abortus spontan (dr. daulat)

Download Abortus Spontan (Dr. Daulat)

Post on 11-Jul-2016

215 views

Category:

Documents

3 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

haha

TRANSCRIPT

  • Dr. Daulat H. Sibuea, SpOG(K)

  • PERDARAHAN OBSTETRIK(OBSTETRICAL HEMORRHAGE) PERDARAHAN OBSTETRIK TERDIRI DARI : PERDARAHAN ANTE PARTUM PADA UMUR KEHAMILAN < 20 MGG PERDARAHAN HAMIL MUDA.PERDARAHAN ANTE PARTUM PADA UMUR KEHAMILAN > 20 MGG PERDARAHAN HAMIL TUAPERDARAHAN INTRAPARTUMPERDARAHAN POST PARTUM

  • PERDARAHAN HAMIL TUAPLASENTA PREVIA (PLACENTA PREVIA)PLASENTA MENUTUPI SEBAGIAN / SELURUH OSTIUM UTERI INTERNA SOLUSIO PLASENTA (ABRUPTIO PLACENTA) PLASENTA YG LETAKNYA NORMAL LEPAS SEBELUM JANIN KELUAR

  • PERDARAHAN INTRA PARTUMVASAPREVIA PEMBULUH DARAH DI SELAPUT KETUBAN ROBEK ( PD KASUS INSERSI VELAMENTOSA / VELAMENTOUS INSERTION OF UMBILICAL CORD )

  • ABORTUS SPONTAN DEFINISI BERAKHIRNYA KEHAMILAN OLEH SEBAB APAPUN ( TANPA DIRENCANAKAN ) PADA UMUR KEHAMILAN KURANG 20 MGG / SEBELUM BERAT BADAN JANIN MENCAPAI 500 GRAMPATOLOGIOVUM EMBRIO MATI TERJADI PERDARAHAN DESIDUA BASALIS, KANTUNG KEHAMILAN ( GESTATIONAL SACS ) LEPAS DARI DESIDUA

  • TIMBUL KONTRAKSI UTERUS KANALIS SERVIKALIS TERBUKA DAN KONSEPSI DIDORONG KELUAR DARI KAVUM UTERI JANIN MATI PERDARAHAN DESIDUA, KONTRAKSI UTERUS, KANALIS SERVIKALIS TERBUKA JANIN DAN URI DIDORONG KELUAR DARI KAVUM UTERI INSIDENSIANGKA KEJADIAN ABORTUS SPONTAN 12 26 %. LEBIH DARI 80% ABORTUS SPONTAN TERJADI SAAT KEHAMILAN BERUMUR 12 MGG / KURANG.

  • ETIOLOGI FAKTOR PREDISPOSISI INSIDENSI DGN BERTAMBAHNYA PARITAS, UMUR IBU DAN SUAMINYA INSIDENSI JIKA JARAK KEHAMILAN YG BERURUTAN 3 BLN. ETIOLOGI FAKTOR JANIN ZYGOT, EMBRIO, JANIN, DAN PLASENTA ABNORMAL YG SERING DITEMUI ADALAH BLIGHTED OVA, (KANTONG KEHAMILAN BERISI EMBRIO DEGENERASI / TANPA EMBRIO).

  • ABNORMALITAS INI AKIBAT KELAINAN JLH KHROMOSOM AUTOSOMAL ABNORMAL TRISOMY, MONOSOMY, TRIPLOIDY, TETROPLOIDY.JLH KHROMOSOM SEKS ABNORMAL 47 XXX , 47 XXY JLH. KROMOSOM NORMAL NAMUN ADA KELAINAN STRUKTUR, KEJADIAN INI SERING PD IBU HAMIL UMUR > 35 THN DAN KEJADIAN ABORTUS PD UMUR KEHAMILAN SEKITAR 13 MGG

  • FAKTOR MATERNAL DAPAT BERUPA : INFEKSI (TORCH, CHLAMYDIA, UREAPLASMA UREALYTICUM) PENYAKIT KRONIS (TBC, KARSINOMA) ABNORMALITAS ENDOKRIN (HIPOTIROIDI, DM, DEFISIENSI PROGESTERON) MALNUTRISI PEROKOK, PEMINUM ALKOHOL, KAFEIN RADIASI

  • TOKSIN LINGKUNGAN (ARSEN, TIMAH, FORMALDEHDYE, BENZENE, ETHYLENE OXIDE). PENYAKIT AUTOIMMUN (LUPUS ERYTIHEMATOSUS, ANTIPHOSPHO LIPID ANTIBODIES). RESPON IMMUNE ABNORMAL TERHADAP PATERNAL ANTIGEN (REAKSI PENOLAKAN KONSEPSI). TRAUMA LAPAROTOMI, TERUTAMA SEKITAR ORGAN PELVIK / TRAUMA FISIK. KELAINAN UTERUS (MIOMA UTERUS, ADHESI INTRA UTERIN, INKOMPETENSI SERVIK UTERI)

  • FAKTOR PATERNALSPERMA DGN KHROMOSOM TRANSLOKASI, MENGHASILKAN ZYGOT ABNORMAL KLASIFIKASI KLINIS ABORTUS SPONTAN : ABORTUS IMMINENS (THREATENED ABORTION) GEJALA KLINIS PERDARAHAN PERVAGINAM BERUPA BERCAK HIS MENIMBULKAN NYERI UTERUS KONSEPSI HIDUP KADAR SERUM HC6 1000 IU/Ml

  • MANAGEMEN ISTIRAHAT (BED REST) TERAPI PROGESTERONE ATAU hCG (JIKA ADA DEFISIENSI PROGESTERON ) ABORTUS INSIPIENS(INEVITABLE ABORTION) SELAPUT KETUBAN ROBEK, AIR KETUBAN MENGALIR KONTRAKSI UTERUS PERDARAHAN PERVAGINAM KANALIS SERVIKALIS TERBUKA PROSES PENGELUARAN KONSEPSI DARI KAVUM UTERI.MANAGEMEN TERAPI TERMINASI KEHAMILAN (DENGAN DILATASI DAN KURETASE

  • ABORTUS INKOMPLETUS (INCOMPLETE ABORTION) SEBAGIAN PLASENTA MASIH MELEKAT KE DESIDUA BASALIS PERDARAHAN PERVAGINAM BANYAK KANALIS SERVIKALIS TERBUKA (JARINGAN DI KANALIS SERVIKALIS) MANAGEMEN TERAPI :PERBAIKi KEADAAN UMUM IBU KOSONGKAN ISI KAVUM UTERI ( DILATASI DAN KURETASE )

  • MISSED ABORTIONDEFINISI RETENSI KONSEPSI YG SUDAH MATI DLM UTERUS SELAMA BEBERAPA MGG GEJALA KLINISPERDARAHAN PERVAGINAM SEDIKIT / TANPA PERDARAHAN TANDA-TANDA KEHAMILAN MENGILANGUTERUS MENGECIL, KANALIS SERVIKALIS TERTUTUP JIKA JANIN MATI PD UMUR KEHAMILAN 13 MGG DAN TERTAHAN DLM UTERUS 4 MGG, DPT MENIMBULKAN KOAGULOPATI (GANGGUAN PEMBEKUAN DARAH)

  • DEFINISI MANAGEMEN TERAPI : KOSONGKAN ISI KAVUM UTERIJIKA ADA GEJALA KOAGULOPATI, ATASI TERLEBIH DAHULU SEBELUM MENGELUARKAN ISI KAVUM UTERIABORTUS SPONTAN HABITUALIS (RECURRENT SPONTANEOUS ABORTION) ABORTUS SPONTAN BERULANG (BERURUTAN) 3 KALI /LEBIH

  • ETIOLOGI ABORTUS SPONTAN HABUTALIS ANEUPLOIDY EUPLOIDY DGN KELAINAN PD IBU (FAKTOR EXTERNAL) INKOMPETENSI SERVIK UTERI MANAGEMEN TERAPIPEMERIKSAAN KARYOTIP OPERASI SHIRODKAR

  • ABORTUS SEPTIK(SEPTIC ABORTION) KOMPLIKASI SERIUS DARI ABORTUS ADALAH ABORTUS SEPTIK (INFEKSI BERAT).ABORTUS SEPTIK UMUMNYA TERJADI PADA ABORTUS BUATAN TRADISIONAL GEJALA KLINIS PERDARAHAN PERVAGINAM YG HEBATSEPSISSYOKGAGAL GINJAL AKUT

  • MANAGEMEN TERAPI KOSONGKAN ISI KAVUM UTERIATASI INFEKSIATASI SYOKHEMODIALISIS JIKA TERJADI GAGAL GINJAL AKUTABORTUS BUATAN (INDUCED ABORTION)ABORTUS BUATAN LEGALTERMINASI KEHAMILAN PD UMUR KEHAMILAN DIBAWAH 20 MGG YG TDK MELANGGAR UU KES.

  • ABORTUS BUATAN ILEGALTERMINASI KEHAMILAN PD UMUR KEHAMILAN DIBAWAH 20 MGG YG MELANGGAR UU KES .ABORTUS BUATAN LEGAL (MISALNYA)ABORTUS BUATAN TERAPEUTIK (ABORTUS PROVOKATUS TERAPEUTIK) KEHAMILAN DITERMINASI (DIGUGURKAN) UTK KESEHATAN IBU (LIFE SAVING)

  • Dr. Daulat H. Sibuea, Sp.OG(K)HAMIL EKTOPIK / EKTOPIC PREGNANCY

  • HAMIL EKTOPIK / EKTOPIC PREGNANCYNORMAL BLASTOSIS NIDASI (IMPLANTASI) DI ENDOMETRIUM KAVUM UTERI TIDAK TERMASUK SERVIK DAN KORNU UTERI. BLASTOSIS NIDASI DILUAR LOKASI NORMAL HAMIL EKTOPIK BLASTOSIS NIDASI DILUAR UTERUS HAMIL EKSTRA UTERIN

  • ETIOLOGI FAKTOR MEKANIK. ZYGOTE BLASTOSIS / DILUMEN TUBA FALLOPI GERAKNYA DIHAMBAT ; SEPERTI PADA * SALPINGITIS * PERITUBAL ADHESI (INFEKSI TUBA, ABSES APPENDISITIS, ENDOMETRIOSIS)* PERNAH MENGALAMI HAMIL EKTOPIK (RESIKO BERULANG 7-15%* PERNAH OPERASI TUBA (REKONSTRUKSI TUBA)* SERING MELAKUKAN ABORTUS BUATAN* TUMOR (MIOMA, TUMOR ADNEKSA) YG MENDISTORSI TUBA FALLOPI

  • FAKTOR FUNGSIONAL. ZYGOTE / BLASTOSIS DILUMEN TUBA FALLOPI GERAKNYA LAMBAT; SEPERTI PADA OVUM MIGRASI EKSTERNAL MOTILITAS TUBA BERUBAH ARAH, MIS PADA * AKSEPTOR AKDR * AKSEPTOR MORNING AFTER PILL (ESTROGEN DOSIS TINGGI)

  • REPRODUKSI YG DIREKAYASA (ASSITED REPRODUCTION) KEHAMILAN TUBA MENINGKAT PADA * INDUKSI OVULASI * GAMETE INTRAFALLOPIAN TRANSFER (GIFT) * INVITRO FERTILIZATION (IVF)* OVUM TRANSFER

  • INSIDEN HAMIL EKTOPIK (USA 1987 = 10,7 PER 1000 KELAHIRAN INSIDEN HAMIL EKTOPIK MENINGKAT PADA PMS MENINGKATKAN INSIDEN SALPINGITIS AKSEPTOR AKDR (AKDR MENCEGAH KEHAMILAN INTRA UTERIN TETAPI TIDAK HAMIL EKSTRA UTERIN) AKSEPTOR PROGESTASIONAL DOSIS RENDAH POST ABORTUS BUATAN YG MENGALAMI INFEKSI REPRODUKSI YG DIREKAYASA

  • PENYEBAB KEMATIAN MATERNAL KEDUA TERBESAR DI USA (1990) ADALAH HAMIL TUBA YG TERGANGGU HAMIL TUBA OVUM YG DIBUAHI TUMBUH BERKEMBANG DI :PARS AMPULARIS PARS ISTHMIKA PARS INTERSTITIALIS (CORNUAL PREGNANCY) PARS INFUNDIBULARIS ATAU FIMBRIA

  • PERUBAHAN UTERUS PADA HAMIL TUBA SAMA SEPERTI HAMIL MUDA

    KONSISTENSI SERVIKS DAN SBR/ISTHMUS LEMBUT UTERUS BERTAMBAH BESAR TDK MELEBIHI KEHAMILAN 12 MINGGU ENDOMETRIUM MENGALAMI PERUBAHAN ARIAS STELLA REACTION (ARIAS STELLA PHENOMENA) JIKA JANIN MATI DEGENERASI ENDOMETRIUM (DESIDUA) TERJADI PERDARAHAN P/V DISERTAI DECIDUAL CAST.

  • NASIB HAMIL TUBA ABORTUS TUBA RUPTUR TUBA * KONSEPSI DI REABSORBSI * MUMMIFIKASI ATAU LITHOPEDION * KEHAMILAN ABDOMINAL SEKUNDER * KEHAMILAN INTRALIGAMENTER

  • HETEROTYPIC ECTOPIC PREGNANCY (COMBINED PREGNANCY)- HAMIL INTRAUTERINE BERSAMAAN HAMIL TUBA - INSIDENSI 1 DARI 30.000 HAMIL INTRAUTERINMULTIFETAL ECTOPIC PREGNANCY - TWIN TUBAL PREGNANCY

  • GEJALA KLINIS HAMIL TUBA TERGANGGU

    NYERI PELVIK / ABDOMEN (ETIOLOGI HEMOPERITONEUM) NYERI DADA (PLEURITIC CHEST PAIN) ETIOLOGI IRITASI DIAFRAGMA AMENOREA PERDARAHAN P/V (BERCAK) TAHIKARDIA BRADIKARDIA HIPOTENSI PELVIC MASS PELVIC HEMATOCELE

  • TEST LABORATORIUM HB , HCT ANEMIA NORMOSITIK LEUKOSIT 5000 30.000/ML TEST KEHAMILAN (+) / (-)PEMERIKSAAN USG ABDOMINAL USG TRANSVAGINAL USG KAVUM UTERI TANPA KONSEPSI MASSA KONSEPSI DILUAR UTERUS

  • MANAGEMEN TERAPI PERBAIKI KEADAAN UMUM (INFUS, TRANSFUSI, O2) LAPARATOMI SALPINGEKTOMI

  • KEHAMILAN ABDOMINAL PRIMER

    FERTILISASI TERJADI SEBELUM OOSIT MEMASUKI TUBA FALLOPI

    INSIDEN (USA 1987) 1-10.000 KELAHIRAN HIDUP ETIOLOGI SAMA SEPERTI HAMIL EKTOPIK

  • NASIB HAMIL ABDOMINAL

    KONSEPSI MATI DIREABSORBSI JANIN MATI MENC`PAI 75 95 % KONSEPSI MATI SUDAH CUKUP BESAR (TDK DPT DIREABSORSI) MENGALAMI* SUPURASI (BERNANAH) AKIBAT INFEKSI * MUMMIFIKASI (LITHOPEDION)* ADIPOCERE (PERLEMAKAN)

  • DIAGNOSA PALPASI ABDOMEN * BAGIAN JANIN TERABA DEKAT KULIT ABDOMEN * HIS NEGATIF VT UTERUS TDK MELEBIHI KEHAMILAN 12 MINGGU FOTO RONSEN RANGKA JANIN DILUAR KAVUM UTERI USG JANIN DILUAR KAVUM UTERI PENANGANAN LAPAROTOMI

  • PLASENTA PREVIA (PLACENTA PREVIA)PLASENTA YG LOKASINYA DISEGMEN BAWAH RAHIM (SBR) MENUTUPI OSTIUM UTERI INTERNA (OUI) SEBAGIAN LEPAS DARI (DESIDUA), MENIMBULKAN PERDARAHAN DARI UTERUS YG MENGALIR KANALIS SERVIKALIS SBLM PERSALINAN (UMUR KEHAMILAN 20 MGG)

  • KLASIFIKASI PLASENTA PREVIAPLASENTA PREVIA TOTALIS (TOTAL PLACENTA PREVIA) : PLASENTA MENUTUPI TOTAL (SELURUH) OUI.PLASENTA PREVIA PARTIALIS (PARTIAL PLACENTA PREVIA) : PLASENTA MENUTUPI SEBAGIAN OUI.PLASENTA PREVIA MARGINALIS (MARGINAL PLACENTA PREVIA) : BAGIAN PINGGIR PLASENTA BERADA DI PINGGIR OUI.PLASENTA LETAK RENDAH (LOW-LYING PLACENTA) : BAGIAN PINGGIR PLASENTA DEKAT KEPINGGIR OUI.

  • EPIDIOMOLOGIINSIDENSI 0,3 0,5 % PERSALINANETIOLOGI : BELUM DIKETAHUI.FAKTOR PREDISPOSISI / FAKTOR RESIKO. INSIDENSI BERTAMBAHNYA UMUR IBU HAMIL.PERNAH SEKSIOSESAREAPERNAH INDUKSI ABORTUS PEROKOK ERYTHROBLASTOSIS FETALI

Recommended

View more >