09-pengolahan pakan

Download 09-PENGOLAHAN PAKAN

Post on 14-May-2017

213 views

Category:

Documents

1 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • PENGOLAHAN PAKANMengapa diberikan pakan olahan :

    Peningkatkan produksi dan reproduksi ternak Memenuhi kebutuhan gizi untuk pertumbuhan dan perkembangan ternak Menyesuaikan dengan formulasi dan bentuk pakan buatan yang merupakan modifikasi pakan alamiLebih ekonomis

  • KEUNGGULAN DAN KEKURANGAN PELLETBeberapa keunggulan yaitu :

    dapat mengurangi jumlah pakan yang terbuangmudah dikonsumsi zat nutrisi pakan yang terkandung dapat merata, tidak memberi kesempatan kepada hewan untuk memilih milih bahan pakanmudah dikemas serta mudah dalam transportasi dan memperpanjang lama penyimpanan.Kekurangan yaitu sedikit menurunkan daya cerna, tetapi hal ini bisa ditanggulangi misalnya dengan menambahkan enzim percernaan pada bahan pellet tersebut

  • BAHAN YANG DIPAKAIBahan yang dipakai dalam pembuatan pellet :Yang Utama : bahan pokok dan perekat.Tambahan : korrigen rasa/ korrigen bau (atraktan).Bahan pokok adalah campuran beberapa bahan baku pakan yang dibutuhkan untuk pembuatan ransum dan menduduki persentase paling besar.

  • Bahan perekat bisa berasal dari salah satu bahan pokok yang bila dipanaskan akan besifat seperti lem, misalnya tepung gaplek, empok, ketela rambat dsb. Tetes (molasses) juga bisa dipakai sebagai perekat disamping sebagai korrogen rasa. Bhn Perekat yg tdk asal bhn pokok (Bentonet), pemakaiannya pada pellet sebesar 1 5 %.Korregen rasa dan bau terutama diberikan pada pellet ransum tikus dan ikan. Bahan yang mempunyai rasa manis atau gurih dengan bau yang merangsang selera makan. Contoh bahan ini adalah tetes, tepung udang, tepung kepiting, tepung cumi-cumi. Khusus Monosodium Glutamat (MSG) pemakaiannya kurang lebih sebesar 0.05%.

  • MEMBENTUK PELLETTahapan Cara Pembentukan Pakan Buatan bentuk pellet: 1. Penggilingan2. Pengayakan3. Penimbangan1. PenggilinganSetelah bahan yang diperlukan sesuai dengan formulasi yang dikehendaki, mula-mula bahan tersebut digiling sehingga ukurannya menjadi lebih kecil. Dapat digunakan beberapa alat yang sederhana sampai yang modern disesuaikandengan bahan yang tersedia dan jumlah produksi yang dicapai. Misalnya gilingan kopi, mesin penepung dsb.

  • 2. PengayakanSetelah digiling bahan tersebut diayak untuk mendapatkan ukuran partikel yang sesuai dengan kebutuhan (tingkat perkembangan dan daya cerna) dan untuk mendapatkan hasil campuran yang homogen dalam formulasi pakan buatan. Bahan pengayak bisa dari nilon, kawat kasa dengan berbagai ukuran mata ayakan.

  • 3. Penimbangan Setelah bahan diayak, kemudian bahan ditimbang dengan teliti sesuai dengan formulasi yang telah ditentukan. Untuk bahan yang diperlukan dalam jumlah besar (jagung, bekatul, tepung ikan, bungkil kedele) dapat menggunakan timbangan besar. Sedang untuk bahan yang diperlukan dalam jumlah kecil (vitamin, mineral) hendaknya menggunakan timbangan yang mempunyai ketelitian lebih tinggi.

  • . CARA MENCAMPUR PAKANMencampur pakan dalam jumlah sedikit bisa dilakukan diatas bak plastik, jangan diletakkan di atas lantai. Pengadukan sebaiknya dilakukan dengan sekop kecil.entong kayu. Hal yang perlu diperhatikan dalam mencampur bahan pakan adalah :1. Usahakan bahan baku butiran ditumpuk selapis demi selapis, baru bahan baku tepung ditumpuk di atasnya2. Jika menambahkan minyak nabati atau hewani, sebaiknya disemprotkan atau dipercik percikkan agar merata. Sedangkan penambahan molasses (tetes) bisa dicampur dengan sedikit air, kemudian dipercikkan.

  • 3. Pengadukan pertama dilakukan sebagian demi sebagian sampai teraduk keseluruhannya., terakhir dilakukan secara acak4. Jika salah satu bahan pakan jumlahnya sangat sedikit misalnya enzim atau antibiotika, ambil sedikit bahan baku lainnya kemudian dicampur. Jika campuran ini merata ambil bahan baku lagi dalam jumlah agak besar dan campurkan hingga merata. Jika selesai baru dicampurkan ke seluruh bahan pakan

  • Pellet

  • Crumble

  • Mash

  • UREA MOLASSES BLOCK (UMB) DAN UREA MINERAL MOLASSES BLOCK (UMMB)FUNGSI:

    1. Feed supplement/substitusi2. Menyediakan extra energi & Nitogen meningkatkan sintesis protein mikroba3. Meningkatkan kecernaan/ meningkatkan degradasi bahan berserat aktivitas mikroba rumen mningkat4. Menstabilkan pH rumen5. Menurunkan konsumsi pakan basal meningkatkan PBB Menurunkan konversi pakan peningkatan deposisi protein yang berhubungan dengan peningkatan retensi Nitrogen

    *

  • PerbedaanUMB ,UMMB &MINERAL BLOK

    KeteranganUMMBUMBMINERAL BLOKKonsistensiAplikasi

    Pembuatan KomposisiAgak keras Dijilat/Digigit Pemberian 1 -2 X/ hariDingin/Panas Mineral > Konsentrat KerasDijilatPemberian disediakan DinginMineral >>Konsentrat -

  • Bahan yang DigunakanUrea Molasses Mineral Perekat: bentonit/semen Bahan konsentrat: sumber karbohidrat: dedak, bekatul, jagung, empok dll sumber protein: bungkil kelapa, bungkil biji kapuk dll

    *

  • UREA Sumber NPN :N= 45% (PK: 281%) Penggunaan urea untuk ruminansia

    Urea enz. Urease NH3+CO2 (mikroba rumen)Karbohidrat enzim VFA + As -keto (mikroba rumen)NH3+As -keto enzim Asam amino (mikroba)Asam Amino enzim Protein mikroba (mikroba)Protein mikroba enzim Asam amino bebas induk semang (abomasum+intestine)Asam Amino bebas Diabsorpsi dalam intestine oleh ternak

    *

  • MOLASSESSumber karbohidrat terlarut (RAC): 48-68% Mengandung mineral mikro: Cobalt, Iodium, Mangan, Tembaga, ZincKandungan Kalium tinggi sifat laksatif

    feses lembekMengandung vitamin B kompleks: Biotin, Riboflavin, As.Pantothenat, NiacinMeningkatkan aroma dan palatabilitas

    *

  • KONSENTRATBahan pakan yang mengandung banyak nutrien mudah tercerna, seperti protein & energi, tetapi kandungan serat kasarnya rendah ( < 18%)Fungsi utama: memenuhi kebutuhan protein, karbohidrat, lemak & mineral yang tidak tercukupi dari hijauanDapat berupa cereal & by product hasil penggilingan

    *

  • TEKNIK PEMBUATANI. UMMB Formula Bahan:Mineral 20%Garam 5%Molasses 30%Urea 5 %Bentonit/semen putih 10% Dedak/Jagung(sumber energi lain) 30 %

    *

  • Peralatan: timbangan,ember,alat

    pengaduk,cetakanProsedur Pembuatan UMMB/teknik Dingin

    Menimbang semua bahanTetes & urea dimasukkan wadah, diaduk 5-10 menit sampai urea larutMemasukkan garam & mineral + air sedikit, diaduk 3 menitMemasukkan semen, bentonit, diaduk sampai rataPencetakanDiangin-anginkan

    *

  • II. UMB/Dodol UreaFormula Bahan:Molasses40%Urea 5%Bekatul25%Tepung Jagung25%Bentonit/semen putih 5%

    Peralatan: Kompor, wajan, pengaduk

    *

  • Prosedur Pembuatan UMB/Dodol Urea

    Tetes dipanaskan dengan api kecil sampai mendidih

    Masukkan urea, aduk sampai larut

    Matikan api, masukkan semen putih+air, jagungaduk sampai rata, masukkan bekatul sedikit demi sedikit campur sampai rata.

    Pencetakan, diangin-anginkan, kemudian dioven 60C

    *

  • MINERAL BLOKMineral 80 %Tetes 10%Bentonit 5%Semen putih 5%Cara Pembuatan1. Timbang bahan yang dipakai2. Campurkan bahan mulai dari yang sedikit

    hingga homogen 3. Cetak sesuai selera

  • UMB

    *

  • UMB

    *

  • UMB

    *

  • *

    *

    *

    *

    *

    *

    *

    *

    *

    *

    *

    *

    *

    *

Recommended

View more >