68062183 anatomi dan fungsi otak manusia

of 25 /25
Anatomi dan Fungsi Otak Manusia Otak Anda mengendalikan semua fungsi tubuh Anda. Otak merupakan pusat dari keseluruhan tubuh Anda. Jika otak Anda sehat, maka akan mendorong kesehatan tubuh serta menunjang kesehatan mental Anda. Sebaliknya, apabila otak Anda terganggu, maka kesehatan tubuh dan mental Anda bisa ikut terganggu. Seandainya jantung atau paru-paru Anda berhenti bekerja selama beberapa menit, Anda masih bisa bertahan hidup. Namun jika otak Anda berhenti bekerja selama satu detik saja, maka tubuh Anda mati. Itulah mengapa otak disebut sebagai organ yang paling penting dari seluruh organ di tubuh manusia. Selain paling penting, otak juga merupakan organ yang paling rumit. Membahas tentang anatomi dan fungsi otak secara detail bisa memakan waktu berhari-hari. Oleh karena itu disini kita akan membahas anatomi dan fungsi otak secara garis besarnya saja sekedar membuat Anda paham bagian-bagian dan fungsi otak Anda sendiri. Seperti terlihat pada gambar di atas, otak dibagi menjadi empat bagian, yaitu: 1. Cerebrum (Otak Besar) 2. Cerebellum (Otak Kecil) 3. Brainstem (Batang Otak) 4. Limbic System (Sistem Limbik)

Author: etha-comical

Post on 01-Dec-2015

71 views

Category:

Documents


0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • Anatomi dan Fungsi Otak Manusia

    Otak Anda mengendalikan semua fungsi tubuh Anda. Otak merupakan pusat dari

    keseluruhan tubuh Anda. Jika otak Anda sehat, maka akan mendorong kesehatan tubuh

    serta menunjang kesehatan mental Anda. Sebaliknya, apabila otak Anda terganggu,

    maka kesehatan tubuh dan mental Anda bisa ikut terganggu.

    Seandainya jantung atau paru-paru Anda berhenti bekerja selama beberapa menit, Anda

    masih bisa bertahan hidup. Namun jika otak Anda berhenti bekerja selama satu detik

    saja, maka tubuh Anda mati. Itulah mengapa otak disebut sebagai organ yang paling

    penting dari seluruh organ di tubuh manusia.

    Selain paling penting, otak juga merupakan organ yang paling rumit. Membahas tentang

    anatomi dan fungsi otak secara detail bisa memakan waktu berhari-hari. Oleh karena itu

    disini kita akan membahas anatomi dan fungsi otak secara garis besarnya saja sekedar

    membuat Anda paham bagian-bagian dan fungsi otak Anda sendiri.

    Seperti terlihat pada gambar di atas, otak dibagi menjadi empat bagian, yaitu:

    1. Cerebrum (Otak Besar)

    2. Cerebellum (Otak Kecil)

    3. Brainstem (Batang Otak)

    4. Limbic System (Sistem Limbik)

  • 1. Cerebrum (Otak Besar)

    Cerebrum adalah bagian terbesar dari otak manusia yang juga disebut dengan nama

    Cerebral Cortex, Forebrain atau Otak Depan. Cerebrum merupakan bagian otak yang

    membedakan manusia dengan binatang. Cerebrum membuat manusia memiliki

    kemampuan berpikir, analisa, logika, bahasa, kesadaran, perencanaan, memori dan

    kemampuan visual. Kecerdasan intelektual atau IQ Anda juga ditentukan oleh kualitas

    bagian ini.

    Cerebrum secara terbagi menjadi 4 (empat) bagian yang disebut Lobus. Bagian lobus

    yang menonjol disebut gyrus dan bagian lekukan yang menyerupai parit disebut sulcus.

    Keempat Lobus tersebut masing-masing adalah: Lobus Frontal, Lobus Parietal, Lobus

    Occipital dan Lobus Temporal.

    Lobus Frontal merupakan bagian lobus yang ada dipaling depan dari Otak

    Besar. Lobus ini berhubungan dengan kemampuan membuat alasan, kemampuan

    gerak, kognisi, perencanaan, penyelesaian masalah, memberi penilaian,

    kreativitas, kontrol perasaan, kontrol perilaku seksual dan kemampuan bahasa

    secara umum.

    Lobus Parietal berada di tengah, berhubungan dengan proses sensor perasaan

    seperti tekanan, sentuhan dan rasa sakit.

    Lobus Temporal berada di bagian bawah berhubungan dengan kemampuan

    pendengaran, pemaknaan informasi dan bahasa dalam bentuk suara.

    Lobus Occipital ada di bagian paling belakang, berhubungan dengan

    rangsangan visual yang memungkinkan manusia mampu melakukan interpretasi

    terhadap objek yang ditangkap oleh retina mata.

    Apabila diuraikan lebih detail, setiap lobus masih bisa dibagi menjadi beberapa area

    yang punya fungsi masing-masing, seperti terlihat pada gambar di bawah ini.

  • Selain dibagi menjadi 4 lobus, cerebrum (otak besar) juga bisa dibagi menjadi dua

    belahan, yaitu belahan otak kanan dan belahan otak kiri. Kedua belahan itu terhubung

    oleh kabel-kabel saraf di bagian bawahnya. Secara umum, belahan otak kanan

    mengontrol sisi kiri tubuh, dan belahan otak kiri mengontrol sisi kanan tubuh. Otak

    kanan terlibat dalam kreativitas dan kemampuan artistik. Sedangkan otak kiri untuk

    logika dan berpikir rasional.

    2. Cerebellum (Otak Kecil)

    Otak Kecil atau Cerebellum terletak di bagian belakang kepala, dekat dengan ujung leher

    bagian atas. Cerebellum mengontrol banyak fungsi otomatis otak, diantaranya :

    mengatur sikap atau posisi tubuh, mengkontrol keseimbangan, koordinasi otot dan

    gerakan tubuh. Otak Kecil juga menyimpan dan melaksanakan serangkaian gerakan

    otomatis yang dipelajari seperti gerakan mengendarai mobil, gerakan tangan saat

    menulis, gerakan mengunci pintu dan sebagainya.

    Jika terjadi cedera pada otak kecil, dapat mengakibatkan gangguan pada sikap dan

    koordinasi gerak otot. Gerakan menjadi tidak terkoordinasi, misalnya orang tersebut

    tidak mampu memasukkan makanan ke dalam mulutnya atau tidak mampu

    mengancingkan baju.

  • 3. Brainstem (Batang Otak)

    Batang otak (brainstem) berada di dalam tulang tengkorak atau rongga kepala bagian

    dasar dan memanjang sampai ke tulang punggung atau sumsum tulang belakang.

    Bagian otak ini mengatur fungsi dasar manusia termasuk pernapasan, denyut jantung,

    mengatur suhu tubuh, mengatur proses pencernaan, dan merupakan sumber insting

    dasar manusia yaitu fight or flight (lawan atau lari) saat datangnya bahaya.

    Batang otak dijumpai juga pada hewan seperti kadal dan buaya. Oleh karena itu, batang

    otak sering juga disebut dengan otak reptil. Otak reptil mengatur perasaan teritorial

    sebagai insting primitif. Contohnya anda akan merasa tidak nyaman atau terancam

    ketika orang yang tidak Anda kenal terlalu dekat dengan anda.

    Batang Otak terdiri dari tiga bagian, yaitu:

    Mesencephalon atau Otak Tengah (disebut juga Mid Brain) adalah bagian

    teratas dari batang otak yang menghubungkan Otak Besar dan Otak Kecil. Otak

    tengah berfungsi dalam hal mengontrol respon penglihatan, gerakan mata,

    pembesaran pupil mata, mengatur gerakan tubuh dan pendengaran.

    Medulla oblongata adalah titik awal saraf tulang belakang dari sebelah kiri

    badan menuju bagian kanan badan, begitu juga sebaliknya. Medulla mengontrol

    funsi otomatis otak, seperti detak jantung, sirkulasi darah, pernafasan, dan

    pencernaan.

    Pons merupakan stasiun pemancar yang mengirimkan data ke pusat otak

    bersama dengan formasi reticular. Pons yang menentukan apakah kita terjaga

    atau tertidur.

    Catatan : Kelompok tertentu mengklaim bahwa Otak Tengah berhubungan dengan

    kemampuan supranatural seperti melihat dengan mata tertutup. Klaim ini ditentang oleh

    para ilmuwan dan para dokter saraf karena tidak terbukti dan tidak ada dasar ilmiahnya.

    4. Limbic System (Sistem Limbik)

    Sistem limbik terletak di bagian tengah otak, membungkus batang

    otak ibarat kerah baju. Limbik berasal dari bahasa latin yang

    berarti kerah. Bagian otak ini sama dimiliki juga oleh hewan

    mamalia sehingga sering disebut dengan otak mamalia.

    Komponen limbik antara lain hipotalamus, thalamus, amigdala,

  • hipocampus dan korteks limbik. Sistem limbik berfungsi menghasilkan perasaan,

    mengatur produksi hormon, memelihara homeostasis, rasa haus, rasa lapar, dorongan

    seks, pusat rasa senang, metabolisme dan juga memori jangka panjang.

    Bagian terpenting dari Limbik Sistem adalah Hipotalamus yang salah satu fungsinya

    adalah bagian memutuskan mana yang perlu mendapat perhatian dan mana yang tidak.

    Misalnya Anda lebih memperhatikan anak Anda sendiri dibanding dengan anak orang

    yang tidak Anda kenal. Mengapa ? Karena Anda punya hubungan emosional yang kuat

    dengan anak Anda. Begitu juga, ketika Anda membenci seseorang, Anda malah sering

    memperhatikan atau mengingatkan. Hal ini terjadi karena Anda punya hubungan

    emosional dengan orang yang Anda benci.

    Sistem limbik menyimpan banyak informasi yang tak tersentuh oleh indera. Dialah yang

    lazim disebut sebagai otak emosi atau tempat bersemayamnya rasa cinta dan kejujuran.

    Carl Gustav Jung menyebutnya sebagai "Alam Bawah Sadar" atau ketidaksadaran

    kolektif, yang diwujudkan dalam perilaku baik seperti menolong orang dan perilaku tulus

    lainnya. LeDoux mengistilahkan sistem limbik ini sebagai tempat duduk bagi semua

    nafsu manusia, tempat bermuaranya cinta, penghargaan dan kejujuran.

    Sistem Saraf Pusat

    Sistem saraf pusat (SSP) meliputi otak (bahasa Latin: 'ensephalon') dan sumsum tulang

    belakang (bahasa Latin: 'medulla spinalis'). Keduanya merupakan organ yang sangat lunak,

    dengan fungsi yang sangat penting maka perlu perlindungan. Selain tengkorak dan ruas-ruas

    tulang belakang, otak juga dilindungi 3 lapisan selaput meninges. Bila membran ini terkena

    infeksi maka akan terjadi radang yang disebut meningitis.

    Ketiga lapisan membran meninges dari luar ke dalam adalah sebagai berikut:

    1. Durameter ; terdiri dari dua lapisan, yang terluar bersatu dengan tengkorak sebagai

    endostium, dan lapisan lain sebagai duramater yang mudah dilepaskan dari tulang kepala. Di

    antara tulang kepala dengan duramater terdapat rongga epidural.

    2. Arachnoidea mater ; disebut demikian karena bentuknya seperti sarang labah-labah. Di

    dalamnya terdapat cairan yang disebut liquor cerebrospinalis; semacam cairan limfa yang

  • mengisi sela sela membran araknoid. Fungsi selaput arachnoidea adalah sebagai bantalan

    untuk melindungi otak dari bahaya kerusakan mekanik.

    3. Piameter. Lapisan terdalam yang mempunyai bentuk disesuaikan dengan lipatan-lipatan

    permukaan otak.

    Otak dan sumsum tulang belakang mempunyai 3 materi esensial yaitu :

    1. badan sel yang membentuk bagian materi kelabu (substansi grissea)

    2. serabut saraf yang membentuk bagian materi putih (substansi alba)

    3. sel-sel neuroglia, yaitu jaringan ikat yang terletak di antara sel-sel saraf di dalam sistem saraf

    pusat

    Walaupun otak dan sumsum tulang belakang mempunyai materi sama tetapi susunannya

    berbeda. Pada otak, materi kelabu terletak di bagian luar atau kulitnya (korteks) dan bagian

    putih terletak di tengah. Pada sumsum tulang belakang bagian tengah berupa materi kelabu

    berbentuk kupu-kupu, sedangkan bagian korteks berupa materi putih.

    Otak

    Otak mempunyai lima bagian utama, yaitu: otak besar (serebrum), otak tengah

    (mesensefalon), otak kecil (serebelum), sumsum sambung (medulla oblongata), dan jembatan

    varol.

    Otak besar (serebrum)

    Otak besar mempunyai fungsi dalam pengaturan semua aktivitas mental, yaitu yang

    berkaitan dengan kepandaian (intelegensi), ingatan (memori), kesadaran, dan

    pertimbangan.

    Otak besar merupakan sumber dari semua kegiatan/gerakan sadar atau sesuai dengan

    kehendak, walaupun ada juga beberapa gerakan refleks otak. Pada bagian korteks otak

    besar yang berwarna kelabu terdapat bagian penerima rangsang (area sensor) yang terletak

    di sebelah belakang area motor yang berfungsi mengatur gerakan sadar atau merespon

    rangsangan. Selain itu terdapat area asosiasi yang menghubungkan area motor dan sensorik.

    Area ini berperan dalam proses belajar, menyimpan ingatan, membuat kesimpulan, dan

    belajar berbagai bahasa. Di sekitar kedua area tersebut dalah bagian yang mengatur

    kegiatan psikologi yang lebih tinggi. Misalnya bagian depan merupakan pusat proses berfikir

  • (yaitu mengingat, analisis, berbicara, kreativitas) dan emosi. Pusat penglihatan terdapat di

    bagian belakang.

    Otak tengah (mesensefalon)

    Otak tengah terletak di depan otak kecil dan jembatan varol. Di depan otak tengah terdapat

    talamus dan kelenjar hipofisis yang mengatur kerja kelenjar-kelenjar endokrin. Bagian atas

    (dorsal) otak tengah merupakan lobus optikus yang mengatur refleks mata seperti

    penyempitan pupil mata, dan juga merupakan pusat pendengaran.

    Otak kecil (serebelum)

    Serebelum mempunyai fungsi utama dalam koordinasi gerakan otot yang terjadi secara

    sadar, keseimbangan, dan posisi tubuh. Bila ada rangsangan yang merugikan atau berbahaya

    maka gerakan sadar yang normal tidak mungkin dilaksanakan.

    Sumsum sambung (medulla oblongata)

    Sumsum sambung berfungsi menghantar impuls yang datang dari medula spinalis menuju ke

    otak. Sumsum sambung juga memengaruhi jembatan, refleks fisiologi seperti detak jantung,

    tekanan darah, volume dan kecepatan respirasi, gerak alat pencernaan, dan sekresi kelenjar

    pencernaan.

    Selain itu, sumsum sambung juga mengatur gerak refleks yang lain seperti bersin, batuk, dan

    berkedip.

    Jembatan varol (pons varoli)

    Jembatan varol berisi serabut saraf yang menghubungkan otak kecil bagian kiri dan kanan,

    juga menghubungkan otak besar dan sumsum tulang belakang.

    Sumsum tulang belakang (medula spinalis)

    Pada penampang melintang sumsum tulang belakang tampak bagian luar berwarna putih,

    sedangkan bagian dalam berbentuk kupu-kupu dan berwarna kelabu. Pada penampang

    melintang sumsum tulang belakang ada bagian seperti sayap yang terbagi atas sayap atas

    disebut tanduk dorsal dan sayap bawah disebut tanduk ventral. Impuls sensori dari reseptor

    dihantar masuk ke sumsum tulang belakang melalui tanduk dorsal dan impuls motor keluar

  • dari sumsum tulang belakang melalui tanduk ventral menuju efektor. Pada tanduk dorsal

    terdapat badan sel saraf penghubung (asosiasi konektor) yang akan menerima impuls dari sel

    saraf sensori dan akan menghantarkannya ke saraf motor

    Perbedaan Fungsi Otak Kanan & Otak Kiri

    Gambar Ilustrasi Fungsi Otak Kanan & Otak Kiri

    Perbedaan dua fungsi otak sebelah kiri dan kanan akan membentuk sifat, karakteristik

    dan kemampuan yang berbeda pada seseorang. Perbedaan teori fungsi otak kiri dan

    otak kanan ini telah populer sejak tahun 1960an, dari hasil penelitian Roger Sperry.

    Otak besar atau cerebrum yang merupakan bagian terbesar dari otak manusia adalah

    bagian yang memproses semua kegiatan intelektual, seperti kemampuan berpikir,

    menalarkan, mengingat, membayangkan, serta merencanakan masa depan.

  • Otak besar dibagi menjadi belahan kiri dan belahan kanan, atau yang lebih dikenal

    dengan Otak Kiri dan Otak Kanan. Masing-masing belahan mempunyai fungsi yang

    berbeda. Otak kiri berfungsi dalam hal-hal yang berhubungan dengan logika, rasio,

    kemampuan menulis dan membaca, serta merupakan pusat matematika. Beberapa

    pakar menyebutkan bahwa otak kiri merupakan pusat Intelligence Quotient (IQ).

    Sementara itu otak kanan berfungsi dalam perkembangan Emotional Quotient (EQ).

    Misalnya sosialisasi, komunikasi, interaksi dengan manusia lain serta pengendalian

    emosi. Pada otak kanan ini pula terletak kemampuan intuitif, kemampuan merasakan,

    memadukan, dan ekspresi tubuh, seperti menyanyi, menari, melukis dan segala jenis

    kegiatan kreatif lainnya.

    Belahan otak mana yang lebih baik ? Keduanya baik. Setiap belahan otak punya fungsi

    masing-masing yang penting bagi kelangsungan hidup manusia. Akan tetapi, menurut

    penelitian, sebagian besar orang di dunia hidup dengan lebih mengandalkan otak

    kirinya. Hal ini disebabkan oleh pendidikan formal (sekolah dan kuliah) lebih banyak

    mengasah kemampuan otak kiri dan hanya sedikit mengembangkan otak kanan.

    Orang yang dominan otak kirinya, pandai melakukan analisa dan proses pemikiran logis,

    namun kurang pandai dalam hubungan sosial. Mereka juga cenderung memiliki telinga

    kanan lebih tajam, kaki dan tangan kanannya juga lebih tajam daripada tangan dan kaki

    kirinya. Sedangkan orang yang dominan otak kanannya bisa jadi adalah orang yang

    pandai bergaul, namun mengalami kesulitan dalam belajar hal-hal yang teknis.

    Ada banyak cara untuk mengetahui apakah seseorang dominan otak kanan atau

    dominan otak kiri. Misalnya dengan melihat perilaku sehari-hari, cara berpakaian,

    dengan mengisi kuisioner yang dirancang khusus atau dengan peralatan

    Electroencephalograph yang bisa mengamati bagian otak mana yang paling aktif.

    Disekitar Anda pastinya ada orang yang pandai dalam ilmu pengetahuan, tapi tidak

    pandai bergaul. Sebaliknya ada orang yang pandai bergaul, tapi kurang pandai di

    sekolahnya. Keadaan semacam ini disebabkan oleh ketidakseimbangan antara otak

    kanan dan otak kiri.

    Idealnya, otak kiri dan otak kanan haruslah seimbang dan semuanya berfungsi secara

    optimal. Orang yang otak kanan dan otak kirinya seimbang, maka dia bisa menjadi

    orang yang cerdas sekaligus pandai bergaul atau bersosialisasi.

  • Untuk mengoptimalkan dan menyeimbangkan kinerja dua belahan otak, Anda bisa

    menggunakan teknologi CD Aktivasi Otak. Metode ini sangat mudah diikuti karena Anda

    hanya perlu mendengarkan semacam musik instrumental yang dirancang khusus untuk

    menyelaraskan dan mengaktifkan kedua belahan otak Anda.

    Fungsi otak kiri dan otak kanan

    Otak Kanan dan Otak Kiri

    Perbedaan teori fungsi otak kanan dan otak kiri telah populer sejak tahun 1960. Seorang

    peneliti bernama Roger Sperry menemukan bahwa otak manusia terdiri dari 2 hemisfer

    (bagian), yaitu otak kanan dan otak kiri yang mempunyai fungsi yang berbeda. Atas jasanya

    ini beliau mendapat hadiah Nobel pada tahun 1981. Selain itu dia juga menemukan bahwa

    pada saat otak kanan sedang bekerja maka otak kiri cenderung lebih tenang, demikian pula

    sebaliknya.

    Otak kanan berfungsi dalam hal persamaan, khayalan, kreativitas, bentuk atau ruang, emosi,

    musik dan warna. Daya ingat otak kanan bersifat panjang (long term memory). Bila terjadi

    kerusakan otak kanan misalnya pada penyakit stroke atau tumor otak, maka fungsi otak yang

    terganggu adalah kemampuan visual dan emosi misalnya.

    Otak kiri berfungsi dalam hal perbedaan, angka, urutan, tulisan, bahasa, hitungan dan logika.

    Daya ingat otak kiri bersifat jangka pendek (short term memory). Bila terjadi kerusakan pada

    otak kiri maka akan terjadi gangguan dalam hal fungsi berbicara, berbahasa dan matematika.

  • Walaupun keduanya mempunyai fungsi yang berbeda, tetapi setiap individu mempunyai

    kecenderungan untuk mengunakan salah satu belahan yang dominan dalam menyelesaikan

    masalah hidup dan pekerjaan. Setiap belahan otak saling mendominasi dalam aktivitas namun

    keduanya terlibat dalam hampir semua proses pemikiran.

    Fungsi OTAK yang Mempengaruhi Hidup kita

    Dalam berbagai data klinis yang dicermati oleh para dokter jiwa maupun saraf, menunjukkan

    kaitan sangat erat antara kualitas Jiwa dengan kualitas otaknya. Jika otak seseorang

    mengalami gangguan secara medis, atau mengalami kerusakan, maka diperoleh kenyataan

    bahwa orang tersebut juga mengalami gangguan Jiwa seiring dengan bagian yang mengalami

    kerusakan.

    Sebagaimana mata, telinga dan indera lainnya. Karena panca indera adalah alat untuk

    berkomunikasi dengan dunia di luar tubuh seseorang. Jika ia rusak, maka kualitas Jiwanya

    juga menjadi terganggu.

    Saya kira, kini anda mulai bisa merasakan apa yang saya maksudkan. Bahwa kerusakan

    struktur otak ternyata memberikan gangguan pada kualitas Jiwa seseorang secara nyata.

    Ada bagian-bagian otak yang bertanggung jawab pada emosi, rasa malu, sadistis, perilaku

    tidak terkontrol, dan lain sebagainya mengalami kerusakan serius. Dan kemudian ditandai

    dengan dilepaskannya zat-zat kimiawi tertentu di dalam tubuhnya.

    Pengobatannya, ternyata bisa dilakukan secara fisik dengan memberikan obat-obat tertentu

    yang mengendalikan munculnya zat-zat pencetus kegilaan tersebut. Dengan demikian,

    terbukti bahwa gangguan Jiwa sangat erat kaitannya dengan kerusakan struktur otak

    seseorang.

    Dulu, bidang kesehatan yang menangani penyakit Jiwa ditangani oleh seorang dokter

    penyakit Jiwa. Tapi kini, ditangani oleh dua bidang kesehatan yang berbeda yaitu dokter saraf

    dan dokter Jiwa (psikiater).

  • Dokter saraf menangani gejala-gejala fisiknya, sedangkan psikiater lebih kepada fungsi Jiwa

    alias psikis yang bersifat abstrak. Dalam ilmu kedokteran disebut sebagai Struktural (fisik)

    dan Fungsional (psikis).

    Agar kita memiliki gambaran yang lebih konkret tentang struktur otak dalam kaitannya

    dengan fungsi jiwa, berikut ini marilah kita cermati organ terpenting yang ada di dalam

    kepala manusia itu. Otak manusia adalah jaringan lunak yang beratnya sekitar 0,5 kilogram.

    Otak manusia berisi sekitar 100 miliar sel yang tersusun secara sangat canggih.

    Miliaran sel itu memiliki fungsi kompleks sebagai pusat pengendali seluruh aktivitas

    manusia. Mulai dari sekadar menerima sinyal-sinyal dari berbagai sensor di badan kita,

    sampai pada proses pemahaman, analisa, membuat keputusan, dan kemudian melakukan

    gerakan motorik. Ya, di dalam otak inilah seluruh aktivitas manusia berpusat.

    (1) Seluruh panca indera kita dikendalikan oleh otak. Jika, sel-sel otak yang berkaitan

    dengan panca indera itu rusak, maka fungsi indera kita juga bakal rusak atau tidak berfungsi

    normal. Katakanlah fungsi penglihatan. Meskipun organ mata kita sehat wal afiat, tetapi

    kalau sel-sel pusat penglihatan kita yang berada di Kulit Otak bagian belakang mengalami

    kerusakan, kita juga tidak akan bisa melihat.

    Padahal mata kita masih melek. Lensa dan retinanya juga masih bagus. Saraf penghubung

    mata dengan otak juga sempurna. Semua itu menjadi tidak berarti, ketika sel-sel visual di

    otak kita rusak. Seluruhnya menjadi tidak berfungsi.

    Demikian pula dengan pendengaran. Komponen-komponen organ telinga semua bagus, mulai

    dari daun telinga, gendang telinga, sampai kepada kabel saraf penghubung ke pusat

    pendengarannya. Tapi kalau sel-sel di pusat pendengaranya (kulit otak samping kiri) yang

    rusak, maka semua itu menjadi tidak berguna.

    Suara tetap tertangkap oleh telinga, kemudian diubah menjadi sinyal-sinyal listrik sampai ke

    otak. Tapi otak tidak bisa memahami suara itu, karena sel-sel pendengarannya mengalami

    kerusakan. Dan seterusnya demikian pula yang terjadi jika pusat penciuman, pusat perabaan,

    dan pusat perasanya yang rusak.

    Selain mengendalikan panca indera, dan sebagai pusat pemahamannya,.

  • (2) Otak juga mengendalikan seluruh gerakan organ-organ tubuh. Gerakan tangan, kaki,

    kepala, dan seluruh otot atau persendian dikendalikan dari otak. Orang-orang yang terkena

    serangan stroke, dan kemudian mengalami kerusakan di pusat kendali gerakan itu, dia bakal

    mengalami kelumpuhan. Ada yang lumpuh separuh ada juga yang lumpuh total, seiring

    dengan tingkat keparahannya. Rangkaian kerja motorik itu berada di kulit otak bagian depan.

    Lebih jauh, otak juga menjadi pusat bahasa. Mulai dari memori perbendaharaan kata,

    pemahaman, sampai pada proses verbalnya. Pusat bahasa ini menempati wilayah yang sangat

    luas di otak manusia. Di antaranya daerah yang mengendalikan lidah dan tangan.

    (3) Terkait dengan aktivitas bahasa, yaitu berbicara dan menulis. Ini menunjukkan

    bahwa otak manusia memang didesain oleh Allah untuk banyak berinteraksi dengan bahasa.

    Struktur otak yang demikian ini tidak dimiliki oleh makhluk lain, selain manusia.

    Wilayah bahasa sangat khas pada manusia. Karena dengan bahasa itulah manusia

    menampilkan peradabannya. Manusia bisa menulis dan menyampaikan sejarah peradabannya

    dengan bahasa. Manusia menelurkan karya-karya besarnya juga dengan bahasa.

    Manusia bisa merumuskan ilmu pengetahuan dan teknologi juga dengan bahasa. Bahasa

    menunjukkan betapa manusia adalah makhluk yang paling sempurna di muka bumi. Lebih

    jauh, otak juga mengendalikan fungsi -fungsi yang lebih luhur dalam kehidupannya.

    (4) Berkaitan dengan emosi. Rasa senang, bahagia, sedih, menderita, benci dan kasih

    sayang, semuanya dikendalikan oleh pusat ingatan emosi di bagian otak yang disebut

    amygdala. Sedangkan pusat ingatan yang bersifat rasional berada di bagian otak yang disebut

    Hippocampus.

  • Aktivasi Otak Tengah

    Aktivasi otak tengah adalah suatu penemuan fenomenal dalam pendidikan anak. Teori

    penggunaan otak tengah sebenarnya telah banyak dilakukan pada banyak negara negara di

    Asia terutama Jepang. Jepang telah lama melakukan praktek aktivasi otak tengah pada anak-

    anak.Seorang anak yang telah diaktivasi otak tengah akan memiliki kemampuan lebih

    dibandingkan dengan anak yang otak tengahnya belum di aktivasi.

    Kegiatan dengan mata tertutup adalah suatu kegiatan yang paling nyata dapat dilihat. Seorang

    anak yang telah diaktivasi otak tengahnya (Mid Brain Activated) dapat mempunyai

    kemampuan luar biasa. Kemampuan ini bahkan sering kali dipertontonkan secara

    menakjubkan dalam program hiburan sulap. Setelah melihat kemampuan anak yang telah

    diaktivasi, sebagian besar acara pertandingan sulap di The Master menjadi kurang menarik.

    Karena hal ini dapat dilakukan sendiri oleh anak-anak polos yang hanya mengikuti training

    aktivasi otak tengah selama 2 hari. Kemampuan dasar yang dapat dilakukan adalah melihat

    kartu dengan mata ditutup (blind fold). Christofle (9 thn) misalnya, setelah mengikuti

    training aktivasi otak tengah, dapat mengurutkan seluruh kartu remi sesuai dengan angka,

    warna dan bentuk gambar kartu dengan mata tertutup. Ia dapat mempergunakan indra raba

    untuk melihat pola dan warna lengkap dengan angka hanya dengan penglihatan kulit (Skin

    Vision).

    Kemampuan lain yang dapat dilakukan oleh anak-anak ini adalah berjalan dengan mata

    ditutup, tanpa menabrak. Dilakukan percobaan pada seorang anak yang berjalan dengan mata

    ditutup kain. Seseorang sengaja menghalangi jalan didepannya. Dia serta merta dapat

    menghindari rintangan tersebut tanpa menyentuhnya. Seorang anak bahkan dapat mengenali

    ayahnya diantara kerumunan orang-tua lainnya, tanpa menyentuh dan mendengar suaranya.

  • Pada tingkatan yang lebih lanjut seorang anak diharapkan dapat melihat benda dibalik

    tembok atau didalam kotak. Ia bahkan dapat menghitung uang yang terdapat dalam dompet

    seeorang di hadapannya tanpa orang tersebut mengeluarkan dompetnya. Jika seorang anak

    rajin melatih fungsi otak tengahnya bahkan dia dapat mengharapkan membaca dokumen yang

    terletak dalam posisi tertutup.

    Kemampuan prediksi (memperkirakan apa yang akan terjadi beberapa saat kemudian) adalah

    kemampuan yang lebih tinggi yang dapat di miliki oleh seorang anak. Seorang anak yang

    telah mendapat aktivasi otak tengah dapat menduga kartu apa yang akan muncul pada saat

    orang tersebut masih mengocok kartunya. Begitu selesai mengocok, dan memilih sebuah

    kartu, orang tersebut mengambil sebuah kartu yang ternyata tepat seperti dugaan sang anak

    tersebut.

    Aktivasi otak tengah bukanlah suatu hal yang magis atau berbau supranatural. Aktivasi otak

    tengah dilakukan dengan secara ilmiah. Aktivasi otak tengah ini banyak mempergunakan

    gelombang otak Alpha. Gelombang otak Alpha di buktikan secara ilmiah adalah gelombang

    otak yang muncul dominan pada saat kita dalam keadaan relax dan paling kreatif. Gelombang

    otak ini biasanya dominan pada saat kita bangun tidur, atau dalam keadaan relax di toilet,

    atau bahkan sedang berendam air panas di bathtub. Tidak heran mengapa Archimedes

    menemukan hukum Achimedes pada saat dia mandi.

    Otak tengah yang teraktivasi memancarkan gelombang otak yang mirip seperti radar. Hal ini

    membuat pemiliknya mampu melihat benda dalam keadaan mata tertutup. Pada dasarnya,

    gelombang tersebut terletak di bawah hidung. Hanya mampu mendeteksi benda yang terletak

    sedikit di bawah hidung.

    Latihan yang teratur dapat membuat sang anak menjadi lebih kuat dan mampu melihat benda

    yang terletak lebih tinggi lagi. Bahkan ada beberapa anak yang dapat medeteksi sampai 360

    derajat. Hal itu berarti mereka dapat mendeteksi benda yang terletak di belakang, atas dan

    semua arah.

    Training aktivasi otak tengah telah mulai dilakukan di Indonesia. Saat ini belum banyak

    orang yang mengetahui keberadaan dari training ini. Training biasanya dilakukan selama 2

    hari. Pada saat itu juga biasanya dilakukan training untuk para orang tua. Seperti juga bidang

    keahlian lainnya, orang tua berperan besar untuk dapat membantu anak mengembangkan

  • potensi otak tengah mereka. Seorang anak dengan otak tengah yang kuat, diharapkan dapat

    mengembangkan otak kanan dan otak kiri secara lebih maksimal sehingga mereka dapat

    masuk kategori jenius. Bukan hanya dalam otak kiri (IQ, intelektual) , atau otak kanan

    (emosional, EQ) tetapi juga dalam Loving Inteligence. Mereka adalah individu yang

    seimbang dan mengasihi orang lain seperti sang pencipta mengasihi dia. Sayangnya training

    aktivasi otak tengah ini hanya dapat dilakukan untuk anak umur 5 15 tahun saja.

    AKTIVASI OTAK TENGAH

    Banyak anggota masyarakat bertanya-tanya.. mengapa

    anak yang ditutup matanya mampu "melihat" sesuatu

    dengan mata tertutup ? bahkan ada anak yang setelah

    otak tengahnya aktif mampu melihat benda di balik

    tembok dan membaca buku dari jarak jauh, naik sepeda

    dengan mata tertutup dan "keanehan" lainnya. Apakah

    ini menggunakan kekuatan mistik ? Apakah ini semacam

    aliran sesat baru ?

    Jika anda menyadari bahwa manusia adalah mahluk yang

    paling sempurna yang diciptakan Tuhan, maka

    sesungguhnya fenomena seperti diatas adalah hal yang wajar saja karena manusia akan terus

    menerus akan melakukan penelitian terhadap upaya peningkatan kualitas manusia khususnya

    penelitian tentang otak. Jika sekarang ini banyak orang yang memandang "aneh" fenomena

    otak tengah, maka dimasa depan, kemampuan seperti ini akan banyak dimiliki anak Indonesia

    dan sudah merupakan hal yang wajar. Jadi sesungguhnya penemuan metode aktivasi otak

    tengah merupakan hasil dari jalan panjang riset puluhan tahun yang dikembangkan oleh

    ilmuwan-ilmuwan dunia.

    Penelitian para ilmuwan dikhususkan

    untuk memperhatikan fungsi dari mid-

    brain adalah menjembatani otak kiri dan

    otak kanan. Sebagaimana yang kita

    pahami bersama, fungsi otak kiri adalah

  • untuk berpikir nalar, analisa, kemampuan berbahasa dan kemampuan menghitung. Dapat

    dikatakan juga bertanggung jawab terhadap IQ seseorang. Seseorang dengan kecenderungan

    otak kiri yang lebih dominan lebih egois, mementingkan diri sendiri, mudah iri hati, sombong

    dan lain sebagainya. Otak kanan bertanggung jawab dalam emosi, daya intuisi, daya kreasi,

    kesenian, kemampuan refleksi, daya ingat, kepribadian dan lain sebagainya. Yaitu

    bertanggung jawab terhadap emosi (EQ). Seseorang dengan kecenderungan otak kanan yang

    lebih dominan cenderung dapat lebih berperasaan serta kurang kemampuan manajerial.

    Pendidikan saat ini kebanyakan lebih mengutamakan otak kiri. Sehingga mengakibatkan

    banyak orang tidak percaya adanya indera intuisi, daya prediksi dan kemampuan perspektif

    yang merupakan gejala umum dimana fungsi otak kanan tertekan oleh otak kiri.

    Adapun fungsi dari otak tengah adalah sebagai jembatan antara otak kiri dengan otak kanan;

    dalam kondisi tertidur, interbrain manusia tidak dapat berkembang secara maksimal. Oleh

    karenanya, fungsi interaktif antara otak kiri dan otak kanan mengalami keterbatasan. Saat ini,

    banyak ahli meneliti bagaimana membantu keseimbangan operasional otak kanan dan otak

    kiri. Dari penelitian selama 25 tahun terakhir, terdapat 15 orang yang memperoleh hadiah

    Nobel dari penelitian terhadap daya otak. Dalam pelatihan dilakukan berbagai pelajaran yang

    berbeda; seperti mental-aritmatik, pengembangan seluruh otak dan lain sebagainya. Yang

    mana beberapa hal tersebut merupakan hasil dari penelitian. Tujuannya semua adalah untuk

    membantu menyeimbangkan penggunaan otak kanan dan otak kiri serta menggali potensi

    daya otak; yang mana hasilnya berbeda-beda.

    Sebuah penemuan yang baru adalah metode yang berbeda dengan lainnya. Berdasarkan ilmu

    psikologi yang luar biasa, teknik kegeniusan mutakhir, neurolinguistik, ilmu komunikasi,

    ilmu tingkah laku dan lain sebagainya serta menggunakan teknologi komputer ilmiah

    mutakhir, dalam waktu yang sangat pendek

    yaitu satu setengah hari, dapat berhasil

    mengaktifkan otak tengah atau midbrain anak-

    anak. Hal ini merupakan sebuah prestasi yang

    dikagumi oleh orang-orang di luar dan di dalam

    negeri dan juga merupakan kehormatan bagi

    umat manusia modern.

  • Umumnya, setelah midbrain diaktifkan, daya ingat mereka dapat meningkat, daya konsentrasi

    membaik; daya kreasi bertambah, gerakan kinetik juga menjadi lebih baik, hormon menjadi

    seimbang, serta emosi menjadi stabil dan lain sebagainya. Aktivasi ini sangat jelas terlihat

    hasilnya bagi anak hiperaktif maupun anak dengan daya ingat yang lemah.

    Setelah midbrain diaktifkan, midbrain akan dapat mengeluarkan gelombang otak untuk

    merasakan dan bereaksi terhadap benda-benda diluar. Dapat dikatakan juga bahwa dengan

    menutup mata, masih dapat mengenai benda-benda, huruf, warna dan lain sebagainya. Jadi,

    dengan pelajaran dan pelatihan selama satu setengah hari, akan dapat membantu anak

    "melihat" dengan menutup mata.

    Demikian pula fungsi dari otak kanan dan otak kiri dapat berjalan secara seimbang. Otak kiri

    tidak lagi menekan otak kanan. Kemampuan prediksi, daya ingat, kesenian dan kemampuan

    refleks tidak hanya menjadi berkembang, tetapi kemampuan manajerial dan pemahaman

    mereka juga dapat terpelihara. Orang seperti ini akan lebih memiliki rasa cinta kasih, lebih

    mencintai orang tua sendiri, termasuk orang yang lebih tua, memiliki kecerdasan dan

    kerukunan.

    Pentingnya Peranan Orang Tua

    Bila ingin membantu anak mengembangkan fungsi midbrain, peranan orangtua tidak boleh

    diabaikan. Midbrain memerlukan perasaan aman dan landasan kepercayaan diri dalam

    mengaktifkan dan mengembangkannya. Perasaan aman dan percaya diri dalam diri anak

    berasal dari perlakuan ayah dan ibunya. Dari segi bahasa, ayah dan ibu menentukan kata-kata

    anak; hasil yang dicapai juga jauh lebih efektif daripada banyak perkataan yang diucapkan

    oleh orang lain. Oleh karenanya, ayah dan ibu harus memprioritaskan belajar perkataan yang

    terpuji dan pasti.

    Kedua, perlu menyisihkan waktu sedikitnya 20-30 hari untuk membantu anak berlatih. Setiap

    hari hanya memerlukan latihan selama 15-30 menit. Banyak orangtua yang beranggapan

    karena kesibukan hidup tidak memiliki waktu untuk mendampingi anak berlatih. Tetapi, bila

    dihitung anak saling berhubungan dengan orang tuanya seumur hidup misalnya hingga usia

    18 tahun, maka 30 hari hanyalah 0.45% dari seluruh waktu tersebut. Bila dalam 30 hari

    tersebut dapat membuat anak seumur hidup memperoleh manfaat, mengapa tidak bersedia

  • meluangkannya ? Apalagi dalam satu hari hanyalah memerlukan waktu yang pendek yaitu

    15-30 menit saja.

    Tahapan Aktivasi Otak Tengah

    Langkah aktivasi Otak Tengah secara sederhana dapat dibagi menjadi dua bagian yaitu masa

    kestabilan awal dan masa pendalaman

    perkembangan.

    1. Masa Awal

    Setelah mengikuti pelajaran selama satu setengah

    hari, Otak Tengah anak akan teraktivasi. Anak dapat

    merasa sangat gembira juga sangat menarik. Para

    orang tua juga dapat merasakan kemampuan anak

    mereka menjadikan mereka merasa bangga. Sangat

    bersemangat karena ini merupakan penemuan yang

    baru. Tetapi, ini hanyalah titik awal. Anak-anak

    dapat melupakan bagaimana mereka memasuki

    kondisi jalannya midbrain. Lama-kelamaan, sanggup

    menjadikan midbrain kembali dalam kondisi tertidur

    dan "tidak melihat". Jadi, memerlukan latihan setiap

    hari hingga stabil. Yang dimaksud dengan stabil adalah anak-anak dapat sewaktu-waktu

    melakukan menutup mata sambil mengenal warna, mengenal huruf, membaca, mengenali

    benda-benda dan lain sebagainya. Disaat mereka tidak mudah kehilangan kemampuan

    mereka. Kecuali dalam jangka waktu lama tidak digunakan.

    2. Masa Pendalaman

    Banyak orang tua berhenti bila mencapai masa awal. Karena mereka tidak mengetahui bahwa

    anak masih memiliki potensi yang menunggu untuk dikembangkan. Seorang anak yang

    benar-benar menggunakan midbrain memiliki karakter yang seimbang, hubungan antar

    manusia yang baik, suka menolong orang, pandai bergaul, prestasi belajar menonjol dan lain

    sebagainya.

  • Penglihatan Secara Mental (Mental Reading)

    Banyak orangtua menanyakan bahwa anak memiliki mata kenapa tidak digunakan malahan

    belajar sambil menutup mata ? sebenarnya, tujuan otak tengah diaktifkan bukanlah meminta

    orang untuk belajar sambil menutup mata atau memejamkan mata, tetapi membantu anak-

    anak memasuki kondisi otak tengah yang aktif. Setelah melalui proses pelatihan yang rutin

    dilakukan, anak-anak nantinya TANPA perlu menutup mata pun tetap dapat menggunakan

    otak tengahnya.

    Otak Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

    Otak

    Bentuk animasi dari otak manusia

    Otak simpanse yang diletakkan dlm sebuah tabung kaca

  • Otak (bahasa Inggris : encephalon) adalah pusat sistem saraf (bahasa Inggris: central

    nervous system, CNS) pada vertebrata dan banyak invertebrata lainnya.

    Otak manusia [1]

    adalah struktur pusat pengaturan yang memiliki volume sekitar 1.350cc dan

    terdiri atas 100 juta sel saraf atau neuron. Otak mengatur dan mengkordinir sebagian besar,

    gerakan, perilaku dan fungsi tubuh homeostasis seperti detak jantung, tekanan darah,

    keseimbangan cairan tubuh dan suhu tubuh. Otak manusia bertanggung jawab terhadap

    pengaturan seluruh badan dan pemikiran manusia. Oleh karena itu terdapat kaitan erat antara

    otak dan pemikiran. Otak dan sel saraf didalamnya dipercayai dapat memengaruhi kognisi

    manusia. Pengetahuan mengenai otak memengaruhi perkembangan psikologi kognitif. Otak

    juga bertanggung jawab atas fungsi seperti pengenalan, emosi. ingatan, pembelajaran motorik

    dan segala bentuk pembelajaran lainnya.

    Otak terbentuk dari dua jenis sel: glia dan neuron. Glia berfungsi untuk menunjang dan

    melindungi neuron, sedangkan neuron membawa informasi dalam bentuk pulsa listrik yang di

    kenal sebagai potensi aksi. Mereka berkomunikasi dengan neuron yang lain dan keseluruh

    tubuh dengan mengirimkan berbagai macam bahan kimia yang disebut neurotransmiter.

    Neurotransmiter ini dikirimkan pada celah yang dikenal sebagai sinapsis. Avertebrata seperti

    serangga mungkin mempunyai jutaan neuron pada otaknya, vertebrata besar bisa mempunyai

    hingga seratus miliar neuron.

    Neuron otak mengandung dua jenis asam lemak PUFA (bahasa Inggris: polyunsaturated fatty

    acids), yaitu asam arakidonat (AA) dan asam dokosaheksaenoat (DHA) yang terletak pada

    posisi sn2 dari molekul fosfogliserida dalam membran sel neuron.[2]

    PUFA dapat terlepas dari

    fosfogliserida oleh stimulasi fosfolipase PLA-2. Molekul AA yang terlepas akan diproses

    oleh enzim siklo oksigenase menjadi prostaglandin dan tromboksana, atau diproses oleh

    enzim 5-lipo oksigenase menjadi lipoksin. Baik AA maupun DHA dapat diproses oleh enzim

    lipo oksigenase guna membentuk senyawa turunan hidroksi dan leukotriena.

    Bagian otak manusia

    Pada anatomi otak vertebrata, otak depan (bahasa Inggris : prosencephalon, forebrain)

    adalah bagian atas dari otak. Pada tahap perkembangan sistem saraf pusat (bahasa Inggris :

  • five-vesicle stage), otak depan berkembang dan memisahkan diri menjadi otak besar dan

    diensefalon. Jika pada masa embrio, otak depan mengalami hambatan untuk berkembang

    menjadi kedua lobus ini, maka akan terjadi suatu kondisi yang disebut holoprosensefali

    (bahasa Inggris : holoprosencephaly).

    Otak besar

    Otak besar (bahasa Inggris : telencephalon, cerebrum) adalah bagian depan yang paling

    menonjol dari otak depan. Otak besar terdiri dari dua belahan, yaitu belahan kiri dan kanan.

    Setiap belahan mengatur dan melayani tubuh yang berlawanan, belahan kiri mengatur tubuh

    bagian kanan dan sebaliknya. Jika otak belahan kiri mengalami gangguan maka tubuh bagian

    kanan akan mengalami gangguan, bahkan kelumpuhan. Tiap belahan otak depan terbagi

    menjadi empat lobus yaitu frontal, pariental, okspital, dan temporal. Antara lobus frontal dan

    lobus pariental dipisahkan oleh sulkus sentralis atau celah Rolando.

    Istilah telencephalon mengacu pada struktur embrio yang kemudian berkembang menjadi

    cerebrum :

    Dorsal telencephalon atau pallium berkembang menjadi cerebral cortex

    Ventral telencephalon atau sub-pallium berkembang menjadi basal ganglia.

    Korteks otak besar

    Korteks otak besar (bahasa Inggris : cerebral cortex, grey matter) merupakan lapisan tipis

    berwarna abu-abu yang terdiri dari 15 - 33 miliar neuron yang masing-masing tersambung ke

    sekitar 10.000 sinapsis, satu milimeter kubik terdapat kurang lebih satu miliar sinapsis.

    Komunikasi yang terjadi antar neuron dalam bentuk deret panjang pulsa sinyal yang disebut

    potensial aksi dimungkinkan melalui fiber protoplamik yang disebut akson yang dapat

    dikirimkan hingga ke bagian jauh dari otak atau tubuh untuk menemukan reseptor sel

    tertentu.

    Terdapat enam lapisan korteks, neokorteks / isokorteks, arcikorteks, paleokorteks, allokorteks

    yang berlipat-lipat sehingga permukaannya menjadi lebih luas dengan ketebalan 2 hingga 4

    mm. Lapisan korteks terdapat berbagai macam pusat saraf yang mengendalikan ingatan,

    perhatian, persepsi, pertimbangan, bahasa dan kesadaran.

  • Ganglia dasar

    Ganglia dasar (bahasa Inggris : basal ganglia, white matter) merupakan lapisan yang

    berwarna putih. Lapisan dalam banyak mengandung serabut saraf, yaitu Dendrit dan Neurit

    Otak besar merupakan pusat saraf utama, karena memiliki fungsi yang sangat penting dalam

    pengaturan semua aktivitas tubuh, khususnya berkaitan dengan kepandaian (inteligensi),

    ingatan (memori), kesadaran, dan pertimbangan. Secara terperinci, aktivitas tersebut

    dikendalikan pada daerah yang berbeda. Di depan celah tengah (sulkus sentralis) terdapat

    daerah motor yang berfungsi mengatur gerakan sadar. Bagian paling bawah pada korteks

    motor tersebut mempunyai hubungan dengan kemampuan bicara. Daerah Anterior pada lobus

    frontalis berhubungan dengan kemampuan berpikir. Di belakang (Posterior) sulkus entralis

    merupakan daerah sensori. Pada daerah ini berbagai sifat perasaan dirasakan kemudian

    ditafsirkan. Daerah pendengaran (auditori) terletak pada lobus temporal. Di daerah ini, kesan

    atau suara diterima dan diinterpretasikan. Daerah visual (penglihatan) terletak pada ujung

    lobus oksipital yang menerima bayangan dan selanjutnya bayangan itu ditafsirkan. Adapun

    pusat pengecapan dan pembau terletak di lobus temporal bagian ujung anterior.

    Diensefalon

    Diensefalon (bahasa Inggris: diencephalon, interbrain) adalah bagian otak yang terdiri dari:

    mid-diencephalic territory

    o pretalamus / ventral talamus / subtalamus, terletak di bawah kelenjar hipotalamus.

    Nuklei berupa zona incerta, thalamic reticular nucleus, dan fields of Forel.

    Pretalamus terpola sinyal SHH (bahasa Inggris: sonic hedgehog homolog) dari ZLI dan

    setelah itu membuat koneksi yang berbeda-beda ke striatum (caudate nucleus dan

    putamen) dalam otak depan, ke talamus (gugus medial dan lateral nucleus) dalam

    otak kecil, dan ke red nucleus dan substantia nigra dalam otak tengah. Pretalamus

    ditengarai mempunyai andil dalam pengendalian pola konsumsi termasuk

    defecation dan copulation.

    o zona limitan intratalamika (bahasa Inggris: zona limitans intrathalamica, ZLI) yang

    berfungsi sebagai pusat sinyal layaknya cerebrum dan sebagai pembatas antara

    talamus dan pretalamus.

    o talamus / dorsal talamus yang berfungsi antara lain menghubungkan komunikasi

    antar belahan otak besar.

  • hipotalamus, merupakan pusat pengendalian waktu biologis, suhu tubuh dan sekresi

    hormon dan fungsi biologis lain. Hipotalamus terletak di dasar otak depan.

    epitalamus

    pretektum

    Otak tengah

    Otak tengah (bahasa Inggris : mesencephalon) adalah bagian otak yang mempunyai struktur:

    tektum, terdiri dari 2 pasang colliculi yang disebut corpora quadrigemina:

    o inferior colliculi, terlibat pada proses pendengaran. Sinyal yang diterima dari

    berbagai nukleus batang otak diproyeksikan menuju bagian dari talamus yang

    disebut medial geniculate nucleus untuk diteruskan menuju korteks pendengaran

    primer (bahasa Inggris: primary auditory cortex).

    o superior colliculi, berperan sebagai awal proses visual dan pengendalian gerakan

    mata

    cerebral peduncle

    o tegmentum adalah jaringan multi-sinapsis yang terlibat pada sistem homeostasis

    dan lintasan refleks.

    o crus cerebri

    o substantia nigra

    Otak belakang

    Otak belakang (bahasa Inggris : myelencephalon, metencephalon, rhombencephalon)

    meliputi jembatan Varol (bahasa Inggris : pons, pons Varolii), sumsum lanjutan (bahasa

    Inggris : medulla oblongata), dan otak kecil (bahasa Inggris : cerebellum). Ketiga bagian ini

    membentuk batang otak (bahasa Inggris : brainstem).

    Jembatan Varol berisi serabut saraf yang menghubungkan lobus kiri dan kanan otak kecil,

    serta menghubungkan otak kecil dengan korteks otak besar.

    Sumsum lanjutan membentuk bagian bawah batang otak serta menghubungkan jembatan

    pons dengan sumsum tulang belakang. Sekelompok neuron pada formasi retikular di dalam

    sumsum lanjutan berfungsi mengontrol sistem pernafasan, dan syaraf kranial yang berfungsi

    mengatur laju denyut jantung juga berada pada sumsum ini.[3] Selain itu juga berperan

    sebagai pusat pengatur refleks fisiologi, tekanan udara, suhu tubuh, pelebaran atau

  • penyempitan pembuluh darah, gerak alat pencernaan, dan sekresi kelenjar pencernaan.

    Fungsi lainnya ialah mengatur gerak refleks, seperti batuk, bersin, dan berkedip.

    Otak Kecil

    Otak kecil (bahasa Inggris : cerebellum) merupakan bagian terbesar otak belakang. Otak kecil

    ini terletak di bawa lobus oksipital serebrum. Otak kecil terdiri atas dua belahan dan

    permukaanya berlekuk-lekuk. Fungsi otak kecil adalah untuk mengatur sikap atau posisi

    tubuh, keseimbangan, dan koordinasi gerakan otot yang terjadi secara sadar. Jika terjadi

    cedera pada otak kecil, dapat mengakibatkan gangguan pada sikap dan koordinasi gerak otot.

    Gerakan menjadi tidak terkoordinasi, misalnya orang tersebut tidak mampu memasukkan

    makanan ke dalam mulutnya.

    Referensi

    1. Beatty, J. (2001) The Human Brain: Essentials of Behavioral Neuroscience. Thousand Oak,

    CA : Sage Publicaion

    2. (Inggris)"The role of eicosanoids in the brain.". Deakin University, School of Exercise &

    Nutrition Sciences; Tassoni D, Kaur G, Weisinger RS, Sinclair AJ.. Diakses pada 29 Juli 2011.

    3. (Inggris)"Medulla". College of Science, University of Idaho. Diakses pada 28 Februari 2010.

    Catatan kaki

    1. Beatty, J. (2001) The Human Brain: Essentials of Behavioral Neuroscience. Thousand

    Oak, CA : Sage Publicaion

    2. (Inggris)"The role of eicosanoids in the brain.". Deakin University, School of Exercise

    & Nutrition Sciences; Tassoni D, Kaur G, Weisinger RS, Sinclair AJ.. Diakses pada

    29 Juli 2011.

    3. (Inggris)"Medulla". College of Science, University of Idaho. Diakses pada 28

    Februari 2010.