61122832 mati tenggelam

Download 61122832 Mati Tenggelam

Post on 30-Dec-2014

35 views

Category:

Documents

12 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

MATI TENGGELAM

DefinisiTenggelam dapat didefinisikan sebagai suatu kematian yang disebabkan oleh penyelaman dalam suatu cairan. Hal ini dapat terjadi di lautan atau, dalam kasus stupor alkoholik, epilepsi, atau bayi, pada air dengan kedalaman 6 in. Mekanisme kematian pada tenggelam akut adalah anoksia serebral yang irreversible. Konsep asli pada mati tenggelam adalah bahwa mereka mengalami asfiksia secara alami, dengan adanya air yang menghambat jalannya udara.

Istilah Tenggelam/Drowning : Wet drowning : Pada keadaan ini cairan masuk ke dalam saluran pernapasan setelah korban tenggelam. Dry drowning : Pada keadaan ini cairan tidak masuk ke dalam saluran pernapasan, akibat spasme laring. Secondary drowning : Terjadi gejala beberapa hari setelah korban tenggelam (dan diangkat dari dalam air) dan korban meninggal akibat komplikasi. Immersion syndrome : Korban tiba-tiba meninggal setelah tenggelam dalam air dingin akibat refleks vagal. Alkohol dan makan terlalu banyak merupakan faktor pencetus.

Fisiologi TenggelamRangkaian kejadian adalah: Pernapasan berhenti sementara Tidak sengaja menarik napas, menghirup air dalam jumlah yang besar. Beberapa air juga diteguk dan akan ditemukan dalam lambung. Pernapasan berhenti, akibat banyaknya air yang terhisap hingga merangsang refleks vagal.

Hipoksia cerebral. Bersifat irreversible dan terjadi kematian.

Mekanisme kematian pada korban tenggelam : Asfiksia akibat spasme laring. Asfiksia karena gagging dan choking. Refleks vagal. Fibrilasi ventrikel (dalam air tawar). Edema pulmoner (dalam air asin).

Penemuan Autopsi Diagnosis didasarkan pada keadaan pada saat kematian, ditambah dengan jenis penemuan anatomi yang tidak spesifik. Berat badan di bawah air adalah sama antara tenggelam bunuh diri dan tenggelam yang dihubungkan dengan pembunuhan. Pada air yang relative dangkal, ekstremitas atau wajah mungkin akan menonjol atau melawan tarikan tubuh pada air, sering menyebabkan perlukaan postmortem pada muka, punggung tangan, lutut dan jari kaki. Puncak kepala dan pantat dapat terlihat pada permukaan air.

Pada air yang dalam, tubuh berada di bawah permukaan air hingga mulai mengalami pembusukan dan pembentukan gas; kemudian tubuh akan naik ke permukaan. Pada air yang sangat dingin, tubuh mungkin tetap berada di dalam air selama beberapa bulan sebelum pembusukan membentuk cukup gas untuk membawanya ke permukaan. Jenis tangan dan telapak kaki seperti gambaran seorang washerwoman apabila kematian berlangsung didalam air selama lebih dari 1 2 jam

Tangan washerwoman

Gambaran washerwoman tidak menunjukkan bahwa pasien ditenggelamkan. Pada tenggelam klasik, keluarnya cairan edema perdarahan atau putih dari lubang hidung, mulut dan jalan napas. Penekanan pada bagian dada dapat menyebabkan cairan tersebut mengalir keluar. Edema paru termasuk yang tidak spesifik. Pada tiap bagian potongan, akan selalu tampak merah bata, dengan adanya cairan edema dalam jumlah banyak yang mengalir dari permukaan potongan

Buih berwarna merah atau putih pada umumnya ditemukan pada daerah trakea dan bronki. Mungkin ditemukan adanya cairan dalam lambung. Terdapat adanya dilatasi ventrikel kanan. Ketika otak diperiksa, otak tampak bengkak dengan pendataran pada bagian gyrus yang disebabkan oleh pembengkakan otak yang tidak spesifik.

Perdarahan mungkin terlihat pada tulang mastoid atau petrous. Tidak spesifik. Adanya tumbuh-tumbuhan dan batu seperti yang ditemukan pada bagian bawah tubuh yang ditemukan pada tangan menunjukkan bahwa penyebab kematian yang sesungguhnya adalah tenggelam, karena keadaan ini menyatakan secara tidak langsung bahwa kematian adalah hidup ketika dimasukkan ke dalam air.

Pembenaman tubuh pada air dalam waktu yang lama mungkin menyebabkan keluarnya darah dari luka antemortem.

Pemeriksaan Untuk Kasus Tenggelam Pemeriksaan yang paling terkenal adalah pemeriksaan Gettler Chlorida, yang mana darah dianalisa dari jantung sebelah kiri dan kanan. Apabila kadar klorida lebih sedikit di sebelah kanan dibandingkan di sebelah kiri, maka orang tersebut dianggap ditenggelamkan di air asin. Apabila kadar klorida lebih tinggi pada jantung bagian kanan dibandingkan bagian kiri, kemungkinan dipikirkan tenggelam pada air tawar.

Identifikasi diatom dalam jaringan pada korban tenggelam. Merupakan bukti jelas pada tenggelam. Ada 3 cara yang menyebabkan adanya diatom pada tubuh : Inhalasi diatom di udara. Penyerapan materi yang mengandung diatom. Aspirasi air yang mengandung diatom.