Ala Pengkoversi Katalitik Atau Catalytic Converter

Download Ala Pengkoversi Katalitik Atau Catalytic Converter

Post on 26-Jun-2015

192 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

<p>Ala Pengkoversi Katalitik atau Catalytic Converter</p> <p>Latar Belakang Polusi terjadi karena kesalahan alam, bidang pertambangan, bidang perminyakan, bidang energi, bidang manufaktur dan kendaraan bermotor Polusi di bidang kendaraan bermotor menyumbang salah satu terbanyak Jumlah manusia semakin banyak, jumlah kendaraan bermotor semakin banyak Banyaknya kendaraan bermotor menghasilkan semakin banyak polusi di udara Polusi di udara mengakibatkan banyak pengaruh negatif antara lain : 1. Kesehatan Berbagai macam penyakit seperti degradasi organ dalam seperti paru-paru, hati, ginjal, sesak nafas, kanker, menurunkan kecerdasan seseorang. 2. Lingkungan Terciptanya lubang ozon, pemanasan menyeluruh, panas menyengat</p> <p>Latar Belakang Senyawa-senyawa yang menyebabkan polusi di udara : 1. CO (senyawa karbon monoksida) Senyawa karbon monoksida mempunyai daya ikat (daya afinitas) terhadap Hb atau haemoglobin yang lebih kuat dari pada senyawa karbon dioksida sehingga manusia yang menghirupnya dapat menyebabkan keracunan 2. Senyawa sulfat dan senyawa sulfit Jenis senyawa ini dapat menimbulkan hujan asam yang dapat mengakibatkan reaksi korosif 3. Senyawa nitrat dan senyawa nitrit Jenis senyawa ini dapat menimbukan hujan asam asam yang dapat mengakibatan rekasi korosif yang merugikan 4. Senyawa hidrokarbon Jenis senyawa hidrokarbon dapat menyebabkan berbagai macam pengaruh yang tidak baik terhadap kesehatan</p> <p>Latar Belakang Alat pengkonversi katalis dapat mengubah senyawa-senyawa berbahaya hasil buangan kendaraan bermotor (kecuali senyawa sulfat dan senyawa sulfit) di atas menjadi senyawa-senyawa yang tidak berbahaya melalui reaksi spesies kimia di permukaan . Senyawa-senyawa yang tidak berbahaya antara lain air , senyawa gas lemas atau gas nitrogen, dan senyawa asam arang atau senyawa karbon dioksida</p> <p>Struktur Alat Pengkonversi Katalis Struktur bagian dalam : keramik alumina yang menyerupai sarang lebah (honey comb) atau penampang melintangnya (cross sectionnya) berupa bidang hexagonal Struktur bagian luar : dilapisi oleh Pt (platina), Pd (palladium), Ce (cerium), Rh (rhodium) sebagai katalis.</p> <p>Reaksi Kimia yang Terjadi pada Kendaraan Bermotor tanpa Menggunakan Alat Pengkonversi Katalitik atau Catalytic Converter</p> <p> Reaksi kimia yang sempurna tanpa kehadiran senyawa nitrat atau nitrit : 2,2,3 trimetil pentana atau iso - oktana + oksigen &gt; karbon dioksida + air Reaksi kimia yang tidak sempurna tanpa kehadiran senyawa nitrat atau nitrit : 2,2,3 trimetil pentana atau iso oktana + oksigen karbon monoksida + karbon dioksida + senyawa hidro karbon + air</p> <p>Reaksi Kimia yang Terjadi pada Kendaraan Bermotor tanpa Menggunakan Alat Pengkonversi Katalitik atau Catalytic Converter</p> <p> Reaksi kimia yang sempurna dengan kehadiran senyawa nitrat atau nitrit : Kehadiran senyawa nitrat : 2,2,3-trimetil pentana atau iso-oktana + nitrat + oksigen karbon dioksida+ air + nitrat Kehadiran senyawa nitrit : 2,2,3 trimetil pentana atau iso-oktana + nitrit + oksigen karbon dioksida + air + nitrit</p> <p>Reaksi Kimia yang Terjadi pada Kendaraan Bermotor tanpa Menggunakan Alat Pengkonversi Katalitik atau Catalytic Converter</p> <p> Reaksi kimia yang tidak sempurna dengan kehadiran senyawa nitrat dan nitrit : Senyawa nitrat 2,2,3 trimetil pentana atau iso oktana + senyawa nitrat + oksigen karbon monoksida + karbon dioksida + senyawa hidro karbon + senyawa nitrat + air Senyawa nitrit 2,2,3 trimetil pentana atau iso oktana + senyawa nitrat + oksigen karbon monoksida + karbon dioksida + senyawa hidro karbon + senyawa nitrit+ air</p> <p>Reaksi Kimia yang Terjadi pada Kendaraan Bermotor dengan Menggunakan Alat Pengkonversi Katalitik atau Catalytic Converter</p> <p>Apakah yang dimaksud dengan katalis ? Katalis adalah senyawa yang memungkinkan terjadinya reaksi kimia dan menghasilkan atau meningkatkan produk reaksi tanpa ikut bereaksi senyawa yang menurunkan energi pengaktifan sehingga energy barriernya menurun dengan mencari rute lain untuk bereaksi dan bereaksi namun pada tahap akhir rekasi senyawa terebut dibentuk kembali sehingga seolah-olah tidak ikut bereaksi</p>