Kondisi seperti ini apabila tidak segera di atasi dapat berlanjut sampai dewasa dan dapat berkembang ke arah yang lebih negatif. Antara lain dapat ditimbulkan gangguan masalah maupun pada

kejiwaan dari yang ringan sampai berat. Apalagi

kenyataannya perhatian masyarakat lebih terfokus pada upaya meningkatkan kesehatan fi sik semata, kurang memperhatikan faktor non fisik (intelektual, mental emosional dan psikososial). Padahal faktor tersebut merupakan penentu dalam keberhasilan seorang remaja di kemudian hari (Lilian et al., 2008).

Menurut WHO masa remaja dalah usia 10 19 tahun. Pada fase tersebut terjadi perubahan yang amat pesat baik dalam fase biologis dan hormonal, maupun bidang psikologis dan sosial. Dalam proses dinamika ini dapat dikemukakan ciri remaja yang normal adalah sebagai berikut: 1) Tidak terdapat gangguan jiwa (psikopatologi) yang jelas atau sakit fisik yang parah, 2) Dapat menerima perubahan yang dialami, baik fisik maupun mental dan sosial, 3) Mampu mengekpresikan perasaanya dengan luwes serta mencari penyelesaian terhadap masalahanya, 4) Remaja mampu mengendalikan diri sehingga dapat membina hubungan yang baik dengan orang tua, guru, saudara, dan teman-temannya, 5) Merasa menjadi bagian dari satu lingkungan tertentu dan mampu memainkan perannya dalam lingkungan tersebut.1 Remaja selama masa pertumbuhan dan perkembangan membutuhkan perhatian dan pengawasan yang baik terkait dengan permasalahan kesehatan reproduksi. Kemudahan akses informasi, memungkinkan remaja untuk berperilaku bebas dan menyimpang. Pengaruh informasi global (seperti paparan media audio-visual) yang semakin mudah diakses oleh remaja akan menstimulasi remaja untuk mengadaptasi kebiasaan-kebiaasaan yang tidak sehat seperti merokok, minum-minuman beralkohol, penyalahgunaan obat, perkelahian antar remaja atau tawuran (Iskandar, 1997). Kebiasaan-kebiasaan tersebut secara kumulatif akan mempercepat usia awal seksual aktif remaja serta mengantarkan remaja pada kebiasaan berperilaku seksual yang berisiko tinggi. Hal ini dikarenakan remaja tidak memiliki pengetahuan yang akurat mengenai kesehatan reproduksi dan seksualitas serta tidak memiliki akses terhadap informasi dan pelayanan kesehatan reproduksi, sehingga memerlukan pembinaan dari berbagai pihak termasuk bidang kesehatan.2 Jika perubahan yang dialami oleh remaja tidak ditangani dengan baik, akan berakibat buruk terhadap kesehatan reproduksi dari remaja itu sendiri. Selain masalah pada remaja, masalah yang terjadi pada saat menopause juga perlu diperhatikan. Secara umur, orang yang mengalami menopause memiliki umur yang lebih mapan dan memiliki pengalaman hidup yang lebih banyak. Akan tetapi, kurangnya pengetahuan tentang pelayanan kesehatan reproduksi

menopause pun menjadi salah satu faktor kurangnya tingkat kesadaran tentang kesehatan reproduksi menopause. Di dalam makalah ini, akan dibahas lebih lanjut tentang Asuhan Pelayanan Kesehatan Reproduksi Remaja.

1.2 Tujuan Tujuan Umum Tujuan umum dalam pembuatan makalah ini adalah agar mahasiswa dapat mengetahui dan mengerti tentang Analisis Jurnal Asuhan Pelayanan Kesehatan Remaja, Menopause dan Kasus Asuhan Pelayanan Kesehatan Reproduksi Remaja, Menopause Tujuan Khusus Tujuan Khusus dari pembuatan makalah ini adalah agar: 1. Mahasiswa mengetahui dan memahami tentang Tinjauan Teori Tentang Kesehatan Reproduksi Remaja. 2. Mahasiswa mengetahui dan memahami tentang Tinjauan Teori Tentang Menopause 3. Mahasiswa dapat menganalisis Jurnal Kasus Kesehatan Reproduksi Remaja dan Diakaitkan Dengan 4 Aspek. 4. Mahasiswa dapat menganalisis Jurnal Kasus Menopause dan Dikaitkan Dengan 4 Aspek.

1.3 Metode Penulisan Metode penulisan yang kami gunaka