124022368 proposal skripsi game

Download 124022368 Proposal Skripsi Game

Post on 08-Jul-2016

226 views

Category:

Documents

3 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

bhjhjbhj

TRANSCRIPT

  • GAME TEKA-TEKI SILANG PENGENALAN

    KOMPUTER

    PROPOSAL

    Diajukan Sebagai Salah Satu Prasyarat Untuk Memperoleh Gelar Sarjana

    Komputer pada Program Strata Satu (S1) Jurusan Teknik Informatika

    Disusun Oleh :

    SULFAN

    08.240.0042

    PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA

    STMIK WIDYA PRATAMA PEKALONGAN

    2012

  • A. JUDUL

    GAME TEKA TEKI SILANG PENGENALAN KOMPUTER

    B. LATAR BELAKANG

    Perkembangan teknologi dari waktu ke waktu mengalami kemajuan yang

    sangat pesat. Seiring dengan perkembangan itu pula, permainan-permainan yang

    menggunakan karakter juga semakin banyak. Contoh permainan tersebut adalah

    scramble, teka-teki silang, dan anagram. Tidak semua menganggap permainan

    tersebut mudah. Oleh karena itu, beberapa orang mencoba menyelesaikan

    permainan tersebut menggunakan teknik komputasi.

    Permainan teka-teki silang merupakan salah satu permainan asah otak

    adalah suatu permainan di mana kita harus mengisi ruang-ruang kosong

    (berbentuk kotak putih) dengan huruf-huruf yang membentuk sebuah kata

    berdasarkan petunjuk yang diberikan. Petunjuknya biasa dibagi ke dalam dua

    kategori, yakni 'Mendatar' dan'Menurun' tergantung posisi kata-kata yang harus

    diisi. Papan permainan tersebut terdiri atas kotak- kotak berwarna putih.

    Sebagai mana telah dijelaskan bahwa kotak-kotak putih yang membentuk

    deretan blok baik mendatar maupun menurun merupakan tempat pemain mengisi

    jawaban. Setiap deretan kotak terdapat nomor dan soal yang diberikan. Permainan

    akan dinyatakan selesai jika, pemain mampu mengisi semua deretan kotak-kotak

    putih mendatar dan menurun tersebut.

    Berdasarkan pengamatan yang dilakukan ternyata banyak di antara

    mahasiswa yang memiliki waktu luang dan senang mengerjakan teka teki silang

    yang ada di Koran-koran atau pun majalah.Akan tetapi teka teki silang yang ada

    saat ini belum ada yang berkaitan dengan computer atau pun

    terkomputerisasi,apalagi di stmik widya pratama adalah para ahli computer.

    Maka berdasarkan uraian di atas maka diambil sebuah judul Game Teka-

    teki Silang Pengenalan Komputer

  • C. RUMUSAN MASALAH

    Dari latar belakang di atas dapat dirumuskan suatu masalah yaitu

    bagaimana cara membuat game teka-teki silang perkenalan komputer

    D. TUJUAN DAN MANFAAT

    1. Tujuan

    Terwujudnya game teka-teki silang pengenalan komputer

    2. Manfaat

    a. Sebagai sarana hiburan yang sekaligus memperkenalkan komputer

    b. Untuk mengasah otak tentang pengenalan komputer

    c. Kita dapat mengenal lebih banyak apa itu komputer

    E. TINJAUAN PUSTAKA

    1. Game

    a. Pengertian Game

    Teori permainan (game) pertama kali ditemukan oleh

    sekelompok ahli Matematika pada tahun 1944. Teori itu

    dikemukakan oleh John von Neumann dan Oskar Morgenstern

    yang berisi Permainan terdiri atas sekumpulan peraturan yang

    membangun situasi bersaing dari dua sampai beberapa orang atau

    kelompok dengan memilih strategi yang dibangun untuk

    memaksimalkan kemenangan lawan. Peraturan-peraturan

    menentukan kemungkinan tindakan untuk setiap pemain, sejumlah

    keterangan diterima setiap pemain sebagai kemajuan bermain, dan

    sejumlah kemenangan atau kekalahan dalam berbagai situasi. (J.

    Von Neumann and O. Morgenstern, 1953).

    Menurut Agustinus Nilwan dalam bukunya Pemrograman

    Animasi dan Game Profesional terbitan Elex Media Komputindo,

    game merupakan permainan komputer yang dibuat dengan teknik

  • dan metode animasi. Jika ingin mendalami penggunaan animasi

    haruslah memahami pembuatan game. Atau jika ingin membuat

    game, maka haruslah memahami teknik dan metode animasi, sebab

    keduanya saling berkaitan.

    Game yang ada sekarang memiliki berbagai macam jenis

    atau yang dikenal dengan istilah genre. Game bergenre edukasi ini

    bertujuan untuk memancing minat belajar anak terhadap materi

    pelajaran sambil bermain. Sehingga dengan perasaan senang

    diharapkan anak bisa lebih mudah memahami materi pelajaran

    yang disajikan. Genre ini sebenarnya lebih mengacu kepada isi

    dan tujuan game, bukan genre sesungguhnya.

    b. Elemen Dasar Game

    Menurut Teresa Dillon (futurelab.com, 2005) elemen-

    elemen dasar sebuah game adlah :

    1. Game Rule

    Game rule merupakan aturan perintahm cara

    menjalankan, fungsi objek dan karakter di dunia

    permainan dunia game

    2. Plot

    Plot biasanya berisi informasi tentang hal-hal yang

    akan dilakukan oleh player dalam game dan secara

    detail.

    3. Theme

    Di dalam biasanya ada pesan moral yang akan

    disampaikan.

    4. Character

    Pemain sebagai karakter utama maupun karakter yang

    lain yang memiliki ciri dan sifat tertentu.

    5. Object

    Merupakan sebuah hal yang penting dan biasanya

    digunakan pemain untuk memecahkan masalah,

  • adakalanya pemain harus punya keahlian dan

    pengetahuan untuk bisa memainkannya.

    6. Text, grafik dan sound

    Game biasanya merupakan kombinasi dari media

    teks, grafik maupun suara, walaupun tidak harus

    semuanya ada dalam permainan game.

    7. Animation

    Animasi ini selalu melekat pada dunia game,

    khususnya untuk gerakan karakter-karakter yang ada

    dalam game, properti dari objek.

    8. User Interface

    Merupakan fitur-fitur yang mengkomunikasikan user

    dengan game.

    Mengenai komponen game, Sadiman (2008: 76)

    mengungkapkan empat komponen utama permainan yaitu :

    a. Adanya pemain,

    b. Adanya lingkungan di mana para pemain

    berinteraksi,

    c. Adanya aturan main,

    d. Adanya tujuan tertentu yang ingin dicapai.

    c. Jenis-Jenis Game

    1. Shooting (tembak-tembakan)

    Video game jenis ini memerlukan kecepatan refleks,

    koordinasi mata-tangan, juga timing, inti dari game

    jenis ini adalah tembak, tembak dan tembak. Contoh :

    GTA, dan Crysis.

    2. Fighting (Pertarungan)

    Game yang permainannya memerlukan refleks dan

    koordinasi mata dan tangan dengan cepat, tetapi inti

    dari game ini adalah pernguasaan hafalan jurus.

    Contoh : Mortal Kombat dan Tekken.

  • 3. Petualangan (Adventure)

    Game yang lebih menekankan pada jalan cerita dan

    kemampuan berfikir pemain dalam menganalisa

    tempat secara visual, memecahkan teka-teki maupun

    menyimpulkan berbagai peristiwa. Contoh : Kings

    Quest.

    4. Simulasi, Konstruksi, Manajemen

    Video game jenis ini seringkali menggambarkan

    dunia di dalamnya sedekat mungkin dengan dunia

    nyata dan memperhatikan dengan detil berbagai

    faktor. Contoh : The Sims.

    5. Strategi

    Game jenis ini memerlukan koordinasi dan strategi

    dalam memainkan permainan ini. Kebanyakan game

    strategi adalah game perang. Contoh : Warcraft.

    6. Olahraga

    Game ini merupakan adaptasi dari kenyataan,

    membutuhkan kelincahan dan juga strategi dalam

    memainkannya. Contoh : Winning Eleven dan NBA.

    7. Puzzle

    Game teka-teki, pemain diharuskan memecahkan

    teka-teki dalam game tersebut. Contoh : Tetris,

    Minesweeper dan Bejeweled.

    8. Edugames (Edukasi)

    Video game jenis ini dibuat dengan tujuan spesifik

    sebagai alat pendidikan, entah untuk belajar mengenal

    warna untuk balita, mengenal huruf dan angka,

    matematika, sampai belajar bahasa asing. Developer

    yang membuatnya, harus memperhitungkan berbagai

    hal agar game ini benar-benar dapat mendidik,

    menambah pengetahuan dan meningkatkan

  • ketrampilan yang memainkannya. Target segmentasi

    pemain harus pula disesuaikan dengan tingkat

    kesulitan dan design visual ataupun animasinya.

    Contoh Edugames : Bobi Bola, Dora theexplorer.

    (http://repository.amikom.ac.id/files/Publikasi_07.12_

    .2212_.pdf)

    2. Multimedia

    Istilah multimedia berawal dari teater, bukan komputer.

    Pertunjukan yang memanfaatkan lebih dari satu medium seringkali

    disebut pertunjukan multimedia. Pertunjukan multimedia mencakup

    monitor video, synthesizedband dan seni manusia sebagian dari

    pertunjukan. Sistem multimedia dimulai pada akhir 1980-an dengan

    diperkenalkannya IBM pada tahun 1989 mengenai perangkat lunak

    Audio Visual Connection (AVC) dan adhapter card bagi PS/2

    (Suyanto,2003)

    Menurut (Suyanto, 2003) Multimedia dapat diartikan sebagai

    penggunaan beberapa media yang berbeda untuk menggabungkan dan

    menyampaikan informasi dalam bentuk teks, gambar, suara, video, dan

    animasi. Berikut beberapa definisi menurut para ahli :

    a. Multimedia adalah kombinasi dari komputer dan video (Rosch,

    1996)

    b. Multimedia secara umum merupakan kombinasi tiga elemen

    yaitu suara, gambar, dan teks (Mc Cornick, 1996).

    c. Multimedia adalah kombinasi dari paling sedikit dua media

    input atau output dari data, media ini dapat berupa audio

    (suara, musik), animasi video, teks, grafik dan gambar (Turban

    dkk, 2002).

    d. Multimedia merupakan alat yang menciptakan prestasi yang

    dinamis dan interaktif yang mengkombinasikan teks, grafik,

    animasi, audio dan gambar video (Robin dan Linda, 2001).

  • e. Multimedia adalah pemanfaatan komputer untuk membuat dan

    menggabungkan teks, grafik, audio, video dan animasi dengan

    menggabungkan link dan tool yang memungkinkan pemakai

    melakukan navigasi, berinteraksi, berkreasi, dan berkominikasi

    (Hoft