6 bekal menjadi manajer handal

Download 6 Bekal Menjadi Manajer Handal

Post on 25-Jun-2015

1.600 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

6 BEKAL MENJADI MANAJER HANDALWeb Admin | D a t e / T i m e : 09-06-2008 / 12:00 AM ----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Seorang bos atau manajer memiliki 'sesuatu' yang membedakan mereka dari orang lain di kantor. 'Sesuatu' itu sebenarnya bukan misteri, tapi sebuah kebiasaan positif yang bisa dilakukan siapa pun untuk meraih sukses, termasuk Anda. Inilah rahasianya: -. Disiplin Anda mungkin tahu, betapa mudahnya melakukan suatu pekerjaan ketika sedang bersemangat tinggi. Tapi, cobaan hidup biasanya datang saat Anda sedang tidak termotivasi atau tidak berenergi. Apakah hal- hal ini cukup sebagai alasan untuk memusuhi semua rekan kerja dan menyepelekan pekerjaan Anda? Tidak! Sebagai manajer, Anda bertindak sebagai role model. Anda menjadi standar bagi perilaku orang di kantor. Karena itu, pastikan standar yang Anda buat cukup tinggi. Satu detik saja Anda isi dengan impulsivitas Anda yang kadang-kadang memalukan itu, maka akibatnya akan segera terasa pada karir dan reputasi Anda. Untuk itu, cobalah baca buku Daniel Goleman, Working With Emotional Intelligence. Tanda-tanda bahwa Anda bisa mengontrol diri sendiri adalah dengan menangani sikap bermusuhan orang lain tanpa harus balas memusuhinya. - Konsisten Manajer yang baik tidak pernah mengintimidasi orang lain untuk memperoleh hasil. Semua pekerjaan - terutama posisi manajemen - melibatkan dukungan dan asistensi terhadap orang lain. Sendirian saja, akan membuat Anda tidak bisa menunjukkan performa sebenarnya, kecuali bila Anda memiliki tim yang tangguh. Apalagi bila Anda memperlakukan orang lain dan bawahan Anda dengan buruk. Entah Anda butuh atau tidak, memperlakukan orang lain dengan buruk akan mempengaruhi self-esteem. Bagaimana Anda bisa merasa senang bila Anda tahu bahwa Anda sedang memusuhi atau tak mengacuhkan orang lain? Dan bila Anda sedang tidak senang, bagaimana Anda bisa efektif? - Tujuan Jelas Sebagai manajer, Anda diharapkan lebih memperjelas maksud dan tujuan dari pekerjaan yang sedang dilakukan. Tulislah tujuan pribadi dan tujuan kantor Anda. Taruh di suatu tempat yang akan membuat Anda melihatnya setiap hari - sebagai reminder. - Bersahabat Ah, sudah bukan zaman lagi membungkam kritik. Memang menyakitkan, tapi Anda tak boleh menghindarinya. Lagi pula, cara apa lagi untuk meningkatkan diri selain mengetahui kelemahan diri? Dalam dunia bisnis, kredibilitas dan reputasi Anda memainkan peran penting atas sejauh mana - dan seberapa cepat - Anda maju. Bila Anda pandai, kritik akan membuat Anda melaju. - Solution Maker Jadilah pembuat solusi, bukan menjadi pihak yang mengidentifikasi masalah. Tak perlu ada bakat khusus untuk menemukan kesalahan, tapi perlu ada anugerah tertentu untuk menyelesaikan suatu masalah. Kalau Anda bisa, Anda telah menunjukkan suatu perilaku yang efektif. - Antusias Manajer seperti apa yang berjalan gontai, punggung dan bahu letih, serta kurang energi? Pastilah anak buahnya akan memberontak, dan tidak menghargai sama sekali. Karena itu, dalam posisi ini, Anda harus selalu penuh vitalitas, berenergi, dan selalu antusias.

Bawahan Anda akan menyerap energi Anda dan akan menunjukkan passion terhadap pekerjaan yang dilakukannya di bawah Anda.Resensi 6 Langkah Menuju Manajer Handal Memanej sebuah institusi agar maju dan berkembang diperlukan kepiawaian. Bukan saja kecerdasan yang menjadi modal untuk memajukan sebuah perusahaan, tetapi bagaimana mampu mengelola sumber daya yang ada sehingga dapat memberdayakan mereka secara maksimal. Disamping mampu mengelola sumber daya manusia, bagi pemimpin perusahaan atau institusi, ia harus melakukan langkah-langkah strategis dalam mengelolanya. Buku ini secara gamblang memaparkan langkah-langkah strategis dalam mengelola sumber daya manusia. Setidaknya ada 6 langkah yang harus ditempuh. Pertama, mempunyai perencanaan (planning) yang matang. Perencanaan adalah awal dari segala sesuatu. Dia merupakan landasan tempat berpijak dari segala sesuatu yang akan diatur. Oleh karenanya perencanaan harus dipersiapkan secara matang (hal 3). Kedua, melakukan staffing yang akurat. Langkah ini amat penting. Seorang manajer dalam menjalankan roda organisasi harus dadampingi oleh stafstaf yang baik dan professional (hal 56). Ketiga, melakukan komunikasi yang efektif. Langkah ini cukup penting bagi seorang manajer. Dengan melakukan komunikasi secara efektif kepada orang lain, maka kesuksesan besar akan diraih (hal 115). Keempat, memotivasi sumber daya manusia. Kemajuan sebuah perusahaan atau institusi berkaitan erat dengan sumber daya manusia. Sumber daya manusia inilah yang harus terus dimotivasi atau didorong dalam rangka mencapai tujuan yang dikehendaki. Pemberian motivasi ini amat penting dilakukan oleh seorang manajer. Bila ini berjalan baik, insya Allah tujuan yang hendak dicapai akan terwujud. (hal 170) Kelima, menata tantangan. Konflik selalu ada dalam kehidupan. Begitu juga dalam

sebuah perusahaan atau institusi, konflik pasti ada. Namun konflik dapat diredam bila seorang manajer mampu memanej konflik tersebut. Langkah menata atau memanej konflik amat perlu dimiliki oleh seorang pimpinan (hal 219). Keenam, melakukan evaluasi. Evaluasi merupakan sebuah langkah yang harus ditempuh oleh seorang manajer dalam rangka menata kinerja sumber daya manusia. Dari evaluasi ini akan tergambarkan kekuatan dan kelemahan sebuah perusahaan atau institusi. Langkah ini amat penting dilakukan oleh seorang manajer. Jika kita mampu melakukan 6 langkah tersebut, insya Allah kita akan mampu menerima dengan suka hati setiap pekerjaan baru. Dan kita akan menjadi seorang manajer handal. Maulana Resensi ini telah dimuat di tabloid Jumat Thn.XXI-17 Shafar 1430 H-13 Februari 2009

Memasuki permulaan tahun baru berarti siap untuk menerima tantangan dan perjalanan baru. Salah satunya dalam hal karir. Apa saja yang sekiranya akan dihadapi dan yang harus disiapkan? First of all, congratulation! Anda patut bersyukur dan bangga atas pencapaian yang baru saja Anda dapatkan. Anda dipercaya untuk menjadi seorang manajer berdasarkan penilaian bahwa Anda memiliki potensi untuk itu. Setelah merayakan keberhasilan Anda, segera benahi segala sesuatu yang diperlukan. Karena mulai saat ini Anda telah resmi memimpin bawahan dan tanggung jawab lebih besar ada di tangan Anda. Anda adalah kapten dari team kerja Anda. Seberapa baik Anda menjalin hubungan dengan bawahan dan atasan akan menentukan kualitas kinerja team dan tentunya kualitas kinerja diri Anda sendiri sebagai seorang manajer. However, you must understand that there's no 'superman' in super team. Prestasi yang gemilang adalah hasil kerja sama serta dukungan yang baik dari atasan dan bawahan. Kepribadian dan penampilan Anda bukanlah kunci utama untuk menjadi seorang manajer yang handal. Behaviour of the Manager is the main factor such as organising yourself, leadership, time management and how to deal with conflict, difficult people and awkward situations. Dengan usaha yang konsisten, sifat yang baik bisa dibentuk dan kemampuan bisa ditingkatkan. Sangat penting bagi seorang manajer untuk mengetahui letak kekuatan dan kelemahan dirinya sendiri sebelum dia berinteraksi dengan orang lain. Dan untuk mengetahuinya maka

Anda harus mengerti 3 dimensi yang akan dihadapi seorang manajer, dimana semuanya itu saling berkesinambungan untuk menjadikan Anda seorang manajer yang baik. 1. ANAK BUAH Tidak semua orang memiliki sifat yang sama atau sesuai dengan apa yang kita inginkan. Begitu juga dengan anak buah Anda. Sedangkan Anda harus mengurus mereka setiap hari kerja. Bahkan mungkin, waktu Anda akan lebih banyak terpakai untuk menghadapi mereka ketimbang dengan keluarga di rumah. Apakah sulit untuk mengatur mereka? Sama sekali tidak, jika Anda bisa mengambil keputusan dengan bijaksana dan mengerti akan kebutuhan mereka. Namun bukan berarti dengan memperlakukan mereka secara baik maka hasil kerja mereka otomatis akan menjadi lebih efektif. Sebab bisa juga terjadi - pemberian motivasi dalam bentuk hadiah atau pujian malah mengakibatkan kecemburuan dan kekecewaan. Kenalilah karakter setiap bawahan Anda, sebab untuk menghadapi setiap orang yang memiliki karakter berbeda dibutuhkan teknik yang berbeda pula. Bawahan juga ingin dipandang oleh atasannya, ingin diberi kepercayaan, ingin didengar pendapatnya, ingin mendapatkan penghargaan serta pujian, ingin merasa comfort dengan suasana kerja, ingin berkembang, ingin berhasil dan punya andil dalam suksesnya perusahaan. Mereka juga mampu mengatur diri sendiri dalam melaksanakan tugas dan merasa ingin berarti dalam organisasi. Tentu Anda juga pernah merasakan posisi sebagai bawahan. Anda juga pasti masih ingat keluhan-keluhan apa saja yang sering diutarakan oleh teman-teman Anda atau mungkin Anda sendiri, seperti sulitnya berbicara kepada sang manajer yang selalu bersikap kaku, mentoknya karir Anda karena manajer tidak menaruh simpati akan perkembangan karir bawahannya, Anda dan teman-teman merasa menjadi salah satu pihak yang dirugikan akibat politik kantor dan merasa putus asa untuk bisa meraih keberhasilan dalam perusahaan. Selain itu, pasti juga ada harapan-harapan yang sering ditujukan kepada manajer Anda. Inilah tugas Anda sekarang. You must listen to your employees' views and help them to elevate their value, improve their knowledge or skill, boost up their self-confidence, etc. There are so many effective ways to get the best out of your workers. 2. BOSS / DIRECTOR Selain dengan bawahan, hubungan kerja yang baik dengan boss juga dapat membuahkan hasil kerja yang efektif dan menguntungkan. Anda dan boss mempunyai kebutuhan dan goals yang sama. Boss Anda tidak dapat menggenapi targetnya tanpa dukungan dari bawahannya. Tanpa bantuan Anda. Begitu juga sebaliknya. Hubungan atau komunikasi yang baik dengan boss adalah sama pentingnya dengan bawahan. Hal ini tidak boleh dianggap sepele. Kenapa? Karena boss Andalah yang akan menentukan